You are on page 1of 6

Nama Pasien : Ny. G.

C Ruangan : Wisma Pejuang

Umur : 75 Thn Diagnosa Medis : Gout Atritis

Diagnosa Rencana Keperawatan


No. Keperawata Implementasi Evaluasi
n Tujuan Intervensi Rasional
1. Nyeri b/d Setelah dilakukan 1. kaji secara komprehensif 1. Untuk mengetahui 1. Mengkaji sifat nyeri : S : klien
adanya asuhan keperawatan sifat terhadap nyeri : tingkat/kualitas Lokasi nyeri pada mengatakan
pembengkaka selama 1x6 jam dengan lokasi, karakteristik, dan nyeri dan melakukan bagian jempol kaki nyeri sedikit
n sendi tujuan : frekuensinya. intervensi sebelah kiri, nyeri berkurang
karena - menghilangkan rasa selanjutnya terasa seperti ditusuk dan sudah
penumpukan nyeri jarum dan skala nyeri dapat tidur
kristal asam - nyeri terkontrol 6. dengan
urat. nyaman.
KH : 2. berikan kompres dingin 2. untuk meredakan 2. menganjurkan klien
K = klien dapat pada bagian sendi yang nyeri. memberikan kompres O:
mengekspresikan nyeri dingin pada bagian - bengkak
bahwa nyeri sendi nyeri. KH : pada kaki
berkurang/hilang. klien mengerti. mulai
berkurang
A = klien aktif dalam 3. berikan posisi yang 3. untuk mencegah 3. memberikan posisi - kemerahan
melakukan tindakan nyaman pada sendi yang ketidak sejajaran yang nyaman pada pada kaki
yang diberikan perawat. nyeri serta diistirahatkan tubuh dan sendi yang nyeri serta tampak
dan diberi bantalan. pemeliharaan bentuk mengistirahatkan dan menghilang.
P = individu dapat tubuh yang tepat. memberikan bantalan.
mendemostrasikan A : masalah
teknik relaksasi, untuk 4. anjurkan pasien untuk 4. pemberian informasi 4. menganjurkan pasien teratasi
merilekskan ketegangan memberitahu perawat dengan cepat dapat untuk memberitahu sebagian
otot dan dapat bila terjadi nyeri sendi. mengurangi resiko kan pada perawat
mengurangi integritas nyeri. dengan cepat apabila P : lanjutkan
nyeri terjadi nyeri sendi. intervensi
P = Tanda- tanda pada 5. kolaborasi pemberian 5. pemberian 5. melakukan kolaborasi
bagian kaki dalam batas obat sesuai dengan terapi alupurinol dapat pemberian obat sesui
normal : dokter untuk menghambat dengan terapi dokter.
- kristal asam urat mulai asam urat.
menghilang
- pembengkakan
berkurang
- sendi bisa digerakan
(tidak kaku)
2. Gangguan Setelah dilakukan 1. kaji tingkat mobilitas 1. mengetahui apakah 1. mengkaji tingkat
mobilitas tindakan keperawatan fisik apakah sebagian tingkat mobilitas mobilitas fisik,
fisik b/d 1x6 jam diharapkan atau total fisik klien sebagian apakah sebagian atau
gangguan mobilitas fisik klien atau total total. Hasil :
fungsi sendi sedikit membaik tingkat mobilitas fisik
dengan KH : klien hanya sebagian
- Klien dapat yaitu pada kaki kiri
melakukan latihan
gerakan sendi 2. ajarkan kien melakukan 2. gerakan aktif 2. mengajarkan klien
- klien dapat memenuhi latihan gerak aktif pada memberi masa tonus melakukan latihan
kebutuhan sehari-hari ekstremitas yang tidak dan kekuatan otot gerak aktif pada
- klien dapat melakukan sakit serta memperbaiki ekstremitas yang tidak
aktifitasnya sehari-hari fungsi jantung dan sakit. Hasil : klien
pernapasan melakukan gerak aktif
semampunya klien

