You are on page 1of 36

ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA PASIEN WS

DENGAN DHF Gr I HARI KE 4


DI RUANG CEMPAKA RSUD BANGLI
TANGGAL 3-6 OKTOBER 2016

OLEH :
I PUTU DHARMA PRATANA
P07120214038
D-IV KEPERAWATAN TK.3 SEMESTER V

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN DENPASAR
JURUSAN KEPERAWATAN
2016

ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA PASIEN WS


DENGAN DHF Gr I HARI KE 4
DI RUANG CEMPAKA RSUD BANGLI
TANGGAL 3-6 OKTOBER 2016

I. IDENTITAS PASIEN
Nama

: Ny. WS

Umur

: 52 tahun

Alamat

: Br. Blumbang, Bangli.

Pendidikan

: SMP

Agama

: Hindu

Status

: Menikah

Pekerjaan

:-

Jenis Kel.

: Perempuan

Tanggal Pengkajian

: 3 Oktober 2016

II. RIWAYAT PENYAKIT


Keluhan saat MRS:
Pasien mengatakan ia datang diantar oleh keluarga pada tanggal 3 Oktober 2016 jam
01.00 WITA ke UGD RSUD Bangli dengan keluahan badan panas sejak 4 hari yang lalu,
mual (+) muntah (+)
Pasien lalu disarankan untuk opname di Ruang Cempaka RSUD Bangli dan mendapatkan
Terapi:
1. IVFD Asering 500 ml 20 tpm

2. Paracetamol flash 3x1 K/P


3. Omeprazole injeksi 2x1
4. Ondansentron 2x 1 Ampl
5. Imbost 1x1
6. Dehaf 3x1

Keluhan saat Pengkajian:


Saat pengkajian pasien mengatakan ia merasa sedih dengan keadaanya ia,

ia juga

memikirkan tentang anak-anaknya yang sibuk mengurus orang tua sehingga tidak bisa
beraktivitas dengan baik, rumah yang ditempati kini juga sepi, pekerjaan yang ia lakukan
setiap hari terbengkalai, ia mengatakan perabotan rumahnya yang dipakai memasak
masih terbengkalai, sapi peliharaan yang ia miliki juga tidak mampu dia urus seperti
sebelum MRS.pasien mengatakan ia merasa kaget saat disuruh opname dan ia mengaku
kawatir jika kondisinya semakin buruk.
III.FAKTOR PREDISPOSISI
1. Pernah mengalami gangguan jiwa di masa lalu ? ( ) ya

(v) tidak

Jelaskan :
2. Pengobatan sebelumnya ?
(-) berhasil

(v) kurang berhasil

(-) tidak berhasil

Jelaskan :
Pasien mengatakan sebelumnya ia pernah berobat ke praktek dokter pribadi yang ada
dibangli, namun penyakit demam yang dideritanya tidak kunjung sembuh, sehingga
pada tanggal 3 oktober jam 01.00 pagi, pasien mengalami muntah-muntah dan diajak
ke UDG RSUD Bangli oleh keluarga.
3. Riwayat Trauma
Pelaku/usia
Aniaya fisik
Aniaya seksual
Penolakan
Kekerasan dalam keluarga
Tindakan kriminal

Jelaskan: Masalah/ Diagnosa Keperawatan : -

Korban/usia
-

Saksi/usia
-

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Perubahan pertumbuhan dan perkembangan


Berduka antisipasi
Berduka disfungsional
Respon paska trauma
Sindroma trauma perkosaan
Resiko tinggi kekerasan
Ketidakefektifan penatalaksanaan regiment terapeutik

8. Lain-lain,
jelaskan .................................................................................................

...................................................................................................................
..........

...................................................................................................................
..........

...................................................................................................................
..........

4. Adakah anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa?


( ) ya

(v) tidak

Hubungan Keluarga

Gejala

Masalah Keperawatan : 5. Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan

Riwayat
Pengobatan/Perawatan

Pasien mengatakan ia tidak memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan


dimasalalu seperti kecelakaan, atau hal lain yang merugikan dirinya maupun
keluarganya. Yang menjadi masalah adalah penyakit yang dideritanya.
Masalah Keperawatan : -

IV.

PEMERIKSAAN FISIK
1. Ukuran vital
TD

: 100/80 mmHg

: 80 x/menit

: 37 C

: 20 x/menit

2. Ukuran

TB : 160 cm
(-) Turun

BB : 58 kg
(-) Naik

Jelaskan :
Pasien mengatakan ia tidak mengalami penurunan berat badan yang drastic sejak
3 bulan terakhir.
Masalah keperawatan : 3. Keluhan fisik : (v ) Ya

( ) Tidak

Jelaskan :
Pasien juga mengeluh pusing dan lemas, mual (+) muntah (+) karena PLT= 95
mg/dL
Masalah Keperawatan :
Gangguan Rasa Nyaman.
Risiko Kekurangan Volume Cairan

V. PENGKAJIAN PSIKOSOSIAL
1. Genogram :

5
2

Keterangan :
= perempuan
= meninggal

= laki-laki
52

= umur dalam tahun

= hubungan dekat/orang terdekat


= tinggal satu rumah
52

= pasien

Jelaskan :
Pasien mengatakan ia merupakan anak keempat dari empat bersaudara, ia memiliki 2
saudara laki-laki dan 1 saudara perempuan, semua saudara masih hidup. Pasien
memiliki 2 anak, keduanya laki-laki. Dalam keluarganya tidak ada yang memiliki

penyakit keturunan seperti DM, dan penyakit menular seperti TBC. Ia tinggal
bersama suami dan 2 anak laki-lakinya.
Masalah Keperawatan : -

