You are on page 1of 194

bgy2000@yahoo.

com 1
SUATU KEMUNGKINAN
(Probability) MUNCULNYA
KEJADIAN YANG DAPAT
MENYEBABKAN KERUGIAN

bgy2000@yahoo.com 2
BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

bgy2000@yahoo.com 3
bgy2000@yahoo.com 4
bgy2000@yahoo.com 5
bgy2000@yahoo.com 6
1. MENGIDENTIFIKASI
2. MENGUKUR
3. MEMANTAU (MEMONITOR)
4. MENGENDALIKAN

bgy2000@yahoo.com 7
Apabila resiko tersebut masih dalam pertimbangan untuk
diambil,misalnya karena tidak masuk kategori Resiko yang
Dihindar diinginkanLembaga Keuangan atau karena kemungkinan jauh
i lebih besar dibandingkankeuntungan yang diharapkan

Diterima Apabila resiko berada pada tingkat yang paling ekonomis


dan
Dipertahank
an

Dinaikan,Di Apabila resiko yang ada dapat dikendalikan dengan tata kelola
turunkan yang baik.
atau
Dihilangkan
bgy2000@yahoo.com 8
bgy2000@yahoo.com 9
KREDIT

BISNIS

LIKUIDITAS

PERFORMANCE
ORGANISASI

bgy2000@yahoo.com 10
Risk Profile of
Islamic Financial
Institution

Financial Risk Business Risk Treasury Governance Risk

Rate of Return
Credit Risk Market Risk Solvency Risk ALMA Risk Operational Risk
Risk

Displaced
Mar-up Risk Hedging Risk Reputation
Commercial Risk

Forex Risk Withdrawal Risk Transparecy Risk

Commodity Risk Shariah Risk

bgy2000@yahoo.com 11
Equity Risk Fiduciary Risk
Risk Profile of Islamic
Financial Institution

Financial Governance
Business Risk Treasury
Risk Risk

Rate of
Credit Risk Market Risk Solvency Risk ALMA Risk Operational Risk
Return Risk

Displaced
Mar-up Risk Hedging Risk Reputation
Commercial Risk

Transparecy
Forex Risk Withdrawal Risk
Risk

Commodity
Shariah Risk
Risk

bgy2000@yahoo.com 12
Equity Risk Fiduciary Risk
bgy2000@yahoo.com 13
SISTEM
KINERJA SDM ADMINISTRASI
&
DOKUMENTASI
KINERJA
KEUANGAN

bgy2000@yahoo.com 14
PROSES
SIAPKAN SAJIKAN
ANALISIS
DATA LAP- LAPORAN
DENGAN
KEU (OUTPUT)
KOMPUTER

bgy2000@yahoo.com 15
BALANCE SHEET What does it show?
Presents financial
condition
Assets = Liabilities
+ Equity Reflects claim of
Liabilities creditors & owners on
assets of the biz
Assets Provides info on:
- Quality of assets
Equity - Liquidity
- Solvency

bgy2000@yahoo.com
INCOME STATEMENT What does it show?
Presents financial

performance

Revenues Presents results of


operations of biz
(income-generating
- Expenses activities)
Provides info on:
Net Income - Profitability
- Source of cash flow

bgy2000@yahoo.com
LAPORAN
NERACA
LABA/RUGI

bgy2000@yahoo.com 18
BQ TIJARAH
NERACA
PER 31 DESEMBER 2009
AKTIVA PASSIVA
Aktiva Lancar Kewajiban :
Kas Rp 59.040.000 Tabungan Wadiah Rp 20.000.000
Sewa Gedung Dibayar Dimuka Rp 9.166.667 Deposito Mudhorobah Rp 30.000.000
Aktiva Murabahah Rp - Utang Bagi Hasil Rp 3.720.000
Piutang Murabahah Rp 35.000.000 Utang Bonus Tabungan Wadiah Rp 622.000
Pembiayaan Mudhorobah Rp 18.000.000 Utang Zakat Rp 15.992
Total Aktiva Lancar Rp 121.206.667 Total Kewajiban Rp 54.357.992

Aktiva Tetap
- Komputer Rp 3.000.000 Ekuitas
Akumulasi Penyusutan Komputer Rp (125.000) Modal Disetor Rp 75.000.000
Nilai Buku Rp 2.875.000 Laba Tahun Berjalan Rp 623.675
- Brankas Rp 6.000.000 Total Ekuitas Rp 75.623.675
Akumulasi Penyusutan Brankas Rp (100.000)
Nilai Buku Rp 5.900.000
Total Aktiva Tetap Rp 8.775.000

Total Aktiva Rp 129.981.667 Total Passiva Rp 129.981.667

bgy2000@yahoo.com 19
BQ TIJARAH
VALUE ADDED STATEMENT
PER 31 DESEMBER 2009
PENDAPATAN
Pendapatan Operasional Utama
Pendapatan Margin Murabahah Rp 10.000.000
Pendapatan Bagi Hasil Mudharabah Rp 2.400.000
Total Pendapatan Operasional Utama Rp 12.400.000
Pendapatan Operasional Lainnya
Pendapatan Administrasi Rp 40.000
Total Pendapatan Operasinoal Lainnya Rp 40.000
Total Pendapatan Rp 12.440.000

BEBAN - BEBAN
Beban Bonus Tabungan Wadiah Rp 622.000
Beban Gaji Rp 1.000.000
Beban Bagi Hasil Rp 3.720.000
Beban Telepn dan listrik Rp 400.000
Beban Perlengkapan Kantor Rp 2.000.000
Beban Sewa Gedung Rp 833.333
Beban Renovasi Rp 3.000.000
Beban Penyusutan Rp 225.000
Total Beban Rp (11.800.333)

Laba Bersih Sebelum Zakat Rp 639.667

Pos - Pos Luar Biasa


Zakat Perusahaan Rp 15.992
Pajak Rp -
Penambah/pengurang Laba Bersih Rp (15.992)

Laba Bersih Setelah Zakat Rp 623.675

bgy2000@yahoo.com 20
bgy2000@yahoo.com 21
Cash
Likuiditas Lihat
Ratio

Aset Lihat FDR

Modal Lihat CAR

Profit Lihat ROA

Efisiensi Lihat BOPO

bgy2000@yahoo.com 22
1 Likuiditas
Rasio yangmemperlihatkan kemampuan Bank/LKMs
dalam menyediakan cadangan alat likuid untuk
membayar kewajiban lancarnya

Aktiva Lancar

Kewajiban Lancar

Tips
Semakin tinggi prosentase rasionya maka semakin
likuid pula dana yang dimiliki oleh lembaga. Sebaiknya
dana yang harus tersedia di lembaga minimal 25%
CONTOH CURRENT
RATIO (LIKUIDITAS)
BQ TIJARAH
NERACA
PER 31 DESEMBER 2009
AKTIVA PASSIVA
Aktiva Lancar Kewajiban :
Kas Rp 59.040.000 Tabungan Wadiah Rp 20.000.000
Bank Syariah "X" Rp 9.166.667 Deposito Mudhorobah Rp 30.000.000
Aktiva Murabahah Rp - Utang Bagi Hasil Rp 3.720.000
Piutang Murabahah Rp 35.000.000 Utang Bonus Tabungan Wadiah Rp 622.000
Pembiayaan Mudhorobah Rp 18.000.000 Utang Zakat Rp 15.992
Total Aktiva Lancar Rp 121.206.667 Total Kewajiban Rp 54.357.992

Aktiva Tetap
- Komputer Rp 3.000.000 Ekuitas
Akumulasi Penyusutan Komputer Rp (125.000) Modal Disetor Rp 75.000.000
Nilai Buku Rp 2.875.000 Laba Tahun Berjalan Rp 623.675
- Brankas Rp 6.000.000 Total Ekuitas Rp 75.623.675
Akumulasi Penyusutan Brankas Rp (100.000)
Nilai Buku Rp 5.900.000
Total Aktiva Tetap Rp 8.775.000

Total Aktiva Rp 129.981.667 Total Passiva Rp 129.981.667

CR = Rp 121.206.666,67
Rp 54.357.992 CR = 2,2
bgy2000@yahoo.com 24
1 Likuiditas ( QUICK Ratio)

Kas + Bank+ Alat Likuid Lainya

Kewajiban Lancar

Prosentase Ideal Minimal 15 %


.
CONTOH
BQ TIJARAH
NERACA
PER 31 DESEMBER 2009
AKTIVA PASSIVA
Aktiva Lancar Kewajiban :
Kas Rp 59.040.000 Tabungan Wadiah Rp 20.000.000
Bank Syariah "X" Rp 9.166.667 Deposito Mudhorobah Rp 30.000.000
Aktiva Murabahah Rp - Utang Bagi Hasil Rp 3.720.000
Piutang Murabahah Rp 35.000.000 Utang Bonus Tabungan Wadiah Rp 622.000
Pembiayaan Mudhorobah Rp 18.000.000 Utang Zakat Rp 15.992
Total Aktiva Lancar Rp 121.206.667 Total Kewajiban Rp 54.357.992

Aktiva Tetap
- Komputer Rp 3.000.000 Ekuitas
Akumulasi Penyusutan Komputer Rp (125.000) Modal Disetor Rp 75.000.000
Nilai Buku Rp 2.875.000 Laba Tahun Berjalan Rp 623.675
- Brankas Rp 6.000.000 Total Ekuitas Rp 75.623.675
Akumulasi Penyusutan Brankas Rp (100.000)
Nilai Buku Rp 5.900.000
Total Aktiva Tetap Rp 8.775.000

Total Aktiva Rp 129.981.667 Total Passiva Rp 129.981.667

CASH RATIO = Rp 68.206.667


Rp 54.357.992 CASH RATIO = 1,25
bgy2000@yahoo.com 26
bgy2000@yahoo.com 27
2 Financing to Deposit Ratio ( FDR )

Rasio ini digunakan untuk dua kepentingan analisa :


1. Likuiditas
2. Penggalokasian Sumberdana Komersial / Akt Produktif

Jum Peny. dana

Sumber Dana komersial ( Dana Pihak III)

Tips :
1. Likuiditas : Semakin Kecil Nilai Rasio semakin baik likuiditasnya
2. Produktifitas : Semakin Besar rasio semakin Produktif.
3. Rasio Ideal adalah titik optimum : 85% - 110%
CONTOH PERHITUNGAN FDR:
BQ TIJARAH
NERACA
PER 31 DESEMBER 2009
AKTIVA PASSIVA
Aktiva Lancar Kewajiban :
Kas Rp 59.040.000 Tabungan Wadiah Rp 20.000.000
Bank Syariah "X" Rp 9.166.667 Deposito Mudhorobah Rp 30.000.000
Aktiva Murabahah Rp - Utang Bagi Hasil Rp 3.720.000
Piutang Murabahah Rp 35.000.000 Utang Bonus Tabungan Wadiah Rp 622.000
Pembiayaan Mudhorobah Rp 18.000.000 Utang Zakat Rp 15.992
Total Aktiva Lancar Rp 121.206.667 Total Kewajiban Rp 54.357.992

Aktiva Tetap
- Komputer Rp 3.000.000 Ekuitas
Akumulasi Penyusutan Komputer Rp (125.000) Modal Disetor Rp 75.000.000
Nilai Buku Rp 2.875.000 Laba Tahun Berjalan Rp 623.675
- Brankas Rp 6.000.000 Total Ekuitas Rp 75.623.675
Akumulasi Penyusutan Brankas Rp (100.000)
Nilai Buku Rp 5.900.000
Total Aktiva Tetap Rp 8.775.000

Total Aktiva Rp 129.981.667 Total Passiva Rp 129.981.667

FDR = Rp 53.000.000 FDR = 1,06


Rp 50.000.000 FDR = 106%
bgy2000@yahoo.com 29
bgy2000@yahoo.com 30
bgy2000@yahoo.com 31
3 Return on Asset

Rasio yang menunjukkan kemampuan lembaga dalam Produktifitas


menghasilkan laba / Return

Laba Operasional

Total Asset

Hot Tips
Semakin tinggi prosentase rasionya semakin baik, (
Rasio 2 % Untuk Koperasi sdh dianggap cukup baik )
CONTOH PERHITUNGAN ROA:
BQ TIJARAH

