You are on page 1of 6

LAPORAN RESMI KIMIA ANORGANIK I

Nama/NIM : Angga Dwika K.P / 652010012


Kelompok : II
Tanggal Praktikum : 7 November 2011
Eksperimen : 87-101

No Percobaan Hasil Reaksi


84.Serbuk I2 + logam Al + Air kran menjadi Al + 3 I2 2 Al2+ + 6 I-
ditetesi air kran berwarna kuning
85a NaCl padat + MnO2 + T1 = 28 C ; T2 = 30 C 2 Cl- + MnO2 + OH- Mn2+ + 2
H2SO4 pekat dipanaskan warna endapan putih H2O + Cl2
dialirkan dlm NaOH

b. KBr padat + MnO2 + T1 = 28 C ; T2 = 31 C 2 Br- + MnO2 + OH- Mn2+ + 2


H2SO4 pekat dipanaskan warna endapan hitam H2O + Br2
dialirkan dlm NaOH

c. KI padat + MnO2 + T1 = 28 C ; T2 = 30 C 2 I- + MnO2 + OH- Mn2+ + 2


H2SO4 pekat dipanaskan warna endapan merah H2O + I2
dialirkan dlm NaOH
86a. NaCl padat + MnO2 + Warna lapisan bagian Cl2 + 2 Br- 2 Cl- + Br2
H2SO4 dipanaskan bawah kuning Cl2 + 2 I- 2 Cl- + I2
Semua gas tampung ke
NaCl + CH2Cl2

KBr padat + MnO2 + H2SO4


dipanaskan
Semua gas tampung ke Warna lapisan bagian Br2 + Cl2 2 Cl- + Br2
NaCl + CH2Cl2 bawah kuning Br2 + 2 I- I2 + 2 Br-

KI + MnO2 + H2SO4
dipanaskan
Semua gas tampung ke
NaCl + CH2Cl2
Warna lapisan bagian I2 + Cl2 2 Cl- + I2
b NaCl padat + MnO2 + bawah kuning I2+ 2 Br Br2 + 2 I-
H2SO4 panaskan
Semua gas tampung ke KBr
+ CH2Cl2

KBr padat + MnO2 + H2SO4


panaskan
Semua gas tampung ke KBr
+ CH2Cl2

KI + MnO2 + H2SO4
dipanaskan
Semua gas tampung ke KBr
+ CH2Cl2
c. NaCl padat + MnO2 +
H2SO4 panaskan
Semua gas tampung ke KI
+ CH2Cl2

KBr padat + MnO2 + H2SO4


panaskan
Semua gas tampung ke KI
+ CH2Cl2

KI + MnO2 + H2SO4
dipanaskan
Semua gas tampung ke KI
+ CH2Cl2

87a NaCl padat + MnO2 + Terbentuk putih 2 Cl- + MnO2 + 4 H+ Mn2+ + 2


H2SO4 pekat panaskan H2O + Cl2
gas + Na2SO3 + BaCl2 Cl2+ Na2SO3+BaCl2
NaCl+BaSO3

b. KBr padat+ MnO2 + H2SO4 Terbentuk putih 2 Br- + MnO2 + 4 H+ Mn2+ + 2


pekat panaskan gas + H2O + Br2
Na2SO3 + BaCl2 Br2+ Na2SO3+BaCl2
NaBr+Na2Cl+BaSO3

c. KI padat + MnO2 + H2SO4 Terbentuk putih 2 I- + MnO2 + 4 H+ Mn2+ + 2


pekat panaskan gas + H2O + I2
Na2SO3 + BaCl2 I2+ Na2SO3+BaCl2
NaI+Na2Cl+BaSO3

88. NaCl (p) + 5 tetes Warna gas yang keluar tidak NaCl+H2SO4 HCl+NaHSO4
H2SO4 pekat + dipanaskan berwarna dan kertas saring
+ tabung ditutup kertas tidak berubah warna
saring yg dibasahi NH3
89. KBr (p) + 5 tetes H2SO4 Muncul gas warna ungu Percobaan 92 Pada perc
pekat + dipanaskan +tabung dan warna kertas saring berubah
ditutup kertas saring yg berubah dari tidak
dibasahi K2Cr2O7 + asam) berwarna menjadi kuning menyebab
kuning p
berwarna
- +
93a 1 tetes lar NaCl + 1 tetes lar Terbentuk warna putih Cl + Ag AgCl
AgNO3
+ NH3 larut AgCl + 2 NH3

b. 1 tetes lar KBr + 1 tetes lar Terbentuk warna kuning Br- + Ag+ AgBr
AgNO3
+NH3 larut AgBr + 2 NH3

