You are on page 1of 2

Penyakit Batu Empedu: Penyebab, Gejala,

Pencegahan, Pengobatan
Penyakit batu empedu merupakan salah satu jenis penyakit yang terjadi karena pada empedu
mengandung banyak kolesterol dan kurangnya garam empedu.

Pada dasarnya batu empedu terletak di hati tanpa menimbulkan gejala ataupun penyakit, akan
tetapi terdapat beberapa empedu yang dapat mengiritasi kandungan empedu sehingga
bersarang di hati, empedu, cystic dan saluran pankreas. Munculnya gejala penyakit ini mirip
dengan kondisi lain misalnya radang usus buntu dan serangan jantung.

Batu Empedu

Penyebab terjadinya batu empedu


Timbulnya penyakit ini terjadi karena didalam empedu mengandung koleterol yang banyak,
bilirubin atau kurangnya garam empedu sehingga terbentuklah batu empedu. Saat kandung
empedu tidak dikosongkan dengan baik dan benar, maka resiko pembentukannya terjadi
peningkatan.
Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, pada perempuan memiliki resiko lebih tinggi terkena
penyakit ini dibandingkan denga pria. Bukan tanpa sebab, tetapi pada kenyataannya
permpuan memilki kadar estrogen yang berlebih yang mengakibatkan kadar koleterol lebih
tinggi pada batu empedu.

Faktor apa sajakah yang bisa memicu terbentuknya batu empedu, diantaranya:
Riwayat genetik
Kegemukan (obesitas)
Diet tinggi lemak dan diet rendah serat
Kondisi kesehatan tertentu yang berkaitan dengan batu empedu

Gejala batu empedu


a. Mengalami rasa nyeri di perut, bawah rusuk lalu menjalar ke punggung, tulang belikat dan
di bawah bahu kanan.
b. Akan mengalami sakit parah dalam beberapa jam setelah mengkomsumsi makanan
berkadar lemak tinggi.
c. Terjadi rasa mual dan disertai muntah.
d. Gangguan pencernaan, gas usus, fase yang berwarna seperti dempul.
e. Kulit kuning (jaundice).
f. Mirip gejala flu ( meriang, keluar keringat dingin, suhu tubuh meningkat yang disertai
dengan nyeri perut.
Seperti yang sudah diketahui timbulnya gejala penyakit ini mirip dengan beberapa penyakit
lainya yang meliputi sakit perut. Hal yang harus dilakukan yaitu dengan melakukan
pemeriksaan secara USG dan pemeriksaan darah untuk melihat kemungkinan adanya infeksi
lain seperti sakit kuning (jaundice) ataupun pankreatitis.

Pencegahan penyakit batu empedu

Menghidari diet secara ketat


Komsumsi makanan yang kaya akan serat
Olah raga secara rutin
Batasi makanan yang tinggi akan lemak
Konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan terapi sulih hormon, kb oral. Karena
obat-obatan tersebut bisa meningkatkan pelepasan kadar kolesterol kedalam empedu

Pengobatan penyakit batu empedu

Pengobatan pada penyakit ini bisa dilakukan dengan dua cara, diantaranya sebagai berikut:
a. Melakukan operasi yaitu dengan pengangkatan kandung empedu.
b. Penanganan non bedah, cara ini dilakukan pada seseorang dengan keadaan kondisi
kesehatan tertentu yang sangat tidak memungkinkan memenuhi kriteria untuk melakukan
operasi. Seperti terapi oral (oral dissolution theraphy), hal ini dilakukan untuk melarutkan
batu empedu yang berukurann kecil.
Itulah rangkuman mengenai penyakit batu empedu. Semoga informasi diatas bermanfaat dan
menambah pengetahuan anda tentang jenis penyakit pada organ dalam tubuh manusia.