3. bantu klien melakukan 3. untuk 3. membantu klien


latihan ROM perawatan mempertahankan melakukan latihan
diri sesuai toleransi fleksibilitas sendi ROM dan perawatan
sesuai kemampuan diri sendiri sesuai
toleransi. Hasil : klien
kooperatif untuk
melakukan latihan
ROM

4. ajarkan klien untuk 4. agar klien dapat 4. mengajarkan klien


pemenuhan kebutuhan memenuhi untuk pemenuhan
sehari-hari secara kebutuhan sehari- kebutuhan sehari-hari
bertahap. Hal ini hari klien dan secara bertahap.
dimaksud untuk meningkatkan Hasil : klien telah
memandirikan klien dan kepercayaan diri diajarkan untuk
meningkatkan memenuhi kebutuhan
kepercayaan diri sehari-hari
5. dekatkan alat-alat yang 5. agar klien mudah 5. mendekatkan alat-alat
diperlukan sehingga mengambil barang – yang diperlukan.
mudah dijangkau oleh barang yang ingin Hasil : alat-alat
klien digunakan didekatkan didekat
tempat tidur klien

6. libatkan keluarga atau 6. agar klien lebih 6. melibatkan


penghuni sesama wisma mudah atau terbantu keluarga/penghuni
dalam pemenuhan untuk melakukan wisma dalam
kebutuhan sehari-hari sesuatu pemenuhan
kebutuhan sehari-hari.
Hasil : dibantu
sesama penghuni
wisma jika merasa
kesulitan.
3. Resiko Setelah dilakukan 1. Identifikasi kognitif dan 1. Menentukan 1. Mengidentifikasi
Cidera b/d asuhan keperawatan kekurangan fisik dari kebutuhan klien dan kongnitif dan
Lingkungan 1x6 jam di harapkan klien yang mungkin menentukan kekurangan fisik dari
yang tidak resiko cidera dapat meningkatkan potensial intervensi yang tepat klien yang mungkin
aman diminimalisir dengan untuk cidera. meningkatkan
kriteria hasil : potensial resiko
1. Klien mengenal cidera. Hasil : kaki
tanda dan gejala kiri klien sudah kaku.
yang
mengidentifikasi 1. Cari informasi riwayat 1. Mengurangi resiko 1. Mencari informasi
resiko cidera. cidera klien. cidera berulang dari riwayat cidera klien.
2. Klien mengetahui klien. Hasil : klien sudah 2
tentang resiko kali jatuh dari tempat
cidera. tidur.
3. Klien mengetahui
strategi untuk 2. Identifikasi karakteristik 2. Mengetahui 2. Mengidentifikasi
mengatasi resiko lingkungan yang bisa lingkungan sekitar karakteristik
cidera. meningkatkan potensial klien sehingga dapat lingkungan yang bisa
4. Klien mengetahui untuk cidera dimodifikasi untuk meningkatkan
dan dapat mengurangi cidera potensial cidera.
menggunakan Hasil :
pengama nsesuai - Tempat tidur sedikit
prosedur. tinggi
5. Klien dapat - Lingkungan rumah
menunjukkan sikap kotor dan wc licin
dan melindungi diri
sendiri dari resiko 3. Ciptakan lingkungan 3. Mencegah 3. Meciptakan
cidera yang aman untuk klien terjadinya resiko lingkungan yang aman
cidera. untuk klien
Hasil :
- Membersihkan
kamar dan
lingkungan wisma
- Membersihkan wc
4. Ajari klien bangaimana 4. Meminimalkan 4. Mengajari klien
cara duduk, berdiri dan klien untuk bangaimana cara
berjalan yang aman meminimalisir duduk, berdiri dan
untuk meminimalkan faktor penyebab berjalan yang aman
cidera bila diperlukan cidera. untuk meminimalkan
cidera bila diperlukan.
Hasil :
- Klien mengerti dan
melakukan

5. Sediakan tempa ttidur 5. Membantu klien 5. Menyediakan tempat


yang rendah jika memudahkan tidur yang rendah jika
diperlukan menjangkau tempat diperlukan.
tidur dan Hasil : tempat tidur
mengurangi resiko klien tidak terlalu
cidera. tinggi dan jangkauan
ke toilet sangat dekat.