You are on page 1of 2

.

KONTRASEPSI MANTAP ( KONTAP )


A. Pengertian Adalah merupakan suatu kontrasepsi dengan cara memotong atau mengikat
kedua saluran telur pada wanita ( tubektomi ) atau disebut medis operatif wanita (MOW) dan
pemotong atau mengikat kedua saluran sperma pria (Vasektomi ) atau disebut juga Medis
Operatif Pria (MOP) B. Cara kerja Kontrasepsi mantap Mediadakan pertemuan ovum dengan
spermatozoa dengan cara memotong kedua tuba fallopi pada wanita atau kedua saluran
sperma ( Vasdeferens ) pada Pria. C. Keuntungan Kontrasepsi Mantap 1. paling efektif
dibandingkan dengan semua metode, karena jika sekali sudah dilakukan kontrasepsi mantap
berarti selamanya mengakhiri kesuburan ( tidak dapat dihubungkan kembali ). 2. Tidak
mempengaruhi vitalitas. 3. Meningkatkan libido terutama pada wanita. D. Indikasi
penggunaan Kontrasepsi Mantap. 1. Sudah mempunyai anak sesuai dengan keinginan. 2.
Kesehatan ibu tidak memungkinkan untuk hamil lagi. 3. Tidak adak metode kontrasepsi yang
cocok. E. Kontra indikasi kontrasepsi Mantap 1. Calon akseptor menderita tumor atau kanker
genitalia. 2. Adanya peradangan kulit, hernia, hydrocele testis, tanda-tanda orchitis. 3.
Gangguan sistem pembuluh darah 4. Diabetis melitus 5. Gangguan kehidupan perkawinan (
impotensi, homoseks ). 6. Salah satu pasangan tidak setuju. F. Efek samping penggunaan
Kontrasepsi Mantap 1. Haematoma/ perdarahan pada luka bekas operasi. 2. Timbulnya
radang setempat 3. Pengaruh psikologis ( pusing, cepat marah, dll ) G. Cara penanggulangan
efik samping Kontap 1. Efek samping ringan umumnya akan hilang sendiri. 2. Perdarahan
yang banyak, peradangan ==> Rujuk. 3. Bimbingan dan penyuluhan H. Alat yang digunakan
untuk pelaksanaan Kontap. 1. Tubektomi ( Minilap) Satu bak steril berisi : a. Duk berlobang
b. Tiga baju operasi c. Tiga handuk kecil d. Empat klem penjepit kain e. Kasa didalam
mangkok secukupnya f. Larutan detol ditempatnya g. Dua tampon tang penjepit kasa. h. Dua
klem alis i. Satu tenakulum. j. Satu kanula hulka. k. Satu semprit 10 cc dengan xylocaine 1 %
l. Satu skalpel dan pisau yang runcing ( No 11 ) m. Satu jarum verres n. Satu trocar dan
selubungnya dengan diameter 10-12 mm. o. Satu laparoskope. p. Satu klem bila
menggunakan cauter atau aplikator falope Ring bila menggunakan cibcin falope. q. Satu
pemegang jarum, jarum kecil, catgut. r. Satu gunting. s. Dua pinset operasi t. Satu pinset
anatomis. u. Satu elektroda dan kabelnya. v. Penutup luka. Alat dan obat lainnya : a. Satu
kabel penyalur cahaya. b. Satu tabung gas CO2 dan pipa penyalur gas CO2. c. Satu alat yang
berisi sumber cahaya, alat insuflator, alat elektrokoagulasi. d. Bethadin. e. Tempat alat yang
kotor. 2. Vasectomi Bak steril berisi : a. Dua buah dukklem untuk memegang vasdeferens. b.
Satu buah pinset anatomi kecil. c. Satu buah pinset chirurgi kecil. d. Satu buah naldvolder. e.
Dua buah arteriklem lengkung. f. Dua buah arteriklem lurus. g. Dua buah gunting kecil
lengkung sedang. h. Satu bauah bistouri. i. Dua pasang sarung tangan. j. Catgut k. Satu helai
duk berlobang. l. Jarum jahit. m. Dua helai barak schort. n. Dua buah masker. o. Gas
secukupnya. p. Deppers secukupnya. Alat dan obat lainnya : a. Tensoplast b. Spuit 2 1/2 cc c.
Bethaden / alkohol. d. Lidocain 2 % e. Kapas suntik. f. Neirbekken / tempat alat yang kotor.
3. Persiapan fisisk calon akseptor. 1. Pada jam 22.00 sebelum operasi diharuskan minum obat
pencahar ringan setelah makan malam dan puasa sampai sat operasi. 2. Calon akseptor tidak
dibenarkan memakai cat kuku. 3. Rambut kemaluan harus dicukur serta daerah perut dan
kemaluan dicuci dengan sabun. 4. Tindakan operasi dilaksanakan oleh dokter kandungan
DAFTAR PUSTAKA 1. Pedoman KB IBI, Pengurus pusat Ikatan Bidan indonesia, Jakarta
1992. 2. Buku Pedoman Petugas Fasilitas Pelayanan KB, Departeman Kesehatan RI,
Direktorat Jenderal Pembinaan Kesehatan Masyarakat Direktorat Bina Kesehatan Keluarga ,
Jakarta 1993 Diposting oleh chync4u@r15n454hrul di 21.47

Cheap Offers: http://bit.ly/gadgets_cheap