You are on page 1of 27

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA BINAAN

TN. A DENGAN INFEKSI SELURAN KENCING (ISK)


DI DESA KELAMPAIAN TENGAH KECAMATAN ASTAMBUL
KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2017

A. PENGKAJIAN KEPERAWATAN
1. Data Umum
a.Nama KK : Tn. A
b. Umur : 53 Tahun
c.Pendidikan KK : Tamat SD Sederajat
d. Pekerjaan KK : Petani
e.Agama : Islam
f. Suku : banjar
g. Alamat : Desa kelampaiana Tengah RT. 3 R. 1
h. Komposisi Keluarga:
No Nama L/P Umur Hubungan Pendidikan Agama Pekerjaan Status Kesehatan
Pedagang/
1. Tn. A L 53 Suami SD Islam
Petaeni
BPH dan Osteoartritis
2. Ny. N P 52 Istri SD Islam IRT/ Petani Hipertensi
Pedagang/
3. Tn. N L 34 Anak SMP Islam
Petaeni
-
4. An. M L 8 Cucu SD Islam - -
5. An. V P 5 Cucu SD Islam - -
6. An. F L 2 Cucu - Islam - -
7. Ny. S P 25 Anak SMA Islam Petani -
8. Tn.W L 27 Menantu SMA Islam Petani -
9. An. Z L 7 Cucu SD Islam - -
10. An. K L 5 Cucu SD Islam - -
11. An. A P 3 Cucu - Islam - -
i. Genogram

Keterangan:
: Laki-laki
: Perempuan
: Laki-laki Meninggal
: Perempuan Meninggal
----- : Hidup serumah
j. Tipe Keluarga
Extended family terdiri dari Tn. A, Ny. N, dua anak kandung, satu menantu dan enam
orang cucu
k. Suku Bangsa
Seluruh anggota keluarga berasal dari Suku Banjar
l. Agama
Seluruh anggota keluarga menganut agama islam
m. Status sosial ekonomi
Penghasilan keluarga diperoleh dari hasil kerja kepala keluarga (Tn. Abdullah) sebagai
petani dan berjualan di area sekitar makam, Tn.Nabhani yang bekerja sebagai petani,
Tn. Wahyu yang bekerja sebagai petani. Keluarga masuka dalam kategori keluaraga
kurang mampu dengan peghasilan perorang rata rata kurang lebih Rp. 500.000 s.d Rp.
1.000.000 perbulan.
n. Aktivitas Rekreasi Keluarga
Keluarga jarang melakukan rekreasi ke luar wilayah, Tn. Abdullah dan keluarga hanya
menonton TV d i rumah, pada malam hari seluruh anggota keluarga terkumpul
dirumah, sehingga menjadi pertemuan dan hiburan bagi keluarga.

2. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga


a. Tahap perkembangan keluarga inti
Keluarga berada pada tahap perkembangan keluarga dengan Orang tua usia
pertengahan yaitu usia 45-55 tahun.
b. Tugas Perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Tidak ditemukan adanya tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi. Anak
ke-7 berusia 19 tahun dan sedang bekerja. Ny. N menyatakan komunikasi dengan
anak-anak bersifat terbuka.

3. Keadaaan Lingkungan
a.Karakteristik rumah
Keluarga Tn. Abdullah tinggal di sebuah rumah yang milik sendiri, ukuran rumah
keseluruhan 6 m x 10m , rumah memiliki kamar yang diberi sekat antar ruang
Penerangan di rumah Tn. Abdullah cukup dengan menggunakan penerangan lampu listrik
di malam hari
Ventilasi ruangan cukup karena di dalam rumah terdapat jendela di disetiap ruangan
termasuk kamar yang dibuka setiap hari
Kebersihan ruangan cukup bersih lantai terbuat dari bahan kayu, penataan benda-benda di
dalam rumah cukup rapi
Sumber air berasal dari air sumur yang bersih
Keluarga mempunyai tempat pembungan tinja berupa septi tank di belakang rumah yang
berjarak kurang dari 10 meter
Pengelolaan sampah dan limbah keluarga dengan cara di bakar didekat aan sampah karena
tidak ada pengelolaan sampah di desa tersebut

Denah Rumah
b. Karakteristik tetangga dan komunitas
Keluarga Tn. A bertetangga dengan tetangga campuran seperti petani, pedagang dan
pekerja swasta. Hubungan dengan tetangga sangat baik Ny. N sering ngobrol di teras
rumahnya dengan tetangga.
c.Mobilitas keluarga
Kelaurga Tn. A telah lama tinggal dirumah yang sekarang di tinggalinya, dan sekarang
dua anaknya dan para cucunya juga ikut tinggal bersamanya. keluargaTn. Abdullah
tidak pernah pindah tempat tinggal.
d. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Keluarga Tn. A sering terkumpul di rumah hanya pada malam hari, karena diwaktu
siang masing masing anggota keluarga sibuk dengan kegiatannya masing masing
seperti bekerja dan sekolah
e.Sistem pendukung kelaurga
Keluarga Tn. A jarang sekali ketempat pelayanan kesehatan karena keluarga tidak
mempunyai jaminan kesehatan seperti BPJS. Ny. N mengatakan ingin mengurus
JAMKESDA namun tidak direspon dengan baik oleh pihak RT, padahal kelaurga
sangat membutuhkannya untuk pengobatan lebih lanjut Tn. A.