2. Konsep Diri
a. Citra tubuh

: pasien mengatakan ia merasa sedih dengan penyakitnya,

seluruh badannya lemas sehingga tidak dapat bekerja..


b. Identitas diri

: pasien mengatakan setiap hari ia bekerja dipasar untuk

berjualan roti, dan ia juga menjadi seorang ibu rumah tangga bagi keluarganya.
c. Peran

: pasien merupakan ibu dari 2 orang anak laki-lakinya, dan

merupakan istri dari suaminya, pasien mengatakan bangga mempunyai anak yang
sudah lulus sarjan.
d. Ideal Diri

: Pasien mengatakan ia ingin agar semua anak-anaknya

memiliki pekerjaan, kini anaknya yang terakhir masih SMA kelas 2 , ia juga
menginginkan dirinya dan seluruh keluarganya sehat.
e. Harga Diri

: Pasien mengatakan tidak pernah mendapatkan penghinaan

dari orang-orang di sekitarnya dan ia pun tidak pernah menghina orang lain.
Masalah keperawatan : 3. Hubungan Sosial
a. Orang yang berarti/terdekat :
Pasien mengatakan orang yang paling dekat dengannya yaitu suami dan anakanaknya. Pasien selalu bercerita kepada suami dan anaknya apabila ada masalah.
b. Peran serta dalam kegiatan kelompok/masyarakat :
pasien mengatakan biasa mengikuti kegiatan dimasyarakt tempat ia tinggal.
c. Hambatan dalam berhubungan dengan orang lain :
Pasien mengatakan tidak mempunyai hambatan dalam berhubungan dengan orang
lain dan mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan baik.
Jelaskan : Masalah Keperawatan : -

4. Spiritual
a. Nilai dan keyakinan

Pasien mengatakan menganut agama Hindu


b. Kegiatan ibadah

Pasien mengatakan melakukan kegiatan persembahyangan di tempat tidur


Masalah Keperawatan : Jelaskan : VI. STATUS MENTAL

1. Penampilan
(-) Tidak Rapi

(-) Penggunaan pakaian tidak sesuai

(-) Cara pakaian tidak seperti biasanya


Jelaskan : Pasien tidak mampu berpakaian dengan rapi karena masih merasa lemas.
Masalah Keperawatan :
Defisit Perawatan Diri : berpakaian
2. Pembicaraan
( ) Cepat

( ) Apatis

( ) Kasar

( ) Lambat

( ) Gagap

( ) Membisu

( ) Inkoherensi

( ) Tidak mampu memulai pembicaraan

(v) Lain-lain
Jelaskan : Pasien mampu berbicara dengan jelas
Masalah keperawatan : 3. Aktivitas motorik/psikomotor
Kelambatan
(-) Hipokinesia, hipoaktifitas
(-) Katalepsi
(-) Sub stupor katatonik
(-) Fleksibilitas serea
Peningkatan:
(-) Hyperkinesia, hiperaktifitas

(-) Grimace

(-) Gagap

(-) Otomatisma

(-) Stereotipi

(-) Negativisme

(-) Gaduh gelisah Katatonik

(-) Reaksi konversi

(-) Mannarism

(-) Verbigerasi

(-) Katapleksi

(-) Berjalan kaku/rigid

(-) TIK

(-) Kompulsif

(-) Ekhopraxia
(-) Command automatism
Jelaskan : Pasien tidak mengalami gangguan aktivitas motorik/psikomotor
Masalah keperawatan : 4. Alam perasaan
(v) Sedih

(v) Putus Asa

( ) Ketakutan

( ) Kuatir

(-) Gembira berlebihan

Jelaskan : pasien mengatakan ia merasa sedih dengan keadaan yang dialaminya,


pasien mengatakan secara verbal bahwa ia merasa sedih dengan keadaan yang
dialaminya, pasien mengaku merasa khawatir dengan penyakit yang dialaminya
menjadi semakin parah sehingga ia tidak bisa bekerja untuk waktu yang lama.
Masalah keperawatan :
Gangguan Alam Perasaan: Depresi
5. Afek/ emosi
( ) Datar

( ) Tumpul

( ) Labil

( ) Tidak sesuai

Jelaskan : Afek yang tampak saat anamnesis sesuai dengan pembicaraan. Saat sedih
pasien tampak murung, bicara juga lebih pelan, sesekali menunduk dan mata pasien
tampak

berkaca-kaca.

Namun

saat

menceritakan

tentang

keberhasilannya

menceritakan anak-anaknya yangtelah sarjana pasien tampak tersenyum.


