You are on page 1of 3

JURNAL REFLEKTIF

AZKIYATUL ALIYAH

Karang Taruna merupakan organisasi social yang berfungsi sebagai wadah

pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung

jawab sosial dari, oleh, dan untuk massyarakat terutama generasi muda di wilayah

desa/kelurahan atau komunitas adat sederajat dan berkembang di bidang usaha kesejahteraan

sosial dan bidang-bidang yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan sosial. Karang

Taruna adalah ornaginisasi non-partisan yang memiliki tugas pokok bersama-sama pemerintah &

komponen masyarakat lainnya menanggulangi permasalahan sosial khususnya di kalangan

generasi muda. Pengembangan dan pemberdayaan kartar diselenggarakan dalam bingkai

kebijakan pembangunan kesejahteraan sosial oleh instansi sosial dengan menyertakan Karang

Taruna sebagai subjek. Seluruh pembangunan di bidang keejahteraan sosial baik oleh pemerintah

maupun masyarakat dalam bentuk UKS dikoordinasikan & diatur (legitinasi) oleh instansi

pemerintah yang menangani bidang kesejahteraan sosial. Kedudukan Fungsional Karang Taruna

sebagai organisasi sosial yang dikeloa & mengelola anak muda (generasi muda).

Dusun Nitis, merupakan salah satu dusun yang ada didesa Mojoduwur Kecamatan Ngetos

yang memiliki organiasasi kepemudaan berupa karang taruna. Berdasar infromasi yang saya

terima dari pak kasun, organisasi karang taruna didusun Nitis ini baru dibentuk satu tahun yang

lalu. Dengan usia berdirinya organisasi didusun ini, organisasi ini berpotensi aktif dan dapat

mendukung majunya dusun Nitis untuk kedepannya. Organisasi ini didominasi oleh pemuda.

Ketika saya dan teman-teman mengadakan perkumpulan bersama pemuda karang taruna, saya
sangat terkejut karena saya tidak menjumpai pemudi sama sekali dalam perkumpulan yang kami

adakan.

Karena didominasi oleh pria, maka sering kali ketika mengadakan perkumpulan untuk

membahas suatu acara ataupun merencanakan dan menyusun program-program karang taruna

didusun Nitis mengalami percekcokan. Seperti yang saya dengar, pemuda-pemuda banyak yang

kurang terkendali sehingga pada saat terjadi perbedaan pendapat, mereka sering berkata kotor

dan hampir berkelahi. Akan tetapi, setelah teman perempuan saya, sebagai perwakilan anggota

KKN (Kuliah Kerja Nyata) memberikan usulan yang berbeda dan mencoba meluruskan

perbedaan pendapat tersebut,para pemuda tersebut tidak menyangkalnya dengan kemarahan.

Mereka sangat menghargai pendapat yang kami paparkan.

Meskipun anggota organisasi karang taruna didusun Nitis ini didominasi oleh kaum pria

dan baru dibentuk, organisasi ini sudah mulai memiliki program dan rencana untuk kegiatan

mereka. Seperti yang telah saya lihat dalam kegiatan perayaan HUT RI Ke 72, pemuda dusun

Nitis mengikuti karnaval desa dengan kostum yang unik dan menuangkan budaya-budaya asli

dusun Nitis, yakni jaran kepang. Selain itu, mereka memiliki ide-ide kreatif untuk membuat

kostum yang cukup menghibur orang-orang yang melihatnya. Mereka sangat kompak, meskipun

sering terjadi konflik internal pada saat diskusi berlangsung.

Saya melihat pemuda karang taruna semakin kompak satu sama lain ketika anggota kami

mengadakan perkumpulan dengan anggota karang taruna tersebut. Bahkan mereka sering

berbondong-bondong ke posko KKN kami untuk mendisuksikan suatu hal, seperti acara

perpisahan KKN yang tadinya kami selenggarakan dengan sederhana saja mereka mengusulkan
untuk diadakan berbarengan dengan perayaan HUT RI 72 yakni malam puncak perayaan dan

panggung gembira.

Dengan melihat kekompakan para pemuda didusun Nitis tersebut, saya harapakan

organisasi ini akan semakin jaya karena organisasi ini memiliki potensi yang dapat memajukan

dusun Nitis melalui acara-acara serta program baru yang diselenggarakan oeh organisasi ini.

Organisasi ini akan semakin jaya apabila semua warga mendukung serta menyarankan kegiatan-

kegiatan positif untuk mengisi waktu luang remaja dan pemuda dusun Nitis agar lebih mengenali

dusun mereka dengan baik, sehingga rasa cinta mereka terhadap dusun mereka akan semakin

tinggi.

Berdarasar apa yang telah saya lihat, dengar dan alami selama saya membaur dengan

anggota karang taruna, saya mendapatkan sebuah pelajaran yang diantaranya tanggung jawab

dan kekompakan. Pemuda karang taruna dusun Nitis ini sangat bertanggung jawab ketika mereka

diberi tugas untuk melakukan suatu kegiatan, sehingga saya bisa belajar tanggung jawab dari

organisasi ini. Selain itu, saya juga belajar mengani arti kekompakan dari organisasi ini. Setiap

kegiatan berlangsung, pemuda karang taruna ini selalu siap dan kompak untuk mempersiapkan

segala sesuatunya.