You are on page 1of 9

BAB IV

RANCANGAN FORMULASI

4.1 Formula
Rancangan formula mangir Sediaan dengan berat 60 g. Dalam pembuatannya kami
menggunkan bahan-bahan yang sudah dalam bentuk serbuk.

Bahan Persentase Berat


Tepung Beras 10,3 % 6,18 g
Kunyit 10,3 % 6,18 g
Bengkoang 18 % 10,8 g
Temu Giring 20 % 12 g
Pinang 10,3 % 6,18 g
Biji Klebet 10,3 % 6,18 g
Adas 10,3 % 6,18 g
Kayu Manis 10,3 % 6,18 g

4.2 Cara Peracikan


1. Ditimbang serbuk setiap bahan
2. Masukkan seluruh bahan kedalam mortir
3. Aduk campur hingga homogen
4. Masukkan kedalam wadah

4.3 Cara Pemakaian


Diambil serbuk magir lalu tambahkan air secukupnya hingga. Usapkan merata di
seluruh tubuh, tunggu 3-5 menit basahi tangan lalu gosok perlahan hingga bersih.
Digunakan minimum 3x dalam seminggu dapat membuat kulit putih, lembut dan halus.
Jangan lupa lindungi kulit dari paparan sinar matahari untuk hasil maksimal
BAB V
PEMBAHASAN