PENDAPATAN
VALUE ADDED STATEMENT
PER 31 DESEMBER 2009 ROA = Rp 623.675
Pendapatan Operasional Utama
Pendapatan Margin Murabahah
Pendapatan Bagi Hasil Mudharabah
Rp 10.000.000
Rp 2.400.000 Rp 129.981.667
Total Pendapatan Operasional Utama Rp 12.400.000
Pendapatan Operasional Lainnya
Pendapatan Administrasi Rp 40.000
Total Pendapatan Operasinoal Lainnya Rp 40.000
Total Pendapatan Rp 12.440.000

BEBAN - BEBAN
Beban Bonus Tabungan Wadiah Rp 622.000
Beban Gaji Rp 1.000.000
Beban Bagi Hasil Rp 3.720.000
Beban Telepn dan listrik Rp 400.000
Beban Perlengkapan Kantor Rp 2.000.000
Beban Sewa Gedung Rp 833.333
Beban Renovasi Rp 3.000.000
Beban Penyusutan Rp 225.000
Total Beban Rp (11.800.333)

Laba Bersih Sebelum Zakat Rp 639.667

Pos - Pos Luar Biasa


Zakat Perusahaan Rp 15.992

ROA = 0,5%
Pajak Rp -
Penambah/pengurang Laba Bersih Rp (15.992)

Laba Bersih Setelah Zakat Rp 623.675


bgy2000@yahoo.com 33
bgy2000@yahoo.com 34
BOPO
4 Biaya Operasional Pendapatan Operasional

Rasio yang menunjukkan Tingkat Effisiensi / Mengukur Besar


kecilnya Biaya Operasional

Biaya Operasional

Pendapatan Operasional

Tips
Semakin Kecil Rasio Semakin Effisien dan sebaliknya ( Ratio ideal 75% - 85% )
CONTOH PERHITUNGAN BOPO :
BQ TIJARAH
VALUE ADDED STATEMENT
PER 31 DESEMBER 2009
BOPO = Rp 11.800.333
PENDAPATAN
Pendapatan Operasional Utama
Pendapatan Margin Murabahah
Pendapatan Bagi Hasil Mudharabah
Rp 10.000.000
Rp 2.400.000
Rp 12.440.000
Total Pendapatan Operasional Utama Rp 12.400.000
Pendapatan Operasional Lainnya
Pendapatan Administrasi Rp 40.000
Total Pendapatan Operasinoal Lainnya Rp 40.000
Total Pendapatan Rp 12.440.000

BEBAN - BEBAN
Beban Bonus Tabungan Wadiah Rp 622.000
Beban Gaji Rp 1.000.000
Beban Bagi Hasil Rp 3.720.000
Beban Telepn dan listrik Rp 400.000
Beban Perlengkapan Kantor Rp 2.000.000
Beban Sewa Gedung Rp 833.333
Beban Renovasi Rp 3.000.000
Beban Penyusutan Rp 225.000
Total Beban Rp (11.800.333)

Laba Bersih Sebelum Zakat Rp 639.667

Pos - Pos Luar Biasa


Zakat Perusahaan Rp 15.992
Pajak Rp -
Penambah/pengurang Laba Bersih

Laba Bersih Setelah Zakat


Rp

Rp
(15.992)

623.675
bgy2000@yahoo.com
BOPO = 95% 36
bgy2000@yahoo.com 37
5 Capital Adequacy Ratio / CAR
( Rasio Kecukupan Modal )

CAR Digunakan digunakan Untuk Mengukur


kecukupan modal koperasi dalam

Untuk menghitung rasio ini ada beberapa langkah yang


harus dilalui :
1.Hitung Aktiva Tertimbang Menurut Risiko
2.Hitung Modal yang dimiliki
3.Hitung CAR nya
Aktiva Tertimbang Menurut Resiko ( ATMR )

No Komponen ATMR Jumlah Bobot ATMR

1 Kas 11,933,864 0% -

2 Simpanan di di Bank 40,000,000 20% 8,000,000

3 Simpanan Di Kop lain 10,000,000 30% 3,000,000

4 Penyaluran dana 1,090,000,000 100% 1,090,000,000

5 Investasi 15,000,000 100% 15,000,000

6 Aktiva tetap dan inventaris - 100% -

7 Aktiva lainya - 100% -

Jumlah ATMR 1,166,933,864 1,116,000,000


Komponen Modal

Modal simpanan 100


1 Pokok 30,000,000 % 30,000,000
100
2 Simpanan Wajib 15,000,000 % 15,000,000
Simpanan Pokok 100
3 Khusus 50,000,000 % 50,000,000
100
3 Modal Hibah / donasi 140,000,000 % 140,000,000
100
4 Cadangan Umum - % -

6 Laba di tahan / shu 35,933,864 50% 17,966,932

Jumlah Modal Inti 270,933,864 252,966,932


MODAL

ATMR

Tips
Semakin Besar nilai l Rasio Semakin Baik, Artinya Lembaga memili modal yang besar
dan cukup untuk keberlangsungan operasional lembaga

Rasio Ideal ( 15 20 % )
CAR = 252.966.932
1.116.000.000
CAR = 23%
bgy2000@yahoo.com 42
bgy2000@yahoo.com 43
RISK TAKER

MODERAT

KONSERVATIF

bgy2000@yahoo.com 44
bgy2000@yahoo.com 45
Buat kelompok (Group) sebanyak 4 kelompok, sebaiknya
masing-masing kelompok berjumlah 4 (empat) orang ;
Pilih salah satu diantara anggota kelompok untuk menjadi
PEMIMPIN (direktur) ; satu orang bendahara ; satu orang
sekretaris dan sisanya anggota ;
Beri nama kelompok anda dengan tiga kata, misal: PT.
Sahabat Kita Bersama dan disingkat SKB ;
Masing-masing anggota menyetor modal sebanyak
sepuluh ribu rupiah (Rp. 10.000), sehingga jika anggota
kelompok berjumlah 4 org, maka terkumpul modal
sebanyak Rp. 40.000,-
Bendahara menyiapkan laporan keuangan dengan jurnal
sederhana ( sesi ; keterangan ; debet ; kredit ; saldo),
contohnya seperti ini:
bgy2000@yahoo.com 46
SESI KET DEBET KREDIT SALDO
0 Setor Modal Anggota 40.000 40.000
1
2
3
4
5
6

bgy2000@yahoo.com 47
Siapkan Kertas yang sudah dipotong-potong dengan
ukuran kertas A4 dibagi delapan ;
Masing-Masing kelompok berkumpul menjadi satu
dan menempati posisi di sudut ruang yang berbeda ;
Masing-masing group memperagakan diri sebagai
perusahaan komersial yang bertujuan untuk
mendapatkan keuntungan (sebanyak-banyaknya)
melalui kegiatan jual-beli;
Peraturan dan Ketentuan lebih lanjut lihat di
Papan/Kertas yang ditempel depan (White Board)

bgy2000@yahoo.com 48
bgy2000@yahoo.com 49
AHMAD SUBAGYO

ANALISIS RISIKO
pembiayaan

bgy20
00@ya
hoo.co
m
FINANCING RISK adalah risiko kerugian karena
potensi counterparty gagal memenuhi kewajibannya
ketika jatuh tempo.
Profit Marjin (Bagi Hasil)
Marjin (bagi hasil)

bgy2000@yahoo.com
Identifikasi risiko
Melakukan pengukuran/analisis risiko
Melakukan penangan risiko
- Menghindari risiko : menyewa drpd membeli
- Mencegah dan mengendalikan risiko :
menghilangkan atau mengurangi kerugian
- Menahan risiko : memikul risiko (pencadangan
biaya)
- Memindahkan risiko (asuransi).

52
MENURUT ANDA, APA PENYEBAB
TERJADINYA RISIKO PEMBIAYAAN ?

bgy2000@yahoo.com
Aktivitas rekening nasabah menurun terus dan cenderung
menjadi pasif. Menurunnya aktivitas rekening nasabah
merupakan indikasi berkurangnya atau menurunnya
kegiatan usahanya.
Terdapat tunggakan Profit Marjin (Bagi Hasil) dan atau
tunggakan Profit Marjin (Bagi Hasil) dan telah lama
outstanding. Menumpuknya tunggakan ini menunjukkan
bahwa usaha nasabah semakin menurun, sehingga tidak
mampu lagi memenuhi semua kewajiban finansialnya
kepada bank sesuai yang diperjanjikan

bgy2000@yahoo.com
Adanya informasi negatif tentang nasabah dari pihak
ketiga, a.l. reputasinya yang menurun baik karena
perilakunya yang cenderung menjadi kurang baik, ataupun
ketidakmampuannya memenuhi seluruh kewajibannya.
Pada saat mengajukan permohonan perpanjangan ataupun
tambahan pembiayaan, nasabah tidak mampu memenuhi
kewajiban-kewajibannya, baik kewajiban finansial maupun
kewajiban administratif.

bgy2000@yahoo.com
Pada saat perpanjangan jangka waktu asuransi atas
agunan pembiayaannya, kelonggaran tarik
rekeningnya sudah tidak mencukupi untuk membayar
premi asuransi tersebut karena baki debetnya sering
dan hampir secara permanen sama dengan maksimum
limit pembiayaannya.

bgy2000@yahoo.com
EARLY WARNING

bgy2000@yahoo.com
INTERNAL EKSTERNAL

bgy2000@yahoo.com
TUJUAN
Mendeteksi dini adanya potensi masalah
Mengecek kebenaran seluruh keterangan ataupun data
serta laporan yang disampaikan nasabah
Dengan OTS, secara langsung melihat dan meneliti
keadaan usaha nasabah meliputi kapasitas produksinya,
tingkat kesibukan kerja dll

bgy2000@yahoo.com
TUJUAN (lanjutan)
Secara tidak langsung mengingatkan nasabah bahwa bank
menaruh perhatian besar atas kelancaran usahanya dan
menjadi mitra usaha yang tangguh untuk membantu
memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya
Mendidik nasabah agar selalu menyampaikan laporan
kepada bank mengenai seluruh kegiatan usahanya sesuai
dengan kenyataan yang sebenarnya.

bgy2000@yahoo.com
Lakukan penelitian terhadap kelengkapan dokumen-
dokumen pembiayaan
Retaksasi seluruh agunan pembiayaannya
Penyempurnaan dan peningkatan nilai pengikatan atas
seluruh agunan
Pastikan bahwa asuransi barang agunannya masih berjalan
Inventarisasi kembali kekayaan debitur yang telah
diagunkan atau yang belum diagunkan
Evaluasi kemampuan usaha dan manajemen perusahaan
nasabah

bgy2000@yahoo.com
BAGAIMANA ANDA MENGUKUR RISIKO
PEMBIAYAAN DI BANK/LKMS ?

bgy2000@yahoo.com
TUJUAN ANALISIS NPL DAN PPAP

ANALISIS NPL DAN PPAP DILAKUKAN DALAM


RANGKA PEMANTAUAN pembiayaan SECARA
AKURAT SEHINGGA DAPAT DIAMBIL LANGKAH
TINDAK LANJUT YANG TEPAT

bgy2000@yahoo.com
TUJUAN PEMANTAUAN
pembiayaan
Mencegah pembiayaan bermasalah sebelum
terjadi
Memeriksa penggunaan dana pembiayaan
Memahami profil risiko dan pemusatan risiko
dalam portfolio
Menjual silang produk BPR yang lain seperti
TaProfit Marjin (Bagi Hasil)n
Mengetahui kualitas portfolio dalam hal ini NPL
(Non Performing Loan) yang harus dijaga sesuai
ketentuan sebesar maksimal 5%.
Mengukur tingkat risiko yang harus ditanggung
bank berdasarkan rasio PPAP.
bgy2000@yahoo.com
BPR mana menurut anda yang risikonya
paling tinggi ? Mengapa ?

bgy2000@yahoo.com
LANGKAH-LANGKAH DALAM MENGHITUNG RASIO NPL

Kelompokkan baki debit berdasarkan laporan


portofolio pembiayaan sesuai kolektibilitas
Jumlahkan baki debit berdasarkan kolektibilitas
sebagai berikut :
Lancar Rp. XXXX
Kurang Lancar Rp. XXX
Diragukan Rp. XXX
Macet Rp. XXX
Jumlah Rp. XXXX Rp. XXX
Masukkan jumlah angka pada masing-masing
kolektibilitas sesuai rumus yang ditetapkan.
bgy2000@yahoo.com
RASIO NON PERFORMING LOAN (NPL)

RASIO NPL = BAKI DEBET pembiayaan KL + D + M X 100%


JUMLAH BAKI pembiayaan KESELURUHAN

RASIO NPL YANG SEHAT ADALAH MAKSIMAL 5%

bgy2000@yahoo.com
KOLEKTIBILITAS
pembiayaan

Kualitas pembiayaan dengan masa angsuran 1 bulan atau


lebih
Golongan Tunggakan Tunggakan Jatuh
Pokok Profit Marjin Tempo
(Bagi Hasil)
Tidak Ada Tidak Ada
Lancar Belum
< 3 x Angs. < 3 x Angs.

