You are on page 1of 2

MOTIVATION LETTER

Nama saya Abdul Malik Firdaus. Saya terlahir dan dibesarkan dari keluarga yang
sederhana. Pendapatan ayah tak menentu, yang bekerja sebagai seorang petani. Sementara
ibu hanya ibu rumah tangga biasa. Akan tetapi, ibu tetap berusaha membantu ayah dengan
menjual sembako di kios rumah kami, walaupun hasilnya tak seberapa, setidaknya cukup
untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saya mempunyai dua adik yang masih berada di
bangku sekolah. Tentunya membutuhkan biaya yang cukup banyak untuk itu. Namun, hal ini
tidak menyurutkan semangat saya untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin.

Di Palu, saya tidak ingin terlalu membebani orang tua dengan harus membayar uang
kos tiap bulannya, jadi saya tinggal di masjid Abu Ubaidah, yang Alhamdulillah tidak ada
beban pembayaran tiap bulan atau gratis.

Saya menempuh pendidikan strata satu (S1) di IAIN Palu, tepatnya pada jurusan
Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam semester empat. Setelah lulus
nanti saya bercita-cita menjadi seorang entrepreneur atau seorang wirausaha, yang mana
saya berkeinginan memiliki sebuah usaha sendiri dan memperkerjakan orang-orang yang
berpotensi serta memiliki suatu keahlian namun tidak dapat mengaplikasikan kelebihan
tersebut karena minimnya lapangan kerja di era modern sekarang, sehingga dapat
mengurangi angka pengangguran yang ada saat ini.

Oleh karena itu, saya tidak hanya fokus pada bidang akademik saja, melainkan aktif
ikut serta dalam beberapa organisasi. Baik itu organisasi internal maupun eksternal kampus.
Di internal kampus, saya cukup aktif di Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Jundullah IAIN Palu
dan menjabat sebagai sekretaris umum. Disini saya banyak belajar mengenai
kesekretariatan dalam sebuah organisasi. Sementara itu, di eksternal kampus, saya cukup
aktif di Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komsat IAIN dan menjabat
sebagai anggota staf kebijakan publik. Saya banyak belajar mengenai manajemen dalam
sebuah organisasi. Tidak hanya itu, saya juga sering turun aksi dalam penggalangan dana
bagi korban bencana alam seperti di Garut, penggalangan dana untuk muslim di Suriah,
bakti sosial di dusun Wintu, kelurahan Layana Indah. Selain itu, saya juga aktif di RISMA
(Remaja Islam Masjid) Abu Ubaidah kelurahan Kabonena dan selalu ikut serta dalam
kegiatan yang dilaksanakan. Seperti mengajar mengaji, khutbah, mengadakan PHBI
(Perayaan Hari Besar Islam) dan masih banyak lagi.

Besar harapan saya agar kiranya dapat menerima beasiswa dari Bank Indonesia serta
dapat bergabung menjadi GenBI. Dan saya merasa layak dipertimbangkan untuk mendapat
beasiswa ini. Alasannya, karena selain aktif dalam organisasi, saya juga memiliki beberapa
prestasi, seperti menjadi juara pada sebuah gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di
tingkat kabupaten pada cabang Fahmil Qur’an. Juga memiliki beberapa keahlian dalam
bidang olahraga dan seni. Diantaranya, sepak bola, sepak takraw, futsal dan kaligrafi.

Apabila nantinya saya terpilih menjadi salah satu penerima beasiswa Bank Indonesia
dan menjadi anggota GenBI, saya akan mendedikasikan diri serta memberikan yang terbaik
untuk GenBI dan Bank Indonesia dengan aktif ikut serta dalam segala kegiatan yang
dilaksanakan oleh GenBI.

Perencanaan saya kedepannya, apabila telah menerima beasiswa dari Bank


Indonesia, saya akan menggunakan beasiswa tersebut dengan sebaik mungkin. Dan yang
paling utamanya saya ingin meringankan beban kedua orang tua, dengan menggunakannya
untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, pembayaran SPP semester, membeli buku-
buku dan media penunjang perkuliahan yang tentunya demi kelancaran bidang pendidikan
yang sedang di tempuh untuk mewujudkan impian saya.

Demikian surat motivasi ini dibuat, demi memenuhi persyaratan dari beasiswa Bank
Indonesia dan semoga saya dapat bergabung menjadi salah satu diantara penerimanya.
Amin.

Hormat saya,

Abdul Malik Firdaus