You are on page 1of 29

Analisa Situasi

Derajat Kesehatan
Arpan Tombili
Untuk perkuliahan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL I)
STIK Avicenna Kendari
2012
TUJUAN PRODI

Memiliki Etika dan Moral yang tinggi


(be a good human)

Mempunyai kemampuan menajerial dan


berjiwa Pemimpin
(be a good leader)

Mampu menyelesaikan permasalahan


kesehatan
(be a good problem solver)
BE A GOOD PROBLEM SOLVER

ANALISA
SITUASI
PERUMUSAN
MASALAH

EVALUASI
PENENTUAN
PERUBAHAN PRIORITAS
PASCA MASALAH
INTERVENSI

SOLUSI
INTERVENSI MEMILIH
TERHADAP ALTERNATIF
MASALAH TERBAIK
TUJUAN ANALISA SITUASI

MEMAHAMI MASALAH KESEHATAN


SECARA JELAS DAN SPESIFIK
MEMPERMUDAH PENENTUAN
PRIORITAS
MEMPERMUDAH PENENTUAN
ALTERNATIVE PEMECAHAN
MASALAH
MEMPERMUDAH DALAM
MELAKUKAN EVALUASI
METODE ANALISIS
MASALAH KESEHATAN

Arpan Tombili
Untuk perkuliahan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL I)
STIK Avicenna Kendari
2012
METODE ANALISIS
MASALAH KESEHATAN

FISHBONE ANALYSIS

POHON MASALAH

BLUM ANALYSIS
FISHBONE ANALYSIS

Metode sederhana yang dapat


dipergunakan untuk menelusuri
penyebab suatu permasalahan terjadi
Melibatkan partisipasi semua orang
Dasarnya adalah prinsip bahwa
pemikiran yang bersumber dari orang
banyak lebih baik dari satu orang
FISHBONE ANALYSIS (2)
Dinamakan diagram tulang ikan
karena bentuk dari diagram ini seperti
tulang ikan, dengan permasalahan
sebagai kepalanya, dan penyebab-
penyebab yang ada sebagai duri-
durinya
Ditemukan oleh ilmuwan Jepang Prof.
Kaoru Ishikawa diagram Ishikawa
(sesuai dengan nama penemunya) /
cause and effect diagram
FISHBONE ANALYSIS (3)
Karena setiap kemungkinan yang kita
temukan sebagai penyebab terjadinya
permasalahan akan dituliskan di salah satu
duri
Dengan demikian fishbone ini tergantung
dari penguasaan wawasan pengetahuan dan
teknologi yang dimiliki
Oleh karenanya sebaiknya diagram tulang
ikan ini diletakkan pada lokasi yang mudah
terlihat bagi semua sehingga semua orang
dapat berpartisipasi
KATEGORISASI PENYEBAB
Tergantung dimensi kategori mana yang
akan dipakai
Tergantung pada permasalahan yang dikaji
Mengacu pada teori
Masing-masing penggolongan bisa
dibreakdown lagi ke dalam diagram tulang
ikan dimana yang menjadi permasalahan
adalah kelompok-kelompok tersebut
CONTOH KATEGORISASI
PENYEBAB
Kategori 1 : Kategori 3 :
Man Input
Machine Proses
Methode Output
Material Outcome

Kategori 2 : Kategori 4 :
Mother Nature Product
MeasurementPengukuran Price
Maintenance Place
Money Power Promotion
Management People
LANGKAH PENYUSUNAN
DIAGRAM ISHIKAWA
Menggambar sebuah kotak pada ujung kanan tengah.
Di dalam kotak ditulis masalah yang ingin diatasi
Menggambar sebuah panah horizontal yg menunjuk
pada kotak tsb.
Menulis nama kategori penyebab di atas dan di bawah
garis horizontal. Dibayangkan sebagai duri utama dari
tulang ikan permasalahan
Menggambar rincian data penyebab dari setiap
kategori. Dibayangkan ini sebagai duri kecil dari
tulang ikan masalah
Cara lain yang cukup sering digunakan untuk
memulai menyusun diagram tulangikan yaitu dengan
bertanya berulang kali, mengapa ini terjadi ?
Fishbone Diagram (regular)
Category 1 Category 2
Factor Factor
Factor
Factor
Factor

Topic Name
Factor Factor
Factor Factor

Category 3 Category 4

Factors and/or categories of factors


ANALISIS HASIL

Capaian akhir adalah adanya


kesepakatan atas sebab-sebab yang
paling utama dan paling mungkin terjadi
Tanyakan mengapa hal tsb adalah sebab
yang paling mungkin terjadi
Jika sudah tidak dapat menjawab lagi,
maka itulah sebab pokok yang mungkin
dapat mengakibatkan permasalahan
terjadi
ANALISIS
POHON MASALAH

Suatu cara/teknik sederhana yang


dapat dipergunakan untuk
menggambarkan jawaban atas suatu
masalah dengan merinci (breakdown)
masalah pokok dengan pertanyaan2.
ANALISIS
POHON MASALAH (2)