Kurang > 3 - 6 x Angs. > 3- 6 x Angs. 1 Bulan


Lancar

Diragukan > 6 -12 x Angs. > 6 - 12 x Angs. > 1 - 2 Bln

12 > x Angsuran 12 > x Angsuran > 2 Bulan


Macet
bgy2000@yahoo.com
LAPORAN PORTOFOLIO pembiayaan

No. Nama Baki Tung Tung Jth. Kolektibilitas


Rek pembiayaan Pokok Profit Tmp
Marjin
(Bagi
Hasil)
1 A 20.000 0 0 Blm Lancar
4 B 2.000 2 2 4Bl Macet
5 C 10.000 0 0 Blm Lancar
6 D 5.000 4 4 1 Bl Kurang Lancar
12 E 50.000 2 1 Blm Lancar
18 F 8.000 1 1 2 Bl Diragukan
20 G 125.000 0 0 Blm Lancar
21 H 75.000 0 0 Blm Lancar
22 I 15.000 1 1 Blm Lancar
23 j
Hitung 25.000
besarnya 0 ?
rasio NPL 0
bgy2000@yahoo.com Blm Lancar
Jumlah 335.000
LANGKAH-LANGKAH DALAM MENGHITUNG RASIO NPL

Jumlahkan baki debit berdasarkan kolektibilitas


sebagai berikut ( Rp. 000 ) :
Lancar Rp. 320.000
Kurang Lancar Rp. 5.000
Diragukan Rp. 8.000
Macet Rp. 2.000
Jumlah Rp. 320.000 Rp. 15.000

Rasio NPL = Rp. 15.000 x 100%


Rp. 335.000
Rasio NPL = 4,47% (Sehat)
bgy2000@yahoo.com
KASUS
No. Nama Baki Tung Tung Jth. Kolektibilitas
Rek pembiayaan Pokok Profit Tmp
Marjin
(Bagi
Hasil)
1 Inul 20.000 0 0 Blm
4 Tukul 2.000 1 1 2 Bl
5 Ariel 10.000 3 2 Blm
6 Ice 5.000 2 2 1 Bln
12 Jojon 50.000 2 1 Blm
18 Komeng 8.000 0 0 Blm
20 Indro 125.000 0 0 Blm
21 Mansur 75.000 1 1 Blm
22 Ira 15.000 1 1 3Bln
23 Raja 4.000 0 0 Blm
24 Anisa 100.000 0 0 Blm
25 besarnya
Hitung Asep rasio25.000
NPL ? 4
10,7% 4 langkah
bgy2000@yahoo.com
Apa Blm Manajemen ?
ALASAN UNTUK MENYUSUN PEMBENTUKAN PPAP

Mengacu pada Prinsip-prinsip Akuntansi


Mencocokkan pendapatan dan biaya yang
terjadi pada periode yang sama.
Dalam hal ini pendapatan Profit Marjin
(Bagi Hasil) dengan
biaya PPAP
Tidak menambah Aktiva (Portfolio)
Semakin besar PPAP maka akan menurun-
kan jumlah aktiva

Mengurangi pendapatan bersih dan menambah


biaya

bgy2000@yahoo.com
ALASAN UNTUK MENYUSUN PEMBENTUKAN PPAP

Dilihat dari sudut Kepentingan Manajerial


Menentukan nilai riil dari Aktiva yang
mengandung Risiko untuk perencanaan,
penentuan harga, dan pengembangan produk

Risiko biaya atas Aktiva

bgy2000@yahoo.com
Rasio PPAP = PPAP yang Dibentuk
X 100%
PPAP yang Wajib di bentuk

Peringkat Camel PPAP

< 81% Sehat


66% - < 81% Cukup Sehat
51% - < 66% Kurang Sehat
< 51% Tidak Sehat
bgy2000@yahoo.com
LAPORAN PORTFOLIO pembiayaan BPR SENTUHAN MANIS
ARTHA Lancar Kurang Diragukan Macet Total
Lancar
100 Rek. 800.000 0 0 0 800.000
1 Rek 0 25.000 0 0 25.000
1 Rek 0 0 10.000 0 10.000
1 Rek 0 0 0 5.000 5.000
Jumlah 800.000 25.000 10.000 5.000 840.000

Keterangan :
pembiayaan Kurang Lancar, jaminan SHM Nilai agunan Rp. 100.000 di
APHT
pembiayaan Diragukan jaminan BPKB Nilai agunan Rp. 15.000 difiducia
pembiayaan Macet tanpa jaminan
BPR telah membentuk PPAP sebesar Rp. 12.000
Hitung Besarnya NPL ?
Hitung PPAP sesuai ketentuan PBIbgy2000@yahoo.com
No. 8/19/PBI/2006 dan Rasio PPAP ?
Nilai agunan yang diperhitungkan sebagai pengurang dalam
pembentukan PPAPsebagaimana dimaksud pada pasal 13
PBI No. 8/19/PBI/2006 yaitu :
1) 100% dari agunan yang bersifat likuid, seperti taProfit
Marjin (Bagi Hasil)n dan deposito yang diblokir BPR disertai
surat kuasa pencairan.
2) 80% dari nilai hak tanggungan untuk agunan berupa
tanah, bangunan dengan kepemilikan SHM atau SHGB
yang diikat dengan APHT.
3) 60% dari nilai jual obyek pajak untuk agunan berupa
tanah, bangunan, rumah bersertifikat hak milik (SHM)
atau SHGB, hak pakai tanpa hak tanggungan.
4) 50 % dari nilai pasar untuk agunan berupa kendaraan
bermotor yang disertai bukti kepemilikan dan diiikat sesuai
ketentuan yang berlaku.bgy2000@yahoo.com
PENYELESAIAN :
Lancar Kurang Diragukan Macet Total
Lancar
100 Rek. 800.000 0 0 0 800.000
1 Rek 0 25.000 0 0 25.000
1 Rek 0 0 10.000 0 10.000
1 Rek 0 0 0 5.000 5.000
Jumlah 800.000 25.000 10.000 5.000 840.000
Agunan 0 100.000 x 15.000 x 5.000 x
80% = 50% = 0% =
80.000 7.500 0
Dasar 800.000 25.000 10.000 5.000
Perhitungan 80.000 = 7.500 = 0=
0 2.500 5.000
Syarat PPAP 0,5% 10% 50% 100%
PPAP 4.000 0 1.250 5.000 10.250

NPL = 40.000 / 840.000 x 100% bgy2000@yahoo.com


RASIO PPAP = PPAP /PPAPWD x 100%
NPL = 4,76% = 12.000 / 10.250 x 100% = 117,07%
ALASAN BPR MELAKUKAN PENGHAPUS BUKUAN ?

Untuk melihat nilai riil dari Portfolio, terutama


jika pembiayaan yang macet tidak dapat
ditagih
Untuk membersihkan Portfolio dari
pembiayaan lama yang tidak dapat ditagih

bgy2000@yahoo.com
Pengertian Penghapusbukuan

PENGHAPUSBUKUAN adalah suatu istilah


akuntansi yang menurunkan nilai PPAP dan
Portfolio Pinjaman yang Belum Tertagih
Penghapusbukuan bukan berarti penyelamatan
pembiayaan tidak dilanjutkan untuk
dikejar/ditagih!!!

bgy2000@yahoo.com
Penghapusbukuan TIDAK BERARTI
Pengampunan hutang

UPAYA PENAGIHAN HARUS TETAP DILAKUKAN MESKIPUN


BPR TELAH MELAKUKAN HAPUS BUKU !

bgy2000@yahoo.com
1. Pedoman Kebijaksanaan Pembiayaan.
2. Prinsip Kehati-hatian.
3. Organisasi & Manajemen pembiayaan
4. Kebijaksanaan Persetujuan pembiayaan
5. Dokumentasi pembiayaan
6. Administrasi pembiayaan
1. Kebijaksanaan Umum
a) Latar Belakang : Ps. 8 Undang-undang No.
7/1992+10/1999.
b) Peranan : sebagai panduan
c) Sasaran : optimalisasi pendapatan dan pengendalian
risiko.
d) Jenis Pembiayaan :
Cash loan (qardhul hasan)
Non cash loan (Murabahah)
2. Prinsip kehati-hatian dalam pembiayaan
a) Tata cara pemberian pembiayaan :
Prosedur
b) pembiayaan kepada pihak terkait :
BMPK
c) pembiayaan dengan risiko tinggi
d) pembiayaan yang dihindari
Spekulasi
Tanpa informasi keuangan
Memerlukan keahlian khusus
Bermasalah atau macet pada Bank lain
e) Profesionalisme dan integritas pejabat pembiayaan
3. Organisasi dan Manajemen Pembiayaan

a) Wajib memiliki Komite Kebijaksanaan


pembiayaan dan Komite pembiayaan.
b) Pencantuman fungsi, tugas, wewenang dan
tanggung jawab dibidang pembiayaan.
c) Anggota KKP
Direktur Utama sebagai ketua Direktur
Pembiayaan, Kepala pembiayaan dan Kepala
Satuan Kerja Audit Intern sebagai anggota.
4. Kebijaksanaan Persetujuan pembiayaan
4.1. Batas wewenang
4.2. Tanggung Jawab :
a. Telah memenuhi ketentuan
b. Didasarkan pada penilaian yang benar
c. Dapat dilunasi pada waktunya.
4.3. Proses persetujuan :
a. Diajukan secara tertulis
b. Memuat informasi lengkap
c. Kebenaran dilunasi pada waktunya.
4.4. Analisis pembiayaan
Harus dilaksanakan secara tertulis dengan prisip:
a. Bentuk, format, dan kedalaman sesuai jumlah dan jenis
pembiayaan.
b. Menggambarkan konsep hubungan total pemohon.
c. Lengkap, akurat, objektip.
d. 5 Cs.
e. Dalam sindikasi termasuk penilaian pada Bank induk.
4.5. Rekomendasi persetujuan pembiayaan harus dibuat
secara tertulis atas dasar analisis.
4.6. Pemberian persetujuan :
a. Harus atas dasar analisis dan rekomendasi.
b. Bila berbeda harus dengan penjelasan tertulis.
4.7. Perjanjian pembiayaan :
a. Tertulis
b. Sah Menurut hukum
c. Memuat jumlah, jangka waktu, cara pembayaran kembali,
dan syarat lain yang ditetapkan dalam persetujuan
pembiayaan.
4.8. Persetujuan pencairan harus atas dasar prinsip :
a. Syarat telah terpenuhi
b. Aspek Yuridis telah diselesaikan.
5. Dokumentasi pembiayaan

5.1. Wajib melaksanakan dokumentasi dengan baik


dan tertib.
5.2. Jenisnya sesuai dengan jenis pembiayaan yang
diberikan.
5.3. Cek keabsahan.
5.4. Tata cara penggunaan dan pengambilan.
6. Administrasi pembiayaan

