You are on page 1of 73

ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS WARGA RW 04

KELURAHAN BRINGIN
KECAMATAN NGALIYAN
SEMARANG

DISUSUN OLEH :
KELOMPOK III
MIMIN AGUS S
MUHAMMAD EDY P
MOHAMAD HUSAIN
MUHAMMAD SHOLIKUL F
NASMAWATI
NIHLAH
NOOR INDRI UTAMI
NURLINA
NURNAMIRA
RAFIKA HARIANTI
TYAS ADI CHANDRA

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
WIDYA HUSADA SEMARANG
2013
KATA PENGANTAR

Assalamuallaikum Wr. Wb

Segala puji dan syukur penulis tujukan kepada Allah SWT atas segala rahmat nikmat dan karunianya
sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang bejudul

ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS WARGA RW 04 KELURAHAN BRINGIN


KECAMATAN NGALIYAN SEMARANG BARAT
dalam rangka memenuhi tugas seminar paska praktikum di RW 04 KELURAHAN BRINGIN
KECAMATAN NGALIYAN SEMARANG BARAT, program pendidikan profesi ners Sekolah
Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Husada.
Penulis mengakui bahwa selesai pembuatan makalah usaha yang masih amat jauh dari kesempurnaan
ini adalah berkat bantuan dari berbagai pihak, oleh karenanya tiada kata lain yang penulis dapat
smpaikan kecuali ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada:

1. Seluruh dosen program profesi ners STIKES Widya Husada selaku dosen pembimbing dalam
pembuatan makalah ini
2. Untuk teman-teman anggota kelompok yang telah bekerjasama dalam pembuatan makalah ini

Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini jauh dari kesempurnaan, baik dalam
penyajian maupun materi yang dibahas. Oleh karena itu dengan kesadaran hati penulis menerima saran
dan kritik yang diberikan.

Akhir kata, penulis berharap semoga makalah ini dapat disetujui dan nantinya dapat berguna bagi
semua pihak yang berkepentingan. Dan semoga dorongan, saran dan bantuan yang telah diberikan
kepada penulis dengan ikhlas mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Semarang, Juli 2013

Penulis
DAFTAR ISI

Bab I Pendahuluan

a. Latar belakang .
b. Tujuan .
c. Manfaat laporan

Bab II Konsep Keperawatan Komunita.....................

Definisi keperawatan komunitas


Sasaran keperawatan komunitas
Ruang lingkup keperawatan komunitas.
Ruang lingkup penelitian keperawatan komunitas

Bab III Tinjauan Kasus

Data demografi..
Hasil angket Data umum
Masalah kesehatan Hipertensi..
Masalah kesehatan Nyeri sendi
Masalah kesehatan ISPA..
Analisa data..
diagnosa keperawatan ..
Prioritas masalah kesehatan..
Rencana keperawatan....
Planning Of Action
Implementasi.
Evaluasi.
Rencana Tindak Lanjut.
LAMPIRAN.
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Masyarakat merupakan sekumpulan manusia yang saling bergaul, berinteraksi menurut
suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinyu dan terikat oleh rasa identitas bersama.
Manusia sebagai suatu sistem sosial menunjukkan bahwa semua orang bersatu untuk saling
melindungi dalam kepentingan bersama dan berfungsi sebagai satu kesatuan dan secara terus
menerus mengadakan hubungan (interaksi) kepada sistem yang lebih besar dengan demikian
apabila terdapat masalah kesehatan dalam suatu masyarakat akan saling mempengaruhi dan dapat
menurunkan derajat kesehatan nasional.
Masalah kesehatan masyarakat terjadi tidak terlepas dari faktor-faktor lingkungan dimana
masyarakat tersebut berada. Perilaku masyarakat yang merugikan ataupun gaya hidup yang dapat
merusak tatanan masyarakat dalam bidang kesehatan, dapat pula bermula dari perilaku individu,
keluarga ataupun perilaku-perilaku kelompok masyarakat dalam banyak hal, ketersediaan dan
keterjangkauan fasilitas kesehatan juga dapat mempengaruhi masalah kesehatan pada masyarakat.
Dalam rangka mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal maka dibutuhkan
perawatan kesehatan masyarakat, dimana perawatan kesehatan masyarakat itu sendiri adalah bidang
keperawatan yang merupakan perpaduan antara kesehatan masyarakat dan perawatan yang
didukung peran serta masyarakat dan mengutamakan pelayanan promotif dan preventif secara
berkesinambungan tanpa mengabaikan pelayanan kuratif dan rehabilitatif secara menyeluruh,
melalui proses keperawatan untuk meningkatkan fungsi kehidupan manusia secara optimal
sehingga mandiri dalam upaya kesehatan.
Di Wilayah RW 4 terdapat KK, Kondisi lingkungan di RW IV merupakan daerah
pemukiman dan merupakan daerah pegunungan. Masalah keperawatan yang diperoleh di wilayah
RW IV Kelurahan Bringin Ngaliyan adalah DHF, Thypoid, dan, ISPA
Untuk melaksanakan tugas tersebut dibutuhkan seorang perawat yang kompeten dalam
memberikan asuhan keperawatan komunitas, untuk mendapatkan hasil yang optimal dibutuhkan
pengalaman selain pengetahuan. Salah satu cara memperoleh pengalaman adalah melalui praktik
stase keperawatan komunitas RW IV Kelurahan Bringin, Kecamatan Ngaliyan Semarang Barat.
B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk hidup sehat sehingga tercapai derajat kesehatan
yang optimal agar dapat menjalankan fungsi kehidupan sesuai dengan kapasitas yang mereka
miliki, terutama di RW IV Kelurahan Bringin Kecamatan Ngaliyan.
2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan kegiatan praktek keperawatan komunitas, tujuan yang ingin dicapai adalah :
a. Mengidentifikasi masalah kesehatan dan keperawatan
b. Menetapkan masalah dan merumuskan alternatif pemecahan masalah
c. Menanggulangi masalah keperawatan dan penilaian hasil kegiatan dalam memecahkan
masalah keperawatan.
d. Mendorong dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan self care
individu dan keluarga.
e. Menanamkan perilaku sehat melalui upaya pendidikan kesehatan pada masyarakat
f. Tertanganinya kelompok-kelompok resiko tinggi yang rawan terhadap masalah kesehatan.

C. Manfaat Laporan
Laporan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi :
1. Masyarakat RW IV
Memberikan gambaran demografi, jumlah populasi penduduk, kesehatan lingkungan
perumahan, pendidikan, keselamatan dan permasalahan kesehatan yang ada serta pelayanan
sosial yang ada / kegiatan sosial kemasyarakatan.
2. Puskesmas
Memberikan gambaran tentang status kesehatan dan kegiatan-kegiatan kesehatan serta
sosial kemasyarakatan yang ada di masyarakat RW IV.
3. Mahasiswa / Penyusun
Menambah pengetahuan dan pengalaman secara langsung dalam memberikan asuhan
keparawatan individu, keluarga, kelompok dan komunitas khususnya di RW IV Kelurahan
Bringin Kecamatan Ngaliyan.
BAB II

KONSEP KEPERAWATAN KOMUNITAS

1. Pengertian keperawatan komunitas

Menurut WHO (1959) menjelaskan bahwa keperawatan komunitas adalah bidang keperawatan
khusu yang merupakan gabunga dari keterampilan ilmu keperawatan, ilmu kesehatan masyarakat, serta
bantuan social yang merupakan bagian dari program kesehatan secara keseluruhan guna untuk
meningkatkan kesehatan masyarakat, perbaikan lingkungan fisik, rehabilitasi, pencegahan penyakit,
serta bahaya yang lebih besar lagi yang ditujukan kepada individu, keluarga, yang memiliki masalah
dimana hal ini dapat mempengaruhi masyarakat secara keseluruhan.

