You are on page 1of 3

Nama: Sri Ariani

NIM: 142310101005

Kelas: B 2014

Analisis Stuart Stress Adaptation Model dari sebuah film leonard decaprio dengan
judul Shutter Island (2010), dalam film tersebut diceritakan seseorang yang masuk ke rumah
sakit jiwa karena halusinasi yang dibuatnya karena tidak terima bahwa dirinya orang yang
jahat dan telah membunuh istrinya. Dia sebelumnya seorang Marshal (Militer) AS yang
mendapat penghormatan. Dokter psikiater coba menyadarkan fantasi yang dibuat oleh pasien
dengan membiarkan dia melakukan sebuah petualangan dan memecahkan sebuah teka-teki
tentang pasien RSJ yang hilang (yang merupakan dirinya sendiri), dia dibiarkan berperan
dengan cerita yang dibuat sendiri agar dia mengerti bahwa hal tersebut tidak masuk akal.
Semua Perawat dan Dokter yang ada disana memainkan peran, terapi ini dinamakan terapi
Miliu (pengendalian lingkungan)

Nama Pasien : Andrew Laeddis

Jenis Kelamin : Laki-laki

Usia : Dewasa Tengah (25-65)

Status : Cerai (Mati)

Agama : Pada film tidak disebutkan, tetapi terkadang Andrew menyebut nama
Tuhan

Pekerjaan : Sebelum dirawat di RSJ pasien seorang tentara (Marshal)

Dokter : Dr. Cauley

Psikiater Utama : Dr. Lester Sheehan

Pengobatan : Chlorpomazine selama 24 bulan

Diadnosa Medis : Skizofrenia M20


Analisis Stuart Stress Adaptation Model
Faktor predisposisi

Biologis Psykologis Sosial

Faktor putus obat atau Merasa bersalah karena telah banyak Tinggal di rumah yang jauh dari
peminuman obat yang membunuh ketika menjadi militer tetangga. Rumah yang jauh dari
tidak teratur dan membunuh istrinya keramaian dan dekat dengan
danau.
Peminum dan perokok Tertekan karena kondisi istrinya yang
mengalami gangguan jiwa
Trauma kepala dan tembak
ketika menjadi militer Kesal kepada istri yang membunuh
anak-anaknya dan menyuru dia
merelakannya

Faktor presipitasi

Nature Origin Timing Number

Biologis: ada Internal: dia berfikir bahwa istrinya Andrew membunuh Andrew tertekan
pengalaman tidak masih hidup dan mendatangi dirinya istrinya ketika anaknya karena masalah
menyenangkan telah dibunuh oleh yang terjadi
ketika menjadi Eksternal: ditinggalkan oleh orang- istrinya, dan saat itu padanya tidak
tentara, kehidu orang yang disayang dan mengabaikan istrinya juga mengalami hanya 1 masalah
semua perkataan orang lain yang gangguan jiwa
Pan yang keras saat mengatakan bahwa istrinya mengalami
menjadi tentara. gangguan jiwa karena dia sangat
menyayangi istrinya.
Psiko: dihantui
perasaan bersalah
karena membunuh

Sosial: tidak
pernah
mendengarkan
masukan dari
orang lain
Penilaian stress

Kognitif Afektif Fisiologis Behavior Sosial

Sebelumnya Andrew Sedih Bingung Menyakiti orang lain yang Tidak mau
adalah orang yang menghalangi fantasinya mendengar
Merasa Mimpi buruk
pintar, saat dia bersalah kan
mengalami stressor Gelisah Merasa bahwa temannya perkataan
dia menciptakan Marah hilang orang lain
Tangan gemetar
halusinasi yang Tertekan Berhalusinasi dan
cukup membuat Migrain
menciptakan cerita
Dokter dan perawat seakan-akan dia orang
kewalahan. baik bukan orang yang
jahat

Sumber coping

Personal ability Support sosial Material asset Positif balive

Andrew mencoba Memiliki Dokter Psikiater Pada film, apartemen Motivasi yang dimiliki
memecahkan teka- yang selalu mendampingi yang dimiliki Andrew oleh Andrew untuk
teki dari halusinasi dan mendukung dibakar oleh dia sendiri sembuh dari
yang dibuatnya penyembuhan Andrew halusinasinya
sampai dia sadar
bahwa hal itu Keyakinan Andrew
hanyalah cerita yang
dia buat untuk
menutupi rasa
bersalahnya telah
membunuh istri
yang tela
membunuh anaknya

Mekanisme koping

Destruktif: membuat cerita seakan-akan dia adalah orang baik (berhalusinasi), menyakiti orang lain,
tidak percaya bahwa istrinya sudah mati, tidak percaya bahwa dirinya sedang berhalusinasi

Continum respon stress: Diagnosa Keperawatan: Gangguan


Maladaptif: Andrew merasa bahwa istrinya masih hidup dan persepsi sensori : halusinasi (dengar,
dia masih menjadi Marshal yang ditugaskan untuk mencari penglihatan, penghidu, dan peraba) ,
kebenaran, yang mana hal tersebut adalah cerita yang dibuat resiko perilaku kekerasan terhadap
sendiri, walaupun sudah mendapat pengobatan & terapi dia diri sendiri dan orang lain, &
masih berhalusinasi. waham.