You are on page 1of 1

MENINGKATKAN KINERJA RIPPLE MILL DENGAN PENCAPAIAN

BROKEN KERNEL DALAM RANGE TARGET ( < 15 % )

M. Nasir Sulas (1,*)


(1) Asisten Trainee Engineering Batch IV
(*) email: sulas.mpevans@gmail.com

Abstrak

Ripple mill adalah alat pemecah nut sehingga kernel terpisah dari cangkangnya. Ripple mill
berkapasitas 8 MT terdiri dari dua bagian yaitu Rotor dan Stator. Rotor terdiri dari 48 batang
Rotor Rod yang terbuat dari High Carbon Steel yang terdiri dari 2 lapis yaitu 24 batang
dipasang dibagian luar dan 24 batang dipasang dibagian dalam. Sedangkan stator terdiri dari
38 batang stator rod yang dipasang 20 batang dibagian luar dan 18 batang dibagian dalam.
Nut akan masuk ke ripple mill di antara rotor dan stator, nut digilas dan dihimpit sehingga
nut pecah dan kernel lekang dari cangkangnya. Pada penelitian ini, untuk meningkatkan
kinerja ripple mill dengan pencapaian persentase kernel pecah dalam range target (< 15%)
yaitu dengan melakukan pengelompokan umpan ripple mill dalam hal ini nut berdasarkan
ukuran diameternya. Dengan menganalisa variasi ukuran diameter nut yang ada maka
dilakukanlah pengelompokan nut menjadi dua bagian yaitu ukuran diameter nut ≤ 12 mm dan
ukuran diameter nut > 12 mm. Hasil pemecahan nut berdiameter ≤ 12 mm dengan kandungan
moisture sebesar 5,71% didapat persentase kernel pecah 17,92% dan efisiensi 98,07%
sedangkan untuk nut berdiameter > 12 mm didapat persentase kernel pecah 27,25% dan
efisiensi 98,05%. Ini berarti bahwa dengan dilakukanya pengelompokan nut berdasarkan
ukuran diameternya serta dengan mengurangi kandungan moisture nut dapat menekan
persentase kernel pecah menjadi rendah.

Kata kunci: Ripple mill, nut, kernel pecah, moisture, efisiensi, rotor, stator