Keperawatan komunitas adalah pelayanan keperawatan professional yang ditujukan pada


masyarakat dengan penekanan pada kelompok resiko tinggi dalam upaya pencapaian derajat kesehatan
yang tinggi melalui peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, pemeliharaan rehabilitas yaitu
dengan menjamin keterjangkauan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan serta melibatkan pasien / klien
sebagai mitra mulai dari perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pelayanan keperawatan.

2. Sasaran keperawatan komunitas

Sasaran keperawatan komunitas terdiri dari tiga tingkat yaitu :

1) Tingkat individu

Pada tingkatan individu, perawat memberikan asuhan keperawatan kepada individu yang
memiliki masalah kesehatan tertentu (nyeri sendi, ISPA, hipertensi) yang biasanya dijumpai di
poliklinik, puskesmas dengan sasaran, pusat perhatian pada masalah kesehatan serta pemecahan
masalah kesehatan individu.

2) Tingkat keluarga

Sasaran kegiatan pada tingkat keluarga ini adalah dimana anggota keluarga yang memiliki
masalah kesehatan dirawat sebagai bagian dari keluarga yaitu dengan mengenal masalah
kesehatan, memberikan perawatan pada anggota keluarga, serta menciptakan lingkungan untuk
meningkatkan kesehatan keluarga.

3) Tingkat komunitas (kelompok)


Sasaran keperawatan komunitas pada tingkat komunitas (kelompok) dapat dilihat sebagai suatu
kesatuan dalam komunitas sebagai klien yaitu dengan pembinaan dalam kelompok khusus,
pembinaan dalam desa atau masyarakat yang bermasalah.

3. Ruang lingkup keperawatan komunitas :

1) Promotif

Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesehatan individu, keluarga, kelompok serta
masyarakat dalam kegiatan pendidikan kesehatan atau penyuluhan kesehatan

2) Preventif

Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya suatu enyakit serta gangguan kesehatan pada
setiap individu, keluarga dan kelompok melalui kegiatan atau program kesehatan dan juga
pemeriksaan berkala.

3) Kuratif

Upaya ini dilakukan dengan pengobatan untuk anggota keluarga yang sakit atau yang sedang
mengalami gangguan kesehatan, yaitu dengan kegiatan perawatan orang sakit di rumah sebagai
tindak lanjut dari puskesmas atau rumah sakit.

4) Rehabilitatif

Upaya ini dilakukan dengan tujuan untuk pemulihan terhadap individu ataupun kelompok-
kelompok yang menderita penyakit tertentu.

5) Resosialitatif

Upaya untuk mengembalikan penderita ke lingkungan sosialnya akibat dari penyakitnya


sehingga ia dikucilkan oleh masyarakat.

4. Ruang lingkup penelitian keperawatan komunitas

Ruang lingkup masalah penelitian keperawatan komunitas ialah mengkaji tentang kondisi
kesehatan dari suatu masyarakat yang meliputi pemeliharaan kesehatan di masyarakat, peran
serta masyarakat dalam kesehatan, peningkatan kesehatan lingkungan, pendekatan multisektoral
serta pengembangan penggunaan teknologi yang tepat untuk masyarakat. Ruang lingkupnya
perawatan komunitas antara lain sebagai berikut :

1) Pengkajian mengenai pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang sesuai dengan


kebutuhan kesehatannya melalui upaya pokok tempat pelayanan kesehatan yang ada di
masyarakat setempat.
2) Pengkajian tentang pelayanan upaya kesehatan di dalam dan di luar tempat pelayanan
kesehatan.
3) Identifikasi masalah kesehatan yang menjadi prioritas di wilayah kerja tempat
pelayanan kesehatan.
4) Menyusun rencana strategi untuk menghentikan kendala terhadap pencapaian
program kesehatan di tempat pelayanan kesehatan.
5) Pendekatan peran serta masyarakat secara aktif.
6) Masalah penerapan proses keperawatan di komunitas (pengkajian, diagnosis,
perencanaan dan evaluasi).
7) Identifikasi dan pemberdayaan sumber-sumber yang ada di masyarakat dalam
konteks asuhan keperawatan komunitas.
8) Penerapan model asuhan keperawatan (pengkajian, diagnosis, perencanaan,
pelaksanaan dan evaluasi) kepada kelompok khusus yang ditemui di wilayah kerja
asuhan keperawatan.
BAB III

TINJAUAN KASUS

Askep Komunitas Warga RT 003 RW 04 Kelurahan Bringin Kecamatan Ngaliyan Semarang


Barat

A. DATA UMUM
1. DATA DEMOGRAFI
a. Batas wilayah RT
Utara : jalan raya
Selatan : RW 5
Barat : RW 1 dan RW 2
Timur : masjid

b. Kondisi pemukiman
Kondisi pemukiman RW 04 kelurahan bringin kecamatan ngaliyan tenang dan berada
di pinggir jalan raya, dengan 407 KK.
c. Jalan menuju ke area pemukiman
Jarak menuju area pemukiman RW 4 Sangat dekat dari jalan raya, RW 4 berada di
pinggir jalan raya ngaliyan-jrakah semarang. Akses menuju daerah RW 4 sangat mudah,
RW 4 sangat mudah dijangkau dengan berjalan kaki, naik kendaraan pribadi, dan naik
kendaraan umum.
d. Kondisi lingkungan daerah pemukiman
Rata-rata rumah/ pemukiman warga RW 4 sudah permanen dan terbuat dari tembok,
mayoritas rumah yang ditempati warga RW 4 adalah milik sendiri statusnya. Jalan
menuju RW 4 semuanya sudah berupa aspal. Kebiasaan membunag sampah di tempat
yang sudah disediakan jarang dilakukan oleh warga RW 4 kebanyakan mereka
membuang sampah di sembarang tempat.
e. Jarak antar rumah
Di RW 04 kelurahan bringin, untuk jarak antara rumah satu dengan rumah yang lainnya
berdekatan. Jarak 10 meter. Ada juga yang jaraknya hanya berbatasan dengan tembok.
f. Kondisi perumahan warga
Di \ RW 04 kelurahan beringin, sebagian besar rumah masih terbuat dari tembok, dan
sudah tembok. Jarak antara satu rumah dengan rumah yang lain sangat berdekatan (di
are perumahan) kebiasaan membuang sampah di tempatnya masih jarang dilakukan.
HASIL ANGKET

I. DATA UMUM
Wawancara
Menurut ketua RW 04 kelurahan bringin di RW 4 terdapat 12 RT dan 407 KK. Berdasarkan
pengumpulan data dari kelompok terhadap jumlah KK RW 04 terdapat 407 KK.
Beberapa warga menyatakan sebagian besar berpendidikan SMA.

Proporsi warga berdasarkan umur di RW 04 Kelurahan Bringin Kecamatan ngaliyan pada bulan
juli 2013.

50%
Chart Title

40%

30%
jumlah
20% n= 407

10%

0%
0-5 thn 6-12 thn 13-21 thn 22-50 thn >50 thn

diagram 1.1

Berdasarkan Diagram 1.1 diketahui jumlah warga yang berumur 0-5 tahun adalah 3%
(4 orang), 6-12 tahun adalah 13% (18 orang), 13-21 tahun adalah 14% (19 orang), 22-50 tahun
adalah 46% ( 61 orang) dan >50 tahun adalah 20% ( 27orang) .
Kebiasaan BAB
0%

karakteristik

Sungai

Selokan

Kebun
100%
WC Keluarga

MCK Umum

Kebiasaan BAB warga RW 04 di kelurahan bringin 100% (407 KK) dilakukan di wc keluarga

KEADAAN
2% WC

Bersih
Kotor
98%

Keadaan WC warga RW 04 kelurahan beringin 98%(399) dalam keadaan bersih, dan hanya 8 yang
kotor.
JARAK WC DENGAN SUMBER AIR
9%
32%

<7M

7-10 M
59%
> 10 M

Jarak WC dengan sumber air di rumah warga RW 04 kelurahan beringin 59% (240 KK) jaraknya 7-10
m, 32% (132 KK) dengan jarak WC <7 m, dan 9 hanya 9%(35 KK) dengan jarak >10 m.

TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH


0% 14%
0%
Kebun

Sungai

Selokan

Lubang tempat
86%
sampah

Tempat pembuangan sampah warga RW 04 kelurahan beringin sebagian besar dibuang di lubang
tempat sampah 86% ( 349) , dan 14% (58 KK) yang membuang sampahnya dikebun.
CARA PENGOLAHAN SAMPAH
Di bakar
29%
Ditimbun

Dibuang
56% sembarangan
14% Dibuang kesungai

Diangkut gerobak

1% 0%

Cara pengolahan sampah warga RW 04 kelurahan beringin yaitu dengan diangkut gerobak 56% (230
KK), dibakar 29% (118 KK), ditimbun 14% (55 KK), dibuang ke sungai 1% (4 K

TEMPAT PELAYANAN KESEHATAN


0% 5% 0% 2% 0%
Rumah sakit

19% Puskesmas
40%
Dokter praktek
bidan/Perawat
Balai pengobatan
34%
Dukun
Posyandu
Polindes

Tempat pelayanan kesahatan yang di kunjungi warga RW 04 kelurahan beringin jika memeriksakan
kesehatan 40% (164 KK) di Rumah Sakit, 34% (139 KK) di Puskesmas, 19% (79 KK) di Dokter
Praktek, 5% (20 KK) di balai pengobatan, 2% (6 KK) di posyandu.
MAKANAN PENDAMPING ASI
22%

Tidak
Ya
78%

Makanan pendamping ASI, 78% (21 anak) ya, 22% (6 anak) tidak

MENGETAHUI DBD
ya tidak

25%

75%

Dari hasil pengkajian yang dilakukan di RW 1V sebanyak 100% (407 KK ) berdasarkan penelitian yang
mengetahui DBD sebanyak 306 KK (75,2 %) dan yang tidak mengetahui sebanyak 101 KK (24,8 %.
MAKANAN TAMBAHAN
0% 9%

43% Makanan saring


Nasi tim
48% Bubur susu
Sari buah
Makanan kering

Makanan tambahan, 43% (9 anak) dengan bubur susu, 48% (10 anak), makanan saring 9%(2 anak)

TIMBANG BALITA
8% 3%
8%

Kadang-kadang
Ya/Rumah Sakit
Ya/dokter umum
81% Ya/Posyandu

Kebiasaan menimbang balita warga RW 04 kelurahan beringin, 81% (51 anak) di timbang di posyandu,
8% (5 anak) ditimbang di dokter umum, 3% (2 anak) yang ditimbang di rumah sakit, dan 8% (5 anak)
yang jarang menimbang anaknya tiap bulannya.
HAMIL

18% 18%

Ya/2 Bulan
9%
Ya/3 Bulan
9%
Ya/5 Bulan
46%
Ya/6 Bulan

Ya/8 Bulan

Terdapat 18% (2) hamil 2 bulan, 9%(1) hamil 3 bulan, 9%(1) hamil 5 bulan, 45%(5) hamil 6 bulan,
18%(2) hamil 8 bulan. Ada 11 ibu hamil di RW 4 kelurahan bringin.

PERIKSA KEHAMILAN
9%

Tidak

Ya

91%

Dari hasil pengkajian yang dilakukan di RW IV sebanyak 11 ibu hamil di dapatkan yang sering
melakukan pemeriksaan kehamilan ada 91% atau 10 orang ibu hamil dan 1% atau 1 orang yang tidak
melakukan pemeriksaan kehamilan.
KEBIASAAN WAKTU LUANG PADA REMAJA

16% 20%

18% Olah raga


kumpul dengan teman
menonton TV

46% Mengikuti perkumpulan

Dari hasil pengkajian yang dilakukan di RW IV didapatkan 76 orang anak remaja. Berdasarkan
kebiasaan yang sering mereka lakukan saat waktu luang ada 46% (35 anak) yang kebiasaan waktu
luangnya berkumpul dengan teman, 20% (15 anak) yang melakukan kebiasaan waktu luangnya dengan
berolah raga, 18% (14 anak) dan ada 16% (12 anak) yang menghabiskan waktu luangnya dengan
mengikuti perkumpulan.

KEBIASAAN MEROKOK

34%

Tidak
66%
Ya

Dari jumlah 407 KK terdapat 76 KK yang memiliki anak remaja dan yang memiliki kebiasaan
merokok ada 66% (50 orang) serta 34% (26 orang) yang tidak mempunyai kebiasaan merokok.
KESEHATAN USIA LANJUT

16%

Sehat
Sakit
84%

Dari hasil pengkajian yang dilakukan di RW IV didapatkan 43 orang KK yang memiliki lansia.
Berdasarkan status kesehatannya ada 84% (36 orang) lansia yang sakit dan 16% (7 orang lansia) yang
sehat.

PRODUKTIF/ KERJA PADA LANSIA

37%
Ya
63% Tidak

Berdasarkan produktifitas/kerja pada lansia dari jumlah 43 orang lansia didaptkan yang masih
produktif/kerja ada 37% (16 orang) dan yang tidak produktif/kerja ada 63% (27 orang)
PENGOBATAN JIKA KELUARGA
0 SEDANG BATUK-BATUK
66 0
12
Dibiarkan

Keluarga membeli obat

329 Keluarga membawa


kedukun
Keluarga membuat obat
tradisoanal
Keluarga membaya ke
Yakes

Dari hasil pengkajian yang dilakukan di RW IV dengan jumlah 407 KK didapatkan warga yang
memiliki kebiasan pengobatan jika ada keluarga yang sedang batuk-batuk adalah 80,8% (329 KK)
keluarga membawa ke pelayanan kesehatan, 16,2% (66 KK) keluarga membeli obat, 3% (12 KK)
keluarga membuat obat tradisional, 0% yang membirakan anggota keluarga yang sakit dan membawa
kedukun.

KEBIASAAN ANGGOTA KELUARGA


YANG MEROKOK

26%

Ya
74% Tidak

Dari hasil pengkajian yang dilakukan di RW IV dengan jumlah 407 KK yang memiliki kebiasaan
merokok ada 74% (301orang) dan yang tidak merokok ada 26% (106 orang).
PENGETAHUAN TENTANH PENYAKIT
THYPOID

29%
Ya
Tidak

71%

Dari jumlah 407 KK yang memiliki pen getahuan tentang penyakit thypoid ada 71% (289 KK)
yang tidak mengetahui tentang penyakit thypoid dan yang mengetahui penyakit thypoid ada 29% (118
KK).

TINDAKAN KELUARGA YANG


DILAKUKAN JIKA DEMAM

37%

57%
Kompres
4% Minum banyak
2%
Membelikan obat
Memeriksakan

Dari jumlah 407 KK tindakan yang dilakukan keluarga jika demam ada 57% (231 KK) yang
dikompres, 37% (152 KK) diperiksakan kepelayanan kesehatan, 4% (17 KK) membelikan obat, 2% (7
KK) minum banyak.
PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT
DBD
1%

Ya
Tidak
99%

Dari jumlah 407 KK yang memiliki pengetahuan tentang penyakit DBD ada 99% (404 KK )
yang mengetahui tentang penyakit DBD dan 1% (3 KK) yang tidak mengetahui tentang penyakit DBD.

MENGURAS BAK MANDI

8% 5%

Seminggu sekali
2 minggu sekali

87% Lebih dari 2 seminggu

Dari hasil pengkajian yang dilakukan di RW 1V sebanyak 100% (407 KK ) didapatkan keluarga yang
menguras bak mandi seminggu sekali senyak 353 orang (86,7%), menguras bak mandi 2 minggu sekali
sebanyak 33 orang (81%) dan lebih dari 2 minggu sebanyak 21 orang (5,2%)
PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK

6% 6%

49% 3M
Abate
39%
fogging
Tidak ada tindakan

Dari hasil pengkajian yang dilakukan di RW 1V sebanyak 100% (407 KK ) didapatkan keluarga yang
melakukan pemberantasa sarang nyamuk dengan 3M sebanyak 199 KK (48,9%), abate sebanyak 158 kk (
38,8%), fogging sebanyak 27 KK (6,6%), dan yang tidak ada tindakan sebanyak 23 KK (5,7%).