6.1. Fungsi :
Sebagai alat penilaian perkembangan kualitas pembiayaan,
pengawasan pembiayaan, perlindungan kepentingan Bank,
penyusunan laporan.
6.2. Semua pembiayaan yang diberikan harus
diadministrasikan.
6.3. Harus mengandung unsur pengendalian
intern dan mencakup :
a. Penetapan pejabat yang bertanggung jawab.
b. Jenis dokumen yang ditatausahakan.
c. Tata cara penatausahakannya.
d. Tata cara penyusunan statistik pembiayaan.
1. Aspek Manajemen, Hukum, Ekonomi, Sosial &
Lingkungan.
2. Aspek Pasar (Market Space).
3. Aspek Teknis.
4. Aspek Keuangan.
5. Aspek Collateral.
NO PERTANYAAN ADA TIDAK
1 APAKAH DI LKMS/BPRS ANDA TELAH MEMILIKI
PEDOMAN PEMBIAYAAN ?
2 APAKAH TELAH MEMILIKI PETUGAS KREDIT
(LOAN OFFICER) YANG BERTUGAS SECARA
PROFESIONAL?
3 APAKAH KUALITAS PEMBIAYAAN SETIAP SAAT
DAPAT DI AKSES (DIKETAHUI) ?
4 APAKAH ADA TIM PENYELESAIAN PEMBIAYAAN
BERMASALAH ?
5 APAKAH LKMS/BPRS ANDA TELAH
BEKERJASAMA DENGAN ASURANSI
(JIWA/KREDIT) ?

bgy2000@yahoo.com
NO PERTANYAAN ADA TIDAK
6 APAKAH ADA PEDOMAN ANALISIS PEMBIAYAAN
?
7 APAKAH SECARA PERIODIK DILAKUKAN
REVIEW ADMINISTRASI PEMBIAYAAN ?
8 APA SUDAH MEMILIKI STRUKTUR ORGANISASI
PEMBIAYAAN DAN JOB DESKRIPSNYA ?
9 APAKAH SUDAH MEMILIKI RUANG KHASANAH ?
10 APAKAH PENGIKATAN PEMBIAYAAN
DILAKUKAN SECARA LEGAL ?

bgy2000@yahoo.com
NILAI < 6 RISIKO KREDIT TINGGI
NILAI 6-7 RISIKO KREDIT SEDANG
NILAI > 7 RISIKO KREDIT RENDAH

bgy2000@yahoo.com
bgy2000@yahoo.com 93
Prepar
ed by
bgy20
00@ya
hoo.co
m ---
94 www.i
slamic
6. Merevisi
1. Mengidentifikasi,
kebijakan
dan menilai dan
prosedur memprioritaskan risiko

5. Menguji
2. Membuat
keefektifan
strategi
dan
untuk
mengevaluasi
mengukur
hasil-
risiko
hasilnya

3. Merancang
4.
Melaksanaka kebijakan
n dan dan
memberikan prosedur
untuk
tanggung
jawab mengurangi
risiko
Improving Internal Control; A Practical Guide for Microfinance
Insititutions; Anita Campion;2000;
Prepared by 95
MicroFinance Network and GTZ;Technical Guide No
bgy2000@yahoo.com ---
Regulatory/Supervisory Reviews
Retail Banking Activities Corporate Banking Activities
Retail banking Corporate and commercial banking
Private banking Correspondent banking
Payment services
Mortgages
Treasury services
Asset & Funds management Private trust and custody
Insurance Global custody
Credit cards Structured finance
Stock purchase and sale Leasing
Syndicated lending

Processes Mortgage applications Insurance claims


Payments, check clearing Interest charges Collections
Cash handling Deposits processes Credit card transactions
Credit analysis Loans processes Recruitment
Documentation Foreign exchange Marketing
Account opening Securities Payroll processes

Systems Fixed Income Payments


Deposits, Loans Derivatives Data Warehouses
Derivatives Customer relationship management Global custody/safekeeping
Foreign exchange MIS Credit card
Equities General Ledger RTGS Systmx

Infrastructure
Centralized Systems Communications Distributed Systems
Prepared by 96
bgy2000@yahoo.com ---
Analysis process
Metrics
Organizational structure

Prepared by 97
bgy2000@yahoo.com ---
Set Overall Establish Risk Define Assess Identify Key
Develop Risk Develop An
Business Appetite And Information Current Technology
Policies And Action Plan
Objectives Capital Needs Capabilities Gaps
Procedures
Allocation
Establish Define risk Define key Understand Inventory existing Assess gaps Set cross-
overall tolerance level risk types by specific source data processing between target business
performance business unit data and capabilities capabilities and priorities
goals Allocate risk computation needs Data existing
capital to Define Applications SBU Allocate
business units metrics to be Determine target Network Risk type resources
applied architecture, Processing Infra-
processes, Payments structure Initiate projects
Understand procedures and CRM
reporting and reporting lines Trading
information Data etc
availability Applications
implications Network
Processing
Payments Risk and Compliance
CRM Strategy
Trading
etc Program Management
and Systems Integration

Prepared by 98
bgy2000@yahoo.com ---
Employee fraud (malice / criminal)
People Unauthorized activity / rogue trading / employee misdeed
Breach of employment law
Disruption by workforce
Loss or lack of key personnel

Payment / settlement / delivery risk


Process Documentation or contract risk
Valuation / pricing errors
Failures in external / regulatory / internal reporting
Compliance failures
Failures in project / change management
Selling risks / client suitability risks
Business continuity risks

Technology investment risk


Systems Systems development and implementation
Systems lack of capacity / scalability
System failures / slow responses / lack of market performance
Systems security breaches
Business continuity risks / Disaster Recovery risks
Legal / public liability
External Criminal activity
Outsourcing / supplier risks
Insourcing risks
Disaster and infrastructure (utilities) failures risk
Political / government risk (including off shore processing risks)
Regulatory risks
Prepared by bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
Audit Committee EXECUTIVE BOARD
The ORM Process

Escalation Formal Reporting

Operational Risk Manager

Programme
Information Business Audit & Fraud Risk &
Continuity &
Security Compliance Change
Investigations

Risk Assessment and Data Collection


Internal and External Data
Legal and Regulators
Prepared by 10
bgy2000@yahoo.com --- 0
KOMPONEN POKOK RISIKO

1. Risiko pasar dan pemasaran


Sumber : pajak, persaingan tdk sehat, ketergantungan
pd pembeli utama, terbatasnya distribusi produk, dll
Akibat : penjualan turun pendapatan turun
2. Risiko teknis dan produksi
Terjadi jk produktivitas tdk tercapai krn tdk mampu
menguasai teknologi.
3. Risiko Keuangan
- Pengusaha tdk mampu mengelola dana hasil
penjualan
- Meningkatnya beban bunga
- Membesarnya piutang tdk tertagih
Prepared by bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 101
- Meningkatnya biaya produksi.
ANALISIS FAKTOR RISIKO
1. Alat analisis :
Analisis sensitivitas : Mengkaji tingkat kepekaan proyek
terhadap perubahan faktor-faktor internal & eksternal proyek
2. Tujuan :
Memberlakukan faktor-faktor risiko yg dapat mempengaruhi
komponen pokok analisis kelayakan proyek, utk mengkaji
kemampuan proyek :
- Menanggung beban pengeluaran
- Kemampuan memenuhi kewajiban usaha ke bank
- Menanggung beban konsumtif, tabungan &
pemupukan modal.

Prepared by bgy2000@yahoo.com ---


www.islamicmicrofinance.blogspot.com 102
Analisis Risiko Suatu Usaha
Aspek risiko Kemungkinan faktor penyebab
1. Tingkat Kegagalan mengelola : Teknologi; SDM dlm
produktifitas < proses produksi; proses produksi; pasca
perkiraan panen; bencana alam

2. Penjualan < Produksi < perkiraan, harga relatif sama;


perkiraan Harga jual < perkiraan, tingkat produksi tidak
berubah; Produksi & harga < perkiraan;
Piutang semakin besar/tidak tertagih

3. Harga jual < Ketidak berhasilan pengusaha mengelola


perkiraan aspek pemasaran : daya serap pasar
menurun, kalah bersaing, selera pembeli
berubah, mutu produk & waktu penyampaian
tidak sesuai.
Prepared by bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 103
UPAYA MEMPERKECIL RISIKO KREDIT
1. Risiko kredit dari aspek analisis kredit
meliputi :
Aspek pasar dan pemasaran
Aspek teknis dan produksi
Aspek manajemen dan organisasi
Aspek sosial ekonomi
Aspek lingkungan
Aspek hukum dan jaminan
Aspek keuangan dan analisis kredit.

2. Upaya memperkecil risiko :


Dokumen harus baik dan lengkap
Kelayakan usaha
Pengikatan dokumen yang sempurna
Agunan yang mencukupi
Asuransi dan penjaminan
Prepared kredit.
by bgy2000@yahoo.com ---
104
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
An integrated part of the overall risk posture of a bank
Operational Risk Management, not just analysis

Prepared by 10
bgy2000@yahoo.com --- 5
Credit spread risk
Execution order
Direct credit risk Correlation Stability
Product complexity
Transaction Risk Market Sensitivity
Booking error Credit equivalent expense
Settlement error Risk Equity price
Settlement risk Equity Equity price volatility
Commodity delivery risk
Documentation/contract risk Credit Risk Risk Equity basis risk
Dividend risk

Operational Risk
Exceeding limits Interest rate
Rogue trading
Operational Interest Rate Yield curve risk
Fraud Interest rate volatility
Control Risk

Market Risk
Money laundering Interest rate basis spread risk
Security risk Risk Enterpisewide Spread risk
Key personnel risk Risk Prepayment risk
Processing risk Management Currency FX rate
Risk FX volatility
Programming error
Model/methodology error Systems Commodity Profit translation risk
Commodity price
Mark-to-market (MTM) error Risk Risk Forward price curve risk
Management information
Business Event
Commodity basis spread risk
IT systems failure Risk
Shift in credit rating Economic sector
Telecommunications failure Portfolio
Instrument
Contingency planning Reputation risk Concentration Major transaction

Program
Taxation risk Liquidity Market liquidity
Communications failure
Legal risk Risk Liquidity risk
Timing failure Risk
Disaster risk
Regulatory
Prepared risk
by bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 106
Kontrol Internal adalah segala sumber daya dan
prosedur yang digunakan oleh para manajer untuk
mengontrol kegiatan mereka secara benar. Sebuah
proses yang memungkinkan manajemen dan para
personelnya merasa cukup yakin bahwa tujuan tujuan
yang telah mereka tetapkan dapat tercapai. KI
membantu mengoreksi kontradiksi-kontradiksi dan
mendeteksi penyimpanganpenyimpangan yang terjadi
di antara para pembuat keputusan yang berbeda dari
otonomi yang beragam.

Prepared by 10
bgy2000@yahoo.com --- 7
Preventif dirancang dan diterapkan untuk mencegah
hasil- hasil yang tidak diinginkan sebelum hal itu terjadi.
Detektif dirancang untuk mengidentifikasi hasil-hasil
yang tidak diinginkan ketika hal itu terjadi. Kontrol ini
mengidentifikasi kesalahan setelah kesalahan tersebut
terjadi.
Korektif dirancang untuk memastikan bahwa tindakan
korektif telah diambil untuk mengubah hasil-hasil yang
tidak diinginkan tersebut atau untuk memastikan
bahwa hal tersebut tidak terulang kembali. Kontrol
ini dilaksanakan untuk mengoreksi kesalahan yang telah
teridentifikasi.
Kesemua ini secara bersama-sama berfungsi untuk
memastikan bahwa tujuan atau sasaran manajemen
akan tercapai.
Prepared by 10
bgy2000@yahoo.com --- 8
Audit Internal adalah fungsi penilaian
independen yang diterapkan dalam sebuah
organisasi untuk memeriksa dan
mengevaluasi kegiatan-kegiatannya sebagai
salah satu bentuk layanan bagi organisasi
tersebut. Tujuan audit internal adalah untuk
membantu para anggota organisasi dalam Risk management
melaksanakan tanggung jawab mereka secara
efektif. Dalam hal ini, audit internal
memberikan analisis, penilaian, Kontrol internal
rekomendasi, saran, dan informasi
menyangkut kegiatan yang ditinjau. Tujuan
audit mencakup peningkatan kontrol secara Audit eksternal
efektif dengan biaya yang wajar. Pada tingkat
tertentu audit ini berfungsi untuk memantau
Audit
dan mengevaluasi penerapan kontrol-kontrol internal
yang telah dilaksanakan. Kadang-kadang
sebuah MFI mengontrak auditor atau
perusahaan luar untuk melakukan fungsi Prepared by 10
bgy2000@yahoo.com --- 9
Audit yang dilakukan oleh perorangan atau perusahaan yang independen
dari perusahaan yang sedang diauditnya. Para auditor independen ini
biasanya mengaudit buku perusahaan sekali setahun setelah berakhirnya
tahun fiskal perusahaan bersangkutan. Tugas mereka adalah memberi
opini terhadap laporan keuangan yang merupakan cerminan dari status
dan kegiatan perusahaan yang sedang diaudit. Berdasarkan atas apa yang
mereka saksikan selama audit, mereka akan membuat sebuah surat
manajemen untuk digunakan oleh manajemen dan direksi. Meski pun
audit laporan keuangan merupakan jenis yang paling umum dari audit
eksternal, auditor eksternal dapat pula melakukan audit-audit dengan
tujuan khusus yang dapat mencakup; melakukan uji dan prosedur khusus
dan melaporkan hasil-hasilnya, melakukan tinjauan intensif (para donor
biasanya meminta tinjauan seperti ini), dan membuat kompilasi-
kompilasi.

