You are on page 1of 2

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

MEMBUAT LAPORAN
No. Dokumen :
No. Revisi :
SPO Tanggal Terbit :

Dinas kesehatan Halaman : PUSKESMAS PALENGAAN


Kab. Pamekasan
TTD
Ditetapkan oleh Kepala dr. Saifudin, M.Si
Puskesmas Palengaan NIP. 19780824 200604 2 018

Laporan adalah salah satu bahan/bentuk/cara penyampaian informasi dan


Pengertian
pelaksanaan komunikasi dari pihak yang satu ke pihak yang lain

1. Untuk menyampaikan informasi/program evaluasi secara


berkelanjutan kepada pihak terkait
Tujuan
2. Untuk memudahkan penelusuran kembali informasi-informasi yang
diperlukan apabila diminta konfirmasi (laporan tertulis)

ALAT:

1. Alat Tulis

Alat & Bahan BAHAN:

1. Buku laporan, arsip

Standar Prosedur 1. Setelah melakukan program/pelaksanaan asuhan keperawatan secara


Operasional merata kepada setiap pasien perawat ruangan mencatat dan/
melaporkan setiap kondisi yang ditemukan atas diri pasien ke dalam
berkas rekam medik pasien

2. Perawat mengumpulkan informasi-informasi di atas sekaligus


mencatat hasil visite dokter, advis terapi yang diberikan masing-
masing pasien

3. Setelah menyiapkan segala keperluan, perawat ruangan menuliskan


informasi dengan lengkap ke dalam buku laporan, sebelum pergantian
jaga/ dinas

4. Laporan ditulis secara sistematis/berurutan, meliputi: nama, nomor


urut kamar/nomor bed, kondisi pasien menurut sistem B1 S/d B6
(terutama pada pasien dengan kondisi jelek), instruksi-instruksi lain:
Perubahan terapi, rencana pemeriksaan penunjang untuk selanjutnya,
dll

5. Untuk pasien baru (baru masuk/pindahan dari ruangan lain), di bawah


namanya perlu dituliskan nomor register, umur, jenis pembayaran
(umum/askes), kelas perawatan

6. Laporan ditutup dengan menuliskan jumlah pasien yang sudah ada


(lama), pasien baru dan ditandatangani oleh penanggung jawab jaga

1. Rawat inap

Unit terkait 2. UGD

3. Kamar Bersalin