c. 1 tetes lar KI + 1 tetes lar Terbentuk warna kuning I- + Ag+ AgI


AgNO3
+NH3 tidak larut AgI + NH3
94. H2SO4 encer + lar KIO3 + Warna filtrate bening dan IO3- + 6 Fe2+ + 6 H+ I- + 6 Fe3+ +
FeSO4 (panaskan) terbentuk oranye 3 H2O
Setelah dingin + lar NaOH Fe3+ + 3 OH- Fe(OH)3
95. Lar Na2S + lar KIO3 + Terbentuk coklat keruh IO3- + 5 S2- + H+ I2 + 5 S + 6
H2SO4 encer H2O
I2 + 2 S2- 2 I2S2
96. Lar KI + H2SO4 encer + lar Terbentuk hitam 2 IO3- + 5 I- + 6 H+ 3 I2 + 3 H2O
KIO3 + lar pati kebiruan dan warna I2 + amilum Iodium amilum
filtrate oranye
97. Lar KI + H2SO4 encer + lar Endapan larut dan warna 2 IO3- + 5 I- + 6 H+ 3 I2 + 3 H2O
KIO3 + lar pati +Na2S2O3 filtrat bening I2 + 2 S2O32- 2 I- + S4O62-
berlebih
98. CuSO4 + 1 tetes NaOH Warna biru Cu2+ + 2 OH- Cu(OH)2
+ NaOH berlebih Larut Cu(OH)2 + OH-
MnSO4 + 1 tetes NaOH Warna kekuningan Mn2+ + 2 OH- Mn(OH)2
+ NaOH berlebih Tidak larut Mn(OH)2 + OH-
Fe(SO4) + 1 tetes NaOH Warna hijau Fe2+ + 2 OH- Fe(OH)2
+ NaOH berlebih Tidak larut Fe(OH)2 + OH-
FeCl3 + 1 tetes NaOH Warna oranye Fe3+ + 3 OH- Fe(OH)3
+ NaOH berlebih Tidak larut Fe(OH)3 + OH-

NiSO4 + 1 tetes NaOH Warna biru kehijauan Ni2+ + 2 OH- Ni(OH)2


+ NaOH berlebih Larut Ni(OH)2 + OH-
CrCl3 + 1 tetes NaOH Warna filtrat kehijauan Cr3+ + 2 OH- Cr(OH)3
+ NaOH berlebih Larut Cr(OH)3 + OH- Cr(OH)4
99. CuSO4 + 1 tetes NH3 Warna biru tua Cu2+ + 2 SO42- +2 NH3 + 2 H2O
+ NH3 berlebih Larut Cu(OH)2 SO4 + 2 NH4+
Cu(OH)2 SO4 + 2 NH3
Cu(NH3)22+ + 2 OH-

MnSO4+ 1 tetes NH3 Warna orange Mn2+ + 2 NH3 + 2 H2O


+ NH3 berlebih Tidak larut Mn(OH)2 +2 NH4+
Mn(OH)2 + NH3

Fe(SO4) + 1 tetes NH3 Warna hitam Fe2+ + 2 NH3 + 2 H2O Fe(OH)2


+ 1 tetes NH3 Warna tetap hitam + 2 NH4+
Fe(OH)2 + NH3

FeCl3 + 1 tetes NH3 Warna coklat Fe3+ + 3 NH3 + 3 H2O FeOH)3


+ NH3 berlebih Tidak larut + 3 NH4+
Fe(OH)3 + NH3

NiSO4 + 1 tetes NH3 Warna biru muda Ni2+ + 2 NH3 + 2 H2O Ni(OH)2
+ NH3 berlebih Larut + 2 NH4+
Ni(OH)2 + 2 NH3 Ni(NH3)2

Cr3+ + 3 NH3 + 3 H2O Cr(OH)3


CrCl3 + 1 tetes NH3 Warna hijau + 3 NH4+
+ NH3 berlebih Larut Cr(OH)3 + 6 NH3
100. CuSO4 + Na2S + HCl pekat Terbentuk warna coklat Cu2+ + S2- CuS
Larut CuS+ HCl

MnSO4+ Na2S + HCl pekat Terbentuk warna putih Mn2+ + S- MnS


Larut MnS + 2 H+ Mn2+ + H2S

Fe(SO4) + Na2S + HCl Terbentuk warna putih Fe2+ + S2- FeS


pekat Larut FeS + 2 H+

FeCl3 + Na2S + HCl pekat Terbentuk warna kuning 2 Fe3+ + 3 S2- 2 FeS + S
kecoklatan
Tidak larut FeS + 2 H+

