You are on page 1of 1

Asuhan keperawatan pada maramus

A. Pengertian
Maramus adalah keadaan
kurang gizi yang diakibatkan karena
rendahnya konsumsi energi kalori dan protein dalam makanan sehri
hari sehingga mengakibatkan tidak adkuatnya intake kalori yang
dibutuhkan tubuh. (Nelson,1999 :229)
B. Etiologi
Pemasukan kalori yang tidak mencukupi
Kebiasaan makan makanan yang tidak layak
Gangguan system tubuh yang parah yang mengakibatkan terjadinya
malnutrisi
Faktor
ekonomi
atau
diare
kronik
malabsorbsi
protein,proteinuria,infeksi menahun,luka bakar & penyakit hepar.
C. Manifestasi klinis
1. Anak cengeng,rewel dan lemas
2. Diare
3. Mata besar dan dalam
4. Akar dingin dan sianosis
5. Wajah seperti orang tua
6. Pertumbuhan dan perkembangan terganggu
7. Pantat begi karena Atrofi otot
8. Kulit kriput dan turgor jelek
9. Perut membuncit atau cekung dengan gambaran usus yang jelas
10.
Nadi lambat
11.
Ubun ubun besar cekung
12.
Tulang dagu dan pipi menonjol
13.
Anoreksia
14.
Sering bangun malam
D. Patofisiologi
Pada marasmus ditandai dengan atrofi jaringan terutama lapisan
subkutan. Metabolism terganggu sehingga kekurangan vitmin. Untuk
kelangsungan hidup jaringan tubuh diperlukan energi dengan
menggunakan cadangan protein untuk memenuhi kebutuhan energy
tersebut. Penghancuran jaringan pada defisiensi kalori tidak saja
membantu memenuhi kebutuhan energi , tetapi juga untuk
memungkinkan sintesis glukosa dan metabolic esensial lainnya seperti
asam amino untuk komponen homeastalik. Oleh karena itu, pada
marasmus berat kadang kadang masih ditemukan asam amino yang
normal,sehingga hepar masih dapat membentuk cukup albumin.