You are on page 1of 1

PERENCANAAN TEKNIS DAN MANAJEMEN PERSAMPAHAN KABUPATEN SOLOK

Intan Helvia Ma’wa, Rizki Aziz, Ph.D, Rinda Andhita Regia, MT


Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Andalas
Kampus Limau Manis, Padang, Telp (0751)72497, Fax. (0751)72564
Email: intanmaqwa29@gmail.com

ABSTRAK

Studi ini bertujuan untuk mengidentifkasi praktek pengelolaan sampah di Kabupaten Solok
dan melihat kesiapan masyarakat dan pemerintah dalam memperbaiki sistem pengelolaan
sampah yang ada dengan menerapkan pendekatan Reduce, Reuse,dan Recycle (3R). Dari
data yang dikumpulakn diketahui bahwa total timbulan sampah Kabupaten Solok adalah
1.338,75 m3 /hari yang masih mengandalkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) seagai tempat
pemrosesan akhir sampah yang hanya melayani 6% dari sampah total yang dihasilkan.
Untuk menerapkan metode 3R melalui Tempat Pengolahan Sampah dengan prinsip 3R
(TPS3R) 80% masyarakat siap berpartispasi dalam retribusi dan aktif menjadi pengolah
sampah. Agar berhasil guna pemerintah harus membangun TPS3R, menyediakan tenaga
teknisnya dan membiayai operasi dan pemeliharaannya dengan bekerja sama engan pihak
ketiga.

Kata kunci: Solok, 3R, TPA, TPS3R

ABSTRACT

This study aims to identify waste management practices in Solok Regency and see the
readiness of communities and governments to improve existing waste management systems by
applying the Reduce, Reuse and Recycle (3R) approaches. From the data collected it is
known that the total waste generation of Solok Regency is 1,338.75 m3 / day which still relies
on Final Disposal Site (FDS) as the final waste processing site which only serve 6% of the
total waste generated. To apply 3R method through Waste Management Site with principle of
3R (WSM3R) 80% of society ready to participate in retribution and active become waste
processing. To be successful the government must build WSM3R, provide its technical
personnel and finance its operations and maintenance by cooperating with third parties.

Keywords: Solok, 3R, FDS, WSM3R