You are on page 1of 16

Asuhan Keperawatan Klien

I.

Studi Kasus

An.Cinta umur 15 tahun dibawa ke RSJ Magelang karena menurut keluarga An.Cinta sudah 1 bulan ini tidak mau
makan, tidak mau mandi, gosok gigi, dan menata rambut. Hal ini dialami An.Cinta sejak diputuskan oleh pacarnya.
Pengkajian Keperawatan.
1. Identitas Klien.
Inisial
Umur
Jenis Kelamin
Alamat
Suku/Bangsa
Pendidikan
Agama
Status Perkawinan
Tanggal MRS
Tanggal Pengkajian
Ruang Perawatan
Pekerjaan
2. Penanggung Jawab.
Nama
Umur
Pendidikan
Pekerjaan
Hubungan
Alamat

: An. Cinta
: 15 tahun
: Perempuan
: teling, MANADO
: Minahasa/Indonesia
: SMP
: Kristen Protestan
: Tidak Kawin
: 04 September 2015
: 04 September 2015
: Ruangan E (Ruangan Mawar)
: Tidak Ada
: Ny. S
: 55 tahun
: SMA
: Ibu rumah tangga
: Ibu Klien
: Talutu, Tondano Jaga III

Analisa Kasus
Pada kasus An.Cinta masalah dimulai sejak An.Cinta diputuskan oleh pacarnya. Hal tersebut membuat An.Cinta
mengalami harga diri rendah kronis dengan kata lain putus cinta merupakan faktor pencetus atau presipitasi dari
masalah harga diri rendah kronis. Dari kasus tidak kami temukan faktor predisposisi, sehingga kami mengambil
bahwa tidak adanya dukungan keluarga sebagai faktor predisposisi. Jika di lapangan ditemukan kasus seperti
An.Cinta kami perlu pengkajian lebih lanjut menemukan faktor predisposisi.
Pokok masalah dari kasus An.Cinta yang dapat kami diskusikan, sebagai berikut :
Resiko Tinggi Isolasi Sosial
Tidak mau makan, mandi, gosok gigi,
menata rambut.
Harga diri rendah kronis putus cinta
Kesimpulan masalah keperawatan yang mungkin muncul :
1. Harga diri rendah kronis.
2. Defisit perawatan diri.
3. Resiko tinggi isolasi sosial.
Dari ketiga masalah keperawatan tersebut, kami mengambil diagnosa keperawatan defisit perawatan diri masalah
utama An.Cinta, yang kemudian dibuat strategi pelaksanaan .

Tanda dan Gejala


a. Mandi/Higiene
An.Cinta mengalami ketidaksamaan dalam membersihkan badan, dan memperoleh perlengkapan untuk
mandi.
b. Berhias
An.Cinta mempunyai kelemahan dalam mengenakan atau melepaskan pakaian atau berhias (menyisir
rambut).
c. Makan
An.Cinta mempunyai ketidakmampuan dalam keinginan untuk makan
Faktor presipitasi : diputus pacarnya.
Faktor presdisposisi : tidak ada dukungan keluarga.
Masalah Defisit perawatan diri yang mungkin muncul :
Tidak mau makan
Masalah Higiene (tidak mau mandi dan gosok gigi).
Tidak mau berhias
Pohon Masalah
Resiko Tinggi Isolasi Sosial
Defisit Perawatan Diri
Harga Diri Rendah (diputus pacarnya)

III. Pemeriksaan Fisik.


a. Tanda-tanda Vital
TD : 110/80 mmHg
N : 80 x/menit
R : 18 x/menit
b. Berat Badan
: 45 kg
Tinggi Badan
: 155 cm
c. Keluhan Fisik
: Saat pengkajian klien mengeluh demam.
IIX. Pengelompokan Data
Data subjektif
- Klien sangat kecewa dengan kenyataan ini
- Klien mengatakan diputuskan pacarnya
- Klien mengatakan tidak ada yang mengerti dengan dirinya
- Klien mengatakan tidak punya semangat hidup dan tidak mau melakukan apapun
Data objektif
- Pembicaan lambat
- Klien mengalami ini sejak 1 bulan yang lalu
- Klien kelihatan murung
- Klien tidak bersemangat
- Klien tidak mau merawat diri

2. ANALISA DATA
Data

Masalah

Ds :
Defisit Perawatan Diri
- Klien mengatakan sanagat kecewa di putuskan
pacarnya.
Klien mengatakan bahwa ia merasa tidak ada yang
peduli dengannya
Klien mengatakan tidak punya keinginan untuk
melakukan apapun.
Do :
Klien tidak mau mandi, sikat gigi, menyisir, dan
merawat diri

ASUHAN KEPERAWATAN
NAMA KLIEN
: An. C
RUANGAN
: E
No. Diagnosa keperawatan
Tujuan/kriteria hasil
I.