Prepared by 110
bgy2000@yahoo.com ---
Preventif dirancang dan diterapkan untuk mencegah hasil-hasil yang
tidak diinginkan sebelum hal itu terjadi.
Detektif dirancang untuk mengidentifikasi hasil- hasil yang
tidak diinginkan ketika hal itu terjadi
Korektif dirancang untuk memastikan bahwa tindakan korektif telah
diambil untuk mengubah hasil-hasil yang tidak diinginkan tersebut
atau untuk memastikan bahwa hal tersebut tidak terulang kembali.
Kesemua ini secara bersama-sama berfungsi untuk memastikan
bahwa tujuan atau sasaran manajemen akan tercapai.

Prepared by 111
bgy2000@yahoo.com ---
Kontrol Internal dapat bersifat:
Manajemen Risiko Operasional Preventif dirancang dan
adalah suatu pendekatan diterapkan untuk mencegah hasil-
sistematik untuk hasil yang tidak diinginkan.
mengidentifikasi, mengukur, Korektif dirancang untuk
dan mengurangi risiko-risiko memastikan bahwa tindakan
operasional korektif telah diambil untuk
mengubah hasil-hasil yang tidak
Kontrol Internal adalah segala diinginkan.
sumber daya dan prosedur yang semua ini berfungsi untuk
digunakan oleh para manajer memastikan bahwa tujuan atau
untuk mengontrol kegiatan sasaran manajemen akan tercapai.
mereka secara benar.

Prepared by bgy2000@yahoo.com ---


www.islamicmicrofinance.blogspot.com 112
Audit Internal
Audit Eksternal
Audit Internal adalah fungsi Audit yang dilakukan oleh perorangan
penilaian independen yang atau perusahaan yang independen
dari perusahaan yang sedang
diterapkan dalam sebuah organisasi diauditnya.
untuk memeriksa dan mengevaluasi
Tugas mereka adalah memberi opini
kegiatan-kegiatannya sebagai salah terhadap laporan keuangan yang
satu bentuk layanan bagi organisasi merupakan cerminan dari status dan
tersebut. kegiatan perusahaan yang sedang
Dalam hal ini, audit internal
diaudit.
memberikan analisis, penilaian, audit eksternal dapat pula melakukan
rekomendasi, saran, dan informasi audit-audit dengan tujuan khusus
yang dapat mencakup; melakukan uji
menyangkut kegiatan yang ditinjau. dan prosedur khusus dan melaporkan
Tujuan audit mencakup hasil-hasilnya, melakukan tinjauan
peningkatan kontrol secara efektif intensif (para donor biasanya
meminta tinjauan seperti ini), dan
dengan biaya yang wajar. membuat kompilasi-kompilasi.

Prepared by bgy2000@yahoo.com ---


www.islamicmicrofinance.blogspot.com 113
Preventif dirancang dan diterapkan untuk mencegah hasil-hasil yang tidak
diinginkan sebelum hal itu terjadi.
Detektif dirancang untuk mengidentifikasi hasil-hasil yang tidak diinginkan
ketika hal itu terjadi.
Korektif dirancang untuk memastikan bahwa tindakan korektif telah
diambil untuk mengubah hasil-hasil yang tidak diinginkan tersebut atau
untuk memastikan bahwa hal tersebut tidak terulang kembali.
Semua ini berfungsi untuk memastikan bahwa tujuan atau sasaran manajemen
akan tercapai.

Prepared by 114
bgy2000@yahoo.com ---
Jsatu dengan yang lainnyaadi semua ini saling
berhubungan antaraaudit eksternal, audit internal,
resiko menajemen, kotrol internal, saling
mencakup satu dengan yang lainnya untuk
mencakup

Prepared by bgy2000@yahoo.com ---


www.islamicmicrofinance.blogspot.com 115
bgy2000@yahoo.com 116
Prepared by Ahmad Subagyo

bgy20
00@ya
hoo.co
m ---
www.i
117 slamic
microf
118

ALMA pada hakekatnya merupakan aktivitas pengelolaan


Kekayaan BANK (AKTIVA) yang diperoleh dari SUMBER
DANA yang telah dihimpun, dan aktivitas mengalokasikan
dana tersebut ke sisi Kewajiban (PASIVA) dalam bentuk
Penyaluran KREDIT (LENDING) dan Penempatan
(PLACEMENT) secara produktif, selektif dan AMAN

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
119

Ruang Lingkup ALMA meliputi:


MANAJEMEN AKTIVA
MANAJEMEN PASIVA
MANAJEMEN GAP
Dari Ruang Lingkup tersebut diatas, ALMA memilih
FOCUS pada Manajemen Likuiditas dengan tujuan akhir
pada minimisasi risiko & maksimisasi nilai-nilai
perusahaan

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
120

Pada Hakekatnya:
ALMA = VC + RC
dimana:
VC = Value Creation
RC = Risk Control

APA MAKSUDNYA ???

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
Deposit Amount
(Millions of Dollars)

Total Deposits

Core Deposits

Volatile Deposits = Total Deposits = Core Deposits

bgy2000@yahoo.com ---
1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 1999 2000 2001 2002 121
Time
122

Compared to larger, money center banks, small banks


rely on different sources of liquidity.
Liquidity measures for PNC Bank with $63 billion in
assets and Community National Bank with $156
million in assets are calculated using the balance
sheet and risk figures from Chapter 3.

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
First
PNC Bank Community
Asset Liquidity Measures (%) Bank (%)
1 Percentage of total assets
a. Cash and due from banks 5.50% 6.14%
b. Due from banks (interest bearing) 0.20% 0.14%
c. Federal funds sold and reverse repurchase agreements 0.58% 7.79%
d. Treasuries and U.S. agenciesb 0.83% 10.78%
Total gross liquid assets (a + b + c + d) 7.11% 24.85%
Unpledged U.S. Treasuries, agencies and municipal
e. 0.74% 8.40%
securities (maturity < 1 year) c
Federal funds sold and reverse RPs minus federal
f.
funds purchased and RPs -1.70% 7.10%
Total (a + b + e + f ) 4.74% 21.78%
Total (b + e + f ) -0.76% 15.64%
2 Percentage of total deposits
a. Net loans bgy2000@yahoo.com --- 96.81% 70.86%
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 123
First
PNC Bank Community
Asset Liquidity Measures (%) Bank (%)
Liability Liquidity Measures
1 Percentage of total assets
a. Total deposits 70.93% 91.65%
b. Federal funds purchased and RPs 2.28% 0.69%
c. Other borrowed funds < 1 year 2.79% 0.00%
2 Percentage of total deposits
a. Demand deposits 10.95% 35.20%
b. All NOW & ATS accounts 1.96% 7.16%
c. Insured money market deposit accounts 33.11% 18.01%
d. Other savings deposits 2.95% 4.21%
e. Time deposits <$100,000 14.77% 16.27%
f. Time deposits (CDs) > $100,000 4.37% 10.80%
3 Total equity to total assets 8.25% 7.29%
4 Non Current loans to total loans 1.05% 2.91%
5 Net loan charge-offs to total loans 2.11% 0.24%
6 Reserve for loan losses to total loans 1.49% 0.82%
7 Core deposits to total assets 63.74% 80.85%
bgy2000@yahoo.com ---
8 Volatile liabilities to total assets
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 11.02% 10.30% 124
125

Banks actively engage in liquidity planning at two


levels.
The first relates to managing the required reserve
position.
The second stage involves forecasting net funds needs
derived, seasonal or cyclical phenomena and overall
bank growth.

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
126

The second stage of liquidity planning involves


projecting funds needs over the coming year and
beyond, if necessary.
Projections are separated into three categories:
1. base trend,
2. short-term seasonal, and
3. cyclical values.
Management can supplement this analysis by
including projected changes in purchased funds and
in investments with specific loan and deposit flows.

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
Assets Liabilities
Transaction accounts and
Cash and due from banks $ 160 $1,600
nonnegotiable deposits
Certificates of deposit and other
Loans 1,400 280
borrowing
Investment securities 400 Stockholders' equity 120
Other assets 40 Total $2,000
Total $2,000

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 127
End of Trend
Month Deposits

January $1,608
February 1,616
March 1,623
April 1,631
May 1,639
June 1,647
July 1,655
August 1,663
September 1,671
October 1,680
November 1,688
December 1,696

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 128
End of Trend
Month Loans*

January $1,413
February 1,427
March 1,440
April 1,454
May 1,467
June 1,481
July 1,495
August 1,510
September 1,524
October 1,538
November 1,553
December 1,568
bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 129
130

The banks monthly liquidity needs are estimated as


the forecasted change in loans plus required reserves
minus the forecast change in deposits:
Liquidity needs =
Forecasted Dloans + Drequired reserves
- forecasted Ddeposits

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
End of DDeposit DRequired DLoans Liquidity
Month s Reserves Needs*

January 11.0 1.1 $ 33.0 $42.9


February 56.0 5.6 -24.0 -74.4
March 110.0 11.0 -48.0 -147.0
April 153.0 15.3 -51.0 -188.7
May 56.0 5.6 10.0 -40.4
June -25.0 -2.5 106.0 128.5
July -72.0 -7.2 216.0 280.8
August -26.0 -2.6 211.0 234.4
September 19.0 1.9 177.0 159.9
October 96.0 9.6 129.0 42.6
November 155.0 15.5 125.0 -14.5
December 96.0 9.6
bgy2000@yahoo.com --- 168.0 81.6
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 131
132

Management can supplement this information with


projected changes in purchased funds and investments
with specific loan and deposit flows.
The bank can calculate a liquidity GAP by classifying
potential uses and sources of funds into separate time
frames according to their cash flow characteristics.
The Liquidity GAP for each time interval equals the
dollar value of uses of funds minus the dollar value of
sources of funds.