4. Struktur keluarga
a.Pola komunikasi keluarga
Ny. N mengatakan komunikasi antara suami dan istri dilakukan secara terbuka.
Begitupun terhadap menatu, anak-anak serta cucu-cucunya saling mengkomunikasikan
satu sama lain.
b. Struktur kekuatan keluarga
Kekuatan keluarga berasal dari sikap terbuka isteri dan anak-anaknya dan mau
merawat serta memperhatikan Tn. A selama sakit, meski terhambat dengan kondisi
ekomoni.
c.Struktur peran keluarga
Tn. A berperan sebagai kepala keluarga dan mencari nafkah dibantu oleh anaknya Tn.
N serta menatunya Tn. W. Meskipun dalam kondisi sakit Tn. A tetap bekerja sebagai
pedagang di sekirat kubah Datu Kelampaian.
d. Nilai dan norma keluarga
Keluarga mengatakan sakit disebabkan penyakit dan sulit menerima keadaan.
5. Fungsi keluarga
a.Fungsi afeksi
dalam keluarganya Tn. A sangat menghargai setiap keputusan isteri, anak-anaknya
serta menetunya sangat menyayangi satu sama lain dalam kehidupan rumah
tangganya.
b. Fungsi social
Hubungan antar anggota keluarga baik, keluarga ini juga membina hubungan yang
baik dengan tetangga sekitar rumahnya, karena Ny.N sering berkunjung kerumah
tetangga jika sore hari. Tn. A Keluarga juga cukup aktif bermasyarakat dengan
mengikuti kegiatan yang ada dalam masyarakat.
c.Fugsi pelayanana kesehatan

6. Stress dan koping keluarga


a.Stresor jangka pendek
Stressor jangka pendek yang dialami adalah Tn. A merasa tidak nyaman dan khawatir
dengan kondisinya sekitar 2 bulan ini. Untuk stressor jangka panjang adalah Tn. A
memikirkan apakah dirinya akan terus seperti itu tanpa adanya perkembangan.
Terkadang Ny. M merasa malu, sakit hati dan jenuh dengan kondisinya.
b. Kemampuan keluarga berespon terhadap stressor
Keluarga Tn. A berespon terhadap masalah kesehatan yang dialami Tn. A ditandai
dengan Ny. N ingin menguruskan JAMKESDA kekelurahan, meski sampai sekarang
belum ada respon dari kelurahannya. kelu mengarga sangat menginginkan Tn. A
memeriksakan kondisinya selama ke Puskesmas namun karena factor ekonomi
keluarga hanya biasa menggunakan obat tradisional yang itu dengan terapi air putih.
c.Strategi koping keluarga yang digunakan
Strategi koping yang digunakan keluarga yaitu tidak ada tindak lanjut pemeriksaan
kesehatan Tn. A ke fasilitas kesehatan/Puskesmas sekitar 3 bulan yang lalu dan hanya
berusaha membatasi makanan yang boleh dan tidak dimakan oleh Tn. A hanya
berdasarkan pengetahuan yang dimiliki oleh keluarga
d. Strategi adaptasi yang disfungsi
Strategi adaptasi keluarga disfungsional/maladaptif yaitu mengabaikan pemeriksaan
kesehatan Ny. M ke fasilitas kesehatan/Puskesmas.
7. Pemerksaaan fisik
a. Tn A
1) Kepala
Tidak ditemukan kelainan bentuk kepala
2) Mata
Konjungtiva tidak terlihat anemis, kelopak mata tidak terdapat edema. Tidak ada
kelainan. Fungsi penglihatan baik, dibuktikan dengan klien dapat membaca leaflet
yang disediakan saat diberikan penyuluhan tanpa menggunakan alat bantu
penglihatan.
3) Telinga
Bentuk pinna simetris dan tampak bersih, telinga tampak bersih tidak ada
peradangan, fungsi pendengaran klien baik, klien dapat merespon dengan baik
saat diajak bicara/ kooperatif.
4) Hidung
Bentuk normal, tidak ada kelainan yang ditemukan pada hidung, tidak ada
peradangan dan obstruksi pada hidung, fungsi penciuman masih baik, klien bisa
membedakan bau minyak angin dan minyak wangi.
5) Mulut dan Gigi
Keadaan mulut tampak bersih, tidak ada kelainan yang ditemukan pada mulut,
tidak ada peradangan, gigi seri depan atas dan bawah masih lengkap, terdapat
caries pada gigi geraham.
6) Leher dan Tenggorokan
Tidak tampak pembesaran kelenjar tiroid dan peningkatan tekanan vena jugularis
dan arteri karotis. Tidak ada keluhan sakit menelan
7) Dada
Pergerakan dada tampak simetris, suara jantung S1 dan S2 tunggal, suara mur
mur () , ronchi (), wheezing (), nafas cuping hidung ().Tidak teraba adanya
massa dan tidak ada nyeri tekan.
8) Abdomen
Pada pemeriksaan abdomen tidak teraba hepar/limpa/massa, tidak kembung,
terdengar bising usus.
9) Esktremitas
Pada ektrimitas atas dan bawah tidak terdapat odema, tidak terjadi kelumpuhan,
hanya saja pada ekstermitas bawah terasa sakit pada bagian lutut
10) Kulit
Kulit berwarna sawo matang tidak ditemukan adanya kepucatan dan oedema
11) Kuku
Kuku berwarna merah muda cerah
12) BB : 89 Kg
TB : 167 cm
13) TD : 160/100 mmHg
14) Nadi : 96x/menit
15) Suhu : 37,1 C
16) Pernafasan : 21x/menit
17) Pemeriksaan Penunjang
a. Asam urat :
b. GDS :