Defisit Perawatan
Diri

Setelah dilakukan tindakan


keperawatan pada pasien dengan
Defisit perawatan diri selama 1
bln dapat teratasi dengan kriteria
hasil:
Klien dapat membina hubungan
saling percaya, dengan kriteri
sebagai berikut :
1. Ekspresi wajah bersahabat
2. Menunujukan rasa senang
3. Klien bersedia berjabat tangan
4. Klien bersedia menyebutkan
nama
5. Ada kontak Mata
6. Klien bersedia duduk
berdampingan dengan perawat
7. Klien bersedia mengutarakan
masalah yang dihadapinya
a. Mengidentifikasi
kebersihan diri,
berdandan, dan makan.
b. Menjelaskan pentingya

Perencanaan Keperawatan
Intervensi

Rasional

SP 1
1.
Bina hubungan saling
percaya

1. Hubungan saling percaya sebagai


dasar interaksi yang terapeutik
perawat klien

2. Identifikasi kemampuan
klien dalam melakukan
kebersihan diri, berdandan,
dan makan.

2. Untuk mengidentifikasi kemampuan


klien dan intervensi selanjutnya

3. Jelaskan pentingnya kebersihan


diri dengan cara memberikan
penjelasan terhadap pentingnya
kebersihan diri, selanjutnya minta
klien menjelaskan kembali
pentingnya kebersihan diri

3. Mengetahui kemampuan klien


menyimak dan respon klien

kebersihan diri.
c. Menjelaskan peralatan
yang digunakan untuk
menjaga kebersihan diri
dan cara melakukan
kebersihan diri.
d. Memasukkan dalam
jadwal kegiatan klien.

Implementasi Keperawatan

Evaluasi keperawatan

Tgl : 04/10-2015
Jam : 09.00

Tgl : 04/10-2015
Jam : 09.00

Diagnosa Keperawatan :
Defisit Perawatan Diri

SP 1
S:
Nama saya C
Saya sangat kecewa dengan kenyataan ini
Saya sudah sangat serius, lalu diputuskan begitu
saja
- tidak ada yang mengerti dengan saya
- Saya tidak punya semangat hidup lagi,. Saya tidak
mau melakukan apapun lagi.

Membina hubungan saling percaya sengan klien

Orientasi
selamat pagi, Boleh saya kenalan dengan adik?
Nama saya adik boleh panggil saya saya mahasiswa keperawatan saya
sedang praktek disini. Kalau boleh saya tahu nama adik siapa, dan senangnya
dipanggil dengan sebutan apa? Apakah adik tidak keberatan untuk mengobrol
dengan saya? Menurut adik sebaiknya kita ngobrol tentang apa? Bagaimana kalau O :
kita ngobrol tentang kebersihan diri?
- Hubungan saling percaya mulai tercipta
Berapa lama kira-kira bisa ngobrol? Adik maunya berapa menit?bagaimana kalau - Klien kooperatif dan mau menjawab pertanyaan
10 menit? Bisa?
perawat
Dimana kita duduk? Diteras, dikursi panjang itu, atau dimana?
- Klien dapat menerima bahwa ia harus dirawat di
RS.
Kerja
Saya mengerti dengan perasaan adik. Tapi, rasa sakit hati itu hanya akan
merugikan adik sendiri. Contohnya sekarang adik jadi tidak terawatt lagi.
A:
Kebersihan diri itu sangat penting. Tidak bersih akan memicu banyak penyakit
- Hubungan saling percaya mulai tercipta
yang buruk lohh..
Berapa kali adik membersihkan diri dalam sehari?
P:
Apakah adik suka berdandan?
- Lanjutkan intervensi keperawatan SP 2
Alat apa yang adik gunakan pada saat makan, menggunakan sendok atau

tangan?
Apakah adik tahu pentingya kebersihan diri?
Bagaimana cara adik menjaga kebersihan diri?
Apakah adik tahu tentang alat-alat yang digunakan untuk membersihkan diri?
Bagaimana cara adik membersihkan diri?
Pertama lepaskan seluruh baju yang dikenakan, lalu siramkan pada seluruh
bagian tubuh dan bilas sampai bersih. Setelah itu menggosok gigi, keringkan
badan dengan handuk dan ganti pakaian dengan pakaian bersih.

