You are on page 1of 1

Azolla merupakan tumbuhan paku air kecil berdiameter 1-2 cm

yang halus dan mengapung di atas permukaan air secara

individu/berkelompok. Azolla secara garis besar dapat dibagi menjadi 3

bagian, yaitu akar, rhizome dan daun. Akar azolla terdiri dari

sebuah/seberkas akar-akar kecil yang sederhana keluar dari ketiak daun

menggantung lurus ke bawah dan berfungsi dalam pengambilan air dan

mineral-mineral nutrisi. Rhizome merupakan generasi sporofit azolla,

sedangkan daun azolla terdiri dari 2 lobi, yaitu lobus dorsal yang tebal,

berongga, berpapila, mengandung klorofil untuk fotosintesis dan lobus

ventral yang tipis/transparan, tidak mengandung klorofil, berfungsi

memberi daya topang pada tanaman serta berperan dalam proses absorbsi.

Daun tersusun 2 baris, imbricata berbentuk oval halus dan bermembran.

Tubuh azolla terlihat triangular/poligonal dan mempunyai warna yang

bervariasi dari hijau tua hingga kemerah-merahan tergantung spesiesnya.

Di dalam rongga daun khususnya bagian lobus dorsal tersebut ditemukan

Anabaena azolla yang berfungsi mengikat nitrogen udara dalam jumlah

besar pada permukaan daunnya diselubungi lapisan kutikula untuk

melindungi kehilangan air yang berlebihan dan pengaruh fisik dari

luar (Khan, 1988; Lumpkin dan Plucknett, 1982).

Khan, M. M. 1986. Azolla Agronomi. University of The Phillipines at Los Baros and SEARCA. Laguna
Phillipines.

Lumpkin, T. A. dan D. L. Plucknett. 1982. Azolla as Green Manure; Use and Management in Crop
Production. Westview press Inc. Boulder Colorado, West view Topical Agriculture Series No.5.