b. Ny. N
1) Kepala
Tidak ditemukan kelainan bentuk kepala
2) Mata
Konjungtiva tidak terlihat anemis, kelopak mata tidak terdapat edema. Tidak ada
kelainan. Fungsi penglihatan baik, dibuktikan dengan klien dapat membaca leaflet
yang disediakan saat diberikan penyuluhan tanpa menggunakan alat bantu
penglihatan.
3) Telinga
Bentuk pinna simetris dan tampak bersih, telinga tampak bersih tidak ada
peradangan, fungsi pendengaran klien baik, klien dapat merespon dengan baik
saat diajak bicara/ kooperatif.
4) Hidung
Bentuk normal, tidak ada kelainan yang ditemukan pada hidung, tidak ada
peradangan dan obstruksi pada hidung, fungsi penciuman masih baik, klien bisa
membedakan bau minyak angin dan minyak wangi.
5) Mulut dan Gigi
Keadaan mulut tampak bersih, tidak ada kelainan yang ditemukan pada mulut,
tidak ada peradangan, gigi seri depan atas dan bawah masih lengkap, terdapat
caries pada gigi geraham.
6) Leher dan Tenggorokan
Tidak tampak pembesaran kelenjar tiroid dan peningkatan tekanan vena jugularis
dan arteri karotis. Tidak ada keluhan sakit menelan
7) Dada
Pergerakan dada tampak simetris, suara jantung S1 dan S2 tunggal, suara mur
mur () , ronchi (), wheezing (), nafas cuping hidung ().Tidak teraba adanya
massa dan tidak ada nyeri tekan.
8) Abdomen
Pada pemeriksaan abdomen tidak teraba hepar/limpa/massa, tidak kembung,
terdengar bising usus.
9) Esktremitas
Pada ektrimitas atas dan bawah tidak terdapat odema, tidak terjadi kelumpuhan,
dari ke-4 ektrimitas mampu menggerakan persendian, mampu mengangkat dan
melipat persendian secara sempurna.
10) Kulit
Kulit berwarna sawo matang tidak ditemukan adanya kepucatan dan oedema
11) Kuku
Kuku berwarna merah muda cerah
12) BB : 89 Kg
TB : 167 cm
13) TD : 160/100 mmHg
14) Nadi : 96x/menit
15) Suhu : 37,1 C
16) Pernafasan : 21x/menit
17) Pemeriksaan Penunjang
a. Asam urat :
b. GDS :

c.Tn NA
1) Kepala
Tidak ditemukan kelainan bentuk kepala
2) Mata
Konjungtiva tidak terlihat anemis, kelopak mata tidak terdapat edema. Tidak ada
kelainan. Fungsi penglihatan baik, dibuktikan dengan klien dapat membaca leaflet
yang disediakan saat diberikan penyuluhan tanpa menggunakan alat bantu
penglihatan.
3) Telinga
Bentuk pinna simetris dan tampak bersih, telinga tampak bersih tidak ada
peradangan, fungsi pendengaran klien baik, klien dapat merespon dengan baik
saat diajak bicara/ kooperatif.
4) Hidung
Bentuk normal, tidak ada kelainan yang ditemukan pada hidung, tidak ada
peradangan dan obstruksi pada hidung, fungsi penciuman masih baik, klien bisa
membedakan bau minyak angin dan minyak wangi.
5) Mulut dan Gigi
Keadaan mulut tampak bersih, tidak ada kelainan yang ditemukan pada mulut,
tidak ada peradangan, gigi seri depan atas dan bawah masih lengkap, terdapat
caries pada gigi geraham.
6) Leher dan Tenggorokan
Tidak tampak pembesaran kelenjar tiroid dan peningkatan tekanan vena jugularis
dan arteri karotis. Tidak ada keluhan sakit menelan
7) Dada
Pergerakan dada tampak simetris, suara jantung S1 dan S2 tunggal, suara mur
mur () , ronchi (), wheezing (), nafas cuping hidung ().Tidak teraba adanya
massa dan tidak ada nyeri tekan.
8) Abdomen
Pada pemeriksaan abdomen tidak teraba hepar/limpa/massa, tidak kembung,
terdengar bising usus.
9) Esktremitas
Pada ektrimitas atas dan bawah tidak terdapat odema, tidak terjadi kelumpuhan,
dari ke-4 ektrimitas mampu menggerakan persendian, mampu mengangkat dan
melipat persendian secara sempurna.
10) Kulit
Kulit berwarna sawo matang tidak ditemukan adanya kepucatan dan oedema
11) Kuku
Kuku berwarna merah muda cerah
12) BB : 79 Kg
TB : 165 cm
13) TD : 130/80 mmHg
14) Nadi : 96x/menit
15) Suhu : 37,1 C
16) Pernafasan : 21x/menit

