You are on page 1of 6

56

BAB III

KERANGKA KONSEP, DEFINISI OPERASIONAL, DAN HIPOTESIS

PENELITIAN

A. Kerangka Konsep

Kerangka konsep penelitian adalah suatu uraian dan visualisasi

hubungan atau kaitan antara konsep satu terhadap konsep yang lainnya, atau

antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dari masalah yang ingin

diteliti (Notoatmodjo, 2010). Berdasarkan tinjauan pustaka pada Bab II, maka

kerangka konsep yang digunakan untuk penelitian ini adalah faktor-faktor

yang mempengaruhi kehamilan yaitu faktor fisik (usia ibu, pekerjaan atau

aktivitas sehari-hari, status kesehatan, status gizi, gaya hidup, kebiasaan

minum jamu, kehamilan diluar nikah, kehamilan tidak diinginkan), faktor

psikologis (stresor internal, dukungan keluarga dan suami, serta kekerasan

yang dilakukan oleh pasangan), faktor lingkungan, faktor adat istiadat, faktor

fasilitas kesehatan, dan faktor ekonomi. Karena keterbatasan peneliti, maka

variabel yang akan diteliti yaitu variabel faktor fisik (usia ibu, pekerjaan atau

aktivitas sehari-hari dan kehamilan tidak diinginkan), faktor psikologis

(dukungan keluarga dan suami), fasilitas kesehatan dan ekonomi sebagai

variabel bebas (variabel independen) sedangkan variabel terikat (variable

dependen) adalah komplikasi kehamilan.


57

Bagan 3.1
Kerangka Konsep

Variable Independen Variabel Dependen

Faktor Fisik
1. Usia Ibu
2. Pekerjaan atau Aktivitas
Sehari-hari
3. Kehamilan tidak
Diinginkan

Faktor psikologis Komplikasi


1. Dukungan Keluarga dan Kehamilan
suami

Fasilitas Kesehatan

Ekonomi
58

B. Definisi Operasional

Cara Alat Skala


No Variabel Definisi Hasil ukur
Ukur Ukur Ukur
1. Komplikas Kegawat Wawancara Quesioner 1. Terjadi Ordinal
i daruratan komplikasi
Kehamilan obstetrik kehamilan
yang dialami (jika
oleh ibu didiagnosis
pada saat mengalami
kehamilan penyakit
komplikasi
kehamilan
oleh dokter)
2. Tidak terjadi
komplikasi
kehamilan
(jika tidak
didiagnosis
mengalami
penyakit
komplikasi
kehamilan
oleh dokter)
2. Usia Ibu Usia Wawancara Quesioner 1. Risiko (bila Ordinal
responden umur responden
yang < 20 tahun atau
dihitung >35 tahun)
sejak tahun 2. Tidak berisiko
lahir sampai (bila umur
ulang tahun responden
terakhir. antara 20-35
tahun)
3. Pekerjaan Pekerjaan Wawancara Quesioner 1. Berat (jika Ordinal
atau atau responden
Aktivitas aktivitas menjawab
Sehari- yang pertanyaan 7
Hari dilakukan dan 8 pada
oleh ibu informasi
hamil bukan umum dengan
hanya jawaban
pekerjaan ya)
keluar 2. Ringan (jika
rumah atau responden
institusi menjawab
tertentu, salah satu
59

tetapi juga atau


pekerjaan keduanya dari
atau pertanyaan 7
aktivitas dan 8 pada
sebagai ibu informasi
rumah umum dengan
tangga jawaban
didalam tidak)
rumah,
termasuk
pekerjaan
sehari-hari
dirumah
dan
mengasuh
anak.
4. Kehamilan Kehamilan Wawancara Quisioner 1. Tidak Ordinal
tidak pada ibu Diinginkan
diinginkan dengan (jika
status pasangan
marital atau tidak
pasangan menerima dan
suami istri merencanaka
yang sudah n kehamilan)
menikah 2. Diinginkan
yang sedang (jika
tidak pasangan
menerima menerima dan
dan tidak merencanaka
merencanak n kehamilan)
an
kehamilan.
5. Dukungan dukungan Wawancara Quesioner 1. Tidak Ordinal
Keluarga yang Mendapat
dan suami intensif dari dukungan
keluarga (jika
dengan cara responden
menunjukka mampu
n perhatian menjawab
dan kasih kuesioner
sayang, dengan benar
memberikan < 75%)
informasi 2. Mendapat
dan materi dukungan
tentang (jika
kehamilan responden
60

mampu
menjawab
kuesioner
>75%)

6. Fasilitas Sarana yang Wawancara Quesioner 1. Tidak Ordinal


Kesehatan berhubunga Memadai
n dengan (jika
tempat ibu responden
mendapatka menjawab
n pelayanan salah satu
kesehatan atau
untuk ketiganya dari
memeriksak pertanyaan 1,
an 2, dan 3 pada
kehamilann pertanyaan
ya. fasilitas
kesehatan
dengan
jawaban
tidak)
2. Memadai
(jika
responden
mejawab
pertayaan 1, 2
dan 3 pada
pertanyaan
fasilitas
kesehatan
dengan
jawaban
ya)
7. Sosial Penghasilan Wawancara Quesioner 1. Dibawah Ordinal
Ekonomi yang UMR
diperoleh Rp1.195.20
oleh 0)
keluarga 2. Diatas
(suami dan UMR
istri) Rp1.195.20
0)
(Disnaker, 2011)
61

C. Hipotesis

1. Tidak ada hubungan antara usia ibu dengan kejadian komplikasi kehamilan

di IRNA Kebidanan dan Penyakit Kandungan Rumah Sakit

Muhammadiyah Palembang Tahun 2016.

2. Tidak ada hubungan antara pekerjaan atau aktivitas sehari-hari dengan

kejadian komplikasi kehamilan di IRNA Penyakit Kebidanan dan

Penyakit Kandungan Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun

2016.

3. Tidak ada hubungan antara kehamilan tidak diinginkan dengan kejadian

komplikasi kehamilan di IRNA Kebidanan dan Penyakit Kandungan

Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2016.

4. Tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dan suami dengan kejadian

komplikasi kehamilan di IRNA Kebidanan dan Penyakit Kandungan

Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2016.

5. Tidak ada hubungan antara fasilitas kesehatan dengan kejadian komplikasi

kehamilan di IRNA Kebidanan dan Penyakit Kandungan Rumah Sakit

Muhammadiyah Palembang Tahun 2016.

6. Tidak ada hubungan antara ekonomi dengan kejadian komplikasi

kehamilan di IRNA Kebidanan dan Penyakit Kandungan Rumah Sakit

Muhammadiyah Palembang Tahun 2016.

You might also like