You are on page 1of 5

CONTOH KASUS :

1. Tn R 45 tahun, laki- laki, TB 162 cm, BB 73 kg menderita hipertensi, seorang wartawan.


IMT Tn R adalah 27,8. Ia sudah berobat selama 3 bulan namun tensinya sulit turun.
Tensi darah Tn R 170/ 110 mmHg. Oleh dokter ia dikonsulkan ke Poli Gizi. Ia sangat
suka makan banyak dan tidak ada makanan yang tidak disukai, tapi makanan yang paling
disukai adalah seafood dan fried chicken. Tn R sering pusing dan lemas. Total recall 24
jam diperoleh energi sebanyak 2800 kkal.

Hasil laboratorium :

 Hb 14 gr
 Gula darah puasa 85 mg
 Kolestrol total 300 mg/dlHDL 35 mg/dl
 Trigliserid 350 mg/dl

PENYELESAIAN :

Anjuran kebutuhan energi berdasarkan rumus Mifflin adalah sebagai berikut:


RUMUS MIFFLIN
Kebutuhan Energi = (10 x BB) + (6,25 x TB) – (5 x u) + 5
= (10 x 73) + (6,25 x 162) – (5 x 45) + 5
= 730 + 1012,5 - 225 + 5
= 1512,5 kkal

Aktivitas Fisik = 50% x 1512, 5


=
FIT = 10% x (1512,5 + 907,5)
= 242
TEE = 1512,5 + 907, 5 + 242
= 2662 kkal

Kebutuhan Makronutrien
a. Karbohidrat : 60 % x 2662 = 1597,2 kkal
1597,2
Dalam bentuk gram : 4
= 399,3 gram

b. Protein : 15 % x 2662 = 399,3 kkal


399,3
Dalam bentuk gram : = 99,82 gram
4

c. Lemak : 25 % x 2662 = 665,5 kkal


665,5
Dalam bentuk gram : = 73,94 gram
9

FORM PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR

A.PENGKAJIAN GIZI
DOMAIN DATA IDENTIFIKASI PROBLEM
A1. FH FH - 1.1.1.1 Total Energi Intake Total Energi Intake pasien
adalah 2800 kkal
FH - 1.6.2.7 Mineral Intake ( Sodium ) Konsumsi Sodiumnya dalam
jumlah berlebih
A2. AD AD - 1.1.1 Tinggi Badan 162 cm
AD - 1.1.2 Berat Badan 73 kg
AD - 1.1.5 BMI/ IMT 27,43
A3. BD BD - 1.1.3 Sistol 110 mmHg (Tinngi)
BD - 1.1.4 Distol 170 mmHg (Tinggi)
BD - 1.10.1 HB Hb = 14 g/dl (Tinggi)
BD - 1.5.1 Gula darah puasa 85 mg (Normal)
BD - 1.7.5 Kolesterol Total 300 mg/dl (Tinggi)
BD - 1.7.2 HDL 35 mg/dl (Rendah)
BD - 1.7.7 Trigliserida 350 mg/dl(Tinggi)

A4. PD PD – 1.1.9 Tanda Vital Pasien mengalami Lemas dan


Pusing
A5. CH CH 1.1.1 Umur Pasien berusia 45 tahun

CH 1.1.2 jenis Kelamin Pasien berjenis kelamin laki-laki

CH 2.1.2 Kardiovaskuler Pasien mengalami Hipertensi


A6. CS CS-1.1.1 Total rata-rata Kebutuhan Energi 2662 kkal (dikurangi)
CS-21.1 Total rata-rata Kebutuhan Lemak 73,94 gram (dikurangi)
CS-2.2.1 Total rata-rata Kebutuhan Protein 99,82 gram (dikurangi)
CS-2.3.1 Total rata-rata Kebutuhan Karbohidrat 399,3 gram (dikurangi)
CS-2.3.2 Tipe karbohidrat yang dibutuhkan Mengurangi karbohidrat
kompleks menjadi karbohidrat
sederhana
CS- 5.1.2 Rekomendasi IMT IMT Normal 21.62 kg/m2

B. DIAGNOSIS
NI 2.2 Exsessive oral intake

NI 5.10.2.7 Exessive Mineral intake (Sodium)

NC 3.3 Overweight
NB 1.1 Food and nutrition related knowledge deficit

NB 1.7 Undesirable food choice

Kalimat PES
Exsesive Oral intake berkaitan dengan konsumsi berlebih makanan tinggi lemak dan karbohidrat
ditandai dengan IMT yang overweight yaitu 27,43 dan Tekanan darah yang tinggi (170/110
mmHg)

C. INTERVENSI
C1. TUJUAN
1. Memperbaiki pola makan pasien sesuai porsi normal
2. Memberikan makanan yang adequate sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pasien untuk
menjaga berat badan agar tidak terjadi penambahan berat badan
3. Menurunkan tekanan darah pasien dalam batas normal
C2. PRESKRIPSI DIET
1. Modifikasi asupan energi yang mencukupi kebutuhan pasien sejumlah 2662 kkal
2. Memodifikasi asupan karbohidrat yaitu jenis Karbohidrat sederhana
3. Memberikan makanan rendah natrium seperti bahan makanan segar yang diolah tanpa garam
natrium yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti beras, kentang, terigu, buah-buahan, sayur-
sayuran, dll

C3. IMPLEMENTASI
1. Memberikan jenis karbohidrat sederhana seperti jagung, gandum, yoghurt, kentang, susu,
coklat
2. Memberikan diet rendah natrium seperti bahan makanan segar yang diolah tanpa garam natrium
yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti beras, kentang, terigu, buah-buahan, sayur-sayuran.
Bahan makanan yang berasal dari hewan dalam jumlah terbatas

D. MONEV
INTERVENSI MONITORING EVALUASI TARGET
Perubahan Indeks Masa Mengukur berat badan dan Terjadi penurunan berat badan,
Tubuh tinggi badan, serta memantau sehingga mencapai berat badan ideal
asupan makan Tn R dan asupan makan sesuai dengan yang
direkomendasikan
Memberikan diet rendah Menghitung angka kecukupan Asupan natrium sesuai angka
natrium gizi natrium pasien kecukupan gizi pasien

Mencukupi kebutuhan Mengukur tingkat kebutuhan Kebutuhan energi tercukupi


energi energi, 2662 kkal.

PenurunanTensi Darah Mengukur tensi darah Terjadi penurunan tensi darah


mencapai ambang normal, 80/120
mg/dL
Meningkatkan asupan serat Mengukur serum lipid darah Kadar LDL, Trigliserida menurun, dan
larut air HDL meningkat

Peningkatan aktifitas fisik Mengukur aktivitas fisik setiap Aktivitas fisik tergolong aktif
hari dan kebiasaan olahraga sehingga keseimbangan energi terjaga.
Tn. R.
Penurunan jumlah asupan karbohidrat dan lemak

Perubahan Data Biokimia