d. An. S
1) Kepala
Tidak ditemukan kelainan bentuk kepala
2) Mata
Konjungtiva tidak terlihat anemis, kelopak mata tidak terdapat edema. Tidak ada
kelainan. Fungsi penglihatan baik, dibuktikan dengan klien dapat membaca leaflet
yang disediakan saat diberikan penyuluhan tanpa menggunakan alat bantu
penglihatan.
3) Telinga
Bentuk pinna simetris dan tampak bersih, telinga tampak bersih tidak ada
peradangan, fungsi pendengaran klien baik, klien dapat merespon dengan baik
saat diajak bicara/ kooperatif.
4) Hidung
Bentuk normal, tidak ada kelainan yang ditemukan pada hidung, tidak ada
peradangan dan obstruksi pada hidung, fungsi penciuman masih baik, klien bisa
membedakan bau minyak angin dan minyak wangi.
5) Mulut dan Gigi
Keadaan mulut tampak bersih, tidak ada kelainan yang ditemukan pada mulut,
tidak ada peradangan, gigi seri depan atas dan bawah masih lengkap, terdapat
caries pada gigi geraham.
6) Leher dan Tenggorokan
Tidak tampak pembesaran kelenjar tiroid dan peningkatan tekanan vena jugularis
dan arteri karotis. Tidak ada keluhan sakit menelan
7) Dada
Pergerakan dada tampak simetris, suara jantung S1 dan S2 tunggal, suara mur
mur () , ronchi (), wheezing (), nafas cuping hidung ().Tidak teraba adanya
massa dan tidak ada nyeri tekan.
8) Abdomen
Pada pemeriksaan abdomen tidak teraba hepar/limpa/massa, tidak kembung,
terdengar bising usus.
9) Esktremitas
Pada ektrimitas atas dan bawah tidak terdapat odema, tidak terjadi kelumpuhan,
dari ke-4 ektrimitas mampu menggerakan persendian, mampu mengangkat dan
melipat persendian secara sempurna.
10) Kulit
Kulit berwarna sawo matang tidak ditemukan adanya kepucatan dan oedema
11) Kuku
Kuku berwarna merah muda cerah
12) BB : 24 Kg
TB : 120 cm
13) Nadi : 96x/menit
14) Suhu : 37,1 C
15) Pernafasan : 21x/menit

e.An. P
1) Kepala
Tidak ditemukan kelainan bentuk kepala
2) Mata
Konjungtiva tidak terlihat anemis, kelopak mata tidak terdapat edema. Tidak ada
kelainan. Fungsi penglihatan baik, dibuktikan dengan klien dapat membaca leaflet
yang disediakan saat diberikan penyuluhan tanpa menggunakan alat bantu
penglihatan.
3) Telinga
Bentuk pinna simetris dan tampak bersih, telinga tampak bersih tidak ada
peradangan, fungsi pendengaran klien baik, klien dapat merespon dengan baik
saat diajak bicara/ kooperatif.
4) Hidung
Bentuk normal, tidak ada kelainan yang ditemukan pada hidung, tidak ada
peradangan dan obstruksi pada hidung, fungsi penciuman masih baik, klien bisa
membedakan bau minyak angin dan minyak wangi.
5) Mulut dan Gigi
Keadaan mulut tampak bersih, tidak ada kelainan yang ditemukan pada mulut,
tidak ada peradangan, gigi seri depan atas dan bawah masih lengkap, terdapat
caries pada gigi geraham.
6) Leher dan Tenggorokan
Tidak tampak pembesaran kelenjar tiroid dan peningkatan tekanan vena jugularis
dan arteri karotis. Tidak ada keluhan sakit menelan
7) Dada
Pergerakan dada tampak simetris, suara jantung S1 dan S2 tunggal, suara mur
mur () , ronchi (), wheezing (), nafas cuping hidung ().Tidak teraba adanya
massa dan tidak ada nyeri tekan.
8) Abdomen
Pada pemeriksaan abdomen tidak teraba hepar/limpa/massa, tidak kembung,
terdengar bising usus.
9) Esktremitas
10) Pada ektrimitas atas dan bawah tidak terdapat odema, tidak terjadi kelumpuhan,
dari ke-4 ektrimitas mampu menggerakan persendian, mampu mengangkat dan
melipat persendian secara sempurna.
11) Kulit
Kulit berwarna sawo matang tidak ditemukan adanya kepucatan dan oedema
12) Kuku
Kuku berwarna merah muda cerah
13) BB : 21 Kg
TB : 105 cm
14) TD : 160/100 mmHg
15) Nadi : 96x/menit
16) Suhu : 37,1 C
17) Pernafasan : 21x/menit