A. Pengertian Kosmetik
Kosmetik berasal dari kata Yunani kosmetikos yang berarti keterampilan
menghias, mengatur. Definisi kosmetik dalam peraturan Mentri Kesehatan RI No.
445/MenKes/Permenkes/1998 adalah sebagai berikut kosmetik adalah sediaan atau
paduan bahan yang siap untuk digunakan pada bagian luar badan (epidermis, rambut,
kuku, bibir, dan organ kelamin bagian luar), gigi, dan rongga mulut untuk
membersihkan, menambah daya tarik, mengubah penampakan, melindungi supaya tetap
dalam keadaan baik, memperbaiki bau badan tetapi tidak dimaksudkan untuk mengobati
atau menyembuhkan suatu penyakit
Sedangkan Obat adalah bahan, zat, atau benda yang dipakai untuk diagnose,
pengobatan, dan pencegahan suatu penyakit atau yang dapat mempengaruhi struktur dan
faal tubuh. Dalam definisi kosmetik diatas, yang dimaksud dengan kosmetik tidak
dimaksudkan untuk mengobati atau menyembuhkan suatu penyakit adalah sediaan
tersebut tidak mempengaruhi struktur dan faal tubuh. Namum bila bahan kosmetik
tersebut adalah bahan kimia meskipun berasal dari alam dan organ tubuh yang dikenai
(ditempeli) adalah kulit, maka dalam hal tertentu kosmetik itu akan mengakibatkan
reaksi-reaksi dan perubahan faal kulit tersebut.
Tujuan utama penggunaan kosmetik pada masyarakat adalah untuk kebersihan
pribadi, meningkatkan daya tarik, meningkatkan rasa percaya diri dan perasaan tenang,
melindungi kulit dan rambut dari kerusakan sinar UV, polusi dan faktor lingkungan yang
lain, mencegah penuaan, dan secara umum, membantu seseorang lebih menikmati dan
menghargai hidup.
B. Penggolongan Kosmetik
1. Menurut Peraturan Mentri Kesehatan RI, kosmetik
a. Preparat untuk bayi, misalnya minyak bayi, bedak bayi, dll
b. Preparat untuk mandi, misalnya sabun mandi, bath capsule, dll.
c. Preparat untuk mata, misalnya mascara, eyes-shadow, dll
d. Preparat wangi-wangian, misalnya parfum, toilet water, dll
e. Preparat untuk rambut, misalnya cat rambut, hair spray, dll
f. Preparat pewarna rambut, misalnya pewarna rambut, dll
g. Preparat make-up (kecuali mata), misalnya bedak, lipstick, dll
h. Preparat untuk kebersihan mulut, misalnya pasta gigi, mount washes, dll
i. Preparat untuk kebersihan badan, misalnya deodorant, dll
j. Preparat kuku, misalnya cat kuku, losion kuku, dll
k. Preparat perawatan kulit, misalnya pembersih pelembab, pelindung, dll
l. Preparat cukur, misalnya sabun cukur, dll
m. Preparat untuk suntan dan sunscreen, misalnya sunscreen foundation, dl
2. Penggolongan menurut sifat dan cara pembuatan
a. Kosmetik modern, diramu dari bahan kimia dan diolah secara modern (termasuk
didalamnya cosmedics)
b. Kosmetik tradisional:
Betul-betul tradisional, misalnya mangir, lulur, yang dibuat dari bahan alam
dan diolah menurut resep dan cara yang turun-temurun.
Semi tradisional, diolah secara modern dan diberi bahan pengawet agar tahan
lama.
Hanya namanya yang tradisional, tanpa komponen yang benar-benar
tradisional dan diberi zat warna yang menyerupai bahan tradisional
3. Penggolongan menurut penggunaanya pada kulit
a. Kosmetik perawatan kulit (skin-care cosmetics)
Jenis ini perlu untuk merawat kebersihan dan kesehatan kulit, termasuk
didalamnya:
Kosmetik untuk membersihkan kulit (cleanser): sabun, cleansing cream,
cleansing milk, dan penyegar kulit (freshener).
Kosmetik untuk melembabkan kulit (moisturizer), misalnya moisturizring
cream, night cream, anti wrinkle cream.
Kosmetik pelindung kulit, misalnya sunscreen foundation, sun block
cream/lotion
Kosmetik untuk menipiskan atau mengampelas kulit (peeling), misalnya
scrub cream yang berisi butiran-butiran halus yang berfungsi sebagai
pengampelas (abrasiver)
b. Kosmetik riasan (dekoratif atau make-up)
Jenis ini diperlukan untuk merias dan menutup cacat pada kulit sehingga
menghasilkan penampilan yang lebih menarik serta menimbulkan efek psikologis
yang baik, seperti percaya diri (self confidence). Dalam kosmetik riasan, peran
zat warna dan zat pewangi sangat besar.
C. Kegunaan Kosmetik
Dari definisi dan pembagian kosmetika, jelas bahwa tujuan pemakaian
kosmetika adalah pemeliharaan/perawatan, penambahan daya tarik/rias dan
menambah bau-bauan. Sebagai bagian dari tubuh, kulit mendapat porsi yang paling
besar dar tujuan tersebut. Sudah barang tentu ketiga tujuan penggunaan kosmetika
tidak boleh mengganggu kulit pada khususnya dan kesehatan tubuh pada umumnya.
Dengan demikian pengetahuan tentang kesehatan bagi semua pihak yang tersangkut