KELUARGA YANG MENDERITA DBD


DALAM KURUN WAKTU 3 BULAN
3%

Ya
Tidak

97%

Dari hasil pengkajian yang dilakukan di RW 1V sebanyak 100% (407 KK ) didapatkan keluarga yang menderi
DBD dalam kurung waktu 3 bulan sebanyak 14 orang (3,4%) dan yang tidak sebanyak 393 orang (96,6%).
UMUR

15%
33%

20-35
36-50
51-80
52%

Dari hasil pengkajian yang dilakukan di RW 1V sebanyak 100% (407 KK ) didapatkan pengkajian berdasarkan
usia yaitu dari usia 20-35 sebanyak 135 orang ( 33,2% ), usia 36-50 sebanyak 213 orang (52,3%) dan usia 51-
80 sebanyak 59 orang (14,5%).

PENDIDIKAN
SR
1%
3% 0% 15% SD
15%
1% SMP
SMA
24%
D1

41% D3
ABP
S1

Warga RW 04 KK nya berpendidikan SR 0,8%(2), SD 14%(60), SMP 24%(98), SMA 41(167), D1 1%(4), D3
3%(14), ABP 0,5%(1), S1 14% (59).
PEKERJAAN
0%
2%
1% 0% 12% 17%
0% Buruh
Ibu rumah tangga
14%
Pegawai
Pensiunan
7%
petani
46% PNS
POLRI
1% Swasta
Tidak kerja
TNI
Wirasuwasta

Dari hasil pengkajian yang dilakukan di RW 1V sebanyak 100% (407 KK ) didapatkan keluarga yang
pekerjaannya sebagai buruh sebanyak 70 orang (17,2%), ibu rumah tangga sebanyak 1 orang (0,3%), pegawai
sebanyak 186 orang (45,7%),pensiunan sebanyak 5 orang (1,2%),petani 29 orang (7,1 %), PNS sebanyak 55
orang (13,5%), polri 2 orang (0,5%), swasta 7 orang (1,7%), tidak bekerja sebanyak 2 orang (0,5%), TNI
sebanyak 1 orang (0,3%),dan wiraswasta 49 orang (12%).

AGAMA
0% 3%

Islam
Katolik

97% Kristen

Dari hasil pengkajian yang dilakukan di RW 1V sebanyak 100% (407 KK ) didapatkan keluarga yang
beragama islam sebanyak 394 KK (96,8%), katolik 1 KK (0,3%) dan yang menganut agama kristen sebanyak 12
KK (2,9%).
KONDISI RUMAH
4%0%

Permanen
96% Semi permanen
Tidak permanen

Dari hasil pengkajian yang dilakukan di RW 1V sebanyak 100% (407 KK ) berdasarkan kondisi rumah
didapatkan rumah permanen sebanyak 390 KK (95,8%), semi permanen sebanyak 17 KK (4,2%), dan tidak
permanen sebanyak 0 %.

MENDERITA BATUK-BATUK
ya tidak

20%

80%

Dari hasil pengkajian yang dilakukan di RW 1V sebanyak 100% (407 KK ) berdasarkan yang menderita batuk
didapatkan sebanyak 325 KK (79,9%), dan yang tidak menderita batuk sebanyak 82 KK (20,1 %.)
B. MASALAH KESEHATAN YANG ADA
1. Pengkajian Sosial Ekonomi
2. Pengkajian Epidemiologi
3. Pengkajian perilaku dan lingkungan
4. Pengkajian edukasi dan organisasi
5. Administrasi dan kebijakan

C. ANALISA DATA

NO. Tanggal Data Fokus Diagnosa Keperawatan TTD


1.
1. Epidemiologi
Manajemen terapeutik tidak Kelompok
efektif: pengetahuan DBD
DS : III
a. wawancara dengan tokoh Berhubungan dengan
kurang pengetahuan
masyarakat, kader kesehatan
dan warga bahwa: warga
sudah ada yang menderita
demam berdarah hingga sudah
ada yang dirawat di RS
b. masih terdapat 25% warga
RW 4 yang belum mengetahui
penyakit DBD

2. Epidemiologi Manajemen terapeutik tidak Kelompok


DS :
efektif: thypoid III
a. hasil wawancara dengan
berhubungan dengan
tokoh masyarakat, kader
keterbatasan sumber
kesehatan dan warga
informasi
didapatkan data bahwa
banyak warga yang
mengeluh menderita typoid
a. masih terdapat 29% warga
belum paham mengenai
penyakit thypoid dan cara
pencegahannya, 21% warga
membuang sampah dikebun
3. 1. Epidemiologi Kesiapan meningkatkan Kelompok
DS : manajemen kesehatan diri: III
Banyak warga yang sering ISPA, 81% warga
membawa ke sarana
mengalami ISPA Menurut hasil
kesehatan jika terjadi batuk
wawancara dengan ketua RW ,
kader beserta beberapa tokoh
masyarakat. Kebanyakan
masyarakat berupaya mengobati
ISPA dengan obat warung
DO :
81% warga membawa ke sarana
kesehatan jika terjadi batuk

D. DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Manajemen terapeutik tidak efektif: pengetahuan DBD Berhubungan dengan kurang


pengetahuan
2. Manajemen terapeutik tidak efektif: thypoid berhubungan dengan keterbatasan sumber
informasi
3. Kesiapan meningkatkan manajemen kesehatan diri: ISPA
E. PRIORITAS MASALAH KESEHATAN KOMUNITAS

Komponen Skor
Masalah Prioritas
NO Kriteria Skor Pembenaran (A+2B) X
Keperawatan
C
1 Manajemen A 9 (91%) masih terdapat 4,7142 1
terapeutik Ukuran Masalah 25% warga RW
tidak efektif: 4 yang belum
pengetahuan
mengetahui
DBD
Berhubungan penyakit DBD
dengan
kurang B 9 (3%)
dalam kurun
pengetahuan Tingkat
Keseriusan waktu 3 bulan
ada 3% warga
yang menderita
DBD

C 9 (6%) warga yang


Keefektifan belum pernah
Intervensi mendapatkan
tindakan
apapun dalam
rangka
pemberantasan
DBD sebanyak
6%

2 Manajemen A 5 (29%) masih terdapat 3,5682 2


terapeutik tidak Ukuran Masalah 29% warga
efektif: thypoid belum paham
mengenai
berhubungan
penyakit
dengan thypoid
keterbatasan
sumber
informasi B cara
Tingkat 6 (14%) pencegahannya,
Keseriusan 21% warga
membuang
sampah
dikebun
2 (57%)
C 57% warga
Keefektifan melakukan
Intervensi kompres jika
terjadi demam
3 Kesiapan A 5 (79%) 81% warga 3,2175 3
meningkatkan Ukuran Masalah membawa ke
manajemen sarana
kesehatan diri: kesehatan jika
ISPA, terjadi batuk
B 2 (80%)
Tingkat 80% warga
Keseriusan menderita
batuk dan pilek
12% warga
C
Keefektifan 2 (12%) membuat obat
Intervensi tradisional
untuk
mengatasi
batuk
F. RENCANA KEPERAWATAN

METODE
TUJUAN RENCANA KEPERAWARAN EVALUATOR
DIAGNOSA EVALUASI
NO
KEPERAWATAN KODE
TUM TUK INTERVENSI
NIC
1 Manajemen terapeutik 1. Pengetahuan 1. Warga mampu 1. Pendidikan kesehatan Angket Post Kelompok 3
tidak efektif: warga mengerti tentang mengenai DBD Implementasi
pengetahuan DBD mengenai DBD 2. Kerja bakti bersama
Berhubungan dengan DBD 2. Warga mampu
warga
kurang pengetahuan bertambah mengimplementa
sikan phbs
2. Tidak ada
warga yang
menderita
DBD