f. An. F
1) Kepala
Tidak ditemukan kelainan bentuk kepala
2) Mata
Konjungtiva tidak terlihat anemis, kelopak mata tidak terdapat edema. Tidak ada
kelainan. Fungsi penglihatan baik, dibuktikan dengan klien dapat membaca leaflet
yang disediakan saat diberikan penyuluhan tanpa menggunakan alat bantu
penglihatan.
3) Telinga
Bentuk pinna simetris dan tampak bersih, telinga tampak bersih tidak ada
peradangan, fungsi pendengaran klien baik, klien dapat merespon dengan baik
saat diajak bicara/ kooperatif.
4) Hidung
Bentuk normal, tidak ada kelainan yang ditemukan pada hidung, tidak ada
peradangan dan obstruksi pada hidung, fungsi penciuman masih baik, klien bisa
membedakan bau minyak angin dan minyak wangi.
5) Mulut dan Gigi
Keadaan mulut tampak bersih, tidak ada kelainan yang ditemukan pada mulut,
tidak ada peradangan, gigi seri depan atas dan bawah masih lengkap, terdapat
caries pada gigi geraham.
6) Leher dan Tenggorokan
Tidak tampak pembesaran kelenjar tiroid dan peningkatan tekanan vena jugularis
dan arteri karotis. Tidak ada keluhan sakit menelan
7) Dada
Pergerakan dada tampak simetris, suara jantung S1 dan S2 tunggal, suara mur
mur () , ronchi (), wheezing (), nafas cuping hidung ().Tidak teraba adanya
massa dan tidak ada nyeri tekan.
8) Abdomen
Pada pemeriksaan abdomen tidak teraba hepar/limpa/massa, tidak kembung,
terdengar bising usus.
9) Esktremitas
Pada ektrimitas atas dan bawah tidak terdapat odema, tidak terjadi kelumpuhan,
dari ke-4 ektrimitas mampu menggerakan persendian, mampu mengangkat dan
melipat persendian secara sempurna.
10) Kulit
Kulit berwarna sawo matang tidak ditemukan adanya kepucatan dan oedema
11) Kuku
Kuku berwarna merah muda cerah
12) BB : 19 Kg
TB : 85cm
13) Nadi : 96x/menit
14) Suhu : 37,1 C
15) Pernafasan : 21x/menit

g. Ny. SM
1) Kepala
Tidak ditemukan kelainan bentuk kepala
2) Mata
Konjungtiva tidak terlihat anemis, kelopak mata tidak terdapat edema. Tidak ada
kelainan. Fungsi penglihatan baik, dibuktikan dengan klien dapat membaca leaflet
yang disediakan saat diberikan penyuluhan tanpa menggunakan alat bantu
penglihatan.
3) Telinga
Bentuk pinna simetris dan tampak bersih, telinga tampak bersih tidak ada
peradangan, fungsi pendengaran klien baik, klien dapat merespon dengan baik
saat diajak bicara/ kooperatif.
4) Hidung
Bentuk normal, tidak ada kelainan yang ditemukan pada hidung, tidak ada
peradangan dan obstruksi pada hidung, fungsi penciuman masih baik, klien bisa
membedakan bau minyak angin dan minyak wangi.
5) Mulut dan Gigi
Keadaan mulut tampak bersih, tidak ada kelainan yang ditemukan pada mulut,
tidak ada peradangan, gigi seri depan atas dan bawah masih lengkap, terdapat
caries pada gigi geraham.
6) Leher dan Tenggorokan
Tidak tampak pembesaran kelenjar tiroid dan peningkatan tekanan vena jugularis
dan arteri karotis. Tidak ada keluhan sakit menelan
7) Dada
Pergerakan dada tampak simetris, suara jantung S1 dan S2 tunggal, suara mur
mur () , ronchi (), wheezing (), nafas cuping hidung ().Tidak teraba adanya
massa dan tidak ada nyeri tekan.
8) Abdomen
Pada pemeriksaan abdomen tidak teraba hepar/limpa/massa, tidak kembung,
terdengar bising usus.
9) Esktremitas
Pada ektrimitas atas dan bawah tidak terdapat odema, tidak terjadi kelumpuhan,
dari ke-4 ektrimitas mampu menggerakan persendian, mampu mengangkat dan
melipat persendian secara sempurna.
10) Kulit
Kulit berwarna sawo matang tidak ditemukan adanya kepucatan dan oedema
11) Kuku
Kuku berwarna merah muda cerah
12) BB : 89 Kg
TB : 167 cm
13) Nadi : 96x/menit
14) Suhu : 37,1 C
15) Pernafasan : 21x/menit