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
030 Days 3190 Days 91365 Days
Potential Uses of Funds
Add: Maturing time deposits
Small time deposits 5.5 8.0 34.0
Certificates of deposit over $100,000 40.0 70.0 100.0
Eurodollar deposits 10.0 10.0 30.0
Plus: Forecast new loans
Commercial loans 60.0 112.0 686.0
Consumer loans 22.0 46.0 210.0
Real estate and other loans 31.0 23.0 223.0
Minus: Forecast net change in transactional accounts
Demand deposits - 6.5 105.5 10.0
NOW accounts 0.4 5.5 7.0
Money market deposit accounts 1.6 3.0 6.0
Total uses $173.0 155.0 1,260.0
Potential Sources of Funds
Add: Maturing investments
Money market instruments 8.0 16.5 36.5
U.S. Treasury and agency securities 7.5 10.5 40.0
Municipal securities 2.5 1.0 12.5
Plus: Principal payments on loans 80.0 262.0 903.0
Total sources 98.0 290.0 992.0
Periodic Liquidity GAP 75.0 ---
bgy2000@yahoo.com -135.0 268.0
75.0
www.islamicmicrofinance.blogspot.com - 60.0 208.0 133
Cumulative Liquidity GAP
Time Frame
030 3190 91365
Days Days Days
Purchased Funds Capacity
Federal funds purchased (overnight and term) $20 $20 $30
Repurchase agreements 10 10 10
Negotiable certificates of deposit
Local 50 50 60
National 20 20 25
Eurodollar certificates of deposit 20 20 20
Total $120 $120 $145
Additional Funding Sources
Reductions in federal funds sold $5 $5 $5
Loan participations 20 20 20
Sale of money market securities 5 5 5
Sale of unpledged securities 10 10 10
Total $40 $40 $40
Potential Funding Sourcesa $160 $160 $185
Potential Extraordinary Funding Needs
50% of outstanding letters of credit 5 10 15
20% of unfunded loan commitments 25 30 35
Total bgy2000@yahoo.com --- $30 $40 $50
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 134
Excess Potential Funding Sources $130 $120 $135
135

The previous analysis focuses on estimating the


dollar magnitude of liquidity needs.
Implicit in the discussion is the assumption that the
bank has adequate liquidity sources.
Banks with options in meeting liquidity needs
evaluate the characteristics of various sources to
minimize costs.

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
136

Brokerage fees
Securities gains or losses
Foregone interest income
Any increase or decrease in taxes
Any increase or decrease in interest receipts

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
137

Brokerage fees
Required reserves
Servicing or promotion costs
Interest expense.
The costs should be evaluated in present value
terms because interest income and expense may
arise over time.

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
138

ANALISIS TREND

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
4-140

Equation: Yi a bx i

n
x i y i nx y
Slope: b i n
x i nx
i

Y-Intercept: a y bx

2004 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River, PowerPoint presentation


N.J. 07458 to accompany
4-141
The demand for electrical
Year Demand power at N.Y.Edison over
the years 1997 2003 is
1997 74 given at the left. Find the
1998 79 overall trend.

1999 80
2000 90
2001 105
2002 142
2003 122

2004 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River, PowerPoint presentation


N.J. 07458 to accompany
Year Time Power x2 xy
Period Demand
1997 1 74 1 74
1998 2 79 4 158
1999 3 80 9 240
2000 4 90 16 360
2001 5 105 25 525
2002 6 142 36 852
2003 7 122 49 854
x=28 y=692 x2=140 xy=3,063
4-142
4

x 28 y 692
x 4 y 98.86
n 7 n 7

xy - nxy 3,063 (7)(4)(98.86) 295


b 10.54
x nx
2 2
140 (7)(4) 2
28

a y - bx 98.86 - 10.54(4) 56.70

Demand in 2004 56.70 10.54(8) 141.02 megawatts

Demand in 2005 56.70 10.54(9) 151.56 megawatts

2004 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River,


N.J. 07458
PowerPoint presentation to
accompany Heizer/Render
2004 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River,
N.J. 07458
Principles of Operations 4-144
Management, 5e, and Operations
Management, 7e
1. BUKA MS.EXCELL
2. TULIS DATA YANG AKAN DI ANALISIS
3. MENU INSERT DI CLICK
4. CLICK MORE FUNCTION PILIH STATISTICAOTL PILIH FORECAST
5. SHOT DRAG DATA YANG AKAN DI ANALISIS
6. OK

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 145
146

BP4-1

What is a Balance Sheet?


A balance sheet is a listing of

ASSETS LIABILITIES
What the business HAS What the business OWES

EQUITY
= Assets - Liabilities
What the business OWNS

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
SUMBER DANA
BPR

SUMBER DANA SUMBER DANA


EKSTEREN INTEREN

PEMILIK: HUTANG: MODAL & Cadangan: INTENSIF:


- Subordinated Loan - Tabungan & Deposito - Modal Ditempatkan - Penjualan Aktive Tetap
- Saham - Pinjaman Diterima - Cadangan - Likuidasi Agunan Kredit
- Donasi - Kewajiban Lainnya - Laba Ditahan & Berjalan - Hasil Penagihan Kredit
bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 147
SUMBER DANA BANK

DANA SENDIRI DANA MASYARAKAT

TANPA BUNGA:
- Transfer, Dana Kelolaan DENGAN BUNGA
- Hutang Pajak, Hutang Gaji, dll

BUNGA MURAH:
- Giro (Bank Umum)
- Dana Kredit Program

BUNGA MAHAL:
- Tabungan & Deposito
bgy2000@yahoo.com ---
- Pinjaman Diterima
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 148
149

Effects of Transactions on the Balance Sheet - ANSWERS BP4-4

For the following transactions, show how these affect the Balance Sheet by drawing an up arrow to show an increase in the account(s) affected and a
down arrow to show a decrease.

ASSETS = LIABILITES + EQUITY


Current Restricted
Loans Fixed Short-term Client Long-term
Cash Loans Investments /Deferred Equity
Past Due Assets Borrowing Savings Debt
Outstanding Revenue

i. Purchase land on long-term


credit
ii. Disburse loan to client

iii. Purchase motorcycles for staff -


pay half cash; half long-term
iv. Purchase office furniture on
short-term credit
v. Take loan from bank (> 1 year)

vi. Purchase a Treasury Bill for


cash
vii. Client withdraws savings

viii. Receive an unrestricted


donation
ix. A current loan becomes past
due
x. Receive a restricted donation
for operations (3 years)

BP4-4
Source: Joanna Ledgerwood and Kerri Moloney; Accounting: Study Guide; Calmeadow, Toronto CANADA, 1996

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
150

APAKAH AKAN MENGGUNAKAN DANA DARI


UANG CASH ANDA ?
APAKAH AKAN MENGGUNAKAN DANA DARI
SUMBER PASIVA ? ATAU
PAKAI DANA MODAL ANDA ?

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
151

DARI MANA SUMBER DANA LKM ANDA?


APAKAH DARI DANA CASH ANDA ?

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
152

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
153

TUGAS & FUNGSI MANAJEMEN LIKUIDITAS


TUGAS MANAJEMEN LIKUIDITAS ADALAH:
MENATA SISTEM LIKUIDITAS UNTUK MASA MENDATANG
MELAKUKAN PROYEKSI KEBUTUHAN ALAT LIKUID
MENGAMBIL KEBIJAKAN SEBAGAI ANTISIPASI TERHADAP HASIL PROYEKSI

FUNGSI MANAJEMEN LIKUIDITAS ADALAH:


MEYAKINKAN PEMILIK DANA/DEPOSAN, BAHWA BANKNYA AMAN
MENJAMIN KEMAMPUAN BANK MEMBAYAR SETIAP KEWAJIBAN YANG JATUH TEMPO
MENGHINDARI PENJUALAN ASSETS BANK SECARA TERPAKSA
MENGHINDARI TERPAKSA MEMBAYAR LEBIH MAHAL DI PASAR UANG ANTAR BANK
MENGHINDARI TERPAKSA MEMAKAI FASILITAS PENDANAAN DARI BANK INDONESIA
PBI NO.10/26/PBI/2008, Tgl. 30 Oktober 2008, FASILITAS PENDANAAN JANGKA PENDEK
BAGI BANK UMUM

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
154

KONSEP DASAR MANAJEMEN LIKUIDITAS


BPR/LKM HARUS MENGOPTIMALKAN SUMBER PENGHASILANNYA
MELALUI PENGELOLAAN PENDAPATAN
BPR/LKM HARUS MEMINIMALKAN BEBAN/BIAYA OPERASIONALNYA
MELALUI PENGELOLAAN BIAYA DANA
BPR/LKM HARUS DAPAT MEMENUHI SETIAP KOMITMEN KREDITNYA
KEPADA DEBITUR
BPR/LKM HARUS DAPAT MEMENUHI SETIAP KOMITMEN DEPOSITNYA
KEPADA DEPOSAN
BPR/LKM HARUS MAMPU MENGANTISIPASI DAN MEMINIMALKAN DAMPAK NEGATIF DARI
SETIAP PERATURAN / KETENTUAN BARU YANG AKAN MEMBERATKANNYA

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
155

MASALAH POKOK DALAM MANAJEMEN LIKUIDITAS


MASALAH YANG DIHADAPI BPR/LKM DALAM MANAJEMEN LIKUIDITAS:
BPR/LKM HARUS MENGOPTIMALKAN KEUNTUNGAN DENGAN RISIKO YANG MINIMAL
SEBAGIAN DANA BPR/LKM YANG DITANAMKAN DALAM EARNING ASSETS ADALAH DANA
YANG SEWAKTU-WAKTU DAPAT DITARIK OLEH PEMILIKNYA TABUNGAN ( 27.00%)
KEWAJIBAN BANK HARUS DIBAYAR SECARA:
TEPAT WAKTU
TEPAT JUMLAH
TUNAI
TANPA SYARAT

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
156

RISIKO SUKU BUNGA

RISIKO KREDIT RISIKO LIKUIDITAS

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
Group of Central Bank Inflation Rates International Annual Economic
Countries Discount Rates (YoY) Prime Rates Growth

Japan 0.75% -0.70% 2.40% 2.00%


USA 2.25% 4.00% 5.00% 2.50%
South Korea 3.25% 3.90% n.a. 5.70%
Canada 3.25% 1.40% n.a. 1.70%
Indonesia 8.25% 8.20% n.a. 6.30%
Germany 1.50% 3.10% n.a. 1.80%
Thailand 5.25% 5.30% n.a. 6.00%

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 157
PERKEMBANGAN KREDIT & SUMBER DANA BPR/LKM
PERIODE: 2005 - 2008*)
31-12-2005 31-12-2006 31-12-2007 30-06-2008
PENYALURAN DANA:
Kredit 14,654.00 80.98% 16,948.00 77.37% 20,540.00 77.37% 23,877.00 82.31%
Antar Bank Aktiva 3,442.00 19.02% 4,956.00 22.63% 6,009.00 22.63% 5,130.00 17.69%
18,096.00 100.00% 21,904.00 100.00% 26,549.00 100.00% 29,007.00 100.00%
SUMBER DANA (DPK):
Deposito 9,421.00 60.97% 11,190.00 58.49% 12,701.00 56.12% 13,551.00 54.54%
Tabungan 3,757.00 24.31% 4,980.00 26.03% 6,018.00 26.59% 6,644.00 26.74%
Antar Bank Pasiva 1,761.00 11.40% 2,401.00 12.55% 3,240.00 14.32% 3,947.00 15.88%
Pinjaman Diterima 406.00 2.63% 416.00 2.17% 482.00 2.13% 515.00 2.07%
Kewajiban Segera 107.00 0.69% 145.00 0.76% 189.00 0.84% 191.00 0.77%
15,452.00 100.00% 19,132.00 100.00% 22,630.00 100.00% 24,848.00 100.00%
ABA to DPK Ratio 22.28% 25.90% 26.55% 20.65%
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Vol 6, No.9, Agustus 2008 (Data Diolah Kembali)

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 158
PERKEMBANGAN KREDIT & SUMBER DANA BPR/LKM
PERIODE: 2005 - 2008*)
31-12-2005 31-12-2006 31-12-2007 31-07-2008
PENYALURAN DANA:
Kredit 14,654.00 80.98% 16,948.00 77.37% 20,540.00 77.37% 24,400.00 82.23%
Antar Bank Aktiva 3,442.00 19.02% 4,956.00 22.63% 6,009.00 22.63% 5,273.00 17.77%
18,096.00 100.00% 21,904.00 100.00% 26,549.00 100.00% 29,673.00 100.00%
SUMBER DANA (DPK):
Deposito 9,421.00 60.97% 11,190.00 58.49% 12,701.00 56.12% 13,742.00 54.04%
Tabungan 3,757.00 24.31% 4,980.00 26.03% 6,018.00 26.59% 6,949.00 27.33%
Antar Bank Pasiva 1,761.00 11.40% 2,401.00 12.55% 3,240.00 14.32% 4,036.00 15.87%
Pinjaman Diterima 406.00 2.63% 416.00 2.17% 482.00 2.13% 506.00 1.99%
Kewajiban Segera 107.00 0.69% 145.00 0.76% 189.00 0.84% 194.00 0.76%
15,452.00 100.00% 19,132.00 100.00% 22,630.00 100.00% 25,427.00 100.00%
ABA to DPK Ratio 22.28% 25.90% 26.55% 20.74%
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Vol 6, No.9, Agustus 2008 (Data Diolah Kembali)

