You are on page 1of 2

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

PERAWATAN KATETER URIN


No. Dokumen :
No. Revisi :
SPO Tanggal Terbit :

Dinas kesehatan Halaman : PUSKESMAS PALENGAAN


Kab. Pamekasan
TTD
Ditetapkan oleh Kepala dr. Saifudin, M.Si
Puskesmas Palengaan NIP. 19780824 200604 2 018

Pengertian Tindakan perawatan kateter urin permanen ( > 1 jam).

1. Untuk mencegah infeksi


Tujuan
2. Untuk mencegah iritasi mukosa uretra

ALAT:
1. Sarung tangan steril
2. Pinset steril 1 buah
3. Perlak
4. Bengkok
5. Handuk
Alat & Bahan 6. Selimut penderita
7. Korentang steril
8. BAHAN:
1. Cairan antiseptik
2. Kassa steril
3. Kapas lidi

Persiapan pasien:
Menjelaskan maksud dan tujuan dari perawatan kateter
Pelaksanaan:
Standar Prosedur 1. Perhatikan penerangan ruangan, tutup tirai serta pintu kamar pasien
Operasional 2. Perawat mencuci tangan
3. Memberi posisi sama dengan pemasangan kateter atau dorsal
recumbent
4. Gunakan sarung tangan
5. Pada wanita, lakukan vulva hygiene terlebih dahulu
6. Pada pria buka daerah meatus, sama dengan pemasangan kateter
7. Pada cystotomy terlebih dahulu dilakukan perawatan luka cystotomy
8. Kaji keadaan meatus dan jaringan sekitarnya (nyeri/perih, radang,
pembengkakan, adanya cairan atau kotoran)
9. Bersihkan ujung kateter dekat meatus sepanjang 10 cm dengan arah
melingkar keluar
10. Berikan cairan antiseptik pada daerah meatus dan ujung kateter
11. Berikan posisi yang nyaman pada pasien, rapikan alat-alat, perawat
mencuci tangan, catat pada catatan perawatan kondisi meatus dan
jaringan sekitarnya serta keluhan pasien.

1. Rawat Inap
Unit terkait
2. UGD