You are on page 1of 2

Bagaimana Keadaan Iman Hari Ini?

Hudzaifah.org - Apa kabar saudaraku? Bagaimana keadaan imanmu hari ini?


Bagaimana pula kabar imanmu hari ini? Karena engkau pasti tahu bahwa
yang
menjadi ukuran kita selamat di Yaumil Akhir nanti adalah tingkat amal
kita
di dunia.

Pernahkah engkau mengingat kematian wahai saudaraku? Karena kematian


menjadi
kepastian; tanah menjadi tempat pembaringan; munkar dan nankir menjadi
tamu;
kuburan menjadi tempat tinggal; perut bumi menjadi tempat menetap;
kiamat
menjadi janji yang pasti; surga dan neraka menjadi tempat kembali.

Pernahkah terbersit dipikiranmu? Tatkala manusia dikumpulkan di Padang


Mahsyar? Pernahkah terbersit dipikiranmu wahai saudaraku, tatkala disana
matahari sangat dekat di ujung kepala? Rasulullah SAW bersabda : "Di
hari
kiamat nanti matahari akan mendekati manusia, sehingga jaraknya hanya
satu
mil. Manusia akan berada dalam keringatnya masing-masing sesuai dengan
amal
perbuatannya. Ada yang keringatnya sampai mata kaki, ada yang sampai
lutut,
ada yang sampai setengah badan dan ada yang tenggelam sampai mulutnya."

Saudaraku.
Pernahkah engkau membayangkan tentang neraka? Tentang kegelapan neraka
yang
sangat pekat? Rasulullah bersabda : "Api neraka dinyalakan seribu tahun
hingga memerah, kemudian dinyalakan lagi seribu tahun hingga memutih dan
dinyalakan lagi seribu tahun hingga menghitam. Dan jadilah neraka itu
gelap
pekat."

Saudaraku.
Pernahkah engkau membayangkan tentang minuman akhli neraka? Allah
berfirman
". dan dia akan diberi minuman dengan air nanah, diminumkannya air nanah
tersebut." (Q.S Ibrahim : 16). Rasulullah bersabda : "Ketika didekatkan
kemulutnya maka mulutnya terpanggang dan kulit kepalanya terkelupas. Dan
ketika dia meminumnya, maka terputuslah ususnya sehingga minumannya
keluar
dari duburnya."

Saudaraku.
Cukuplah cerita tadi bagi kita, karena keadaan sesungguhnya pastilah
lebih
mengerikan!

Maafkan aku saudaraku, karena membuat hatimu gelisah oleh cerita itu.
Tapi
karena kecintaanku padamu karena ALLAH SWT, maka aku ceritakan pula. Aku
hanya ingin kita menjadi orang-orang yang selamat dari keburukan-
keburukan
itu.

Saudaraku.
Yang aku harapkan hanyalah agar kita selalu waspada terhadap kematian
dengan
jalan perbaiki diri tentunya. Dan pada saatnya nanti, kita menjadi orang
yang siap mengahadap-Nya.

"Rabbana atina fid dun-yaa hasanataw wa fil aakhiratihasanataw waqinaa


'adzaabannar" (Q.S Al-Baqarah : 210)

Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan didunia dan kebaikan di akhirat;


dan
periharalah kami dari siksa neraka. AMIN. (Tim.Jurnalis.SKIFE-bob)

-wahai saudaraku tolong ceritakan lah. indah Surga Nya-