Masalah Keperawatan :
Gangguan alam perasaan : Ansietas
6. Interaksi selama wawancara
(-) Bermusuhan

(-) Mudah tersinggung

(-) Defensif

(-) Tidak kooperatif

(-) Kontak mata kurang

(-) Curiga

Jelaskan : Pasien tampak tenang selama wawancara dan pasien mau menjawab setiap
pertanyaan yang ditanyakan.
Masalah Keperawatan : -

7. Persepsi
( ) Pendengaran

( ) Penglihatan

( ) Pengecapan

( ) Penghidu

( ) Perabaan

Jelaskan : Pasien mengatakan memiliki persepsi yang sesuai dengan kenyataan. Dan
tidak mengalami halusinasi pendengaran, pengecapan, penglihatan, penghidu, dan
perabaan.
Masalah Keperawatan :
8. Proses pikir
(-) Sirkumstansial

(-) Tangensial

(-) Kehilangan asosiasi

(-) Flight of ideas

(-) Blocking

(-) Pengulangan pembicaraan/ preservarasi

Jelaskan : Pasien mampu menjawab sesuai dengan hal yang ditanyakan


Masalah Keperawatan : 9. Isi pikir
(-) Obsesi

(-) Hipokondria

(-) Ide yang terkait

(-) Phobia

(-) Depersonalisasi

(-) Pikiran magis

Waham
(-) Agama

(-) Somatik

(-) Kebesaran

(-) Curiga

(-) Nihilistik

(-) Sisip pikir

(-) Siar pikir

(-) Kontrol pikir

Jelaskan : Pasien tidak mengalami gangguan dalam isi pikir, isi pikir sesuai dengan
kenyataan.
Masalah Keperawatan : 10. Tingkat kesadaran
(-) Bingung

(-) Sedasi

(-) Stupor

(-) Tempat

(-) Orang

Disorientasi:
(-) Waktu

Jelaskan : Pasien terlihat sadar dan tidak telihat bingung atau kacau dan pasien
mampu mengorientasi waktu, tempat, dan orang dengan jelas
Masalah keperawatan : 11. Memori
(-) Gangguan daya ingat jangka panjang
(-) Gangguan daya ingat saat ini

(-) Gangguan daya ingat jangka pendek


(-) Konfabulasi

Jelaskan : Pasien mampu mengingat dan menceritakan kejadian masa lalunya.


Masalah Keperawatan : -

12. Tingkat konsentrasi dan berhitung


(-) Mudah beralih

(-) Tidak mampu berkonsentrasi

(v) Tidak mampu berhitung sederhana


Jelaskan : Pasien mampu berkonsentrasi dan menjawab setiap pertanyaan yang
diberikan. Pasien tidak mampu berhitung sederhana.
Masalah Keperawatan : -

13. Kemampuan penilaian


(-) Gangguan ringan

(-) Gangguan bermakna

Jelaskan : Pasien mampu mengambil keputusan yang sederhana dengan mandiri


Masalah keperawatan : 14. Daya tilik diri
(-) Mengingkari penyakit yang diderita

(-) Menyalahkan hal-hal di luar dirinya

Jelaskan : Pasien mau menceritakan masalah yang dideritanya yaitu keputusasaan dan
kepasrahan tentang penyakitnya beban yang dipikul oleh suami dan anaknya untuk
merawat dirinya.
Masalah Keperawatan : Ansietas
VII. KEBUTUHAN PERSIAPAN PULANG
1. Makan
( ) Bantuan minimal
(v) Bantuan total
Jelaskan : Pasien mengatakan tidak mampu makan secara mandiri. Pasien biasanya
makan sebanyak 3 x sehari dan mampu menghabiskan porsi makanan. Selain,
makan bubur/nasi sesuai diet, pasien juga mendapat makanan ringan sebanyak 2 x
sehari. Pasien mengatakan tidak boleh makan kacang-kacangan dan daging karena
memiliki asam urat tinggi. Pasien juga sedikit minum.
Masalah Keperawatan :
Defisit Perawat Diri : Makan
2. Defekasi/berkemih

( ) Bantuan minimal
(v) Bantuan total
Jelaskan : Pasien mengatakan BAB dibantu dan BAK dilakukan dikamar mandi.
Masalah Keperawatan : 3. Mandi
( ) Bantuan minimal
(v) Bantuan total
Jelaskan : Pasien mengatakan tidak mampu melakukan Mandi secara mandiri karena
merasa lemas, ia hanya di lap olehsuaminya 1x sehari.
Masalah Keperawatan :
Defisit Perawatan Diri : Mandi
4. Berpakaian/berhias
(-) Bantuan minimal
(-) Bantuan total
Jelaskan : Pasien mengatakan tidak mampu berpakaian secara mandiri. Pasien
biasanya mengganti pakaian sebanyak 1 x sehari.
Masalah Keperawatan :
Defisit Perawatan Diri : Berpakaian
5. Istirahat dan tidur
Tidur siang lama

: 13.00 14.00 Wita

Tidur malam lama

: 01.00 05.00 Wita

Aktivitas sebelum/setelah tidur

: Bebincang-bincang dengan suami

Jelaskan : Pasien mengatakan ia tidak bisa tidur dengan nyenyak, ia hanya dapat tidur
pada malam hari paling lama 4 jam dan sering terbangun, ia terbangun karena
lingkungan yang tidak tenang, dan beban pikiran. Sedangkan pasien mengatakan ia
jarang tidur siang. Paling lama juga 1 jam dan mudah terbangun dengan alas an yang
sama. Tidak ada hal khusus yang dilakukan sebelum tidur.
Masalah Keperawatan :
Gangguan Pola Tidur.
6. Penggunaan obat
(v) Bantuan minimal

( ) Bantuan total
Jelaskan : Pasien mengatakan mampu meminum obat yang diberikan dari RSUD
secara teratur dibantu oleh anaknya.
Masalah Keperawatan : 7. Pemeliharaan kesehatan
Perawatan lanjutan

