You are on page 1of 3

ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

DI DESA PASIRHALANG RW 05 KECAMATAN CISARUA

KABUPATEN BANDUNG BARAT

2.1.1. sejrah desa

2.1.1.1 legenda desa ( sasakala)

Desa pasir halang kecmatan cisarua merupakan desa yang berada di lereng atau
kaki bukit gunung burangrang yang termasuk di daera kawasan bandung utara
(KBU) dimana mata pencahariannya penduduknya dari dulu hingga sekarang
mayoritas becocok tanam adapun perbedaannya kalau dulu bercocok tanam
dilakukan dengan peralatan yang sangat sederhana sekali belum ada peralatan
yang modern seperti sekarang, jadi kadang-kadang masyarakatnya bercocok
tanam hnya menghasilkan apa- apa sajayang tumbuh secara alami dri tanah
pegunungn sedangkan mulai tahun 1900 sampi sekarang sudah bias bercocok
tanam degan menanamnya sendiri dan hasinya bisa di jual dan dapat
menghasilkan penghasilan untuk kepentinga masyarakat di desa itu sendiri.

Sumber lain menerangkan mulai dari tahun 1945 setelah republic Indonesia
merdeka penduduk desa pasir halang selain bercocok tanam atau bertani ada juga
yang sudaha mulai beternak hewan peliharaan seperti sapi,domba, kerbau, babi
ayamdll.

Data lain menerangkan bahw, pasir halang berasal dari kata pasir artinya bukit di
kaki gunung sesuai dengan daerahnya yang berpasi- pasir sedangkan halang asal
kata dari rintangan atau pasirnya terhalang-halang oleh pasir-pasir yang laiinnya,
makanya oleh pendahulu kita dinamakan Kampung atau dusun pasir halang.

2.1.1.2 terbentukna desa pasir halang


Catatan sejarah desa pasir halang semenjak masa jabatan sesepuh kampong yang
bernama djadja praja yyang merupakan orang perama yang menjadi sesepuh desa
pasir halang yaitu pada sebelum taahun 1870 yang dipercaya ooleh semua orang
petinggi desa ini sehingga si sahkan menjadi kepala kampung ata sebutan lain
kepala desa.

Sesepuh masyarakat pasir halang atau djadja praja sangat peka terhadapa keadaan
yang sangat memmprihatinkn pada saat itu, setelah mendapatkan kpercayan dari
masyarakat dan di nobatkan menjadi kepala desa sesepuh kampoeng atau djadja
praja secara bertahap membangun tatanan pemerintahan meskipun cecara
sederhana guna mensejahterkan masyarakat pada saat itu, yang mayoritas hanya
mengandalkan dari his bumi itu sendiri.

Derah pasir halang merupakan daerah yang subur untuk bercocok tanam sehingga
selain penduduk asli lambat laun daerah ini juga di satrini atau di datangi oleh
penduduk dari luar daerah yang berkeinginan ikut bercocok tanam di kawasan ini,
sehingga lammbat laun kehidupan social budaya sudah mulai kompek, adapun
sumber lain pendapatan desa di antaranya tanah bengkok (carik) hasil dari tanah
titian desa, tanah milik desa.

2.1.2 demografi

2.1.2.1 letak geografis

Desa pasiir halang terletak di daerah kawasan bandung utara, dengan luas wilayah
348,344 hektar yang terdiri dari tiga dusun dengan 12 Rukun Warga (RW) dan 45
rukun tetangga (rt) yang merupakan salah satu desa yang berada diwilayah
kecamatan cisarua kabupaten bandung barat, dengan batas wilayah sbb :

Batas Desa/ Kelurahan Kecamatan

Sebelah Utara Tugumukti/ Jmbudipa Cisarua


Sebelah Selatan Cilame Ngamprah
Sebelah Timur Jambudipa / Pakuhaji Cisarua/ Ngamprah
Sebelah Barat Ngamprah/ Cimanggu Ngamprah
Data demografi

Jumlah penduduk desapasir halang RW 05 sebanya 374 jiwa dengan jumlah laki-
laki sebanyak 187 jiwa dan jumlah perempuan sebanyak 186 jiwa. Jumlaah kepala
keluarga sebanyak 117.

Komposisi penduduk menurut usia bayi 13 jiwa, balita sebnayak 33 jiwa, anak
dan remaja sebanyak 81 jiwa, pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 98 jiwaa,
Lansia sebanyak 34 jiwa.

Komposisi menurut pendidikan Sedkolah Dasar (SD) sebanyak 59 jiwa, Sekolah


menengah pertama (SMP) sebanyak 27 jiwa, Sekolah menengah atas (SMA )
sebanyak 30 jiwa, perguruan tinggi (PT) sebanyak 2 jiwa.

Komposisi penduduk menurut pekerjaan, petani sebanyak 87 jiwa, wiraswasta


sebanyak 42 jiwa, buruh sebanyak 33 jiwa, PNS 3 jiwa, IRT sebanyak 78 jiwa.