You are on page 1of 5

MATERI 2 : KONSEP DASAR SEL SEBAGAI SISTEM DAN PERANANYA DALAM

KEMAJUAN BIOLOGI
MAKALAH
Untuk memenuhi tugas mata kuliah biologi umum yang dibina oleh Ibu Hawa Taurita

Oleh kelompok 2 :
Anisa Meilia Ashoffi 150342605236
Etis Prasila Utami 150342605416
Made Dewi 150342607055

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN S1 BIOLOGI
AGUSTUS 2015

KONSEP DASAR SEL SEBAGAI SISTEM DAN PERANANYA DALAM KEMAJUAN


BIOLOGI
Perbedaan Sel Prokariotik dan Eukariotik

Membran inti : Eukariot memiliki membran inti sedangkan prokariot tidak .


DNA : Pada eukariot terdapat intron (tempat pembentuk) sedangkan prokariot tidak .
Kromosom : Pada kromosom eukariot terdapat histon sedangkan prokariot tidak .
Ukuran : Prokariot lebih kecil dari eukariot .
Ribosom : Ukuran ribosom prokariot lebih kecil dari eukariot .
Organel : Eukariot memiliki organel bermembran sedangkan prokariot tidak punya .

Berdasarkan Jumlah Kromosom dan fungsinya dibagi menjadi 2, yaitu :

Sel somatik (sel tubuh) : Merupakan sel-sel penyusun tubuh, Jumlah kromosom 2n/diploid,
Pembelahan secara mitosis
Sel reproduktif : Perbanyakan mahkluk hidup secara seksual, Jumlah kromosom
1n/haploid, Pembelahan secara miosis

Bagian-bagian sel :
1. Dinding Sel
Dinding sel bersifat permeabel dan berfungsi sebagai pelindung dan pemberi bentuk tubuh.
Keras karena disusun oleh selulosa, pektin, glikoprotein, dan hemiselulosa
2. Membran plasma
Sebagai pelindung bagi sel agar isi sel tidak keluar , pengatur pertukaran zat yang keluar masuk
ke dalam sel dan berfungsi untuk melakukan seleksi terhadap zat yang boleh keluar dan masuk
dari dalam atau luar sel (selektif permeable). Membrane plasma tersusun atas Karbohidrat,
protein, dan lemak Tersusun dari lipid dan protein (penyusun utama) dan makromolekul lain
(karbohidrat)
Fungsi : Membatasi sel dengan lingkungan, Media komunikasi sel dengan lingkungan,
Mengontrol lalu lintas zat keluar dan masuk sel, Membatasi organel-organel
Protein membran
peripheral proteins : Terikat secara longgar pada permukaan membrane. Dapat
merupakan cell surface identity marker (antigens)
integral proteins : Berpenetrasi pada bilayer lipid
Transmembrane protein : Transport protein ,channels pompa
Karbohidrat membran
Berperan dalam pengenalan sel kemampuan sel untuk membedakan sel yang satu
dengan sel lainnya , sebagai antigen, Penting pada perkembangan jaringan dan organ,
merupakan dasar pada penolakan sel asing oleh sistem imun
3. Sitoplasma
Cairan yang berada diluar inti, terdiri atas air dan zat-zat yang terlarut serta berbagai macam
organel sel hidup, organel dalam sitoplasma antara lain :
Retikulum Endoplasma (RE) berupa saluran-saluran yang dibentuk oleh membran RE
RE halus dan RE kasar : Pada RE kasar terdapat ribosom, berfungsi sebagai tempat sintesis
protein. RE halus tidak terdapat ribosom, berfungsi sebagai tempat sintesis lipid.
4. Ribosom

Page 1
Ribosom terdiri atas dua unit yang kaya akan RNA, berperan dalam sintesis protein. Ribosom
ada yang menempel pada RE kasar dan ada yang terdapat bebas dalam sitoplasma. Ribosom
berdiameter sekitar 20 nm serta terdiri atas 65% RNA ribosom (rRNA) dan 35% protein
ribosom (disebut Ribonukleoprotein atau RNP). Fungsi Organel inimenerjemahkan mRNA untuk
membentuk rantai polipeptida (yaitu protein) menggunakan asam amino yang dibawa
oleh tRNA pada proses translasi.
5. Mitokondria
Pada bagian membran dalam terdapat enzim ATP sintase yang berfungsi sebagai tempat sintesis
ATP. Fungsi mitokondria ini adalah tempat respirasi aerob.
6. Lisosom
Berupa butiran kecil/bundar, berisi enzim pencerna yang berfungsi dalam pencernaan intrasel.
7. Aparatus Golgi (Badan Golgi)
berupa tumpukan kantung-kantung pipih, berfungsi sebagai tempat sintesis dari sekret (seperti
getah pencernaan, banyak ditemukan pada sel kelenjar), membentuk protein dan asam inti
(DNA/RNA), serta membentuk dinding dan membran sel.
8. Vakuola
Berbentuk rongga bulat, berisi senyawa kimia tertentu atau sisa produk metabolisme sel, yang
mengandung berbagai macam zat sesuai pada jenis selnya. Misalnya dapat berisi garam nitrat
pada tanaman tembakau, tanin pada sel-sel kulit kayu, minyak eteris pada kayu putih dan mawar,
terpentin pada damar, kinin pada kina, nikotin pada tembakau, likopersin pada tomat, piperin
pada lada.
9. Nukleus
Nukleus (Inti sel) dibatasi oleh membran inti, mengandung benang-benang kromatin dan
nukleolus (anak inti sel). Membran inti terdiri atas dua lapis dan mempunyai pori. Benang-
benang kromatin akan memendek pada waktu proses pembelahan sel membentuk kromosom.
Nukleus berfungsi mengatur segala aktivitas yang terjadi dalam
10. Plastida : Berbentuk bulat cakram yang ditemukan pada tumbuhan, terbagi atas tiga macam:
- Leukoplas = Amiloplas: plastida yang tidak berwarna, dapat membentuk dan menyimpan butir-
butir zat tepung/pati.
- Kromoplas adalah plastida berwarna selain hijau, karena adanya pigmen: melanin
(hitam), likopin (merah), xantophil (kuning), karoten (jingga), fikosianin (biru), dan fikoeritrin
(coklat).
- Kloroplas merupakan plastida berwarna hijau, karena mengandung zat hijau daun (klorofil),
terdiri atas: klorofil a (warna hijau biru=C55H72O5N4Mg) dan klorofil b (warna hijau
kuning=C55H70O6N4Mg).
11. Sentriol
Setiap sentriol terdiri atas sebaris silinder sebanyak 9 mikrotubula . Akan tetapi , setiap
mikrotubal mempunyai 2 bagian (seperti pada tampak pada isrisan melintang ) kedua silinder
biasanya terdapat dengan sudut tegak lurus . Pada beberapa sel , sentriol berduplikasi untuk
membentuk benda basal siliat dan flagela Sentriol. Fungsi sentriol mengatur pembelahan sel dan
pemisahan kromosom selama pembelahan sel pada hewan
12. Silia dan flagela
Banyak sel yang memiliki perpanjangan seperti cemiti , baik yang pendek (silia) maupun yang
panjang (flagela)pada mikroorganisme , silia dan flagela digunakan untuk bergerak . Akan
tetapi , banyak hewan mempunyai sel sel bersila untuk menghalau bahan bahan .Asal dan