Terminasi
Bagaimana perasaan adik dengan obrolan kita tadi? Adik merasa senang tidak
dengan latihan tadi?
Setelah kita berdiskusi panjang lebar, sekarang coba adik simpulkan
pembicaraan kita tadi? Coba sebutkan cara menjaga kebersihan diri?
kalau adik sudah tahu cara membersihkan diri, nanti saat jam 10.00 coba adik
praktek penjelasan saya tadi?
Adik, bagaimana kalau besok kita ngobrol lagi tentang bagaimana cara menjaga
kebersihan mulut?
Kira-kira waktuya kapan ya? Bagaimana kalau besok jam 09.30 WIB, bisa?
Kira-kira tempat yang enak buat kita ngobrol besok dimana ya, apa masih disini
atau cari tempat lain? Sampai jumpa

Jam : 09.30
2.
Menanyakan pada klien tanggapan pribadi terhadap dirinya sendiri

Orientasi
selamat siang Cinta, sesuai janji saya kemarin sekarang saya datang lagi.
Bagaimana perasaan cinta hari ini?Apakah cinta masih ingat tanda-tandanya
bersih?Apakah sudah dipakai yang telah kita latih kemarin? Bagaimana
hasilnya?
sesuai janji saya kemarin, hari ini kita akan berdiskusi tentang cara mandi yang
benar.
Mau berapa lama kita berbincang-bincang? 15 menit saja cukup?
Tempatnya mau dimana cinta? Baiklah disini saja.
Kerja
Menurut cinta kalau mandi itu kita harus gimana? Sebelum mandi apa yang
perlu kita persiapkan? Benar sekali. Cinta perlu menyiapkan pekaian ganti,
handuk, sikat gigi, sampo, sabun dan sisir. Bagaimana kalau sekarang kita
kekamar mandi. Saya akan membimbing cinta melakukannya. Sekarang cinta
siram seluruh tubuh cinta termasuk rambut lalu ambil sampo dan gosokan pada
kepala cinta sampai berbusa, setelah itu bilas sampai bersih. Bagus sekali.
Selanjutnya ambil sabun, gosokan diseluruh tubuh secara merata lalu siram
dengan air sampai bersih, jangan lupa sikat gigi pakai odol. Gosok seluruh gigi.
Giginya disikat mulai dari depan sampai belakang, dan arahnya dari arah atas ke
bawah. Lalu kumur-kumur sampai bersih, terakhir siram lagi seluruh tubuh,
sampai bersih lalu keringkan dengan handuk. Cinta bagus sekali melakukannya.
Selanjutnya cinta pakai baju dan sisir rambutnya dengan baik.
Terminasi
Bagaimana perasaan cinta setelah mandi dan mengganti pakaian?
Coba cinta sebutkan lagi bagaimana cara-cara mandi yang baik seperti yang
sudah cinta lakukan tadi.
Nanti cinta lakukan secara mandiri, sesuai jadwal yang sudah kita buat.
Besok kita ketemu untuk mendiskusikan jadwal kegiatan cinta terkait dengan

SP 2
Tgl : 05/10-2015
Jam : 09.30
S:
Ya. Saya masih ingat tanda-tanda bersih.
Saya sudah melakukannya sendiri
O:
Hubungan saling percaya tercipta
Klien mampu mengingat dan melakukan kembali
cara yang diajarkan dengan sendiri.
A:
Hubungan saling percaya tercipta dengan adanya
komunikasi tentang diri klien
P: Lanjutkan intervensi keperawatan SP 3

kemampuan cinta dalam merawat diri


Cinta mau ketemu jam berapa?
kira-kira Cinta mau ketemu dimana?

SP 3
06-10-2015
Jam 10.00
3.Mengajarkan dan meatih cara minum obat yang benar
Orientasi

selamat pagi Cinta, sesuai janji saya kemarin sekarang saya datang lagi.
Bagaimana perasaan Cinta hari ini? Apakah berdandan sudah dilakukan tiap
hari?
Hari ini kita akan latihan bagaimana cara makan yang baik
Kita latihan selama satu jam
: Langsung di ruang makan ya Cinta!