DINAMAKAN JUGA :

THE PROBLEM TREE

WHY-WHY TREE DIAGRAM

HOW-HOW TREE DIAGRAM


LANGKAH PENYUSUNAN
POHON MASALAH
1. BUAT KERANGKA POHON MASALAH
(MENYERUPAI POHON CEMARA/NATAL)
LANGKAH PENYUSUNAN
POHON MASALAH (2)
2. TENTUKAN MASALAH UTAMA YANG AKAN
DICARI PENYEBABNYA DAN TULISKAN PADA
KOTAK YANG PALING ATAS PADA DIAGRAM
3. IDENTIFIKASI PENYEBAB POTENSIAL
(MENURUT TEMPAT, WAKTU, DAN ORANG)
TERHADAP MASALAH UTAMA TERSEBUT, DAN
TULISKAN PADA KOTAK YANG KEDUA PADA
DIAGRAM
4. TERUSKAN LANGKAH DIATAS DENGAN
MENGEMUKAKAN PERTANYAAN WHY HOW
TERHADAP MASALAH DIATASNYA, SAMPAI
TIDAK TERJAWAB MASALAH YANG
DIPERTANYAKAN
CONTOH !!!
BLUM ANALYSIS

METODE ANALISIS MASALAH


KESEHATAN YANG DIPERGUNAKAN
DENGAN MENGANALISIS MASING-
MASING DARI DETERMINAN DAN
DERAJAT KESEHATAN ITU SENDIRI,
SERTA MELIHAT HUBUNGAN
DIANTARANYA.
ANALISA BLUM

LINGKUNGAN

DERAJAT
KESEHATAN
UPAKES MASYARAKAT PERILAKU

KEPENDU-
DUKAN
ANALISA
DERAJAT KESEHATAN(2)

PENDEKATAN YANG DIGUNAKAN


ADALAH PENDEKATAN
EPIDEMOLOGIS

UKURAN YANG DIGUNAKAN ADALAH


ANGKA KEMATIAN (MORTALITAS)
DAN ANGKA KESAKITAN
(MORBIDITAS)
ANALISA
DERAJAT KESEHATAN

ANALISA DERAJAT KESEHATAN AKAN


MENJELASKAN MASALAH KESEHATAN
APA YANG DIHADAPI
ANALISIS INI AKAN MENGHASILKAN
UKURAN-UKURAN DERAJAT
KESEHATAN SECARA KUANTITATIF,
PENYEBARAN MASALAH MENURUT
KELOMPOK UMUR PENDUDUK,
MENURUT TEMPAT DAN WAKTU
MORTALITAS

ANGKA KEMATIAN BAYI

PENELITIAN MENUNJUKKAN BAHWA IMR


SANGAT ERAT KAITANNYA DENGAN
KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP, GIZI
MASYARAKAT, KEADAAN SOSIAL EKONOMI,
TINGGINYA IMR MENUNJUKKAN BOBOT
MASALAH MENGENAI PERINATAL,:
KOMPLIKASI KEHAMILAN, PERAWATAN
KEHAMILAN, KOMPLIKASI PERSALINAN DAN
PERAWATAN BAYI
MORTALITAS (2)

ANGKA KEMATIAN IBU

MENCERMINKAN RESIKO YANG DIHADAPI IBU-


IBU SELAMA KEHAMILAN DAN MELAHIRKAN
YANG DIPENGARUHI OLEH KEADAAN SOSIAL
EKONOMI, KEADAAN KESEHATAN YANG KURANG
BAIK MENJELANG KEHAMILAN, KEJADIAN
BERBAGAI KOMPLIKASI PADA KEHAMILAN DAN
KELAHIRAN SERTA KENDALA DALAM
PENGGUNAN FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN
TERMASUK PELAYANAN PRENATAL DAN
OBSTETRI.
MORBIDITAS
INCIDENCE RATE
JUMLAH KASUS BARU SUATU PENYAKIT
TERTENTU YANG TERJADI DALAM SUATU
KELOMPOK MASYARAKAT TERTENTU,
DALAM MASA WAKTU TERTENTU PULA
PREVALENCE RATE
JUMLAH ORANG YANG MENDERITA SAKIT
PADA UMUMNYA ATAU MENDERITA
PENYAKIT TERTENTU DALAM SUATU
KELOMPOK PENDUDUK TERTENTU
DALAM SUATU MASA TERTENTU
MORBIDITAS (2)
UTK PENYAKIT AKUT MAKA
INDIKATOR YANG BAIK DIGUNAKAN
ADALAH ANGKA INCIDENCE
UNTUK PENYAKIT KRONIS,
PENGGUNAAN ANGKA INCIDENCE
MAUPUN PREVALENCE PENTING UTK
MENGAMBARKAN KEADAAN
PENYAKIT

CASE FATALITY RATE


Terima kasih