Ya
V

Sistem pendukung

Tidak

Jelaskan : Pasien mengatakan ia minum obat dengan Sistem pendukung pasien yaitu
suami dan anak pasien yang selalu memberikan dukungan agar cepat sembuh dan
mengingatkan pasien apabila lupa minum obat.
Masalah Keperawatan : 8. Aktivitas di dalam rumah

Mempersiapkan makanan

Ya

Tidak
V

Menjaga kerapian rumah

Mencuci pakaian

Mengatur keuangan

Jelaskan : pasien mengatakan kegiatan rumah tangga dirumah dilakukan oleh dirinya,
seperti memasak, mencuci, menyiapkan makanan.
Masalah Keperawatan :
9. Aktivitas di luar rumah
Belanja

Ya

Tidak
V

Transportasi

Lain-lain

Jelaskan : pasien mengatakan kegiatan rumah tangga dirumahnya dilakukan oleh


dirinya..
Masalah Keperawatan : VIII. MEKANISME KOPING
Adaptif

Maladaptif

(v) Bicara dengan orang lain

( ) Minum alcohol

(v) Mampu menyelesaikan masalah

( ) Reaksi lambat

( ) Teknik relokasi

( ) Bekerja berlebihan

( ) Aktivitas konstruktif

( ) Menghindar

( ) Olahraga

( ) Mencederai diri

( ) Lainnya

( ) Reaksi berlebih
( ) Lainnya (Mengamuk dan membanting
barang)

Jelaskan : Pasien mampu melakukan mekanisme koping secara adaptif.


Masalah Keperawatan :IX.

MASALAH PSIKOSOSIAL DAN LINGKUNGAN


Masalah dengan dukungan Kelompok:
Pasien mengatakan tidak memiliki masalah dengan teman-temannya.
Masalah dengan Lingkungan:
Pasien mengatakan tidak mempunyai masalah dengan lingkungan di sekitarnya.
Masalah dengan Pekerjaan :
Pasien mengatakan tidak bekerja dan kadang hanya membantu memelihara sapi di
rumah. Pasien tidak mampu pekerjaannya dengan optimal.
Masalah dengan perumahan :
Pasien mengatakan tidak mempunyai masalah dengan keluarga atau dengan orang di
sekitar lingkungan rumahnya.
Masalah dengan ekonomi:
Pasien mengatakan tidak mempunyai masalah dengan perekonomiannya. Di rumah,
pasien masih mampu memenuhi kebutuhan sehari-harinya karena anak pertamanya
telah bekerja.
Masalah lainnya : Masalah Keperawatan : -

KURANG PENGETAHUAN TENTANG :

X.

(v) Penyakit jiwa


(v) Faktor presipitasi
(v) Koping
(v) Sistem pendukung
(v) Penyakit fisik
(v) Obat-obatan
( ) Lainnya
XI. ASPEK MEDIK
Diagnosa medik : DHF gr I Hr ke-4

1. Terapi medik :
IVFD NaCl 0,9 % 500 ml 20 tpm
Cefotaxim 3x1 gr
Transfusi PRC 1 kolf/hari (Hb 10)
Premed furosemide
Pantoprazole 1x40 mg
Antasida syrup 3x10cc
Alupurinol 1x300 mg
XII.

DAFTAR MASALAH KEPERAWATAN


Risiko Kekurangan Volume Cairan.
Gangguan Pola Tidur.
Defisit Perawatan Diri : berpakaian
Defisit Perawatan Diri : Makan
Ansietas
Ketidakefektifan Koping

XIII. POHON MASALAH


Depresi

Gangguan perilaku : kecemasan


Ansietas

Kurang Pengetahuan

XIV. DIAGNOSA KEPERAWATAN


1. Ansietas

Perubahan Status Kesehatan

Core Problem

XV.
No
1

INTERVENSI KEPERAWATAN
Diagnosa
Keperawatan
Gangguan
Alam
Perasaan:
Depresi

Tujuan

Kriteria Hasil

TUM :
Pasien memiliki
alam
perasaan
yang
sesuai
dengan
realita/masalah
yang dihadapi.
TUK 1 :
Pasien

Setelah
asuhan

Intervensi

diberikan a.
keperawatan

selama 3 x 15 menit
diharapkan
dapat

pasien

percaya

b.

saling
dengan c.

dapat kriteria hasil:

membina
hubungan
percaya

saling

1.

Pasien

2.

menjawab salam
Pasien
mau

3.

berjabat tangan
Pasien
mau

mampu

menyebutkan
4.

diri

dengan a. Untuk

pasien

membina

hubungan

Perkenalkan

Rasional

saling percaya dengan pasien.


b. Agar pasien lebih yakin dan

percaya
pasien sesering mungkin c. Agar pasien merasa nyaman
dan mau menunjukkan sikap
dengan sikap empati
Dengarkan

pernyataan

saling percaya,

empati dan lebih banyak

merasa bahwa kita mengerti

memakai bahasa non verbal.

dan sepaham dengan apa yang

memberikan

Perhatikan

pembicaraan

pasien serta beri respons


sesuai dengan keinginannya

menunjukkan
ekspresi
bersabat

wajah e.

terbukanya.
d. Untuk membina huungan

pasien dengan sikap sabar

sentuhan, anggukan

nama
Pasien

hubungan

Lakukan interaksi dengan

Misalnya:

d.

membina

Bicara dengan nada suara


yang rendah, jelas, singkat,

dan pasien

mereka katakan
e. Untuk memudahkan
mengerti

apa

yang

bicarakan dan jelaskan.

pasien
kita

5. Adanya

kontak

mata
6. Pasien

sederhana

dan

mudah

dimengerti
Mau

mengutarakan
masalah
2.

