You are on page 1of 1

2.

Motor Listrik
Adalah alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Alat yang berfungsi sebaliknya, mengubah energi mekanik menjadi energi listrik disebut generator atau
dinamo. Motor listrik dapat ditemukan pada peralatan rumah tangga seperti kipas angin, mesin cuci, pompa air dan penyedot debu.
A. Pengertian motor Ac
Motor listrik AC adalah adalah motor listrik yang digerakkan oleh arus bolak-balik (Alternating Current). Jadi perbedaan utama motor AC dan motor DC adalah sumber
arusnya. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, motor AC dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu motor sinkron dan motor induksi/motor asinkron. Motor sinkron didefinisikan
sebagai motor yang memiliki output kecepatan putaran motornya yg sinkron/sebanding (tanpa slip) dengan frekuensi listrik yg masuk ke statornya.
B. Konstruksi Motor AC
Seperti motor-motor jenis lainnya, menurut Gede (2013) motor induksi pada dasarnya mempunyai 3 bagian penting sebagai berikut:

Stator yaitu bagian yang diam dan mempunyai kumparan yang dapat menginduksikan medan elektromagnetik kepada kumparan rotornya.

Celah (air gap) yaitu celah udara antara stator dan rotor. Air gap ini merupakan tempat berpindahnya energi dari startor ke rotor.

Rotor, yaitu bagian yang bergerak akibat adanya induksi magnet dari kumparan stator yang diinduksikan kepada kumparan rotor.

Klasifikasi Motor AC
C. Motor AC dibedakan menjadi dua jenis yaitu motor asinkron atau biasa juga disebut motor induksi dan motor sinkron.

Motor asinkron/induksi
Motor induksi didefinisikan sebagai motor yang bekerja berdasarkan induksi medan magnet stator ke rotornya.
2.2 Pengertian Motor Listrik DC
Menurut Fahmizal (2012) Motor DC adalah piranti elektronik yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik berupa gerak rotasi. Pada motor DC terdapat jangkar
dengan satu atau lebih kumparan terpisah. Tiap kumparan berujung pada cincin belah (komutator). Dengan adanya insulator antara komutator, cincin belah dapat berperan sebagai saklar
kutub ganda (double pole, double throw switch).
A. Prinsip Kerja Motor DC
Menurut Sjatry (2013) Sebuah motor DC magnet permanen biasanya tersusun atas magnet permanen, kumparan jangkar, dan sikat (brush). Medan magnet yang besarnya
konstan dihasilkan oleh magnet permanen, sedangkan komutator dan sikat berfungsi untuk menyalurkan arus listrik dari sumber di luar motor ke dalam kumparan jangkar.
B. Klasifikasi Motor DC
a. Motor DC Shunt/Parallel
Kumparan medan sama seperti pada penguat terpisah, tetapi kumparan medan terhubung secara paralel dengan rangkaian rotor. Satu sumber yang sama digunakan untuk
menyuplai kumparan medan dan rotor
b.
Motor Seri
Kumparan medan dihubungkan secara seri dengan kumparan jangkar. Oleh karena itu, arus medan sama dengan arus jangkar. Pada saat kondisi awal, arus starting pada motor
DC jenis ini akan sangat besar

2.2 Generator AC
A. Pengertian Generator AC
Marwan (2007) mengemukakan bahwa generator AC adalah jenis mesin listrik yang banyak digunakan pada pembangkit tenaga listrik. Generator AC juga
bisa disebut Alternator yang umum digunakan adalah Mesin sinkron yang juga kadang digunakan sebagai motor listrik untuk memperbaiki power factor.
B. Prinsip kerja
Menurut Putra (2013) prinsip kerja Generator AC menggunakan hukum Faraday yang menyatakan jika sebatang penghantar berada pada medan magnet
yang berubah-ubah, maka pada penghantar tersebut akan terbentuk gaya gerak listrik.
C. Klasifikasi
Prasetya (2011) mengemukakan bahwa generator ac ditinjau dari sumbernya dibagi menjadi 2 yaitu:
1) Generator ac 1-phasa
Motor AC satu fasa berbeda cara kerjanya dengan motor AC tiga fasa, dimana pada motor ACtiga fasa untuk belitan statornya terdapat tiga belitan
yang menghasilkan medan putar dan padarotor sangkar terjadi induksi dan interaksi torsi yang menghasilkan putaran.
2) Generator ac 3-phase
Generator 3-fasa memiliki prinsip kerja yang sama dengan generator 1-fasa. Tiga lilitan konduktor disusun secara melingkar sehingga jarak antar
lilitan adalah sebesar 120 derajat.
D. Konstruksi Generator AC
Menurut Putra (2013) Konstruksi generator arus bolak-balik ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu:

