You are on page 1of 2

UJI STABILITAS

Diah Siti Fatimah, Shella Widi, Dede Jihan Oktaviani, Quinzheilla, Shinta Lestari,
Saqila Alifa, Alia Resti Azura, Indah Pertiwi, Reza Laila Najmi, Hammam H.S
Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran
ABSTRAK
Praktikum kali ini bertujuan untuk menentukan kadar asetosal dalam variasi suhu,
memperlihatkan penguraian sediaan farmasi, dan meramalkan kecepatan sediaan
yang terurai pada suhu kamar dengan menggunakan persamaan Arrhenius. Stabilitas
obat adalah derajat degradasi suatu obat dipandang dari segi kimia. Metode yang
digunakan yaitu dengan titrasi asam basa dengan variasi suhu dan variasi waktu.
Hasil dari praktikum ini adalah potensi pada suhu 30 pada waktu 15, 30, 45 menit
yaitu 101,8% ; 98,9% ; 94,4% dan pada suhu 50 pada waktu 15, 30,45 menit yaitu
98,8 % ; 91,7 % ; 92,1%. Kesimpulan dari pratikum ini yaitu kadar asetosal terendah
pada suhu 50 pada waktu 30 menit sebanyak 91,7% dan Energi aktivasi sebesar
6885,87 kj/mol.

Kata kunci : arhennius, stabilitas obat, titrasi asam basa, energi aktivasi

ABSTRACT
This experiment aims to determine the levels of aspirin in temperature variations,
shows the pharmaceutical preparations decomposition and predicting the speed of
unraveled preparations at room temperature using the Arrhenius equation. Drug
stability is the degradation degree of drug in terms of chemical. The method which
been used in this experiment is acid-base titration with temperature and time
variations. The results from this experiment are the potential at temperature of 30
and at the time of 15, 30, 45 minutes are 101,8% ; 98,9% ; 94,4% and at temperature
of 50 at the time of 15, 30, 45 are 98,8 % ; 91,7 % ; 92,1%. The conclusion of this
experiment is the lowest levels of aspirin is at the 50 on 30 minutes as much as
91,7% and the activation energy at 6885,87 kj/mol.
Keyword: Arrhenius, drug stability, acid-base titration, activation energy