You are on page 1of 2

Majmuatul Kalimat1

Saat rasa lemah dan lelah menyerbu begitu dahsyatnya.. Saat dunia seolah
terbelah dan tak menyisakan ruang sedikitpun untukmu.. Maka percayalah, Dia kan
selalu ada bersamamu.. Tuk ringankan beban beratmu.. Tuk mudahkan jalanmu
yang penuh onak dan liku.. Tetap berjuang saudaraku..! Allah selalu bersamamu..!

Kegundahan bukanlah alasan untuk sebuah keputusasaan, namun dia adalah


tanda akan munculnya secercah harapan.. Kelelahan bukanlah sebab untuk
merusak semangat perjuangan, karena dia adalah masa rehat untuk melonjakkan
semangat lebih besar lagi yang dibingkai dalam keistiqamahan.. Masa depan
dimulai dari tempt kita berdiri saat ini. Makin besar pengorbanan maka akan
semakin besar semangat yang akan kita dapatkan.. Sebuah kebodohan apabila kita
mengatakan, saya akan memulainya besok., seolah nyawanya masih akan tersisa
hingga akhir hari.. Mari kuatkan diri, tegarkan hati, beramal demi ridha Ilahi..

Pemuda harapan tak akan lemah.. Pemuda dambaan tak akan kalah.. Seluruh
dunia boleh mencela keberaniannya, namun dia tak akan pernah mengentika
perjuangannya.. Seluruh dunia boleh menyakitinya, namun itu malah akan
menambah gairah kemenangannya.. Itulah pemuda yang dibesarkan dalam
pengorbanan, bagai tiang kokoh yang menyangga perputaran dunia.. Tetaplah
seperti itu sobat! Hingga Allah memutuskan kita harus menghadapnya dengan
membawa amal terhebat yang pernah kita lakukan.. Keep spirit!!!

Kesempurnaan bukanlah saat terhentinya perjuangan, karena dibalik setiap


kesempurnaan aka nada kehancuran yang mengembalikannya ke dasar terendah..
Dan setelah kehancuran itu pun perjuangan harus tetap dilakukan untuk meraih
kembali kesempurnaan tertinggi.. Sobat, itulah hidup. Tak ada yang pasti darinya
selain perjuangan dan kematian.. Oleh karena itu, bukalah mata-mata terpejam
yang terlena dengan kefanaan dunia, dan kita akan menuju dunia baru bersama
dengan keabadian..

Bila langkah terhenti di persimpangan, maka disaat itulah seorang muslim


memerlukan sebuah nafas panjang untuk memulai kembali pengembaraannya lalui
padang tandus kehidupan.. Berhenti di tengah sahara tentu merupakan piliha yang
cukup bodoh. Dan satu-satunya yang harus dilakukan adalah : sabarkan diri untuk
teruskan perjalanan walau kan banyak ujian menghadang..

Jangan pernah berjuang jika hanya kau gunakan sebagai permainan.. Jangan
pernah berjuang jika hanya kau anggap sebagai lahan pelampiasan atas sesuatu
yang tak kau dapatkan.. Jangan pernah berjuang jika medan pertempuran hanya
kau jadikan tempat pelarian.. Karena itu berarti kau telah merendahkan nilai sebuah
mutiara terindah yang perna ada. Walau mungkin kenyataan mengatakan bahwa
mutiara itulah yang justru menyelamatkanmu.. Oleh karenanya kawan, mari kita
ikhlaskan seluruh langkah dan derap nafas kita di dalamnya..

1
Kalimat-kalimat ini adalah isi dari pesan pendek sms yang sempat saya kirimkan kepada
teman dan kerabat. Agar bisa memberikan manfaat lebih luas maka sms-sms itu saya
kumpulkan disini.
Langkah kaki sayu larut dalam selimut malam yang kelam.. Menanti bilamana kan
hadir cahaya dalam sebuah kegalauan.. Namun siapakah yang mampu berikan
cahaya selain Dia, Pemilik segala cahaya..?! Menanti hadirnya dalam sebuah
kebimbangan.. Sebuah kerinduan, akankah jalan itu terang bagai sedia kala..?
Tanpa pernah sadar, dia berdiri di dalam cahaya..

Perjuangan adalah perjalanan menuju kejayaan. Tak akan pernah ada tanpa
pengorbanan dan iman.. Sebagaimana makna iman adalah keyakinan, ucapan
dengan lisan, sedang amal yang kan membuktikan.. Bila hanya keyakinan semata
betul-betul sebuah kebodohan dan kelemahan.. Bila hanya ucapan maka dia
hanyalah bualan, dan perbuatanlah yang akan memperlihatkan kenyataan..

Kuat bukanlah sebuah kata benda.. Dia adalah kata kerja yang hanya bisa
diciptakan dari sebuah keyakinan.. Tubuh boleh lemah, tapi ketahuilah bahwa bukan
disana letak kekuatan.. Karena kekuatan hanyalah datang dari pikiran positif dan,
cinta.. (terinspirasi oleh kata mutiara dari Ust. Anis Matta, Lc)

Sekali lagi, satu malam terlewati dan berkuranglah jatah nafas kita satu hari ini..
Lantas sudahkah kita membeningkan hati..? Wallahu alam, tak ada sesuatu yang
kita tahu selain kewajiban yang masih harus kita lalui bersama.. Pertanyaannya,
layakkah kita menuntut hak syurga bila amanah beribadah dan beramal shalih saja
tidak kita tunaikan..??? Seperti kata Rasulullah, ..Bertanyalah pada hatimu!.

-Asa-
Annuaimy, 30 Maret 2011