Gangguan
Alam
Perasaan:
Depresi

TUK 2 :
Pasien

yang

sedang dihadapi
Setelah
diberikan

dapat asuhan keperawatan


menggunakan
selama 3 x 15 menit
koping adaptif
diharapkan
pasien
dapat

menggunakan

koping

adaptif

dengan kriteria hasil:


1. Pasien

dapat

merasa

lebih

tenang
2. Pasien

dapat

a. Beri

kesempatan

pasien

kepada
untuk

mengungkapkan
perasaannya

dan

untuk kepada pasien untuk


berlatih

memiliki

sikap

terbuka

dengan

mau

mengungkapkan

memahami

perasaan yang ada di dalam

apa

yang

dirasakan pasien.
b. Tanyakan

kepada

semua

hatinya.
b. Agar pasien juga nyaman
pasien

dengan

cara

cara yang biasa dilakukan

dilakukannya

mengatasi perasaan sedih/

untuk

menyakitkan
c. Diskusikan dengan pasien

mengontrol

manfaat dari koping yang

perasaan

biasa digunakan

/emosinya.

kesempatan

mengatakan bahwa perawat

melakukan hal hal positif untuk

a. Memberkan

yang

setiap

mengatasi

hari

perasaan

sedih yang dialaminya.


c. Agar pasien lebih mengerti
dan

memahami

koping.

manfaat

3.

Gangguan
Alam

TUK 3 :
Pasien

Setelah

Perasaan:

meningkatkan

selama

Depresi

harga diri

diharapkan

dapat

diberikan

a. Bantu

asuhan keperawatan

bahwa

mengatasi keputusasaannya.

x15

untuk

memahami

pasien

dapat

a. Agar pasien lebih termotivasi


untuk mengambil keputusan.
b. Untuk mengetahui sumbersumber harapan pasien.

b. Bantu

pasiendapat
meningkatkan harga
diri dengan kriteria
hasil:

mengidentifikasi

sumber-sumber
(misal:

harapan

hubungan

antar

sesama, keyakinan, hal-hal


untuk diselesaikan).

1. Pasien

dapat

menyebutkan
aspek

positif

dan
kemampuan
yang
4.

Gangguan
Alam
Perasaan:
Depresi

TUK 4 :
Pasien

Setelah

dimilikinya
diberikan

dapat asuhan keperawatan


menggunakan
selama 3 x 15 menit
dukungan social
diharapkan
pasien
dapat

mengunakan

dukungan

sosial

a. Kaji

dan

manfaatkan

sumber-sumber
individu
terdekat,
kesehatan,
pendukung,

tim

ekstemal

a. Untuk

mengetahui

sumber-sumber

manfaat
eksternal

(orang-orang

individu apakah memberikan

pelayanan

dampak yang bagus untuk

kelompok
agama

yang

pasien atau tidak.


b. Untuk mengetahui

sistem

pendukung keyakinan pasien

dengan kriteria hasil :


1. Pasien

5.

Gangguan
Alam
Perasaan:
Depresi

dapat

menggunakan
obat dengan benar
dan tepat

sistem

keyakinan

menceritakan

pengalaman

masalah

aktivitas

asuhan

membantu untuk kesembuhan


pasien atau tidak.

b. Kaji

terbuka
yang

sedang dihadapi
Setelah
diberikan

TUK 5 :
Pasien

mau

dianut).

a.

(nilai,
masa

lalu,

keagamaan,

kepercayaan agama).
Diskusika

a. Agar

pasien

dan

pasien

selama 3x15 menit

frekuensi,

penggunaan obat yang baik

diharapkan

minum obat).

pasien

dan

manfaat

dan benar.
memberikan

b. Untuk

menggunakan

obat

dengan

dan

tepat

benar
dengan

b.

mengetahui
manfaat

dari

minum obat
2. Pasien
mengetahui
cara

yang

kesan

positif dan penghargaan untuk

bila

pasien dan keluarga saat telah

menggunakan

obat

menggunakan
baik.

1. Pasien

tentang

Beri reinforcement positif


dengan benar.

kriteria hasil:

mengetahui

keluarga

n tentang obat (nama, dosis,

dapat

keperawatan

pendukung

obat

dengan

benar

dan

tepat

dalam

meminum
obat

XVI. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN


Tgl/Jam
19

Dx
Gangguann

September

Alam

2016
09.00

Perasaan
Perasaan:
Depresi
TUK 1.

IMPLEMENTASI
RESPON PASIEN
Selamat Pagi pak, perkenalkan Nama saya Selamat Pagi, Nggih buk.
Saya I Nengah Ardika, panggil saja pak
Dharma Partana. Bapak bisa panggil saya
nengah buk. Saya dari Br. Buluh Suter
Dharma dari Gianyar. Mulai hari ini saya
Kintamani Umur saya 50an
akan bertugas disini selama 1 minggu, yaitu
Nggih buk
sampai hari Sabtu Pak. Nama bapak siapa? Saya merasa sakit buk, kaki dan tanggan saya
Suka dipanggil apa? Bapak Dari mana terasa nyeri, saya juga merasa lemas dan
asalnuya ?

Baiklah kalau begitu Bapak, pusing.


Masih Buk Erna
disini saya akan ngobrol sedikit dengan
Saya dirawat sudah 4 hari disini buk. Sejak
Bapak saya siap mendengarkan apa yang
taggal 15 Sepetember 2016.
akan Bapak katakan selama kita disini nanti. Saya diantar oleh Ibu saya
Saya merasa terkejut awalnya disuruh opname
Bagaimana Perasaan Bapak Hari ini? Kita

PARAF

akan berbincang selama kurang lebih 15 buk.


Anak saya yang mengantar saya kesini.
menit
ya
pak.
Bapak

Awalnya saya control di poli penyakit dalam


Masih ingat nama saya, pak ? Sekarang
setelah 3 hari menunggu istri saya yang dirawat
Bapak saya ajak berbincang-bincang ya !
di Mawar. Saya tidak bisa tidur. Saya dirawat
Bapak tidak usah malu kalau berbincangdisini karena kekurangan darah katanya. Saya
bincang dengan saya, Bapak ungkapkan saja
hanya tidur tidur saja buk. Saya tidak bisa turun
apa yang Bapak rasakan saat ini. Tadi
dari kasur karena tangan kaki saya sakit sekali.
Bapak sudah menyebutkan nama lengkap
Asam urat saya tinggi.
dan nama panggilan Bapak, terus umur
Lelah saya buk, ya mau gimana lagi. Saya
Bapak/Ibu berapa sekarang? Bapak sudah
sudah pasrah.
berapa lama disini ? Bapak ingat tidak, siapa
Nggih Buk
yang mengantar ke sini ? Bagaimana
perasaan

saat dibawa ke sini ? Menurut

Bapak , dirawat kesini karena apa ? Selama


disini setiap hari apa saja yang Bapak
lakukan ? Bagaimana perasaan Bapak saat
melakukan kegiatan tersebut ?

Sudah 15

menit kita ngobrol pak nggih. Bagaimana


perasaan Bapak setelah kita berbincangbincang?"
Bagaimana Kalau Nanti kita ngobrol lagi

pak. 15 menit saja pak nggih. Nanti kita akan


ngobrol tentang cara agar bapak lebih bisa
menyikapi keadaan bapak saat ini Sampai
nanti pak nggih Selamat Istirahat pak nggih

.
19

Gangguann

September

Alam

2016
11.00

Perasaan
Perasaan:
Depresi
TUK 2

Selamat siang, Bapak. Apa kabar hari ini ?

Baik buk,

Masih ingat dengan saya ?. Bagus, Bapak

Masih dengan buk Erna.

masih ingat "

Saya masih merasa nyeri buk pada tangan dan

Bagaimana, Bapak, apa yang Bapak rasakan


saat ini?

kaki saya, saya juga masih pusing Buk.


Ya, penyakit saya ini Buk. Sudah 25 tahuh
tidak sembuh-sembuh, sudah banyak berobat ke

" Sesuai janji, kita akan melanjutkan

dokter namun belum sembuh, ada juga penyakit

berbincang-bincang lagi untuk lebih saling

baru kurang darah buk, gula darahnya juga

mengenal dan Bapak bisa mengungkapkan

kadang naik. Saya juga ada gatel buk di tangan

masalah Bapak. Untuk membicarakan hal

saya. Yah, tapi saya sudah pasrah.

tersebut bagaimana kalau kita bicara 15


menit. Setuju? " Kalau bolah tahu apakah
Bapak sedang menghadapi suatu masalah ?

Baik buk, Saya palingan diem aja buk, gam au

Bagaimana hubungan Bapak dengan teman- ribut-ribut. Tidak sering saya bercerita dengan
teman atau keluarga Bapak ? Apa yang keluarga saya. Tapi kadang saya cerita dengan
biasa Bapak lakukan jika mempunyai istri saya, kadang juga anak saya.
Ngih buk.
masalah ? Apakah Bapak pernah
menceritakan tentang masalah yang Bapak
hadapi kepada seseorang ?
Waah..bagus,kalau

Bapak/Ibu

pernah

mencoba menceritakannya. Kalau Bapak


punya masalah memang sebaiknya Bapak
ceritakan kepada orang yang Bapak/Ibu
percaya,

agar

beban

Bapak

sedikit

berkurang. Setelah kita ngobrol 15 menit


tadi, bagaimana perasaan Bapak ?
Bapak
cukupkan

ini sudah 15 menit jadi kita


saja

dulu

pembicaraan

kita.

Sekarang Bapak bisa istirahat dulu. Kalau


ada yang mau diceritakan atau ditanyakan
kepada

saya,

Bapak

bisa

sampaikan

sekarang. Bagaimana kalau besok kita


bertemu lagi ?.

"Bagaimana kalau besok kita bertemu lagi


ya Pak, kita ngobrol tentang bagaimana
caranya

mengendalikan perasaan Bapak

"Jam berapa Bapak bisa? Jam 9 pak nggih?


Nggih. Selamat Beristirahat Pak
Tanggal 20 Gangguann

Selamat

pagi

pak,

September

Alam

Bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini?