2 Manajemen terapeutik 1. Pengetahuan 1. Warga mampu 1.berikan penkes


tidak efektif: thypoid warga memahami mengenai thypoid dan
berhubungan dengan mengenai penyakit thypoid obat tradisional
keterbatasan sumber thypoid 2.berikan penkes tentang
informasi bertambah phbs Angket Post
2. Warga mampu Kelompok 3
3.lakukan kerja bakti Implementasi
2. Tidak ada melaksanakan bersama
warga yang phbs
menderita
thypoid 3. Warga tidak lagi
membuang sampah
di kebun

3 1. warga mampu 1. warga mampu 1.lakukan penkes ISPA Angket Post


Kesiapan
melakukan melakukan inhalasi 2.Lakukan penkes Implementasi
meningkatkan pengobatan tradisional
pertolongan sederhana
manajemen kesehatan ispa
pertama ketika 2. warga mampu Kelompok 3
diri: ISPA 3.Lakukan penkes phbs
ada anggota mengerti obat 4.Lakukan demonstrasi
keluarga yang tradisonal untuk inhalasi sederhana
menderita ispa menangani ISPA
G. PLANNING OF ACTION MASALAH KESEHATAN

No Masalah Kegiatan Sasaran Tanggal Tempat Penanggungjawab


1. Manajemen 1. Pedidikan kesehatan/ Warga RW 4 1. 10-6-13 1. posyandu Kel 3
terapeutik tidak penyuluhan tentang 2. 17-6-13 dahlia 1
efektif: pencegahan demam 3. 18-6-13 2. posyandu
pengetahuan DBD berdarah 4. 13-6-13 dahlia 2
Berhubungan 5. 15-6-13 3. PKK ibu-
dengan kurang ibu RW 4
pengetahuan, masih 4. Pengajian
terdapat 25% bapak-
warga RW 4 yang bapak
belum mengetahui 5. Pengajian
penyakit DBD ibu-ibu

2 Manajemen
1. Pendidikan kesehatan/ Warga RW 4 1. 10-6-13 1. posyandu Kel 3
penyuluhan mengenai dahlia 1
terapeutik tidak thypoid 2. 17-6-13 2. posyandu
efektif: thypoid 2. Pendidikan kesehatan
dahlia 2
berhubungan menganai PHBS
dengan 3. Kerja bakti bersama 3. 21-6-13
3. PKK ibu-ibu
keterbatasan
RW 4
sumber informasi,
masih terdapat 29% 4. 24-6-13 4. Dasawisma rt
warga belum 02
paham mengenai 5. 25-6-13 5. Dasawisma rt
penyakit thypoid 04
dan cara 6. 28-6-13 6. Dasawisma rt
pencegahannya, 06
7. 27-6-13
21% warga 7. TPA
membuang sampah
8. 7-7-13
dikebun 8. Lingkungan
RW 4 (kerja
bakti)

3. Kesiapan 1. Melakukan penkes / Warga RW 4 1. 21-6-13 Kel 3


penyuluhan TOGA untuk 2. 28-6-13 1. PKK ibu-ibu
meningkatkan
pertolongan pertama jika 3. 4-6-13 RW 4
manajemen
terkena ISPA di rumah 2. Pengajian ibu-
kesehatan diri:
2. Melakukan penkes / ibu
ISPA, 81% warga
penyuluhan tentang 3. Pengajian
membawa ke
inhalasi sederhana bapak-bapak
sarana kesehatan
jika terjadi batuk
H. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN

NO DIAGNOSA TANGGAL/ IMPLEMENTASI EVALUASI RESPON FAKTOR FAKTOR NAMA TTD


KEPERAWATAN JAM FORMATIF KOMUNITAS PENDUKUNG PENGHAMBAT
( RESPON DS
& DO )
1 Manajemen DS : warga - Warga bisa - Warga bisa - Cuaca hujan Kel.3
terapeutik tidak 10-6-13 mengatakan diajak diajak untuk sehingga
efektif: Pedidikan
17-6-13 sudah paham untuk berinteraksi tidak semua
pengetahuan 18-6-13 kesehatan/
penyuluhan
mengenai DBD berinteraksi - Keaktifan peserta dalam
DBD 13-6-13
Berhubungan 15-6-13
dan cara - Keaktifan warga dalam penkes hadir
tentang
dengan kurang penanggulangan warga bertanya (pengajian)
pencegahan
pengetahuan nya. dalam
demam berdarah
DO : warga bertanya
terlihat - Pelaksanaa
mendengarkan n terlalu
dan menyimak malam
jalannya - Kesadaran
penyuluhan warga
Warga mengerti untuk
tentang cara mengikuti
penanganan pertemuan
DBD kurang
- Pencahayaa
n di dalam
rumah
warga
kurang
2 Manajemen Pendidikan DS : warga - Warga bisa - Warga bisa - Pelaksanaan Kel.3
terapeutik tidak 10-6-13 kesehatan/ mengatakan diajak diajak untuk tidak efektif
efektif: thypoid 17-6-13 penyuluhan sudah paham untuk berinteraksi ketika banyak
berhubungan 21-6-13 mengenai
dengan thypoid, berinteraksi - Keaktifan anak dari
dengan 24-6-13 thypoid
keterbatasan 25-6-13 dan akan - Keaktifan warga dalam warga yang
sumber informasi 28-6-13 Pendidikan melakukan warga bertanya ikut sehingga
27-6-13 kesehatan phbs. dalam - Cara membuat
7-7-13 menganai PHBS DO : bertanya penyampaia suasana ramai
Warga terlihat - Cara n dalam
Kerja bakti mengikuti penyampaia pendidikan
bersama
jalannya n dalam kesehatan
penyuluhan pendidikan maupun
kesehatan dalam
maupun demonstrasi
dalam bisa
demonstrasi dimengerti
bisa oleh warga
dimengerti karena
oleh warga menggunaka
karena n bahasa
menggunak jawa
an bahasa - Alat
jawa demonstrasi
yang
digunakan
di
mod04ikasi
sehingga
dapat mudah
digunakan
oleh warga
3 Kesiapan
21-6-13 1. Melakukan DS : - Acara - Acara - Banyak earga Kel.3
28-6-13 penkes / Warga penyuluhan penyuluhan yang bertanya
meningkatkan 4-6-13 penyuluhan mengatakan dimasukan dimasukan di luar topik
manajemen
TOGA untuk sudah paham dalam dalam
kesehatan diri:
pertolongan mengenai cara pengajian pengajian
ISPA
pertama jika pertolongan - Keaktifan - Keaktifan
terkena ISPA di ISPA di rumah. warga warga dalam
rumah DO : warga dalam bertanya
2. Melakukan terlihat bertanya tentang
penkes / mengerti tentang masalah
penyuluhan tentang ISPA, masalah ISPA
tentang inhalasi dan ISPA
sederhana mendemonstrasi - Alat
kan inhalasi demonstrasi
sederhana yang
digunakan
di
modivikasi
sehingga
dapat
mudah
digunakan
oleh warga
I. EVALUASI DAMPAK ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

No Diagnosa Keperawatan Evaluasi dampak Analisis Evaluator

1 Manajemen terapeutik tidak masih terdapat 25% warga RW 4 sebelum implementasi masih terdapat Kel.3
efektif: pengetahuan DBD yang belum mengetahui penyakit 25% warga RW 4 yang belum
Berhubungan dengan kurang DBD mengetahui penyakit DBD
pengetahuan setelah dilakukan implementasi setelah dilakukan penyebaran angket
didapatkan 95% warga RW 4 post implementasi didapatkan 95%
mengetahui penyakit DBD warga RW 4 mengetahui penyakit DBD
tingkat pengetahuan warga meningkat

