You are on page 1of 3

Nama : Setianing tut wuri handayani

Nim : 20140430265

Anova dua arah (two way anova)


ANOVA dua arah ini di gunakan bila sumber keragaman
yang terjadi tidak hanya karena satu faktor (perlakuan).
Faktor lain yang mungkin menjadi sumber keragaman yang
mungkin menjadi sumber keragaman respon juga harus
diperhatikan.faktor lain ini bisa perlakukan lain atau faktor
yang sudah terkondisi.pertimbangan memasukan faktor
kedua sebagai sumber keragaman antar kelompok sangat
besar,tetapi kecil dalam kelompok sendiri.
Tujuan dan pengujian ANOVA 2 arah ini adalah untuk
mengetahui apakah ada pengaruh dari berbagai kriteria yang
di uji terhadap hasil yang di inginkan. Misal,seorang dosen
ingin menguji apakah ada pengaruh antara jurusan dan
gender terhadap skor TPA (tes potensial akademik)
A. Pengolahan menggunakan software
1. Memasukan data ke spss
Hal yang perlu diperhatikan dalam pengisian variabel name
adalah tidak boleh ada spasi dalam pengisiannya
2. Pengolahan data dengan spss langkah-langkahnya :
a. Pilih Analyze ->general linier model -> univariate
b. Kemudian lakukan pengisian terhadap: kolom dependent
variable contoh masukan skor TPA, kolom faktor (s)
masukkan yang termaksud fixed factor (s) ( dalam kasus ini :
tingkat dan gender) masukan yang termaksud random
factor(s)
c. Klik plots
Horizontal axis :.....(jurusan) separate lines : ...(gender)
d. Klik post hoc
Masukan variabel yang akan di uji MCA....(jurusan) -> tukey
e. Options
f. Klik OK, diperoleh output

Levenes test of equality of error variances


Dependpent variable : skor_tpa
F

Df1

Df2

sig

.586

24

.711
.
711

Uji interaksi
1. H0 : yij=0 tidak ada interaksi antara faktor jurusan dan
gender
H1 : yij 0 ada interaksi antara jurusan dan gender
2. Tingkat signifikasi = 5%
3. Statistik uji P- value = 0,02
(p_value di ambil dari tabel dengan sig yang berasal dari
source gender *jurusan)
4. Daerah kritik
H0 ditolak jika P-value <
5. Kesimpulan
Karena p_value (0,02) < (0,05) maka H0 di tolak
Jadi ada interaksi antara faktor jurusan dengan faktor gender
pada tingkat signifikasi 5 %.hal tersebut menyatakan bahwa
uji efek untuk faktor gender dan jurusan bisa di lakukan.
Uji efeek faktor gender
1.
2.
3.
4.

H0 : 1 = 2 =,.....= i ( tidak ada efek faktor gender)


H1 : minimal ada satu 1 0 (ada efek faktor gender)
Tingkat signifikasi = 5%
Statistik uji P- value = 0,002
( p_value di ambil dari sig pada tabel dengan source gender)
5. Daerah kritik
H0 di tolak jika P_value <
6. Kesimpulan

Karena p_ value (0,02) < (0,05) maka H0 di tolak.jadi ada


efek faktor gender untuk data tersebut pada tingkat
signifikasi 5% karena faktor gender hanya terdiri dari 2 level
faktor,sehingga tidak di perlukan ujji MCA
1.
2.
3.
4.
5.
6.

7.
8.

Jurusan
H0 : 1 = 2 =,.....= i ( tidak ada efek faktor jurusan)
H1 : minimal ada satu i 0
Tingkat signifikasi = 5%
Statistik uji P- value = 0,048 (p_value di ambil dari tabel pada
sig dengan source jurusan)
Daerah kritik
H0 di tolak jika P_value <
Kesimpulan
Karena p_ value (0,048) < (0,05) maka H0 di tolak.