2016
Jam 09.00

Perasaan

Sesuai dengan perjanjian kita kemarin si

Perasaan:

angkalau siang hari ini kita akan membica

Depresi
TUK 3

rakan kembali tentang kemampuan

Pagi buk, Biasa saja buk, sama seperti


kemarin. Nggih Buk

yang

masih Bapak miliki baik dirumah sakit,


dirumah, dalam keluarga dan lingkungan
Untuk membicarakan hal ini bagaimana
kalau kita bicara 15 menit saja?

Saya kalau di rumah biasanya tidak bekerja

Kemarinkita sudah sepakat siang ini kita


ingin membiarakan kembali

tentang

kemampuan yang masih dimiliki Bapak baik

Buk, kalau dulu bekerja sebagai petani. Tapi


karena sejak 25 tahun saya mengidap penyakit

dirumah sakit, dirumah, dalam keluarga dan asam urat tinggi membuat saya tidak bisa jalan
lingkungan

Sebelumnya

apa

saja buk. Pasti kaki dan tangan sering sakit. Saya


kemampuan yang Bapak miliki? apa saja
juga gampang capek buk. Tapi saya kalau tidak

kegiatan yang bisa Bapak kerjakan?

sakit, saya akan membantu anak memilihara

Apakah hal-hal yang bisa bapak lakukan?. sapi. Memberi makan sapi, dan lain-lain.
Apakah hal

yang sering bapak lakukan?

Apakah hal? Yang sudah bapak capai?

Saya punya anak yang semuanya sudah bekerja.

Apakah bapak bangga dengan itu? Adakah Walaupun saya tidak sekolah saya senang anak
cita-cita yang ingin bapak gapai? Bagaimana

saya sudah bekerja. Walaupun anak terakhir

perasaan bapak setelah melakukan hal


masih kelas 3 SMA.

tersebut?

Bagaimana perasaan Bapak Setelah kita Nggih Buk


bercakap-cakap Iya, ternyata bapak banyak
memiliki

kemampuan

yang

hebat

bisa

menyekolahkan anak-anak bapak sampai kini


punya pekerjaan ya pak, Bapak mengatakan
ingin membiayai anak bapak sekolah sampai
mendapatkan kerja. Itu bagus sekali, jadi
bapak harus tetap optimis untuk sembuh pak
nggih.

Bapak, berhubung kita sudah

bercakap-cakap dan melakukan kegiatan


selama
15 menit jadi kita cukupkan sampai disini

dulu.Sekarang Bapak bisa langsung berist


irahat.
Bagaimana kalau besok

siang

kita

ketemu lagi Jam 11 Pak, nanti kita akan


ngobrol lagi selama 15 menit ya Pak.
Selamat beristrahat
Tanggal 20 Gangguann
September

Alam

2016
Jam 11.00

Perasaan
Perasaan:
Depresi
TUK 4

Selamat Siang, Bapak Apa kabar hari ini ?

Baik Buk.

Masih ingat dengan saya ? Bagus, Bapak Masih Buk. Erna


masih ingat
Maish seperti kemarin dik, masih sakit kaki
Bagaimana perasaan bapak?

nya, susah digerakan.

Sesuai dengan perjanjian kita kemarin ,ka Nggih Buk


lau siang hari ini kita akan melanjutkan
kembali

berbincang-bincang

lagi

untuk

mengontrol perasaan Bapak dan mendapat


dukungan dari orang sekitar bapak
Janji kita kemarin, kita akan ngobrol- Istri saya, anak saya.
ngobrol jam 11.00 WITA selama 15 menit
lagi? Apa yang biasa Bapak lakukan untuk

Sering saya Diam saja saya Buk. Agar anak istri


saya tidak khawatir. Kadang saja saya diskusi

mengontrol perasaan Bapak/Ibu ? Siapa yang


biasanya

sering

bapak

ajak

berdiskusi

masalah? Bagaimana perasaan bapak setelah

perasaan

tertekan,

Bapak

cobalah

meningkat

untuk

atau Nggih Buk

menceritakan

perasaan Bapak kepada orang yang Bapak


percayai.
Bagus sekali kalau Bapak sudah mau
bercerita seperti itu.
Setelah

kita

ngobrol

15

menit

tadi,

bagaimana perasaan Bapak ?


Bapak ini sudah 15 menit jadi kita cukupkan
saja dulu pembicaraan kita. Sekarang Bapak
bisa istirahat dulu. Kalau ada yang mau
diceritakan atau ditanyakan kepada saya,
Bapak bisa sampaikan sekarang.
Nanti kita tidak bertemu lagi ya Bapak.
Selama 15 menit

bertanya. Lebih enakan Buk. Ada diajak


berdiskusi.

bercerita tentang masalah bapak?


Jika

dengan anak saya dan istri saya kalau mereka

tentang obat dan

pentingnya minum obat teratur pak.


berapa bapak bisa? Jam

Jam

nggih. Ngih

sampai nanti pak, dan selamat beristirahat

Tanggal 21 Gangguann
September

Alam

2016
Jam 20.00

Perasaan
Perasaan:
Depresi
TUK 5

Selamat malam pak.


Selamat malam Buk.
Bagaimana perasaan Bapak?.
Masih nyeri kaki dan tangan saya Buk.
Sesuai dengan perjanjian kita kemarin hari Nggih Buk.
ini kita akan ngobrol tentang pengunaan obat
selama 15 menit pak nggih.
Sudah Buk.
Apakah sudah minum obat? Bapak tahu Ngga buk Lupa saya, anak-anak saya
nama obat-obat yang bapak minum? Apakah biasanya

ngasi

saya

sirup. Saya

tinggal

bapak tau kapan harus minum obat? Apakah minum.


