You are on page 1of 1

Mitigasi Risiko

Adalah suatu kegiatan untuk menentukan pencegahan atau solusi pada saat event risk terjadi.
Mitigasi Risiko, terdiri dari 4, yaitu : Terima, Kurangi, Alihkan dan Hindari.
Terima, adalah suatu solusi dengan cara membuat cadangan kerugian atau membuat Disaster
Recovery Plan, karena event risk tersebut tidak bisa dihindari atau solusi yang harus dilakukan
lebih mahal daripada dampak yang terjadi. Untuk contoh diatas solusi ini tidak bisa diterapkan.

Kurangi, adalah suatu solusi dengan cara melakukan pencegahan, misalnya dengan membuat SOP
(Standar Operasional) dalam hal ini aturan yuntuk kita sendiri, misalnya harus bangun lebih pagi
sehingga dapat menghindari jam macet atau jika tetap terjebak macetpun, mungkin tidak
kesiangan. Alihkan adalah suatu solusi dengan memindahkan risiko tersebut ke pihak lain, untuk
contoh tersebut di atas tidak dapat diterapkan. Sedangkan Hindari adalah suatu solusi dengan
menghentikan aktivitas tersebut, untuk contoh tersebut diatas adalah dengan pindah rumah yang
lebih dekat dengan tempat kerja atau tempat kerja kita yang didekatkan dengan rumah tinggal kita.
Monitoring
Adalah suatu kegiatan untuk memonitor event-event risk tersebut setelah dilakukan mitigasi.
Sebagai contoh tersebut di atas misalnya solusi yang kita ambil adalah 'Kurangi', dimana yang
sebelumnya berangkat jam 06.00 maka berangkat 05.30. Kita evaluasi kembali apakah event
tersebut tetap ada? jika masih ada apa penyebabnya, apakah masih sama atau ada penyebab yang
lain. Masih seberapa besar frekuensi kejadiannya, yang tentu saja berpengaruh kepada dampaknya.
Jika masih terjadi maka harus dilakukan mitigasi tambahan, jika tidak maka mitigasi yang
dilakukan harus dilakukan secar konsisten.

Biasanya mitigasi yang dilakukan terhadap event-event risk tersebut, masih terdapat residual risk
(Sisa Risiko), hal ini karena tidak ada tingkat keyakinan yang sampai dengan 100%, maksimal
hanya 99%, dimana 1% adalah suatu hal yang diluar dugaan kita sebagai manusia. Sebagai contoh
tersebut diatas, walaupun kita sudah menerapkan mitigasi atas hal-hal yang menimbulkan kita di
PHK atau mengalami kebangkrutan, namun masih saja ada kemungkinan untuk terjadi misalnya
Perusahaan kita Pailit, dan lain sebagainya maka solusi "Terima" untuk Risiko itu harus tetap
dilaksanakan yaitu dengan mencadangkan atau menyisihkan pendapatan kita untuk
tabungan/Asuransi atau dengan memiliki Penghasilan Sampingan dari.