Stator, yakni bagian diam yang mengeluarkan tegangan bolak-balik.Stator terdiri dari badan generator yang terbuat dari baja yang berfungsi
melindungi bagian dalam generator, kotak terminal dan name plate pada generator.

Rotor, yakni bagian bergerak yang menghasilkan medan magnit yang menginduksikan ke stator
E. Karakteristik generator ac
Karakteristik motor ac Harga lebih murah. Pemeliharaannya lebih mudah. Ada berbagai bentuk displai untuk berbagai lingkungan
pengoperasian. Kemampuan untuk bertahan pada lingkungan pengoperasian yang keras. Secara fisik lebih kecil dibandingkan dengan motor dc dari HP
yang sama.
2.3 Generator DC
A. Pengertian
Putra (2013) mengemukakan bahwa Generator DC merupakan sebuah perangkat Motor listrik yang mengubah energi mekanis menjadi energi
listrik. Generator DC menghasilkan arus DC / arus searah. Menurut Marwan (2007) Mesin DC bisa dioperasikan sebagai motor maupun generator.
B. Konstruksi Generator DC
Pada umumnya generator DC dibuat dengan menggunakan magnet permanent dengan 4-kutub rotor, regulator tegangan digital, proteksi terhadap
beban lebih, starter eksitasi, penyearah, bearing dan rumah generator atau casis, serta bagian rotor. Gambar berikut menunjukkan gambar potongan
melintang konstruksi generator DC
C. Prinsip kerja
Menurut Sabrina (2013) prinsip kerja generator DC itu sendiri di hasilkan pembangkit listrik melalui induksi dengan 2 cara yaitu :
a. Dengan menggunakan cincin-seret, menghasilkan tegangan induksi bolak-balik.
b. dengan menggunakan komutator, menghasilkan tegangan DC.
Jika rotor beruptar pada pada sekeliling medan magnet maka akan menghasilkan perpotongan medan magnet pada lilitan kawat pada rotor itu sendiri .rotor
pada generator dc akan menghasilkan tegangan bolak balik dan fungsi sebuah komutator adalah sebagai penyearah tegangan itu sendiri menjadi AC .
2.4 pengertian Transformator
Transformator tenaga atau tiga fasa adalah suatu peralatan tenaga listrik yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga/daya listrik dari tegangan tinggi ke
tegangan rendah atau sebaliknya (mentransformasikan tegangan) dengan frekuensi sama. Sebuah transformator tiga fasa secara prinsip sama dengan sebuah
transformator satu fasa, perbedaan yang paling mendasar adalah pada sistem kelistrikannya yaitu sistem satu fasa dan tiga fasa. Sehingga sebuah transformator tiga
fasa bisa dihubung bintang, segitiga, atau zig-zag.

Prinsip Kerja Transformator


Prinsip kerja suatu transformator adalah induksi bersama (mutual induction) antara dua rangkaian yang dihubungkan oleh fluks magnet. Dalam bentuk
yang sederhana, transformator terdiri dari dua buah kumparan yang secara listrik terpisah tetapi secara magnet ihubungkan oleh suatu alur induksi. Kedua kumparan
tersebut mempunyai mutual induction yang tinggi. Jika salah satu kumparan dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik, fluks bolak-balik timbul di dalam
inti besi yang dihubungkan dengan 1 kumparan yang lain menyebabkan atau menimbulkan ggl (gaya gerak listrik) induksi (sesuai dengan induksi elektromagnet)
dari hukum faraday.