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 159
PERKEMBANGAN KREDIT & SUMBER DANA BPR/LKM
PERIODE: 2005 - 2008*)
31-12-2005 31-12-2006 31-12-2007 31-08-2008
PENYALURAN DANA:
Kredit 14,654.00 80.98% 16,948.00 77.37% 20,540.00 77.37% 25,099.00 83.78%
Antar Bank Aktiva 3,442.00 19.02% 4,956.00 22.63% 6,009.00 22.63% 4,861.00 16.22%
18,096.00 100.00% 21,904.00 100.00% 26,549.00 100.00% 29,960.00 100.00%
SUMBER DANA (DPK):
Deposito 9,421.00 60.97% 11,190.00 58.49% 12,701.00 56.12% 13,794.00 54.01%
Tabungan 3,757.00 24.31% 4,980.00 26.03% 6,018.00 26.59% 6,846.00 26.80%
Antar Bank Pasiva 1,761.00 11.40% 2,401.00 12.55% 3,240.00 14.32% 4,182.00 16.37%
Pinjaman Diterima 406.00 2.63% 416.00 2.17% 482.00 2.13% 522.00 2.04%
Kewajiban Segera 107.00 0.69% 145.00 0.76% 189.00 0.84% 197.00 0.77%
15,452.00 100.00% 19,132.00 100.00% 22,630.00 100.00% 25,541.00 100.00%
ABA to DPK Ratio 22.28% 25.90% 26.55% 19.03%
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Vol 6, No.9, Agustus 2008 (Data Diolah Kembali)

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 160
PERKEMBANGAN KREDIT & SUMBER DANA BPR/LKM
PERIODE: 2005 - 2008*)
31-12-2005 31-12-2006 31-12-2007 30-09-2008
PENYALURAN DANA:
Kredit 14,654.00 80.98% 16,948.00 77.37% 20,540.00 77.37% 25,701.00 83.87%
Antar Bank Aktiva 3,442.00 19.02% 4,956.00 22.63% 6,009.00 22.63% 4,943.00 16.13%
18,096.00 100.00% 21,904.00 100.00% 26,549.00 100.00% 30,644.00 100.00%
SUMBER DANA (DPK):
Deposito 9,421.00 60.97% 11,190.00 58.49% 12,701.00 56.12% 14,081.00 54.21%
Tabungan 3,757.00 24.31% 4,980.00 26.03% 6,018.00 26.59% 6,631.00 25.53%
Antar Bank Pasiva 1,761.00 11.40% 2,401.00 12.55% 3,240.00 14.32% 4,458.00 17.16%
Pinjaman Diterima 406.00 2.63% 416.00 2.17% 482.00 2.13% 539.00 2.08%
Kewajiban Segera 107.00 0.69% 145.00 0.76% 189.00 0.84% 266.00 1.02%
15,452.00 100.00% 19,132.00 100.00% 22,630.00 100.00% 25,975.00 100.00%
ABA to DPK Ratio 22.28% 25.90% 26.55% 19.03%
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Vol 6, No.10, September 2008 (Data Diolah Kembali)

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 161
PERKEMBANGAN KREDIT & SUMBER DANA BPR/LKM
PERIODE: 2007 - 2008*)
31-12-2007 31-07-2008 31-08-2008 30-09-2008
PENYALURAN DANA:

Kredit 20,540.00 77.37% 24,400.00 82.23% 25,099.00 83.78% 25,701.00 83.87%

Antar Bank Aktiva 6,009.00 22.63% 5,273.00 17.77% 4,861.00 16.22% 4,943.00 16.13%

26,549.00 100.00% 29,673.00 100.00% 29,960.00 100.00% 30,644.00 100.00%


SUMBER DANA (DPK):

Deposito 12,701.00 56.12% 13,742.00 54.04% 13,794.00 54.01% 14,081.00 54.21%

Tabungan 6,018.00 26.59% 6,949.00 27.33% 6,846.00 26.80% 6,631.00 25.53%

Antar Bank Pasiva 3,240.00 14.32% 4,036.00 15.87% 4,182.00 16.37% 4,458.00 17.16%

Pinjaman Diterima 482.00 2.13% 506.00 1.99% 522.00 2.04% 539.00 2.08%

Kewajiban Segera 189.00 0.84% 194.00 0.76% 197.00 0.77% 266.00 1.02%

22,630.00 100.00% 25,427.00 100.00% 25,541.00 100.00% 25,975.00 100.00%

ABA to DPK Ratio 26.55% 20.74% 19.03% 19.03%


Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Vol 6, No.10, September 2008 (Data Diolah Kembali)
bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 162
PERKEMBANGAN KREDIT & SUMBER DANA BPR/LKM
31-12-2007 31-07-2008 31-08-2008 30-09-2008
PENYALURAN DANA:
Kredit 20,540.00 77.37% 24,400.00 82.23% 25,099.00 83.78% 25,701.00 83.87%
Antar Bank Aktiva 6,009.00 22.63% 5,273.00 17.77% 4,861.00 16.22% 4,943.00 16.13%
26,549.00 100.00% 29,673.00 100.00% 29,960.00 100.00% 30,644.00 100.00%
SUMBER DANA (DPK):
Deposito 12,701.00 56.12% 13,742.00 54.04% 13,794.00 54.01% 14,081.00 54.21%
Tabungan 6,018.00 26.59% 6,949.00 27.33% 6,846.00 26.80% 6,631.00 25.53%

Antar Bank Pasiva 3,240.00 14.32% 4,036.00 15.87% 4,182.00 16.37% 4,458.00 17.16%
Pinjaman Diterima 482.00 2.13% 506.00 1.99% 522.00 2.04% 539.00 2.08%
Kewajiban Segera 189.00 0.84% 194.00 0.76% 197.00 0.77% 266.00 1.02%
22,630.00 100.00% 25,427.00 100.00% 25,541.00 100.00% 25,975.00 100.00%
ABP + Pinjaman Diterima 3,722.00 16.45% 4,542.00 17.86% 4,704.00 18.42% 4,997.00 19.24%
LIQUIDITY GAP 1,821.00 3,709.00 4,459.00 4,989.00
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Vol 6, No.10, September 2008 (Data Diolah Kembali)
bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 163
2003 2004 2005 2006 2007 2008 1)
KREDIT 8,985.00 12,149.00 14,654.00 16,948.00 20,540.00 25,701.00
TAB + DEP 8,768.00 11,161.00 13,178.00 15,771.00 18,719.00 20,712.00
Sumber: Bank Indonesia, Statistik Perbankan Indonesia, Vol 6, No 10, September 2008
1) Posisi 30 September 2008

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 164
165

PERKEMBANGAN KREDIT & SIMPANAN BPR


Periode: 2003-2008
( Milyar Rupiah )

30,000.00

25,000.00
20,000.00 KREDIT
15,000.00 TAB + DEP

10,000.00
5,000.00

-
2003 2004 2005 2006 2007 2008 1)

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
166

PENGERTIAN:
COF (Cost Of Fund):
Adalah sejumlah biaya dana (bunga) yang harus dibayar oleh
bank atas setiap rupiah dan atau valas yang berhasil dihimpun
dari masyarakat dalam bentuk giro, tabungan, deposito, dan
pinjaman yang diterima.
COLF (Cost Of Loanable Fund):
Adalah sejumlah biaya dana (bunga) yang harus dibayar oleh
bank atas setiap rupiah dan atau valas yang berhasil dihimpun
dari masyarakat dalam bentuk giro, tabungan, deposito, dan
pinjaman yang diterima, setelah disisihkan sejumlah % tertentu
yang harus dipelihara sebagai ALAT LIKUID.

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
167

Ketentuan Bank Indonesia tentang Giro Wajib Minimum:

- 7,50% DPK dalam Rupiah


- 1,00% DPK dalam VALAS

Ketentuan ini berlaku bagi Bank Umum, seperti diatur dalam:


Peraturan Bank Indonesia No.10/25/PBI/2008, Tgl. 23-10-2008
SEBAGAI PERUBAHAN ATAS:
Peraturan Bank Indonesia No.10/19/PBI/2008, Tgl. 14-10-2008
tentang GWM Bank Umum di BI dalam Rupiah & Valuta Asing

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
168

Bagaimana dengan BPR/LKM?


Hingga saat ini BI hanya mengatur tentang Alat Likuid
BPR/LKM dalam PBI Nomor 7/34/PBI/2005 Tgl 22-09-2005,
TENTANG: Tindak Lanjut Penanganan Terhadap BPR/LKM
Dalam Status Pengawasan Khusus, dimana BPR/LKM yang
mempunyai:

CR (Cash Ratio) rata-rata dalam 6 bulan kurang dari 3.00%


dinyatakan dalam STATUS PENGAWASAN KHUSUS
Bacalah PBI Nomor 7/34/PBI/2005, Pasal 2 ayat 2b

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
169

Berapa % BPR/LKM harus memelihara ALAT LIKUID?


Dengan melihat caption 16, dimana rasio ABA terhadap DPK
selama ini berkisar antara 20%-26%, maka sekurang-kurangnya
BPR/LKM harus menempatkan alat likuid sebesar 20% dihitung dari
kewajiban terhadap pihak ketiga, yaitu tabungan, deposito, dan
pinjaman yang diterima.
Dengan demikian, dalam WORKSHOP ini kita gunakan asumsi
untuk menghitung Cost Of Loanable Fund dengan formula:
COLF = COF : ( 1 Alat Likuid )
= COF : ( 1 0.20 )

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
170

COF dihitung dengan mencari rata-rata tertimbang dari seluruh


komponen DPK, sehingga dalam banyak buku COF juga sering
ditulis sebagai WACOF atau Weighted Average Cost Of Fund.

Sebagai perbandingan, Robert Peck Christen dalam bukunya


Banking Services for the Poor: Managing for Financial Success
(ACCION 2000 hal 146), memasukkan unsur EQUITY atau Modal
dalam perhitungan COF, dimana unsur modal tersebut dihargai
sebesar tingkat inflasi pada tahun berjalan.

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
171

Dengan adanya cara pandang yang berbeda dalam menghitung


Cost of Fund, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah:

Cara Pandang 1 UMUM


WACOF = Purchased Funds *)
Cara Pandang 2 Robert Peck Christen
WACOF = Purchased Funds + Cost of Equity
Catatan:
Purchased Funds merupakan sumber dana yang untuk memperolehnya Bank harus
membayar pada harga tertentu

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
PT BPR/LKM ARTHA BUDHI CAHYA
PURCHASED FUND WEEKLY REPORT
Position: 10 October 2008
( Ribuan Rupiah )
Interest Liquidity
SOURCES OF FUND Posisi 10/10/08 Share WACOLF
Rate Reserve
TABUNGAN 2,311,715.00 22.74% 10.00% 20.00% 2.84%
DEPOSITO 5,642,000.00 55.50% 12.50% 20.00% 8.67%
PINJAMAN DITERIMA:
Term Loan (Linkage Program) 1,750,000.00 17.21% 17.00% 20.00% 3.66%
Rekening Koran 462,500.00 4.55% 16.50% 20.00% 0.94%
TOTAL DPK 10,166,215.00 100.00% 16.11%
bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 172
NO. POS-POS AKTIVA JUMLAH % NO. POS-POS PASIVA JUMLAH %
1 Kas 65,000.00 0.53% 1 Kewajiban Segera 18,500.00 0.15%

2 Tagihan Pada Bank Lain: 2 Tabungan 2,311,715.00 18.68%

- Giro 175,000.00 1.41% 3 Deposito Berjangka 5,642,000.00 45.58%

- Tabungan 425,000.00 3.43% 4 Pinjaman Yang Diterima:

- Deposito 1,100,000.00 8.89% - Linkage Program 1,650,000.00 13.33%

- Lainnya - - Rekening Koran 350,000.00 2.83%

3 Surat Berharga - - Lainnya -

4 Kredit Yang Diberikan 10,225,000.00 82.61% 5 Rupa-rupa Pasiva 62,500.00 0.50%

5 PPAP 139,500.00 -1.13% 6 Modal Dasar 2,500,000.00 20.20%

6 Aktiva Tetap & Inventaris 369,250.00 2.98% 7 Modal Belum Disetor 1,000,000.00 -8.08%

(Nilai Buku) 8 Laba/Rugi Tahun Lalu 225,000.00 1.82%

7 Rupa-rupa Aktiva 157,500.00 1.27% 9 Laba/Rugi Tahun Berjalan 617,535.00 4.99%

Jumlah 12,377,250.00 100.00% Jumlah 12,377,250.00 100.00%

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 173
174

Berdasarkan Neraca Keuangan Periode 31 Oktober 2008 dari PT


BPR/LKM ABC, saudara diminta untuk menghitung:

Cash Ratio
ABA to DPK Ratio
WACOF
WACOLF

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
175

Cash Ratio 1: Kewajiban Lancar = Kewajiban Segera + Tabungan


Cash Ratio 2: Kewajiban Lancar = Kewajiban Segera + Tabungan + Deposito

Asumsi: Seluruh Deposito berjangka 90 hari

Dengan data pada neraca 31-10-2008, hitunglah:

Cash Ratio 1
Cash Ratio 2
LDR

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
176

KARAKTERISTIK:
Sumber Dana Mahal bagi BPR/LKM
Bank Umum sangat selektif dalam menyediakannya
Penalti untuk penarikan dibawah ketentuan minimal
Penurunan Plafond Kredit (terkait butir 3)
Standby Credit Line bagi BPR/LKM ibarat MADU &
RACUN,
jadi BPR/LKM harus memanfaatkan secara Cermat &
Bijak.