Tidak Buk
bapak tahu dosis obat yang harus bapak
Berguna buk, tapi lama sekali sembuhnya Buk.
minum? Apakah menurut bapak minum obat Saya minum saja buk. Tapi tidak cepat
itu berguna? Apakah manfaat yang bapak sembuhnya, kaki saya masih sakit. Pasrah saya
dapatkan setelah mengonsumsi obat?
bu. Sudah 25 tahun saya sakit, minum obat
Apakah menurut bapak minum obat itu
namun tidak sembuh-sembuh
penting? Apa yang terjadi jika bapak tidak Kalo tidak minum obat kaki saya jadi lebih
minum obat?
sakit lagi Buk. Walaupun belum sembuh tapi
Ya, bagus sekali bapak bisa menjawab
obatnya bisa meringankan sakit kaki saya.
pertanyaan. Dan menyadari pentingnya
Nggih Buk.
minum obat.
Bagaimana
perasaan
bapak
setelah

mengobrol tadi? Hari ini adalah hari


terakhir kita ngobrol pak. Namun saya akan
tetap praktik disini sampai hati sabtu. Jadi
apabila bapak memerlukan bantuan bapak
bisa memanggil saya. Terimakasih atas
waktunya dan Selamat beristirahat ya Pak.

XVII. EVALUASI
Tanggal/Jam
19 September 2016

Evaluasi
S

Pukul 09.15

Pasien mengatakan ia telah dirawat di Ruang cempaka selama 4 hari dari

Paraf

tanggal 15 September 2016. Ia masuk Ruangan tepat setelah 3 hari


menunggui istrinya yang sedang sakit dan kini dirawat di Ruang mawar.
Pasien mengeluh sakit diseluruh kaki dan tangannya. Ia juga merasa lemas
dan pusing. Ia tidak bisa tidur karena memikirkan penyakitnya dan istrinya.
Selain karena lingkunganyang tidak nyaman pula.
O
Pasien mampu menjawab salam perawat, Pasien mau berjabat tangan Pasien
mau menyebutkan nama. Ada kontak mata. Pasien mampu menjawab
pertanyaan yang diberikan perawat.
A
TUK 1 tercapai, masalah teratasi.
P
19 September 2016

Lanjutkan intervensi.
S

Pukul 11.15

Pasien mengatakan ia tidak bisa melakukan apa-apa karena ia sakit. Dan


pasrah dengan keadaan yang dialaminya. Ia telah menderita sakit sejak 25
tahun lalu dan sejak 1 tahun lalu ia mengalami Anemia (kurang darah) Ia
mengatakan ia sudah sering berobat namun tidak kunjung sembuh.
O
Pasien mampu menjawab pertanyaan dengan baik. Ada kontak mata. Pasien
tampak meringis saat tangan dan kakinya digerakan.
A

TUK 2 tidak tercapai, masalah tidak teratasi


P
20 September 2016

Lanjutkan intervensi
S

Pukul 09.15

Pasien mengatakan karena sakit ia tidak bisa melakukan banyak kegiatan.


Kaki dan tangan nya tidak bisa bergerak secara bebas dan menghambat
aktivitasnya. Pasien mengatakan sebelum sakit ia rajin bekerja dan mampu
menyekolahkan anaknya walaupun ia tidak bersekolah dulunya. Pasien
mengatakan ia merasa Bangga bisa menyekolahkan anaknya sampai bisa
bekerja. Namun kini ia tidak bisa melakukan kegiatan karena sakit.
O
Pasien mampu menjawab pertanyaan dengan baik. Ada kontak mata. Pasien
tersenyum saat menceritakan tentang anaknya.
A
TUK 3 tercapai, masalah teratasi
P

20 September 2016

Lanjutkan intervensi
S

Pukul 11.15

Pasien mengatakan apabila memiliki masalah dia sering diam saja agar
tidak membebani anak dan istrinya. Dia akan mencoba untuk memecahkan
dan mengatasi masalahnya sendiri. Namun kini ia mulai memecahkan

masalah dengan anaknya. Karena ia dan istrinya sedang sakit sehingga


anak-anaknya bertanggung jawab merawatnya. Segala masalah dan
keluhannya akan ia sampaikan pada anak-anaknya
O
Pasien mampu menjawab pertanyaan dengan baik. Ada kontak mata. Pasien
tampak terbuka menceritakan masalahnya.
A
TUK 4 Tercapai, masalah teratasi
P
21 September 2016

Lanjytkan Intervensi
S

Pukul 20.15

Pasien mengatakan ia lupa nama obat yang ia konsumsi. Ia mengetahui


beberapa manfaat obat yang ia minum dan pentingnya minum obat, yakni
untu mengurangi nyerinya. Pasien mengatakan mengetahui cara meminum
obat yang benar . Pasien mengatakan dalam minum obat ia dibantu oleh
anak-anaknya karena tanganya sedang sakit
O
Pasien mampu menjawab pertanyaan dengan baik. Ada kontak mata. Pasien
mengetahui manfaat minum obat dan mengetahui cara minum obat yang
bernar.
A
TUK 6 Tercapai, masalah teratasi

P
Lanjutkan intervensi

Bangli,
Clinical Instructor/ CI

September 2016
Mahasiswa

NIP

NIM

Clinical Teacher/CT

..
NIP