2 Manajemen terapeutik tidak masih terdapat 29% warga belum Sebelum implementasi masih terdapat Kel.3
efektif: thypoid berhubungan paham mengenai penyakit thypoid dan 29% warga belum paham mengenai
dengan keterbatasan sumber cara pencegahannya, setelah dilakukan penyakit thypoid dan cara
informasi implementasi 60% warga memahami pencegahannya, setelah dilakukan
penyakit thypoid implementasi 60% warga memahami
penyakit thypoid tingkat pengetahuan
14% warga membuang sampah dikebun warga meningkat
setelah dilakukan implementasi 70%
warga membuang sampah di tempat Sebelum implementasi masih terdapat
sampah 14% warga membuang sampah dikebun
setelah dilakukan implementasi 70%
warga membuang sampah di tempat
sampah kebiasaan hidup bersih warga
mengalami peningkatan

3 Kesiapan meningkatkan Sebelum dilakukan implementasi Sebelum dilakukan implementasi 81% Kel.3
manajemen kesehatan diri: 81% warga membawa ke sarana warga membawa ke sarana kesehatan
ISPA kesehatan jika terjadi batuk setelah jika terjadi batuk setelah dilakukan
dilakukan implementasi 98% warga implementasi 98% warga membawa
membawa anggota keluarga yang anggota keluarga yang sakit ke sarana
sakit ke sarana kesehatan kesehatan, kesiapan warga untuk
meningkatkan menejemen kesehatan
diri mampu diterapakan dalam berobat
ke yankes.
J. RENCANA TINDAK LANJUT PBL KOMUNITAS

No Kegiatan Sasaran Waktu Tempat Penanggung jawab

1 Gerakan 3M Warga RW 04 1 minggu sekali Lingkungan RW 04 Ketua RW 04


2 PHBS dan kerja bakti Warga RW 04 Phbs setiap hari Lingkungan RW 04 Ketua RW 04
Kerja bakti 1
minggu sekali
3 PHBS Warga RW 04 Setiap hari Lingkungan RW 04 Ketua RW 04
LAMPIRAN 1

ANGKET PENGKAJIAN KOMUNITAS

DI RW 04 KELURAHAN BRINGIN KECAMATAN NGALIYAN SEMARANG


TAHUN 2013

PETUNJUK PENGISIAN ANGKET


1. Isilah pertanyaan yang berkaitan dengan kondisi / keadaan keluarga anda.
2. Berilah tanda check list ( ) pada tiap pilihan yang sesuai dengan kondisi / keadaan keluarga anda.
3. Semua bagian pertanyaan yang berkaitan dengan kondisi mohon diisi secara lengkap dan jelas.
4. Lingkari pada jawaban yang dianggap perlu

DEMOGRAFI KELUARGA :
1. Nama Kepala Keluarga :
2. Tanggal Lahir/Umur :
3. Pendidikan Terakhir :
4. Pekerjaan :
a) Buruh
b) PNS
c) pegawai swasta
d) TNI/POLRI
e) Pensiunan
f) Wiraswasta
g) Petani
5. A g a m a :
6. Alamat : RT ./RW. No: .
7. Jumlah anggota Keluarga :
Hu STAT penyaki
NAMA b US Pen IMUNISASI t 3 bln
U terakhir
di- Peke
No Anggota dn m L/P Perka
dika rjaan
Kelg. g ur -
n
KK. winan

B Hepatiti
s Cam
C DPT POLIO
pak
G B

1 2 3 1 2 3 4 1 2 3

Daftar Anggota keluarga


I. MASALAH LINGKUNGAN

Keadaan Rumah
1. Kondisi Rumah [ ] permanen [ ] semi permanen [ ] tidak permanen
2. Dinding [ ] tembok [ ] kayu [ ] setengah tembok
[ ] gedek [ ] triplek

3. Luas rumah
Berapa luas rumah yang ditempati.?

4. Bagaimana kondisi Penerangan di rumah tersebut [ ] listrik [ ] Lampu teplok/petromak


5. Lantai [ ] semen/plester [ ] ubin/keramik [ ] papan [ ] tanah
6. Kondisi lantai [ ] berdebu [ ] Lembab [ ] becek
7. Cara membersihkan lantai dalam rumah
( ) Disapu ( ) disiram ( ) dipel ( ) disapu+disiram ( ) disiram+disapu

8. Apakah dirumah terdapat jendela atau lubang angin-angin :


( ) Ya ( ) tidak , bila ya

9. Bila ada ventilasi [ ] 1/10 luas rumah [ ] < 1/10 luas rumah
10. Apakah jendela tersebut dibuka setiap hari
( ) Ya ( ) Tidak, bila tidak mengapa

11. Apakah cahaya matahari dapat masuk ke dalam rumah


( ) Ya ( ) Tidak

12. Keadaan rumah


( ) Bersih ( ) Kotor

13. Vektor yang banyak disekitar rumah ?


( ) Lalat ( ) nyamuk ( ) kecoa ( ) tikus ( ) burung
( ) kucing

Pekarangan
Seringkah halaman dan pekarangan rumah disapu / dibersihkan :
( ) sering ( ) kadang ( ) jarang

Apakah punya hewan ternak ?


( ) punya ( ) tidak

Apakah punya kandang tersendiri ?


( ) ya ( ) tidak

Bila ada apakah ( ) disekitar rumah ( ) jauh dari rumah ( ) dalam satu rumah
Bagaimana cara pembuangan kotoran hewan ?
( ) diarea terbuka ( ) diarea tertutup

Sumber Air Bersih


Dari manakah sumber air untuk minum dan masak
( ) Sumur pompa ( ) Sumur gali ( ) PAM ( ) Sungai ( ) lain-lain,
sebutkan.
Dari mana air untuk MCK
( ) Sumur pompa ( ) Sumur gali ( ) PAM ( ) Sungai ( ), lain-lain,
sebutkan.

Bagaimana Sifat / kondisi air


a. berbau [ ] ya [ ] tidak
b. berwarna [ ] ya [ ] tidak
c. berasa [ ] ya [ ] tidak
d. jernih ( ) ya ( ) tidak
Berapakah jarak antara sumber air dengan pembuangan limbah
( )<7m ( ) 7-10m ( ) > 10 m

Bagaimana kondisi bak mandi / bak penampung air?


( ) terbuka ( ) tertutup

Keadaan bak mandi/ bak penampungan ?


( ) ada jentik ( ) berlumut ( ) tidak ada jentik ( ) tidak berlumut

Kapan waktu membersihkan bak mandi


( ) 3 hari sekali ( ) seminggu sekali ( ) lebih dari seminggu

bagaimana keadaan saluran pembuangan air limbah ?


( ) mengalir ( ) tergenang ( ) banyak nyamuk ( ) bau ( ) tidak bau

Dimana keluarga membuang air limbah ?


( ) Got ( ) penampungan / lubang ( ) sungai

bagaimana kondisi pembuangan air limbah?


( ) terbuka ( ) tertutup

D. Karakteristik WC
Dimanakah tempat kebiasaan Buang Air Besar (BAB) ?
( ) Sungai ( ) selokan ( ) kebun ( ) WC keluarga
( ) MCK umum
Jenis WC.
( ) Leher angsa ( ) jumbleng terbuka ( ) jumbleng tertutup ( ) WCduduk

3. Bagaimana kondisi wc keluarga


( ) Bersih ( ) kotor

4. Berapa jauh jarak WC dengan sumber air sumur


( )<7m ( ) 7-10m ( ) > 10 m

Pembuangan Sampah
1. Dimana tempat pembuangan sampah ?
( ) kebun ( ) sungai ( ) selokan ( ) lubang tempat sampah

( ) sembarangan

2. Cara pengelolaan sampah


[ ] dibakar [ ] ditimbun [ ] dibuang sembarangan

[ ] dibuang ke sungai [ ] diangkut gerobag

3. Bagaimana kondisi tempat pembuangan sampah apakah ada


[ ] lalat [ ] tikus

[ ] kecoa [ ] nyamuk
II. PELAYANAN KESEHATAN

Kemana keluarga mencari pertolongan bila ada yang sakit ?


