You are on page 1of 5

DESAIN PRIORITAS MASALAH KESEHATAN

2.1 Definisi Nominal Group Tehcnique (NGT)

Nominal Group Tehcnique (NGT) adalah proses dinamika kelompok untuk electing
opini dan pengambilan keputusan untuk meningkatkan rasionalitas dan kreativitas saat
menghadapi situasi masalah yang tidak terstruktur. Metode ini dilaksanakan melalui suatu
forum pertemuan para ahli (ahli kesehatan/health professionals) dan kelompok perencana
(planning committee).

2.2 Tujuan NGT

1) Identifikasi masalah dan penentuan prioritas (Need Identification and Priority


Setting)
2) Pemilihan alternatif pemecahan masalah dan penentuan prioritas (Action Definition
and Priority Setting)
3) Untuk Electing opini dan pengambilan keputusan untuk meningkatkan rasionalitas
dan kreativitas saat menghadapi situasi masalah yang tidak terstruktur

2.3 Alasan Menggunakan NGT

Alasan kelompok kami menggunakan metode NGT dalam penentuan prioritas


masalah kesehatan karena dengan metode ini melibatkan perwakilan masyarakat dalam
pengambilan keputusan, sehingga ide-ide yang dimunculkan dari setiap peserta diskusi lebih
kreatif, rasional, unik, beragam, dan berimbang sehingga keputusan yang dihasilkan akan
lebih berkualitas.

2.4 Pelaksanaan NGT

Langkah-langkah NGT adalah sebagai berikut:


a) Persiapan
1) Persiapan Pembagian Tugas
Melakukan pembagian tugas sebelum pertemuan dimulai.
a) Pemimpin NGT : Izza
b) Notulen :
c) Petugas penghitung : Tika
d) Moderator : Tika
2) Persiapan Ruang Pertemuan
Meja dan tempat duduk diatur seperti huruf U yang terbuka ujungnya (round table)
dimana pada bagian ujung meja ditempatkan papan kaki tiga. Ruang pertemuan di
ruang 4 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember.
3) Persiapan Sarana Atau Peralatan
a) Daftar hadir atau absensi
b) Kertas HVS ukuran 3x5 cm sebanyak 15 lembar
c) Laptop
d) Viewer
e) Alat tulis
f) Kalkulator
g) Kaki tiga dan flipchart
h) Spidol
4) Persiapan Peserta
Jumlah peserta 6 orang yang berasal dari kelompok 5
Peserta terdiri dari :
- Kepala Desa : Dhanny
- Bidan Desa : Lutfiya
- Tokoh agama : Ratna
- Ketua RT :
- Ketua RW :
- Ibu PKK : Lia
- Dukun Bayi : Tria
5) Prakata Oleh Pemimpin Kelompok
a) Ucapan selamat datang
b) Perkenalan mulai dari pemimpin kelompok, notulen dan penghitung
c) Penjelasan tentang tehnik proses NGT
d) Tujuan pertemuan yang berorientasi pada problem minded or solution minded

6) Deskripsi tugas
a) Pemimpin bertugas :
(1) Memimpin jalannya proses NGT
(2) Membacakan hasil skoring
b) Notulen bertugas :
(1) Menulis masalah kesehatan yang ditemukan dalam analisis situasi pada papan
tulis sebelum proses diskusi dimulai
(2)
(3) Menulis semua hasil selama proses diskusi
(4) Menjadi operator dan menuliskan hasil yang ditampilkan di viewer
c) Penghitung bertugas :
(1) Membagikan kertas 3x5 kepada peserta ketika proses voting priority
(2) Menghitung voting priority untuk menentukan masalah yang penting
(diprioritaskan) dan menuliskan hasilnya pada flipchart
(3) Menghitung hasil skoring untuk menentukan ranking
d)
e) Pedoman bagi peserta :
(1) Setiap peserta bekerja sendiri dan tidak saling mempengaruhi
(2) Diskusi antar peserta dilakukan pada akhir proses (tahap discussion of vote)
f) Proses NGT
1) Menyajikan seluruh masalah kesehatan yang telah dirumuskan berdasarkan analisis
2) situasi pada viewer dan flipchart
3) Diskusi (serial discussion of idea)
a) Peserta mendiskusikan (mengklarifikasi) penjelasan maksud dari masalah
kesehatan yang telah disajikan
b) Tahap ini membutuhkan waktu sekitar 10 menit
4) Voting priority
Voting priority meliputi:
a) List dan penentuan ranking (5 menit)
Membagikan kertas 3x5 cm kepada setiap peserta, kemudian peserta memilih 2
masalah yang paling penting dari keseluruhan masalah yang ada pada tampilan
viewer dan flipchart dengan cukup menuliskan atau membacakan nomor dari
masalah yang dianggap penting.
b) Kemudian kertas tersebut dikumpulkan dan diserahkan kepada pencatat untuk
ditulis pada tabel tally
Contoh tabel tally:

No. Masalah Jumlah pemilih Prioritas

Sanitasi lingkungan

Gizi kurang

Catatan : jumlah masalah kesehatan yang disusun menurut urutan pentingnya


masalah ditentukan atas dasar kesepakatan bersama

Dalam proses ini, dihasilkan 3 besar masalah yang dianggap paling penting yang
memperoleh skor tertinggi dari hasil voting. Jumlah masalah kesehatan yang
disusun menurut urutan pentingnya masalah ditentukan atas dasar kesepakatan
bersama. Hasil dari proses ini yaitu disepakati 3 masalah yg mempunyai jumlah
pemilih yg terbanyak.
c) Meminta setiap peserta melakukan ranking ulang dari 3 masalah yang dipilih pada
point b diatas menurut urutan prioritas. Langkah ini dilakukan dengan tahapan
sebagai berikut :
(1) Tahap 1 : masalah yang paling penting diberi nilai tertinggi 3 dan masalah
yang paling tidak penting diberi nilai terendah 1.
(2) Tahap 2 : masalah yang dianggap sedang diberi nilai 2.
d) Hasil skoring kemudian dikumpulkan untuk dituliskan pada papan tulis dan
disajikan sebagai hasil akhir NGT yang berupa urutan prioritas.
e) Menentukan ranking ulang dari 3 masalah yang diprioritaskan (ranking 1 sampai 3)
dengan menggunakan perkalian. Cara ini dilakukan untuk menghindari hasil
penjumlahan yang memiliki nilai sama (pada cara penjumlahan).
No. Masalah Jumlah pemilih Prioritas
1
2
3
5) Hasil diskusi (discussion of vote)
Pada tahapan ini, urutan prioritas masalah yang dihasilkan dari langkah (3) perlu
didiskusikan lagi untuk mendapatkan komentar dan masukan guna mencapai
kesepakatan bersama. Apabila masih ada yang kurang puas, maka langkah (3) bisa
diulang kembali pada point c’(ranking ulang). Apabila urutan prioritas masalah sudah
disepakati, maka proses NGT selesai dan hasil kesepakatan tersebut menjadi keputusan
final.
6) Silent rerank and rate priority
Langkah ini merupakan langkah cadangan yang dipergunakan apabila hasil langkah (4)
masih belum ada kesepakatan. Menetapkan urutan prioritas pada langkah ini adalah final.