Kerja
Bagaimana kebiasaan sebelum, saat, maupun setalah makan ? Dimana Cinta makan ?.
Sebelum makan kita harus cuci tangan memakai sabun. Ya, mari kita praktikkan .
Bagus
Setelah itu kita duduk dan ambil makanan. Sebelum disantap kita berdoa dulu. Silakan
Cinta yang pimpin. Bagus. Mari kita makan saat makan kita harus menyuap
makanan dengan pelan pelan. Ya, mari kita makan.
Setelah makan kita bereskan piring dan gelas yang kotor. Ya betul dan kita akhiri
dengan cuci tangan. Ya bagus.
Terminasi
Bagaimana Cinta setelah kita makan bersama sama. Ayo, coba sebutkan lagi cara
cara makan yang benar. Bagus. Setelah makan apa yang sebaiknya kita lakukan.
Harihari berikutnya saya berharap Cinta melakukan cara tadi dengan baik. Besok kita
ketemu untuk mendiskusikan jadwal kegiatan dalam kemampuan berdandan.Cinta mau
ketemu jam berapa?Kira kira Cinta mau ketemu dimana?
Tgl : 07/10-2015
Jam : 09.00

SP 3
06-10-2015
Jam 10.00
S:
Saya merasa saya mulai membaik
Saya sudah mulai berdandan
O:
Hubungan saling percaya tercipta
Pasien merasakan perasaan yang nyaman.
Pasien mau dan dapat melakukan sendiri kegiatan
berdandan
A:
Intervensi keperawatan pada klien dengan deficit
perawatan diri tercapai
P:
Lanjutkan pertemuan berikutnya.

Tgl : 07/10-2015
Jam : 09.15

Tindakan keperawatan kepada Keluarga

Tindakan keperawatan kepada Keluarga


SP 1

SP 1
Membina hubungan saling percaya dengan keluarga; mengidentifikasi masalah

S:
Kami terkadang merasa kewalahan menghadapi

menjelaskan proses terjadinya masalah; dan membantu pasien untuk melakukan


perawatan diri.

perilaku C
Dirumah, kami mencoba untuk menenangkan dia.
Wah ternyata banyak yang harus dilakukan untuk
Orientasi
menangani C, yahh.
Kami bisa datang kembali kemari dua hari depan jam
Selamat pagi Pak, Bu, perkenalkan saya perawat C, saya perawat yang dinas di
ruang E ini. Saya yang merawat C selama ini. Nama Bapak dan Ibu siapa, senangnya 10.
dipanggil apa?
Bagaimana kalau sekarang kita membicarakan tentang masalah C dan cara merawat O:
Hubungan saling percaya tercipta
C dirumah?
Keluarga Klien kooperatif dalam mendengarkan
Dimana kita mau berbincang-bincang? Bagaimana kalau diruang wawancara?
arahan dari perawat.
Berapa lama waktu Bapak dan Ibu?

bagaimana kalau 30 menit?

Kerja
Selama ini apa yang dilakukan oleh Cinta dalam merawat diri?
Perilaku yang ditunjukkan oleh Cinta itu dikarenakan gangguan jiwanya yang membuat
klien tidak mempunyai minat untuk mengurus diri sendiri.
Bapak, apakah selama ini dalam merawat Cinta, bapak menemukan kesulitan?kalau
ada apa saja pak?.
Pada dasarnya Cinta mengalami masalah defisit perawatan diri.
Defisit perawatan diri adalah suatu kondisi pada seseorang yang mengalami kelemahan,
kemampuan dalam melakukan atau melengkapi aktivitas perawatan diri secara mandiri,
seperti mandi, berpakaian/berhias, makan, dan BAB/BAK (toiletting)
Kalau Cinta Kurang motivasi dalam merawat diri apa yang bapak lakukan ? Bapak
perlu juga memperhatikan alat alat kebersihan diri yang dibutuhkan oleh Cinta seperti
handuk, baju ganti, sikat gigi, sampo, dan alat kebersihan lainnya. Bapak juga perlu
mendampinginya saat merawat diri sehingga dapat diketahui apakah Cinta sudah bisa
mandiri / mengalami hambatan dalam melakukannya.

Terminasi
Bagaimana perasaan bapak setelah bercakap cakap?