NiSO4 + Na2S + HCl pekat Warna hitam Ni2+ + S2- NiS


Tidak larut NiS + 2 H+

2 Cr3+ + 3 S- + 6 H2O 2 Cr(OH)3


+ 3 H2S
CrCl3 + Na2S + HCl pekat Tidak ada Cr(OH)3 + 3 H+

101 CuSO4 + NH4CNS Warna larutan hijau muda Cu2+ + 2 SCN- Cu(SCN)2

MnSO4 + NH4CNS Warna larutan putih Mn2+ + 2 SCN- Mn(SCN)2


bening

Fe(SO4)2 +NH4CNS Warna larutan merah Fe2+ + 2 SCN- Fe(SCN)2

FeCl3 + NH4CNS Warna larutan merah Fe3+ + SCN- Fe(SCN)3


darah dan terbentuk
merah darah

NiSO4 + NH4CNS Warna larutan hijau muda Ni2+ + 2 SCN- Ni(SCN)2


CrCl3 + NH4SCN
CrCl3 + NH4CNS Warna larutan biru muda
PEMBAHASAN:
Percobaan Pembahasan
Percobaan 87 Pada percobaan ini warna larutan berubah dari warna bening menjadi orange. Hal ini
disebabkan karena I2 akan berubah menjadi ion I - yang menyebabkan warnanya
menjadi orange seperti larutan I2.
Percobaan 88 Pada percobaan ini digunakan bahan yang berupa NaCl, KBr, dan KI yang berbentuk
padat. Saat digunakan NaCl muncul gas berwarna putih, gas ini sebenarnya adalah gas
Cl2. Sedangkan untuk percobaan menggunakan KBr, muncul gas berwarna Orange. Gas
berwarna orange ini adalah gas Br2. Sedangkan untuk percobaan dengan menggunakan
KI muncul gas berwarna ungu, gas berwarna ungu ini adalah gas I2.
Percobaan 89
Percobaan 90 Dalam percobaan ini gas Cl2, I2, dan Br2 dialirkan kedalam larutan Na2SO3+ BaCl2.
Dari ketiga percobaan diatas semuanya menghasilkan endapan putih dan memliki
jumlah endapan yang berbeda banyaknya. Endapan putih tersebut adalah kristal NaCl,
NaI, dan NaBr hasil dari reaksi gas Cl2, I2, dan Br2 dengan larutan Na2SO3+ BaCl2.
Percobaan 91 Pada percobaan ini terjadi perubahan warna kertas saring menjadi warna ungu. Hal
tersebut disebabkan karena terkena uap dari HCl yang bereaksi dengan NH 3. Dalam
reaksi yang terjadi juga terbentuk gas yang berwarna putih.
Percobaan 92 Pada percobaan ini juga terjadi perubahan warna pada kertas saring dari warna kuning
berubah menjadi warna biru. Hal tersebut disebabkan karena ion Cr2O72- yang
menyebabkan kertas saring berwarna kuning tereduksi menjadi Cr 3+, sehingga warna
kuning pada kertas saring hilang/luntur. Dalam reaksi ini juga terbentuk gas yang
berwarna putih.
Percobaan 93 Dari semua percobaan ini terbentuk endapan. Pada percobaan dengan menggunakan
NaCl terbentuk endapan berwarna putih. Endapan berwarna putih tersebut adalah
AgCl. Sedangkan untuk endapan berwarna kuning yang terbentuk adalah AgBr dan AgI
dari reaksi menggunakan KBr dan KI , yang keduanya merukan kristal berwarna
kekuningan. Pada penambahan amonia, endapan AgCl dan AgBr larut. Sedangkan
endapan AgI tidak larut dengan penambahan amonia.
Percobaan 94
Percobaan 95 Pada percobaan ini terbentuk endapan berwarna coklat keruh. Endapan tersebut
merupakan I2S2. I2S2 tidak dapat larut dalam air, jadi endapan tersebut adalah endapan
I2S2.
Percobaan 96 Pada hasil percobaan ini dapat dilihat bahwa terbentuk endapan berwarna hitam.
Endapan hitam tersebut merupakan I2 yang bereaksi dengan amilum menjadi iodium
amilum. Sedangkan warna filtrat yang terbentuk berwarna oranye.
Percobaan 97 Pada percobaan ini muncul endapan seperti pada percobaan 96. Endapan tersebut
adalah endapan I2, endapan I2 larut dalam Na2S2O3, sehingga endapan tersebut hilang
dan menyebabkan warna filtrat bening.
Percobaan 98 Pada percobaan ini dapat dilihat bahwa yang dapat larut dengan NaOH berlebih adalah
Cu(OH)2, Ni(OH)2, dan Cr(OH)3. Sedangkan yang lain tidak dapat larut dalam NaOH
berlebih.
Percobaan 99 Dari percobaan diatas dapat dilihat bahwa dari 6 endapan yang dihasilkan hanya
endapan dari CuSO4, NiSO4, dan CrCl3 yang dapat larut.
Percobaan 100 Pada percobaan ini dapat dilihat bahwa yang tidak dapat larut dalam HCl pekat adalah
FeS dan NiS. Sedangkan endapan lainnya dapat larut.
Percobaan 101