( ) rumah sakit ( ) puskesmas ( ) dokter praktek
( ) bidan/perawat
( ) balai pengobatan ( ) dukun ( ) posyandu ( ) polindes
Adakah anggota keluarga yang sakit / dirawat di RS selama 3 bulan terakhir??
( ) ya ( ) tidak

Jika YA sakitnya apa?....................


Adakah kebutuhan tentang kesehatan saat ini??...........
Apa yang dibutuhkan?...........
Dapat dijangkau dengan apa tempat pengobatan tersebut ?
( ) jalan kaki ( ) ojek ( ) dokar ( ) angkutan

Adakah jaminan pembayaran untuk kesehatan keluarga ?


( ) JAMKESMAS ( ) JAMKESKOT ( ) ASKES ( ) JAMSOSTEK

( )JAMPERSAL

III. PENGHASILAN KELUARGA

1. Berapa Penghasilan keluarga perbulan ?


2. Berapa pengeluaran perbulan ?..
3. Adakah alokasi dana untuk kesehatan keluarga
( ) ada ( ) tidak, bila tidak alasanya apa .

IV. KOMUNIKASI
1. Melalui apa keluarga saudara mendapatkan informasi, khususnya tentang kesehatan ?
2. ( ) Radio ( ) TV ( ) koran ( ) penyuluhan ( ) edaran dari desa ( )
lieflet/selebaran ( ) petugas desa ( ) pengajian/perkumpulan ( )
mushola
3. Tanggapan saudara terhadap informasi yang diberikan
( )Antusias ( ) biasa saja ( ) tidak ada respon

4. Cara yang sering digunakan untuk menyampaikan informasi ?


( ) Ceramah ( ) diskusi / Tanya jawab

V. REKREASI
Apakah rekreasi menjadi suatu kebutuhan dalam keluarga saudara ?
( ) ya ( ) tidak

Kebiasaan rekreasi kelaurga saudara


( ) nonton ( ) jalan jalan ( ) ziarahwali ( ) piknik

VI. MASALAH KELOMPOK KHUSUS

MASALAH BAYI (diisi bila memiliki bayi)

1. Apakah ibu menyusui bayi ?.


[ ] ya alasannya

[ ] tidak alasannya

2. Apakah bayi diberikan makanan tambahan /pendamping ASI sebelum umur 6 bulan ?
[ ] ya [ ] tidak

3. Apakah bayi yang diberikan makanan tambahan selain ASI/pendamping Asi:


[ ] ya sampai usia berapa [ ] tidak

4. Jenis makanan tambahan yang diberikan


[ ] makanan saring [ ] bubur susu [ ] makanan kering

[ ] nasi tim [ ] sari buah [ ] makanan lembek


5. Berat badan bayi lahir . Kg dan sekarang .. kg.
Kalau ada KMS warnanya adalah? [ ] hijau [ ] kuning [ ] merah

6. Apakah bayi ditimbang satu bulan terakhir ini ?. [ ] ya [ ] tidak


7. Jenis makanan tambahan yang diberikan
[ ] buah [ ] bubur susu [ ] makanan kering

[ ] lain-lain sebutkan [ ] nasi tim

MASALAH BALITA (diisi bila memiliki balita)

1. Apakah ditimbang setiap bulan sekali ?.


[ ] ya [ ] kadang-kadang [ ] tidak

Jika ya ditimbang dimana: [ ] Rumah Sakit [ ] Posyandu

[ ] dokter umum

Jika tidak mengapa ?. [ ] tempat penimbangan jauh [ ] repot/sibuk

[ ] tidak tahu [ ] lain-2 sebutkan .

Jika kadang-kadang apa alasannya .

2. Berapa kenaikan Berat badan balita sekarang dengan BB lahir ?


3. Kalau ada KMS warnanya adalah? [ ] hijau [ ] kunign [ ] merah
4. Apakah ada pantangan bagi balita mis: ikan atau lainnya?
[ ] ya alasannya [ ] gatal [ ] carangan [ ] gisulan

[ ] tidak

5. Bila balita di rumah mengalami berak-berak/panas ibu menganggap .


[ ] suatu penyakit [ ] akan tumbuh gigi

[ ] bertambahnya kepandaian [ ] lain-lain

6. Siapa yang mengasuh balita ? [ ] ibu [ ] saudara


[ ] pembantu [ ] nenek
[ ] lain-lain sebutkan

MASALAH IBU HAMIL (diisi jika dalam keluarga terdapat ibu hamil)

1. Apakah ada anggota keluarga yang hamil ? [ ] ya [ ] tidak


Bila ya, kehamilan yang keberapa ? ..

Berapa usia kehamilannya .

2. Apakah ibu pernah mengalami aborsi (keguguran)? [ ] ya .. kali [ ] tidak


Bila ya, penyebabnya apa, sebutkan ..

3. Apakah ibu mempunyai riwayat penyakit ? [ ] ya [ ] tidak


Bila ya, [ ] hipertensi/ darah tinggi [ ] diabes melitus/kencing manir

[ ] jantung [ ] TBC
4. Apakah ibu memeriksakan kehamilannya?.
[ ] ya [ ] tidak

5. Bila ya sudah berapa kali periksa? .. kali dan dimana tempat ibu periksa hamil ?:
[ ] RS [ ] puskesmas [ ] dr. praktek [ ] dukun

[ ] RB [ ] Posyandu [ ] Polindes

6. Bila tidak memeriksakan kahamilan alasannya apa?


[ ] tidak perlu [ ] tidak tahu [ ] malas [ ] repot/sibuk

[ ] alasan ekonomi [ ] menunggu sampai hamil besar

7. Keluhan saat kehamilan [ ] Muntah [ ] sering pusing [ ] tidak ada keluh


[ ] bengkak dikaki [ ] perdarahan
[ ] pucat dan lemah [ ] lain-lain

8. Apakah ibu hamil mempunyai pantangan terhadap makanan ?.[ ] ya [ ] tidak ada
Bila ya,? sebutkan jenisnya

9. Apakah selama hamil ibu melakukan aktifitas sehari-hari ? [ ] ya [ ] tidak


10. Rencana persalinan di [ ] RS [ ] Praktek swasta [ ] Polindes
[ ] puskesmas [ ] dukun
11. Apakah ibu pernah mengikuti senam hamil [ ] ya [ ] tidak
12. Apakah ibu tahu cara perawatan payudara ? ( ) ya ( ) tidak
13. Apakah sesudah kelahiran ibu akan memberikan ASI ? [ ] ya [ ] tidak

MASALAH REMAJA ( diisi jika dalam keluarga terdapat remaja )

1. Apakah yang dilakukan oleh remaja pada waktu luang


[ ] olah raga [ ] kumpul-kumpul dengan teman [ ] menonton TV

[ ] mengikuti perkumpulan

2. Menurut keluarga faktor apa yang mendorong remaja terlibat merokok (narkoba) ?
[ ] stress [ ] kurang perhatian orang tua[ ] orang tua tidak harmonis

[ ] pengaruh teman

3. Apakah remaja dalam keluarga memiliki kebiasaan merokok ?.


[ ] ya [ ] tidak

Jika ya, berapa bungkus rata-rata rokok yang dihabiskan dalam sehari...

4. Menurut keluarga organisasi dan perkumpulan apa yang perlu diikuti oleh remaja ?.
[ ] karang taruna [ ] perkumpulan olah raga [ ] perkumpulan keagamaan.