Page 2
struktur sillia dan flagela pada dasarnya sama . Masing-masing tumbuh benda basal , dan
strukturnya sama dengan sentriol .

Jaringan hewan
Sel-sel terdeferensiasi pada hewan tersusun menjadi jaringan. Setiap jaringan terdiri atas
beberapa tipe sel-sel terdeferensiasi. Macam jaringan berikut ini terdapat pada vertebrata.
1. Epitel : Jaringan epitel di buat dari sel sel memadat yang tersusun dalam lapisan pipih
dan melapisi berbagai rongga dan tabung pada tubuh. Jaringan ini juga membentuk kulit
yang membungkus tubuh.
2. Konektif : Beberapa macam jaringan konektif terdapat dalam tubuh manusia. Masing-
masing terdiri atas sel-sel terdiferensiasi yang terbenam dalam sejumlah bahan
ekstraseluler. Matriks ini disekresi oleh sel.
3. Otot
4. Saraf nervous

Jaringan tumbuhan
Beberapa jaringan hanya terdiri atas satu macam sel :
1. Meristematik : Sel-selnya kecil dan dan berdinding tipis, tanpa vakuola tengah dan tidak
ada cirri-ciri khusus.
2. Protektif : Sel-sel pada jaringan pelindung dijumpai pada permukaan akar,batang dan
daun. Selnya pipih dengan permukaan atas dan bawahnya sejajar tetapi sisinya dapat
tersusun tidak beraturan.sel ini melindungu yang ada dibawahnya.
3. Parenkim : Sel ini luas diseluruh tumbuhan, besar-besar berdinding tipis dan
biasanyamempunyai vakuola tengah.
4. Kolenkim : Sel ini berdinding tebal yang secara khusus dikembangkan di sudut-sudut sel.
5. Sklenkima : Macam sel penunjang yang lebih umum.dinding sel ini tebal dan dibangun
dalam lapis yang sama disekitar seluruh batas selnya.
6. Xylem : Jaringan campuran yang terdiri atas beberapa tipe sel yang paling khas dan
penting di antaranya pembuluh xylem dan trakeid xylem.
7. Floem : Jaringan campuran. Sel-sel terpenting di dalamnyaialah tabung tapis.

Perbedaan Sel Tumbuhan dan Hewan

No Nama Organel Hewan Tumbuhan

Page 3
1 Sentriol Ada Tidak ada

2 Dinding Sel Tiada Ada

3 Vakuola Kecil Besar

4 Plastida Tiada Ada

Perbedaan
sel tumbuhan sel hewan
1. Sel tumbuhan lebih besar daripada sel hewan. 1. Sel hewan lebih kecil daripada sel
tumbuhan.
2. Mempunyai bentuk yang tetap. 2. Tidak mempunyai bentuk yang tetap.
3. Mempunyai dinding sel [cell wall] dari selulosa. 3. Tidak mempunyai dinding sel [cell wall].
4. Mempunyai plastida. 4. Tidak mempunyai plastida.
5. Mempunyai vakuola [vacuole] atau rongga sel 5. Tidak mempunyai vakuola [vacuole],
walaupun terkadang sel beberapa hewan
yang besar. uniseluler memiliki vakuola (tapi tidak
sebesar yang dimiliki tumbuhan). Yang biasa
dimiliki hewan adalah vesikel atau [vesicle].
6. Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran 6. Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran
(granul) glikogen.
(granul) pati.
7. Tidak Mempunyai sentrosom [centrosome]. 7. Mempunyai sentrosom [centrosome].
8. Tidak memiliki lisosom [lysosome].. 8. Memiliki lisosom [lysosome].
9. Nukleus lebih kecil daripada vakuola. 9. Nukleus lebih besar daripada vesikel.

DAFTAR PUSTAKA
Buku biologi john w Kimball edisi ke lima jilid 1

Page 4