h. Tn WR
1) Kepala
Tidak ditemukan kelainan bentuk kepala
2) Mata
Konjungtiva tidak terlihat anemis, kelopak mata tidak terdapat edema. Tidak ada
kelainan. Fungsi penglihatan baik, dibuktikan dengan klien dapat membaca leaflet
yang disediakan saat diberikan penyuluhan tanpa menggunakan alat bantu
penglihatan.
3) Telinga
Bentuk pinna simetris dan tampak bersih, telinga tampak bersih tidak ada
peradangan, fungsi pendengaran klien baik, klien dapat merespon dengan baik
saat diajak bicara/ kooperatif.
4) Hidung
Bentuk normal, tidak ada kelainan yang ditemukan pada hidung, tidak ada
peradangan dan obstruksi pada hidung, fungsi penciuman masih baik, klien bisa
membedakan bau minyak angin dan minyak wangi.
5) Mulut dan Gigi
Keadaan mulut tampak bersih, tidak ada kelainan yang ditemukan pada mulut,
tidak ada peradangan, gigi seri depan atas dan bawah masih lengkap, terdapat
caries pada gigi geraham.
6) Leher dan Tenggorokan
Tidak tampak pembesaran kelenjar tiroid dan peningkatan tekanan vena jugularis
dan arteri karotis. Tidak ada keluhan sakit menelan
7) Dada
Pergerakan dada tampak simetris, suara jantung S1 dan S2 tunggal, suara mur
mur () , ronchi (), wheezing (), nafas cuping hidung ().Tidak teraba adanya
massa dan tidak ada nyeri tekan.
8) Abdomen
Pada pemeriksaan abdomen tidak teraba hepar/limpa/massa, tidak kembung,
terdengar bising usus.
9) Esktremitas
Pada ektrimitas atas dan bawah tidak terdapat odema, tidak terjadi kelumpuhan,
dari ke-4 ektrimitas mampu menggerakan persendian, mampu mengangkat dan
melipat persendian secara sempurna.
10) Kulit
Kulit berwarna sawo matang tidak ditemukan adanya kepucatan dan oedema
11) Kuku
Kuku berwarna merah muda cerah
12) BB : 78 Kg
TB : 177 cm
13) Nadi : 96x/menit
14) Suhu : 37,1 C
15) Pernafasan : 21x/menit

i. An. KA
1) Kepala
Tidak ditemukan kelainan bentuk kepala
2) Mata
Konjungtiva tidak terlihat anemis, kelopak mata tidak terdapat edema. Tidak ada
kelainan. Fungsi penglihatan baik, dibuktikan dengan klien dapat membaca leaflet
yang disediakan saat diberikan penyuluhan tanpa menggunakan alat bantu
penglihatan.
3) Telinga
Bentuk pinna simetris dan tampak bersih, telinga tampak bersih tidak ada
peradangan, fungsi pendengaran klien baik, klien dapat merespon dengan baik
saat diajak bicara/ kooperatif.
4) Hidung
Bentuk normal, tidak ada kelainan yang ditemukan pada hidung, tidak ada
peradangan dan obstruksi pada hidung, fungsi penciuman masih baik, klien bisa
membedakan bau minyak angin dan minyak wangi.
5) Mulut dan Gigi
Keadaan mulut tampak bersih, tidak ada kelainan yang ditemukan pada mulut,
tidak ada peradangan, gigi seri depan atas dan bawah masih lengkap, terdapat
caries pada gigi geraham.
6) Leher dan Tenggorokan
Tidak tampak pembesaran kelenjar tiroid dan peningkatan tekanan vena jugularis
dan arteri karotis. Tidak ada keluhan sakit menelan
7) Dada
Pergerakan dada tampak simetris, suara jantung S1 dan S2 tunggal, suara mur
mur () , ronchi (), wheezing (), nafas cuping hidung ().Tidak teraba adanya
massa dan tidak ada nyeri tekan.
8) Abdomen
Pada pemeriksaan abdomen tidak teraba hepar/limpa/massa, tidak kembung,
terdengar bising usus.
9) Esktremitas
Pada ektrimitas atas dan bawah tidak terdapat odema, tidak terjadi kelumpuhan,
dari ke-4 ektrimitas mampu menggerakan persendian, mampu mengangkat dan
melipat persendian secara sempurna.
10) Kulit
Kulit berwarna sawo matang tidak ditemukan adanya kepucatan dan oedema
11) Kuku
Kuku berwarna merah muda cerah
12) BB : 23 Kg
TB : 110 cm
13) Nadi : 96x/menit
14) Suhu : 37,1 C
15) Pernafasan : 21x/menit