A:
Hubungan saling percaya tercipta
P:
Lanjutkan Intervensi Keperawatan untuk keluarga
SP 2

Coba bapak sebutkan lagi apa saja yang harus diperhatikan dalam membantu Cinta
dalam merawat dirI
Mulai sekarang cobalah bapak mendampingi dan membantu Cinta saat membersihkan
diri Baiklah bapak tiga (2) hari lagi saya akan datang lagi. Kita akan mendiskusikan
tentang hasil yang sudah dicapai Cinta dan saya akan melatih bapak dalam
mempraktikan cara merawat Cinta.Mau jam berapa kita mau bertemu bapak? ya
baiklah jam 09.00 WIB saja Tempatnya disini saja ya pak.
SP2
Tgl : 09/10-2015
Jam : 09.00
Melatih keluarga cara merawat pasien
Orientasi
Selamat pagi pak, bu, sesuai janji kita dua hari yang lalu kita sekarang bertemu
lagi.
Bagaimana perasaan bapak hari ini? apakah bapak sudah membantu dan
mendampingi Cinta saat membersihkan diri?
Hari ini kita akan berlatih cara merawat anak bapak dan mempraktekan secara
langsung
Waktunya 30 menit ya pak?
Tempatnya di sini saja ya pak?
Kerja
Sekarang kita akan berlatih cara menyuap anak bapak, merapikan dan memandikan
Caranya seperti ini pak
Bagaimana bapak, apakah sudah paham ?
Coba bapak pratekkan !
Betul pak seperti itu, bapak sudah bisa

SP 2
Tgl : 09/10-2015
Jam : 09.00
S:
Wahh.. C cantik sekali setelah mandi dan berdandan..
Lakukan ini setiap hari yahh
O:
Keluarga klien kooperif saat mempraktikkan cara
merawat dan berbicara yang benar kepada C
A:
Intervensi Keperawatan pada keluarga pasien Defisit
perawatan diri
P:
Lanjutkan Intervensi ke SP 3

Terminasi
Bagaimana perasaan bapak setelah kita berlatih tadi? Coba bapak praktekkan lagi !
Bagus sekali bapak sudah bisa
Mulai sekarang bapak praktekkan cara merawat Cinta seperti yang saya ajarkan tadi
Baiklah bapak, tiga hari lagi saya akan datang, kita akan berbincang bincang tentang
cara menyusun jadwal kegiatan Cinta di rumah termasuk minum obat dan apa yang harus
bapak lakukan setelah Cinta pulang
Mau jam berapa pak kita ketemu? Baiklah kita ketemu jam 09.00 ?
Tempatnya mau dimana pak? Bagaimana kalau di sini saja? Baiklah bapak, 3 hari
lagi saya akan datang
Senang bisa membantu bapak
SP 3
Tgl : 10/10-2015
Jam : 09.00
Membuat perencanaan pulang bersama keluarga.
Oreientasi
Selamat pagi pak, bu, karena C sudah boleh pulang maka kita bicarakan jadwal C
selama dirumah.
Bagaimana perasaan bapak hari ini? apakah bapak sudah mempraktekkan cara
cara yang kita berlatih 3 hari yang lalu?
: Hari ini kita akan berbincang-bincang tentang jadwal aktivitas di rumah dan
jadwal minum obat untuk Cinta serta tindakan untuk Cinta setelah pulang
Waktunya 30 menit ya pakTempatnya di sini saja pak
Kerja
Baiklah bapak sekarang kita akan membuat jadwal aktivitas Cinta di rumah dimulai
dari bangun tidur sampai tidur lagi, termasuk jadwal minum obat Cinta.
Nah, berarti bapak harus menulis semua aktivitas Cinta secara terjadwal.
Setelah di rumah nanti bapak harus selalu mengawasi Cinta dan apabila ada hal-hal yang
tidak bapak ketahui, bapak bisa hubungi petugas kesehatan terdekat. Jangan lupa juga

SP 3
Tgl : 10/10-2015
Jam : 09.00
S:
Jadwalnya bisa dilaksanakan di rumah.
Kami siap merawat C dirumah
O:
Keluarga klien kooperatif dalam komunikasi
Keluarga klien siap merawat klien dirumah.
A:
Intervensi keperawatan pada keluarga tercapai
P:
Intervensi dihentikan

sebelum obat habis, bapak sudah kontrol agar petugas kesehatan nantinya bisa
membantu bapak apakah Cinta masih memerlukan obat atau tidak.
Bagaimana bapak? Apakah bapak sudah paham?
Coba bapak simpulkan yang telah kita bicarakan tadi!
Betul sekali pak, bapak sudah paham.
Terminasi
Bagaimana perasaan bapak setelah kita berbincang-bincang tadi?
Coba bapak buat contoh jadwal aktivitas Cinta termasuk minum obat.
Bagaimana kalau bapak Cinta sudah pulang? Apa yang perlu bapak lakukan?
Bagus bapak sudah paham
Nah mulai sekarang bapak buat jadwal untuk aktivitas Cinta agar setelah pulang bisa
langsung dipraktekkan
Kalau ada kesulitan bapak bisa hubungan perawat.
Terimakasih bapak, senang bisa membantu bapak