You are on page 1of 4

Tabel 3.

27
Hasil Observasi Hubungan Profesional
Antar Staf Keperawatan dengan Pasien
Di Ruang Rawat Edelweis IIRSUD Kota Yogyakarta
Dilakukan Tidak Dilakukan
No Uraian Tugas
Tgl.29 Tgl.30 Tgl.31 Tgl.29 Tgl.30 Tgl.31
1 Kepala ruang melakukan
supervisi seluruh pasien yang
√ √ √ - - -
ada di ruangan setiap awal
tugas
2 PN dan AN mensupervisi
seluruh pasien yang menjadi
tanggungjawabnya segera √ √ √ - - -
setelah menerima operan tugas
setiap pasien.
3 PN menginformasikan
peraturan dan tata tertib RS
√ √ √ - - -
yang berlaku kepada setiap
pasien atau keluarga baru
4 PN memperkenalkan perawat
dalam satu grup yang akan
- - - √ √ √
merawat selama pasien dirawat
di RS
5 PN atau AN melakukan visit
atau monitoring pasien untuk
√ √ √ - - -
mengetahui perkembangan atau
kondisi pasien
6 PN memberikan penjelasan
setiap rencana tindakan atau
program pengobatan sesuai √ √ √ - - -
wewenang dan tanggung
jawabnya.
7 Setiap akan melakukan
tindakan keperawatan PN atau
AN memberikan penjelasan
√ √ √ - - -
atas tindakan yang akan
dilakukan kepada pasien atau
keluarga
8 Kesediaan PN atau AN untuk
menerima konsultasi/keluhan
√ √ √ - - -
pasien/keluarga dan berupaya
mengatasinya
9 Pasien atau keluarga
mengetahui siapa PN atau
perawat yang bertanggung - - - √ √ √
jawab selama ia dirawat dan
ditulis pada papan nama pasien.
10 PN atau AN memberitahu dan
mempersiapkan pasien yang √ √ √ - - -
akan pulang.
Jumlah 8 8 8 2 2 2
Prosentase (%) 80 80 80 20 20 20
Rata – rata (%) 80 20
Sumber Data : Data Primer Pengkajian
Analisa Data:
Berdasarkan hasil diatas didapatkan hasil bahwa 80% hubungan antara staf
keperawatan dengan keluarga baik. PN belum memperkenalkan perawat dalam satu grup
yang akan merawat selama pasien dirawat sehingga pasien dan keluarga mengetahui siapa
PN atau perawat yang bertanggung jawab selama ia dirawat.

Tabel 3.28
Hasil Observasi Hubungan Profesional Antar Staf Keperawatan
Di Ruang Rawat Edelweis II RSUD Kota Yogyakarta
Tanggal 29-31 MEI 2017
Dilakukan Tidak Dilakukan
No Uraian Tugas
Tgl.29 Tgl.30 Tgl.31 Tgl.29 Tgl.30 Tgl.31
1 Penanggung Jawab Pelayanan
mengadakan pertemuan rutin √ √ √ - - -
Karu minimal 1x/minggu
2 Kepala ruang mengadakan
pertemuan rutin dengan seluruh √ √ √ - - -
staf kep minimal sebulan sekali
3 Kepala ruang mengadakan
pertemuan rutin dengan PP √ √ √ - - -
minimal 1x/minggu
4 PP mengadakan pre dan post
conference pada setiap awal √ √ √ - - -
dan akhir jaga pagi
5 PP menerima serah terima dari
√ √ √ - - -
PA yang tugas jaga sebelumnya
6 PP mendampingi serah terima
tugas jaga antara PA pada tugas √ √ √ - - -
jaga berikutnya.
7 PA melaksanakan serah terima
tugas jaga dari jaga sebelum
√ √ √ - - -
dan kepada tugas jaga
berikutnya.
8 PP melakukan dokumentasi
askep terutama dalam
pengkajian, menetapkan √ √ √ - - -
diagnosa dan penyusunan
rencana keperawatan.
9 PA melakukan dokumentasi
askep terutama dalam hal
√ √ √ - - -
pelaksanaan dan evaluasi
keperawatan.
10 PP membuat laporan tugas pada
Kepala Ruang setiap akhir
tugas terutama keadaan umum √ √ √ - - -
pasien dan permasalahan yang
ada.
11 PP melakukan
motivasi/bimbingan/reinforcem √ √ √ - - -
ent dengan PA setiap hari
12 PA menggantikan tugas PP bila
√ √ √ - - -
PP tidak ada
13 PA menggantikan tugas kepala
ruang atau Penanggung jawab
√ √ √ - - -
ruang pada tugas siang,malam
atau hari libur.
Jumlah 13 13 13 0 0 0
Prosentase (%) 100 100 100 0 0 0
Rata – rata (%) 100 0
Sumber Data : Data Primer Pengkajian