j. An. K
1) Kepala
Tidak ditemukan kelainan bentuk kepala
2) Mata
Konjungtiva tidak terlihat anemis, kelopak mata tidak terdapat edema. Tidak ada
kelainan. Fungsi penglihatan baik, dibuktikan dengan klien dapat membaca leaflet
yang disediakan saat diberikan penyuluhan tanpa menggunakan alat bantu
penglihatan.
3) Telinga
Bentuk pinna simetris dan tampak bersih, telinga tampak bersih tidak ada
peradangan, fungsi pendengaran klien baik, klien dapat merespon dengan baik
saat diajak bicara/ kooperatif.
4) Hidung
Bentuk normal, tidak ada kelainan yang ditemukan pada hidung, tidak ada
peradangan dan obstruksi pada hidung, fungsi penciuman masih baik, klien bisa
membedakan bau minyak angin dan minyak wangi.
5) Mulut dan Gigi
Keadaan mulut tampak bersih, tidak ada kelainan yang ditemukan pada mulut,
tidak ada peradangan, gigi seri depan atas dan bawah masih lengkap, terdapat
caries pada gigi geraham.
6) Leher dan Tenggorokan
Tidak tampak pembesaran kelenjar tiroid dan peningkatan tekanan vena jugularis
dan arteri karotis. Tidak ada keluhan sakit menelan
7) Dada
Pergerakan dada tampak simetris, suara jantung S1 dan S2 tunggal, suara mur
mur () , ronchi (), wheezing (), nafas cuping hidung ().Tidak teraba adanya
massa dan tidak ada nyeri tekan.
8) Abdomen
Pada pemeriksaan abdomen tidak teraba hepar/limpa/massa, tidak kembung,
terdengar bising usus.
9) Esktremitas
Pada ektrimitas atas dan bawah tidak terdapat odema, tidak terjadi kelumpuhan,
dari ke-4 ektrimitas mampu menggerakan persendian, mampu mengangkat dan
melipat persendian secara sempurna.
10) Kulit
Kulit berwarna sawo matang tidak ditemukan adanya kepucatan dan oedema
11) Kuku
Kuku berwarna merah muda cerah
12) BB : 21 Kg
TB : 95 cm
13) TD : 160/100 mmHg
14) Nadi : 96x/menit
15) Suhu : 37,1 C
16) Pernafasan : 21x/menit
k. An A
1) Kepala
Tidak ditemukan kelainan bentuk kepala
2) Mata
Konjungtiva tidak terlihat anemis, kelopak mata tidak terdapat edema. Tidak ada
kelainan. Fungsi penglihatan baik, dibuktikan dengan klien dapat membaca leaflet
yang disediakan saat diberikan penyuluhan tanpa menggunakan alat bantu
penglihatan.
3) Telinga
Bentuk pinna simetris dan tampak bersih, telinga tampak bersih tidak ada
peradangan, fungsi pendengaran klien baik, klien dapat merespon dengan baik
saat diajak bicara/ kooperatif.
4) Hidung
Bentuk normal, tidak ada kelainan yang ditemukan pada hidung, tidak ada
peradangan dan obstruksi pada hidung, fungsi penciuman masih baik, klien bisa
membedakan bau minyak angin dan minyak wangi.
5) Mulut dan Gigi
Keadaan mulut tampak bersih, tidak ada kelainan yang ditemukan pada mulut,
tidak ada peradangan, gigi seri depan atas dan bawah masih lengkap, terdapat
caries pada gigi geraham.
6) Leher dan Tenggorokan
Tidak tampak pembesaran kelenjar tiroid dan peningkatan tekanan vena jugularis
dan arteri karotis. Tidak ada keluhan sakit menelan
7) Dada
Pergerakan dada tampak simetris, suara jantung S1 dan S2 tunggal, suara mur
mur () , ronchi (), wheezing (), nafas cuping hidung ().Tidak teraba adanya
massa dan tidak ada nyeri tekan.
8) Abdomen
Pada pemeriksaan abdomen tidak teraba hepar/limpa/massa, tidak kembung,
terdengar bising usus.
9) Esktremitas
Pada ektrimitas atas dan bawah tidak terdapat odema, tidak terjadi kelumpuhan,
dari ke-4 ektrimitas mampu menggerakan persendian, mampu mengangkat dan
melipat persendian secara sempurna.
10) Kulit
Kulit berwarna sawo matang tidak ditemukan adanya kepucatan dan oedema
11) Kuku
Kuku berwarna merah muda cerah
12) BB : 19 Kg
TB : 95 cm
13) Nadi : 96x/menit
14) Suhu : 37,1 C
15) Pernafasan : 21x/menit

8. Harapan keluarga terhadap asuhan keperawatan


a.
b.
c.
B. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Analisa Data
MASALAH/ DIAGNOSA
DATA ETIOLOGI
KEPERAWATAN
DATA SUBYEKTIF
- Tn A mengatakan rasa
sakit atau nyeri pada
tulang sendi lututnya
DATA OBYEKTIF
- Adanya pertanyaan
tentang rasa sakit yang
dialami klien
- Tanda tanda vital Tn. A
TD : 160/100 mmHg
N : 97 x/menit Keidak efektifan pemeliharaan
R : 21x/menit kesehatan
T : 36,7 C
Asam Urat : 7,0
GDS : 115
- Tanda tanda vital Ny. N
TD : 150/100 mmHg
N : 86 x/menit
R : 21x/menit
T : 36,4 C
Asam Urat : 8,7
GDS : 138
DATA SUBYEKTIF Ketidak efektifan management
- Tn A mengatakan kesehatan keluarga
memunyai riwayat
penyakit prostat dan
sering kambuh
- Tn.A mengatakan sudah
3 bulan tidak control
kepelayanan kesehatan
- Ny. N mengatakan tidak
memepunyai cukup biaya
untuk mamabawa
suaminya ke pelayanan
kesehatan
- Tn. A hanya menjalankan
pengobatan tradisional
berupa madu kelenteng
yang di beli sendiri di
warung dekat rumah
DATA OBYEKTIF
- Tanda tanda vital Tn. A
TD : 160/100 mmHg
N : 97 x/menit
R : 21x/menit
T : 36,7 C
Asam Urat : 7,0
GDS : 115
- Tanda tanda vital Ny. N
TD : 150/100 mmHg
N : 86 x/menit
R : 21x/menit
T : 36,4 C
Asam Urat : 8,7
GDS : 138
DATA SUBYEKTIF Ketidak patuhan
- Tn A mengatakan
dianjurkan dokter untuk
kontrol/ rawat jalan akan
penyakit prostat yang di
deritanya
- Ny. N mengatakan Tn. A
tidak pernal kontrol
DATA OBYEKTIF
- Tanda tanda vital Tn. A
TD : 160/100 mmHg
N : 97 x/menit
R : 21x/menit
T : 36,7 C
Asam Urat : 7,0
GDS : 115
- Tanda tanda vital Ny. N
TD : 150/100 mmHg
N : 86 x/menit
R : 21x/menit
T : 36,4 C
Asam Urat : 8,7
GDS : 138

