You are on page 1of 2

ANAFILATIK SYOK

REAKSI ANAFILATIK

Respirasi : Kardiovaskuler : Kulit : GIT : Neurologis :


- Sesak Nafas/Wheezing. - Hipotensi. - Urtikaria. - Mual. - Nyeri Kepala.
- Edema faring/laring. - Nyeri dada. - Pruritus. - Muntah. - Kejang.
- Rhintis. - Takikardia. - Angioedema. - Kram. - Penururnan Kesadaran
- Stridor. (Jarang Bradikardia) - Flushing. - Diare.
- Batuk. - Aritmia.
- Aphonia. - Henti Jantung.
- Gagal Nafas.

What To Do

- Triase → Alergi Akut → Level Tinggi Emergency.


- Pangil Bantuan.
- Hentikan Pontensial Alergen.

Henti Jantung

RJP
- Pastikan Jalan Nafas Adekkuat.
- Pertimbangkan intubuisi → Jika gagal krikotiroidotomi.
- Support ventilasi & Oksigenasi dengan target
SpO2 > 90%
Obat-obatan

Bolus Epinefrin IM Jika setelah pemberian kortikasteroid


0,3 – 0,5 mg (1:1000) Terapi Bronkospasme menetap :
Anak-anak : 0,01 mg/kg BB

B2 agonis tidak efektif


Gejala Menetap
Bronkodilator B2 Agonis (Salbutamol)
Iv line dengan kanul besar puff/nebuliter dapat di ulang tiap 20 menit
Iv line 0,1-1 mcg/kg (1:10.000)
Titrasi dan Ulangi dosis tiap 5-15 Menit

Monitor TD,N,EKG
Kombinasi Bronkodilator
-Loading cairan kristaloid 500-1000 ml -Ipatropium Bromid Puff/Nebuliter
Anak-anak : 10-20 ml/kg -MgSO4 2gr iv dalam 20 menit
-Elevasikan Tungkai

Jika Syok Menetap/Hemadinamik Tidak Stabil


Jika Hipotensi Refrakter & dosis epinefrin
> 8 mcg/kg/menit (dapat menimbulkan
Epirefrin Infus 10-20 mg/menit
takikordi & aritmia) :
Atau
-Norepinefrine tittrasi dosis mulai
1mg andrenalin 1 : 1000 dalam 10 ml
0,05 mcg/kg/menit atau
Nacl, tetesan 60-120 ml/jam
-Dopamine 5-20 mcg/kg/menit atau
-Vasopresin 2-10 unit iv bolus di ikuti
0,01 -0,1 unit/menit infus iv
-Glukagon 1-5 mg bolus di ikuti
Antagonis H1 →Difenhidromine 1mg/kg BB
Infus 5-15 mcg/menit iv
Dosis Max. 50 mg

Kortikosteroid → Metilprednisolon
1-2 mg/kg BB