Analisa Data:
Berdasarkan hasil observasi diatas dapat disimpulkan bahwa hubungan professional
antar staf keperawatan di Edelweis II baik, hal ini ditunjukkan dengan nilai observasi
sebesar 100%.

Tabel 3.29
Evaluasi Kualitas Pemberian Discharge Planning
Di Ruang Rawat Edelweis IIRSUD Kota Yogyakarta
Tanggal 29-31 MEI 2017(n= 3 hari obs)
Dilakukan Tidak Dilakukan
No Uraian Tugas
Tgl.29 Tgl.30 Tgl.31 Tgl.29 Tgl.30 Tgl.31
A. Pre interaksi
1. Mengidentifikasi data pasien
(tingkat pendidikan dan √ √ √ - - -
pengetahuan pasien/keluarga)
2. Mengidentifikasi kebutuhan
perawatan lanjutan pasien di √ √ √ - - -
rumah
3. Menyiapkan tempat untuk
- - - √ √ √
memberikan discharge planning
4. Menyiapkan bahan pemberian
discharge planning (pedoman
√ √ √ - - -
pemberian discharge planning,
leaflet), surat kontrol dsb
B. Tahap Orientasi
1. Memberi salam dengan senyum √ √ √ - - -
2. Memperkenalkan diri (nama
dan peran) dan menjelaskan - - - √ √ √
tugas perawat (karu)
3. Menanyakan perasaan
√ √ √ - - -
pasien/keluarga
4. Menanyakan kegiatan yang
√ √ √ - - -
akan dilakukan
5. Menjelaskan tujuan kegiatan √ √ √ - - -
6. Menjelaskan perkiraan waktu
yang dibutuhkan untuk kegiatan √ √ √ - - -
pemberian discharge planning
C. Tahap Kerja
1. Memberikan kesempatan √ √ √ - - -
pasien/keluarga untuk
klarifikasi informasi yang telah
disampaikan
2. Menjelaskan informasi
discharge palnning secara urut
sesuai pedoman
- Masalah keperawatan
yang perlu tindak
lanjut dirumah
- Penyuluhan kesehatan √ √ √ - - -
- Cara pemakaian obat
- Cara makan dan
minum/pengaturan diet
- Cara pengaturan
aktivitas dan istirahat
- Periksa ulang/kontrol

3. Mengklarifikasi informasi yang


√ √ √ - - -
telah diberikan
4. Menanyakan kejelasan
informasi discharge planning
√ √ √ - - -
yang telah disampaikan pada
pasien/keluarga
D. Tahap Terminasi
1. Mengevaluasi pengetahuan
pasien/keluarga tentang
- - - √ √ √
informasi discharge planning
yang diberikan
2. Memberikan reinforcement
√ √ √ - - -
positif pada pasien /keluarga
3. Mengakhiri pertemuan dengan
√ √ √ - - -
mengucapkan salam
E. Tahap Dokumentasi
1. Perawat dan pasien/keluarga
menandatangani bukti
pemberian disharge planning di √ √ √ - - -
blanko rekam medik yang telah
disediakan
Jumlah 19 19 19 3 3 3
Prosentase (%) 88,89
88.89 88.89 - 13,63% 13,63%
%
Rata – rata (%) 86,36% 11.11
Sumber Data : Data Primer Pengkajian MEI Tahun 2017

Analisa Data:

Berdasarkan hasil observasi menunjukkan bahwa discharge planning di Ruang Rawat


Edelweis II baik (86.36%). Namun, diperlukan evaluasi pengetahuan pasien/keluarga
tentang informasi yang telah diberikan.