2. Perioritas Masalah
Kriteria Bobot Pembenaran

Sifat masalah

Kemungkinan untuk diubah

Potensi di cegah

Menonjolnya masalah

Skore

3. Rumusan Diagnosa Keperawatan


C. Rencana Keperawatan
N
DIAGNOSA NOC NIC
O
1. Keidak efektifan pemeliharaan Setelah dilakauan tindakan Penkes
kesehatan keperawatan selama 6 X 24 jam 1. Identifikasi factor internal dan
diharapkan : eksternal yang dapt
1. Pengetahuan managemeant meningkatkan atau
artritis pada : menguarangi motivasi untuk
- Tanda dan gejala awal berperilaku sehat
penyakit ditingkatkan ke 2. Bantu klien, keluarga da
pengetahuan sedang masyarakat untuk
- Manfaat olah raga teratur memeperjelas keyakinan dan
ditingkatkan ke pengetahuan nilai nilai kesehatan
sedang 3. Rumuska tujuan dalam
- Startegi pengelolaan nyeri program pendidikan kesehatan
ditingatkan ke pengetahuan 4. Identifikasi sumber daya
sedang (misalnya tenaga, ruang,
2. Perilaku patuh diet yang perlatan, uang, dan laian lain)
disarankan pada yang diperluakan untuk
- Memilih makanan dan melaksanakan program
cairan yang sesuai dengan 5. Letakan iklan marik ditempat
diet yang ditentukan di stratgis untuk menaraik
tingkatkan ke sering perhatian audiens
menunjukan 6. Tekankan manfaat kesehatan
- Memakan makanana sesuai positif yng langsung atau atau
dengan diet yang ditentukan manfaat jangka pendek yang
ditingkatkan ke sering bisa diterima
menunjukan
Management penyakit
1. Review pengetahuan pasien
mengenai penyakitnya
2. Diskusiakan piihan pengobatan
dan penanganan
3. Jelaskan komplikasi kronik
yang munkin ada sesuai
kebutuhan
Management nutrisi
1. Tentukan status gizi klien dan
kemamapuan untuk memenhi
kebutuhan gizi
2. Berikan pilihan makanan
sambil menawarkan bimbingan
terhadap pilihan makanan yang
lebih sehat
3. Lakukan atau bantu klien
terkait dengan perawatan
mulut sebelum makan
Setelah dilakauan tindakan Dukung pengambilan
keperawatan selama 6 X 24 jam keputusan
diharapkan : 1. Tentukan apakah terpat
1. Pembuatan keputusan perbedaan antara pandangan
- Mengidentifikasi alternatif pasien dan pandanagan
ditingkatkan ke tidak penyedia perawatan perawatan
terganggu kesehatan mengenai kondisi
- Mengidentifikas pasien
sumberdaya yang 2. Bantu pasien mengidentifikasi
dibutuhkan untuk keuntungan dan kerugian dari
mendukung setiap alternatif, setiap alternative kunjungan
ditingkatkan ke tidak 3. Hormati hak hak pasien untuk
terganggu menerima atau tidak menerima
Ketidak efektifan management 2. Status keseahatan keluarga informasi
2
kesehatan keluarga - Kesehan fisik anggota Pengajaran prosedur
keluarga perawatan
- Kesehan mental anggota
keluarga Indentifikasi: risiko
- Akses ke perawatan 1. Kaji ulang riwayat keseahatan
keseahtan masalalu dan demontrasikan
3. Pengetahuan : regimen bukti yang menunjuakan
kelaurga adanya penyakit medis,
- diagnosa keperawtaan serta
perawatannya
2. Identifikaasi risisko biologis,
lingkungan dan perilaku serta
buhungan timbal balik
3.
3 Ketidak patuhan Patuh pengobatan yang Management pengobatan
disasarankan 1. Diskusikan masalah keuangan
1. yang berkaitan dengan
management pengobatan
2. Tentukan kemampuan klien
untuk mengobati diri sendiri
engan cara ayang tepat
3. Anjurkan klien dan kelaurga
kapan harus mencarai baatuan
medis
Pengajaran prosedur/
perawat
1. Jelaskan prosedur/ penanganan
2. Dukung informsi yang
diberikan petugas kesehatan
lain

D. Implementasi