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
177

MENGAPA BUKAN ALAT LIKUID?


Karena dicatat sebagai off balance sheet item
Hanya on balance sheet item yg dihitung sebagai Alat Likuid

Namun demikian, Standby Credit Line dapat dimanfaatkan oleh


BPR/LKM untuk berjaga-jaga apabila sewaktu-waktu ada
kebutuhan likuiditas yang bersifat mendesak. Jadi, pada
prinsipnya BPR/LKM harus memanfaatkan FASILITAS ini secara
CERMAT & BIJAK.

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
178

KAPAN SEBAGAI ALAT LIKUID?


Penggunaan Standby Credit Line dicatat sebagai ALAT LIKUID
apabila posisi CR (Cash Ratio) berada pada level yang rawan
misalkan: 3.00%, dan untuk itu BPR/LKM melakukan setoran ke
rekening giro atau tabungan di Bank Umum dengan penarikan atas
Standby Credit Line (fasilitas kelonggaran tarik) yang ada di
Rekening Administratif.

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
179

KAPAN SEBAGAI PURCHASED FUNDS?


Penggunaan Standby Credit Line dicatat sebagai PURCHASED
FUNDS apabila terjadi Pencairan Deposito dimana untuk itu
BPR/LKM membayarnya dengan melakukan penarikan atas
Standby Credit Line (fasilitas kelonggaran tarik) yang ada di
Rekening Administratif, sehingga menambah jumlah pinjaman
diterima di PASIVA.

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
180

Berdasarkan Neraca Keuangan Periode 31 Oktober 2008, kalau tanggal 01 Nopember 2008
terjadi pencairan deposito Rp 500 juta dan untuk itu BPR/LKM membayarnya dengan cara
melakukan:
- Penarikan Rekening Tabungan Rp 150 juta
- Penarikan Rekening Giro Rp 100 juta
- Penarikan Standby Credit Line Rp 250 juta

Saudara diminta untuk menghitung:


Cash Ratio
ABA to DPK Ratio
WACOF
WACOLF
LDR

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
181

Berdasarkan Neraca Keuangan Periode 31 Oktober 2008, kalau


tanggal 1 Nopember 2008, terjadi Pencairan Tabungan sebesar Rp
500 juta dan Pencairan Kredit sebesar Rp 250 juta.
Saudara diminta untuk mengambil keputusan terbaik bagi
BPR/LKM ditinjau dari aspek:
Cash Ratio
ABA to DPK Ratio
WACOF
WACOLF
LDR

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
182

Apa DAMPAK Penarikan Deposito dan Pencairan Kredit pada Tgl.


01 Nopember 2008 tersebut terhadap PT BPR/LKM ABC ditinjau
dari aspek:
LIKUIDITAS
PROFITABILITAS
Jelaskan asumsi-asumsi yang mendasari jawaban saudara!

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
183

RISK BASED PRICING merupakan konsekuensi logis dari


implementasi BASEL 2 di dalam Manajemen Risiko Kredit.
Masalahnya, bagi BPR/LKM, dengan segala keterbatasan
dalam kualitas SDM maupun pembiayaan, sudah cukup
memadai apabila BPR/LKM memiliki KOMITMEN untuk
mengembangkan INTERNAL RATING, seperti yang juga
dilakukan oleh Bank Umum berASSET KECIL yang memiliki
alasan dan kendala yang sama dengan industri BPR/LKM.

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
184

Ada berbagai pendekatan & teknik untuk mengembangkan


INTERNAL RATING dengan berbagai MODEL, seperti:

EXPECTED LOSS = EAD X LGD X P(D)


dimana:
EAD = Exposure at Default
LGD = Loss Given Default
P(D) = Probability of Default

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
PROBABILITY OF DEFAULT COMPARISON
Moody's Borrower Rating vs Local Banks Credit Risk Rating
Moody's Rating PD Local Banks CRR PD
Aaa 0.02% 1 0.0050%
Aa 0.04% 2 0.7275%
A 0.08% 3 1.6572%
Baa 0.20% 4 2.0138%
Ba 1.80% 5 2.4347%
B 8.30% 6 21.0196%
Caa - 7 42.2565%
Ca - 8 50.0175%

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 185
186

Bagaimana dengan BPR/LKM?

Dengan mempertimbangkan berbagai constraints, industri


BPR/LKM dapat mencoba mengembangkan INTERNAL
RATING yang sederhana akan tetapi mudah
diimplementasikan dan sekaligus dengan memasukkan
LOCAL ASPECTS sebagai salah satu variabel penting.
Untuk itu, pada caption 43, 44, 45, dapat dilihat contoh dari
implementasi INTERNAL RATING di BPR/LKM.

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
PT BPR/LKM ARTHA BUDHI CAHYA
BUSINESS SECTOR RISK PROJECTION 2009
RISK PREMIUM PROYEKSI
BUSINESS SECTOR
2005 2006 2007 2008 2009
Hotel & Restoran 1.00% 1.00% 1.00% 1.00% 1.00%
Industri Manufaktur 1.00% 1.00% 1.00% 1.00% 1.50%
Pertanian 1.50% 1.50% 1.50% 1.50% 1.50%
Pertambangan 1.50% 1.50% 1.50% 1.50% 2.00%
Perdagangan 1.00% 1.00% 1.00% 1.00% 1.00%
Transportasi 1.00% 1.00% 1.00% 1.00% 1.00%
Perumahan 1.00% 1.00% 1.00% 1.00% 2.00%
Jasa Konstruksi 1.50% 1.00% 1.00% 1.00% 1.50%
Catatan: Data tersebut diatas bukan angka sebenarnya, hanya contoh saja
bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 187
PT BPR/LKM ARTHA BUDHI CAHYA
CUSTOMER RISK PROJECTION 2009
RISK PREMIUM PROYEKSI
CUSTOMER RATING
2005 2006 2007 2008 2009
Prime Customer AAA -2.50% -2.50% -2.50% -2.50% -2.00%
Prime Customer AA -2.00% -2.00% -2.00% -2.00% -1.50%
Prime Customer A -1.50% -1.50% -1.50% -1.50% -1.00%
Prime Customer BBB -1.00% -1.00% -1.00% -1.00% 0.00%
Prime Customer BB -0.50% -0.50% -0.50% -0.50% 0.00%
Prime Customer B 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
Non Prime Customer 1.00% 1.00% 1.00% 1.00% 2.00%
New Customer 1.50% 1.50% 1.50% 1.50% 2.50%
Catatan: Data tersebut diatas bukan angka sebenarnya, hanya contoh saja
bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 188
PT BPR/LKM ARTHA BUDHI CAHYA
GEOGRAPHIC/REGION RISK PROJECTION 2009
RISK PREMIUM PROYEKSI
REGION
2005 2006 2007 2008 2009
WILAYAH MTR 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.50%
WILAYAH TPK 1.00% 1.00% 1.00% 1.00% 1.50%
WILAYAH PUT 1.00% 1.00% 1.00% 1.00% 1.50%
WILAYAH PSL 0.50% 0.50% 0.50% 0.50% 1.00%
Catatan: Data tersebut diatas bukan angka sebenarnya, hanya contoh saja

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 189
190
Sebagai ilustrasi, misalkan PT BPR/LKM ABC menghitung pricing untuk seorang
nasabahnya dengan data sebagai berikut:
Business Sector : Perdagangan 1.00%
Customer Rating : AA -1.50%
Geographic/Region : TPK + PSL 1.50% + 1.00%

Apabila komponen biaya yang harus diperhitungkan PT BPR/LKM ABC di dalam


penetapan Lending Rate adalah:
Overhead Cost : 7.10%
Profit Margin : 8.00%
Berapa % Lending Rate yang akan dibebankan kepada Nasabah?

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
191
Apabila PT BPR/LKM ABC menggunakan formula Base Lending
Rate
R = COM + PM + K
dimana:
R = Lending Rate
COM = Cost of Money
PM = Profit Margin
K = Risk Premimum
maka:
COM = WACOLF + Overhead Cost 16.11% + 5.60% = 21.71%
K = Business Sector Risk + Customer Risk + Geographic Risk
( 1.00% - 1.50% ) + ( 1.50% + 1.00% ) = 2.00%

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
192
Perhitungan Base Lending Rate:
WACOLF = 16.11% *)
Overhead Cost = 7.10%
--------------- +
Cost of Money = 23.21%
Profit Margin = 8.00%
Risk Premium = 2.00%
--------------- +
Base Lending Rate = 33.21% 18.00% PA Flat

*) WACOLF dari Purchased Funds Weekly Report 10 Oktober 2008 Caption 28

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com
RISK BASED PRICING SIMULATION
( FULL COST OF CAPITAL APPROACH )
Capital Risk
Rating PD WACOLF OHC BLR
Charge Premium
1 0.0050% 1.00000% 6.40% 2.5633% 0.2500% 9.2183%
2 0.7275% 1.42856% 6.40% 2.5633% 0.3571% 10.0479%
3 1.6572% 4.69540% 6.40% 2.5633% 0.1739% 11.7944%
4 2.0138% 5.28810% 6.40% 2.5633% 0.1322% 12.2991%
5 2.4347% 5.04090% 6.40% 2.5633% 0.1260% 12.6582%
6 21.0196% 34.79250% 6.40% 2.5633% 8.6981% 38.6810%
7 42.2565% 41.68650% 6.40% 2.5633% 10.4216% 61.6414%
8 50.0175% 70.68590% 6.40% 2.5633% 17.6715% 76.6523%

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 193
RISK BASED PRICING SIMULATION
( DIFFERENTIAL COST OF CAPITAL APPROACH )
Capital Risk
Rating PD WACOLF OHC BLR
Charge Premium
1 0.0050% 1.00000% 6.40% 2.5633% 0.1860% 9.1543%
2 0.7275% 1.42856% 6.40% 2.5633% 0.2657% 9.9585%
3 1.6572% 4.69540% 6.40% 2.5633% 0.8733% 11.4938%
4 2.0138% 5.28810% 6.40% 2.5633% 0.9836% 11.9607%
5 2.4347% 5.04090% 6.40% 2.5633% 0.9376% 12.3356%
6 21.0196% 34.79250% 6.40% 2.5633% 6.4714% 36.4543%
7 42.2565% 41.68650% 6.40% 2.5633% 7.7537% 58.9735%
8 50.0175% 70.68590% 6.40% 2.5633% 13.1476% 72.1284%

bgy2000@yahoo.com ---
www.islamicmicrofinance.blogspot.com 194
bgy2000@yahoo.com