paut (involve) : baik produsen, distributor maupun konsumen, merupakan hal dasar
yang mutlak dimiliki agar tujuan mulia dari kosmetika tidak salah arah. Untuk
kesehatan kulit, kegunaan kosmetika terutama terletak pada kemampuan perawatan
dan pemeliharaannya. Kulit harus dibersihkan, karena kulit selalu terpapar (expose)
pada lingkungan luar yang penuh polusi di samping adanya kotoran dari tubuh
sendiri yang keluar lewat alat-alat sekretoar (lemak, keringat dan keratinisasi). Untuk
hal ini dapat dilakukan dengan berbagai bahan pembersih, air, minyak atau padat.
Harus diingat bahwa derajat kebersihan dari kulit dari setiap manusia tidak sama satu
sama lainnya, tergantung dari faktor endogen dan eksogen.
D. Mangir
Kenapa wanita bangsawan jaman dulu hobi sekali memakai Mangir Jawa. Ini
disebabkan karena hampir sebagian besar warna kulit mereka berwarna cokelat
kekuningan. Selain itu, karena wanita Indonesia tinggal di daerah tropis sehingga
penting sekali untuk mencerahkan warna kulit dan melembutkannya. Negara kita
menyimpan berjuta tanaman alami yang berkhasiat mempercantik para wanita.
Bahan-bahan alami ini memberi manfaat yang besar dan aman untuk menjaga
kecantikan. Tak hanya itu, predikat sebagai seorang ningrat mewajibkan mereka
untuk selalu tampil anggun, lembut dan elegan.
. Mangir adalah bubuk yang terdiri dari campuran bahan-bahan alami. Mangir
Jawa ini biasanya dibuat dengan menggunakan bahan kunyit yang berwarna
kekuningan, temu giring, beras, atal, dan krangeyan. Umumnya
berbentuk powderBubuk itu akan diberi kemudian diaduk dan jadilah tekstur seperti
lulur. Setelah selesai, mangir bisa kamu gunakan untuk luluran
Secara alami bahan-bahan yang digunakan untuk membuat mangir adalah
ramuan-ramuan yang memiliki khasiat alami untuk perawatan tubuh.
1. Temu giring
Temu giring merupakan jenis tanaman yang tergolong pada tanaman temu-
temuan. Tanaman temu giring biasanya hidup pada dataran rendah sampai dengan
ketinggian 900 m diatas permukaan laut. Secara alami, temu giring memiliki
kandungan zat yang sangat baik untuk kesehatan dan kulit. Seperti adanya zat
Atsiri yang dipercaya mampu memberikan efek rileksasi dan memperlancar
peredaran darah. Temu giring memiliki manfaat alami untuk kulit seperti mampu
menjadi bahan dasar untuk mengangkat sel-sel kulit mati, menghaluskan kulit,
mengangkat kotoran tubuh, mencerahkan kulit serta mengatasi bau badan yang
kurang sedap.
2. Kunyit
Kunyit dikenal sebagai salah satu jenis tanaman rempah-rempah yang masih
sekeluarga (genus) dengan jahe. Secara alami, tumbuhan kunyit memiliki zat
yang disebut curcumin. Dan zat kurkumin dari kunyit inilah yang dipercaya
memiliki manfaat bagi kesehatan dan kulit. Secara alami kunyit memiliki manfaat
untuk mengobati jerawat, mengatasi kulit kering, pengobatan stretch mark,
mengurangi pigmentasi dan tanning kulit, pengobatan kaki pecah-pecah dan
menghilangkan sel kulit mati.
3. Beras putih
Beras putih yang biasa and amakan juga memiliki khasiat yang dahsyat untuk
kulit anda. kandungan ceramide dalam beras yang merupakan molekul lipid yang
mampu menyempurnakan proses regenerasi sel-sel kulit. Selain itu beras juga
mengandung vitamin B yang berkhasiat untuk pemutih kulit. Sehingga secara
alami kandungan dalam beras bisa menghaluskan kulit, melembutkan kulit,
memutihkan kulit, serta mampu memperbarui pembentukan pigmen melanin dan
menetralisir dampak buruk sinar UV.
BAB VI
KESIMPULAN

A. Kesimpulan
Kosmetika tradisional adalah kosmetika yang terdiri dari bahan-bahan yang berasal
dari alam dan diolah secara tradisional. Di samping itu, terdapat kosmetika semi-
tradisional, yaitu kosmetika tradisional yang pengolahannya dilakukan secara modern
dengan mencampurkan zat-zat kimia sintetik ke dalamnya. Seperti bahan pengawet,
pengemulsi dan lain-lain. Mangir merupakan warisan kosmetik leluhur yang sudah
digunakan sejak zaman dahulu dan terbuat dari bahan-bahan yang alami dan sudah
digunakan oleh para ratu dan putri untuk perawatan kulit mereka. Mangir bisa menjadi
salah satu pilihan sebagai perawat kulit tubuh anda karena khasiatnya suah terbukti.

B. Saran
Dewasa ini telah banyak kosmetik yang dijual dipasaran yang mengandung bahan-
bahan kimia berbahaya seperti mercury, sehingga dapat membahyakan kesehatan. Oleh
karena itu lebih baik kita menggunakan kosmetik tradisional yang mempunyai banyak
kegunaan dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya.