You are on page 1of 7

ASUHAN KEPERAWATAN

Nama Pasien : An. T No. CM :


Umur : 12 bln Ruang : 3B
Dx.medis : Kejang Demam Sederhana PelaksanaKeperawatan : Henni Lailatul Usriah, A.Md

N Tang Analisa data Diagnose Perencanaan Implementasi Evaluasi


o gal keperawatan
1 9 DS : Potensial Terjadi 1. Observasi kejang dan tanda 1. Mengobservasi kejang dan tanda S :
Nop Ibu pasien Kejang Ulang b.d vital tiap 4 jam vital tiap 4 jam - Ibu pasien mengatakan
emb mengatakan anaknya Hipertermi 2. Longgarkan pakaian, berikan 2. Melonggarkan pakaian, mengganti tidakt erjadi serangan
kejang 1x pakaian tipis yang mudah pakaian dg pakaian tipis yang kejang ulang
er
DO : menyerap keringat. mudah menyerap keringat. O:
2014 Pasien kejang 3. Berikan dan anjurkan kelg. Utk 3. Memberikan dan menganjurkan - Suhu turun mjd : 38,1 C
N : 110 x/ mnt R : member kompres hangat kelg. Utk member kompresh angat - N : 100 kali/menit
26x/mnt S : 39,2oc 4. Kolaborasi dg medis dlm 4. Berkolaborasi dg medis dlm - Kesadaran : composmentis
pemberian anti piretika dan pemberian anti piretika dan A :
pengobatan yg sesuai. pengobatan yg sesuai. - Masalah teratasi sebagian
P:
- Lanjutkan intervensi
keperawatan
2 9 DS : Gangguan rasa 1. Kaji faktor factor terjadinya 1. Mengkaji faktor factor terjadinya S :
Nop Ibu pasien nyaman b.d hiperthermi. hiperthermi. - Ibu pasien mengatakan
emb mengatakan anakr hiperthermi 2. Observasi tanda tanda vital 2. Mengobservasi tanda tanda vital anak masih rewel.
ewel. tiap 4 jam sekali tiap 4 jam sekali O:
er
DO : 3. Ajarkan pada keluarga cara 3. Mengajarkan pada keluarga cara - S : 38,1 C
2014 N : 110 x/ mnt memberikan kompres hangat memberikan kompreshangat pada - N : 100 kali/menit
R : 26x/mnt pada kepala / ketiak . kepala / ketiak - Kesadaran : composmentis
S : 39,2oc 4. Anjurkan untuk membatasi 4. Menganjurkan untuk membatasi A :
Kesadaran : aktivitas fisik aktivitasf isik - Masalah teratasi sebagian
composmentis P:
- Lanjutkan intervensi
keperawatan
ASUHAN KEPERAWATAN
Nama : An. D No. CM :
Pasien : 28 bulan Ruang : 2B
Umur : Diare Akut Dehidrasi Sedang PelaksanaKeperawatan : Henni Lailatul Usriah, A.Md
Dx.medis

N Tanggal Analisa data Diagnose Perencanaan Implementasi Evaluasi


o keperawatan

1 7 Juli DS : Gangguan Kaji adanya tanda - tanda dehidrasi Mengkaji adanya tanda- tanda S :
2014 Ibu pasien volume cairan (ubun-ubun cekung, mata cekung, dehidrasi (ubun-ubun cekung, Ibu pasien mengatakan
mengatakan, Sampai jam 17.00 WIB BAB
kurang dari turgor lambat,bibir kering, urin kurang, mata cekung, turgor
anaknya BAB 10 x 5x air sedikit ampas, 3o cc,
kebutuhan b.d kehausan) lambat,bibir kering, urin kurang, tidak ada lender dan darah
dg konsistensi
Pengeluaran Monitor tanda vital, intake dan output kehausan) O:
cair tak ada
ampasnya , berlebih cairan tubuh Memonitor tanda vital, intake Turgor kembali agak
warna kuning, sekunder diare Anjurkan orang tua utk memberikan dan output cairan tubuh lambat, mata cekung,
tak ada lender minum sebanyak- banyaknya Menganjurkan orang tua utk ubun- ubun cekung,
dan darah. Kolaborasi dg medis dlm pemberian memberikan minum sebanyak- mukosa bibir kering
DO : S: 37,30C , RR: 28x/m, Nadi
cairan parenteral dan obat2an banyaknya
96 x/m
Pasien BAB cair, Berkolaborasi dg medis dlm
tak ada ampas. pemberian cairan parenteral dan
Mata cekung, obat2an A:
ubun- ubun Masalah teratasi
cekung, bibir sebagian
kering, Tampak P:
lemah, rewel Lanjutkan intervensik
Suhu 37,6 0C eperawatan
Nadi 98 x/m,
RR 26 x/m
Hasil lab:
HT : 30,1 %
Leukosit: 7,8 ribu/
mmk
Trombosit :
237.000
2 7 Juli DS : Gangguan Kaji status nutrisi anak Mengkaji status nutrisianak S:
2014 Ibu pasien pemenuhan Kaji makanan yg disukai anak dan Mengkaji makananyg disukai Orang tua mengatakan
mengatakan BB kebutuhan anjurkan kelg. Utk menyediakan anak dan anjurkan kelg. Utk
anak sebelum anaknya sudah mau
nutrisi : kurang makanan yg disukai anak sebatas tdk menyediakan makanan yg
sakit 13,5 Kg makan & tidak muntah
setelah sakit 13 dari kebutuhan merangsang disukai anak sebatas tdk
tubuh b.d Anjurkan utk kelg. Senantiasa memberi merangsang O:
Kg. Anak sering
intake makan pasien sedikit2 tp sering Menganjurkan utk kelg. Anak makan habis
menolak makan
porsi, tidak muntah
DO: inadekuat Kolaborasi dg ahli gizi dlm pemberian Senantiasa memberi makan
Anak terlihat diit yg tepat pasien sedikit2 tp sering A:
lemah Berkolaborasi dg ahli gizi dlm
Kesan : Status gizi Masalah teratasi
pemberian diit yg tepat sebagian
anak kurang baik
P:
Lanjutkan intervensi
keperawatan
ASUHAN KEPERAWATAN

Namapasi : Ny. S No. CM : 002402


en : 42 th Ruang : 3B
Umur : FebrisTypoid PelaksanaKeperawatan : Henni Lailatul U, A.Md
Dx.medis

N Tangga Analisa data Diagnose keperawatan Perencanaan Implementasi Evaluasi


o l
1 9 DS : Hipertermi b.d efek langsung Monitor suhu pasien Memonitor suhu pasien S:
Nopem sirkulasi endokrin pada Anjurkan pasien untuk banyak Menganjurkan pasien untuk banyak Pasien mengatakan masih demam dan
Pasien
ber hipotalamus minum minum badannya menggigil
meng
2014 Berikan kompres hangat Memberikan kompres hangat
O:
atakan Kolaborasi dg medis dlm Berkolaborasi dg medis dlm S : 37,8 C
dema pemberian antipiretik pemberian antipiretik A:
m dan Masalah teratasi sebagian
P:
badan Lanjutkan intervensi keperawatan
nya
meng
gigil
DO :
Badan
panas
S :
38,7 o
2 9 DS : Nutrisi Kaji status nutrisi Mengkaji status nutrisi S:
Nopem kurangdarikebutuhantubuhb.dgang Anjurkanutkpasienmakan sedikit2 Menganjurkanutkpasienmakan Pasienmengatakanmasihsedikitmualdan
Pasien
ber guanabsorpsinutrisi, mual, diare tpsering sedikit2 tpsering tidaknafsumakan
meng
2014 Berikaninformasitentangkebutuha Memberikaninformasitentangkebutuh
O:
atakan ndiit / andiit /
Pasienmakan habis1/2porsi,
keefektifanterapidansediakanmaka keefektifanterapidanmenyediakanmak
mual tidakmuntah
ndalamlingkungan yang andalamlingkungan yang
A:
dan menyenangkan menyenangkan
Kolaborasi dg Kolaborasi dg - Masalahteratasisebagian
tidak P:
ahligizidlmpemberiandiitygtepat ahligizidlmpemberiandiitygtepat
nafsu - Lanjutkanintervensikeperawatan
maka
n
DO :
Pasie
n
Nam
pak
lema
s

ASUHAN KEPERAWATAN

Namap : Tn. T No. CM :


asien : 50 th Ruang : Isolasi 1
Umur : TB Paru PelaksanaKeperawatan : AriefBudi Setiyawan, AMK
Dx.med
is

N Tang Analisa data Diagnose keperawatan Perencanaan Implementasi Evaluasi


o gal

1 8 Juni DS : Resikotinggiinfeksi ( Kajipatologipenyakit dan Mengkajipatologipenyakit dan S :


2013 Pasienmenyatakantdk potensialpenyebaraninfeksi potensialpenyebaraninfeksi Pasienmenyatakanpemahamanpenyebab
pahampenyebab / penyebaran / / faktorresikoindividu
Identifikasi orang lain yang Mengidentifikasi orang lain yang
faktorresikoindividu O:
aktivasiulang ) beresiko beresiko
DO :
Monitor vital sign dan Memonitor vital sign dan
Pasienmenunjukkanteknik,
Pasientdktahuttgpenya b.dPertahanan primer perubahanpolahidupuntukpeningkatanli
kitnya. Anjurkanpasienuntukbatuk Anjurkanpasienuntukbatuk /bersin
takadekuat ngkungan yang aman
T : 130/80 mmHg /bersin dan mengeluarkanpada dan mengeluarkanpada tissue dan
T : 130/80 mmHg
tissue dan menghindarimeludah menghindarimeludah
N : 86 X/mnt N : 86 X/mnt
Rr : 26 X/mnt Kolaborasi dg Berkolaborasi dg Rr : 26 X/mnt
S : 36,4 C medisdanTekankanpentingnyatid medisdanTekankanpentingnyatida S : 36,4 C
akmenghentikanterapiobat kmenghentikanterapiobat A:
Masalahteratasisebagian
P:
Lanjutkanintervensikeperawatan

2 8 Juni DS : o Bersihanjalannafasta Kajifungsipernafasan ,kecepatan Mengkajifungsipernafasan S:


2013 Pasienmengatakansesa kefektifb.dadanya , ,kecepatan , Pasienmengatakansesakberkurang.
k. secret O:
irama&kedalamansertapengguna irama&kedalamansertapenggunaa
DO : Pasienmenunjukkanperbaikanventilasida
Pasien Nampak anototasesoris nototasesoris noksigenasijaringanadekuat
sesaknafas Catatkemampuanutkmengeluark Mencatatkemampuanutkmengelu T : 130/80 mmHg
T : 140/80 mmHg anmukosa / batukefekttif arkanmukosa / batukefekttif N : 86 X/mnt
N : 88 X/mnt Beriposisi semi/fowler Beriposisi semi/fowler Rr : 26 X/mnt
Rr : 28 X/mnt Kolaboraspemberianoksigendano Kolaboraspemberianoksigendano S : 36,4 C
S : 36,4 C bat obatansesuaidenganindikasi bat obatansesuaidenganindikasi A :
- Masalahteratasisebagian
P:
- Lanjutkanintervensikeperawatan