You are on page 1of 2

ABSTRACT

Peripartum Cardiomiopathy
Baiq Rizky Arfianti, Fujiyani S. Aqqad, Habiburrahman

Cardiovascular diseases are a major cause of complications in pregnancy worldwide, and the
number of patients who develop cardiac problems during pregnancy is increasing. Peripartum
cardiomyopathy (PPCM) is a potentially life-threatening heart disease that emerges towards
the end of pregnancy or in the first months postpartum, in previously healthy women. The
disease presents towards the end of pregnancy through the first 5 months post-delivery, with
ethnic and geographic variation in incidence and outcomes. While it is relatively rare, PPCM
is associated with significant morbidity and can be fatal. PPCM is a pregnancy-associated
idiopathic cardiomyopathy secondary to marked left ventricular systolic dysfunction.
Symptoms and signs of PPCM are similar to those in patients with idiopathic dilated
cardiomyopathy. The incidence varies geographically, most likely because of socioeconomic
and genetic factors. Various mechanisms have been investigated, including the hypothesis
that unbalanced peripartum or postpartum oxidative stress triggers the proteolytic cleavage of
the nursing hormone prolactin into a potent antiangiogenic, proapoptotic, and
proinflammatory 16 kDa fragment. This theory provides the basis for the discovery of
disease-specific biomarkers and promising novel therapeutic targets.
Based on history, physical examination, and additional examination, patients has
diagnosed with PPCM because patients reported experiencing shortness and chest pain during
8 months gestation and complaints disappeared at 4 months after labor. The patient had no
history of breathlessness and heart disease before. On electrocardiography obtained left
ventricular hypertrophy, whereas echocardiography found their left ventricular hypertrophy,
mild mitral regurgitation and tricuspid regurgitation. Overview on the results of the
examination in these patients according to the image of PPCM.
ABSTRAK
Kardiomiopati Peripartum
Baiq Rizky Arfianti, Fujiyani S. Aqqad, Habiburrahman

Penyakit kardiovaskular adalah penyebab utama komplikasi pada kehamilan di seluruh dunia,
dan jumlah pasien yang memiliki kelainan jantung selama kehamilan mengalami
peningkatan. Kardiomiopati peripartum (PPCM) adalah penyakit jantung yang berpotensi
mengancam nyawa yang muncul menjelang akhir kehamilan atau dalam postpartum bulan
pertama, pada wanita yang sebelumnya sehat. Penyakit ini muncul pada akhir kehamilan
sampai 5 bulan pertama pasca melahirkan, dengan variasi etnis dan geografis. Meskipun
relatif jarang, PPCM dikaitkan dengan morbiditas yang signifikan dan bisa berakibat fatal.
PPCM adalah kardiomiopati idiopatik yang terjadi pada masa kehamilan dengan disfungsi
sistolik ventrikel kiri. Gejala dan tanda-tanda PPCM sama dengan gejala dan tanda-tanda
pada pasien dengan kardiomiopati dilatasi idiopatik. Insiden PPCM bervariasi secara
geografis, kemungkinan besar karena faktor sosial ekonomi dan genetik. Berbagai
mekanisme telah diselidiki, termasuk hipotesis bahwa peripartum dikibatkan oleh stres
oksidatif postpartum yang akan memicu pembelahan proteolitik dari hormon prolaktin
menjadi antiangiogenik, proapoptotik, dan proinflamasi. Teori ini memberikan dasar untuk
penemuan biomarker penyakit-spesifik dan target terapi baru yang menjanjikan.

Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, pasien


didiagnosis PPCM karena pasien mengaku mengalami keluhan sesak dan nyeri dada pada
saat usia kehamilan 8 bulan dan keluhan menghilang setelah 4 bulan. Pasien tidak memiliki
riwayat sesak dan penyakit jantung sebelumnya. Pada pemeriksaan EKG didapatkan
hipertrofi ventrikel kiri, sedangkan pada pemeriksaan ekokardiografi ditemukan adanya
hipertrofi ventrikel kiri, mitral regurgitasi, trikuspid regurgitasi derajat ringan. Gambaran
pada hasil pemeriksaan pada pasien ini sesuai dengan gambaran PPCM.