[ ] perkumpulan ketrampilan tangan

MASALAH USILA ( diisi jika dalam keluarga terdapat usia lanjut)

1. Bagaimana keadaan Usila dalam keluarga ? [ ] sehat [ ] sakit


2. Kalau sakit, apa sakitnya? [ ] lumpuh [ ] reumatik [ ] rabun
[ ] kencing manis [ ] hipertensi [ ] lain-lain

3. Apa ada makanan pantangan bagi Lansia? [ ] ada [ ] tidak


Kalau ada, makanan apa ?.
4. Apakah Lansia masih produktif / bekerja? [ ] tidak [ ] ya
5. Kegiatan apa yang dilakukan lansia pada waktu senggang ?
[ ] tidur/istirahat [ ] berkebun, beternak, bercocok tananam [ ] membaca [
] organisasi

6. Apakah ada kebiasaan merokok pada lansia?


[ ] ya [ ] tidak

7. Apakah lansia memakai alat bantu ?


[ ] ya [ ] tidak

Jika ya alat bantu apa? [ ] kaca mata [ ] alat bantu dengar

[ ] alat bantu jalan [ ] lain-lain sebutkan

8. Apakah ada wadah untuk mengumpulkan aspirasi Lansia yang terkait dengan kesehatan ?
[ ] tidak [ ] ya

kalau ya apa ?..

9. Bila ada posyandu apakah bapak ibu mau berpartisipasi


[ ] tidak [ ] ya

VII. MASALAH MASALAH KESEHATAN YANG MUNCUL DALAM 6 BLN TERAKHIR

MASALAH PERNAFASAN

1. Apakah keluarga tahu tentang penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas)?
( ) ya ( ) tidak

2. Apakah ada anggota keluarga mengalami batuk-batuk?. [ ] ya [ ] tidak


3. Bila ya, apakah disertai ? [ ] sesak nafas [ ] demam [ ] sesak nafas dan demam
[ ] berdahak

4. Biasa membuang dahak di?


[ ] sembarang tempat [ ] kamar mandi [ ] disiram [ ] tidak disiram

[ ] tempat tertentu [ ] tertutup [ ] terbuka


5. Apakah keluarga mengetahui penyakit TBC?
( ) ya ( ) tidak

6. Bila anggota mengalami batuk, apakah terdapat tanda-tanda


( ) nafsu makan menurun ( ) berat badan menurun ( ) sering keluar keringat dingin

7. Apakah yang dilakukan keluarga jika ada anggota keluarga yang menderita batuk-batuk ?
[ ] dibiarkan [ ] keluarga membuat obat tradisional

[ ] keluarga membeli obat [ ] keluarga membawa ke Pelayanan Kesehatan

[ ] keluarga membawa ke dukun

8. Apakah ada anggota keluarga yang mempunyai kebiasaan merokok? [ ] ya [ ] tidak


9. Bila ya, apakah lebih dari satu bungkus dalam satu hari?. [ ] ya [ ] tidak

TYPOID/ THYPUS

1. Apakah keluarga mengetahui tentang penyakit demam thypoid??


[ ] ya [ ] tidak

2. Apakah dalam keluarga ada yang pernah / menderita panas tinggi


[ ] ya [ ] tidak

3. Kapan panas tinggi terjadi


[ ] pagi [ ] sore [ ] malam

4. Berapa lama panas terjadi .


5. Bila ada anggota keluarga demam, tindakan apa yang dilakukan untuk mengatasinya?
[ ] kompres [ ] minum banyak [ ] belikan obat [ ] periksakan

6. Gejala apa yang menyertai ketika demam ?


[ ] mual, muntah [ ] pusing

7. Bagaimana keadaan lidah anak ibu


[ ] kotor [ ] bersih

8. Bagaiman nafsu makannya


[ ] naik [ ] turun [ ] bias
DEMAM BERDARAH (DB)

A. Apakah saudara pernah mendengar tentang penyakit demam berdarah?


[ ] ya [ ] tidak

B. Binatang apa yang dapat menularkan penyakit DBD?


[ ] nyamuk [ ] lalat [ ] tidak tahu

C. Kapan waktu nyamuk DBD biasanya menyebarkan penyakit?


[ ] siang hari [ ] malam hari [ ] pagi hari

D. Pada musim apa penyakit biasanya menyerang?


[ ] musim hujan [ ] musim kemarau [ ] tidak mengenal musim

E. Adakah saluran air di sekitar rumah [ ] ya [ ] tidak


Jika ada: keadaan saluran [ ] lancar [ ] tidak

[ ] tertutup [ ] terbuka

F. Berapa kali bak air dikuras ?


[ ] 1 x/minggu [ ] 2 mingu sekali ] lebih dari 2 minggu

G. Apakah keluarga memelihara burung? ? [ ] ya [ ] tidak


H. Apakah keluarga memelihara bunga hidup di pot? [ ] ya [ ] tidak
Jika ya apakah tempat minum buru, air dalam pot diganti:

[ ] setiap hari [ ] 3 hari sekali [ ] lebih dari 3 hari

I. Pernahkah diadakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) [ ] ya [ ] tidak


Jika ya, jenisnya [ ] abate [ ] fogging [ ] 3 m.

J. Adakah genangan air di sekitar rumah ?


1. Kaleng bekas [ ] ya [ ] tidak

2. Pot [ ] ya [ ] tidak

3. Ban bekas [ ] ya [ ] tidak

4. Potongan banbu [ ] ya [ ] tidak

K. Adakah anggota keluarga yang menderita DB dalam kurun waktu 3 bulan ini ?
[ ] ya [ ] tidak

L. Riwayat anggota keluarga yang terkena DB dengan tanda-tanda:


[ ] Panas [ ] < 5 hari [ ] > 5 hari.

[ ] mimisan [ ] bintik-bintik merah [ ] nyeri ulu hati.

[ ] mual muntah.
LAMPIRAN 2

ANGKET EVALUASI POST IMPLEMENTASI


PRAKTIK KEPERAWATAN KOMUNITAS
PROFESI NERS
STIKES WIDYA HUSADA SEMARANG
2013
1. Apakah anda mengetahui tentang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)??

a. Ya

b. Tidak

2. Apakah anda mengetahui tentang penyakit Thypoid??

c. Ya

d. Tidak

3. Dimana anda membuang sampah??

a. Kebun

b. Sungai

c. Selokan

d. Lubang tempat sampah

e. Sembarangan

4. Apa yang anda lakukan jika ada anggota keluarga anda jika menderita batuk??

a. Dibiarkan saja

b. Membeli obat

c. Membawa ke dukun

d. Membuat obat tradisional

e. Membawa ke pelayanan kesehatan


LAMPIRAN 3

PRESENTASE POST IMPLEMENTASI WARGA RW 4

MENGETAHUI DBD
ya tidak
N = 407 5%

95%

Tingkat pengetahuan warga RW 4 mengenai DBD meningkat menjadi 95% mengetahui DBD

MENGETAHUI THYPOID
ya tidak
N = 407

10%

90%
Tingkat pengetahuan warga RW 4 mengenai THYPOID meningkat menjadi 90% mengetahui
THYPOID

TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH


Kebun Sungai Selokan Lubang tempat sampah Sembarangan

N = 407
0%
0%
10% 0%

90%

Perilaku warga RW 4 untuk membuang sampah 90% membuang sampah pada lubang tempat sampah

PENGOBATAN JIKA KELUARGA BATUK-BATUK


0%
0%
2%
N = 407
Dibiarkan
Keluarga membeli obat
Keluarga membawa kedukun
Keluarga membuat obat tradisoanal
98% Keluarga membaya ke Yakes

Perilaku warga untuk membawa penderita batuk ke sarana kesehatan sebanyak 98%
LAMPIARN 4

PELAKSANAAN MW I DI RW 4 KEL BRINGIN 9 JUNI 2013


PENKES DI MASJID (PENGAJIAN BAPAK-BAPAK) RW 4

PENKES DBD DAN THYPOID, CA CERVIC DI ARISAN IBU-IBU RW 4


PENKES, TENSI, CEK GDS DI POSYANDU DAHLIA I RW 04
KELURAHAN BERINGIN
PEMERIKSAAN GDS
PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH
PEMASANGAN MMT
KEGIATAN MW 1
KEGIATAN MW 2
POSYANDU

PEMBAGIAN PMT
PENKES TPA