You are on page 1of 14

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn .

S DENGAN KEJANG
DEMAM DI RUANG SADEWA
RS PERMATA BUNDA
Nama Mahasiswa : Kasminto
Nim : N420184452
Hari/Tanggal : Selasa ,27 03 2017
tempat Praktek : ruang sadewa
A. Pengkajian.

1. Identitas

a. Identitas Pasien
Nama : Tn .s
Tanggal lahir / Umur : 04-06-1935 /82 th 9 bln
Jenis Kelamin : laki - laki
Agama : Islam
Pendidikan : SD
Pekerjaan : Tani
Suku / Bangsa : Jawa / Indonesia
Status Perkawinan : Kawin
Alamaat : Sedadi 04/01 Penawangan
Tanggal masuk RS : 26 - 03-2018
No RM : 299031
Diagnosa Medis : Vertigo hipertensi

b. Identitas Penanggung Jawab


Nama : Tn . S
Umur : 45 tahun
Jenis Kelamin : Laki -laki
Agama : Islam
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Sedadi 04/01 Penawangan
Hubungan dengan klien : Anak

2. Riwayat Kesehatan.

a. Keluhan Utama.
Pusing
b. Riwayat Penyakit Sekarang.
pasien sebelum masuk ke rs permata melakukan pengobata dua minggu yang lalu di
lakukan rawat inap selama 3 hari di rs sedadi dengan keluhan pusing , setelah dua
minggu kambuh lagi di bawa lang ke rs permata bunda di bangsal sadewa deng
keluhan pusing mual muntah dan kaki bagian kanan tidak bisa di gerakan .ttv td
181/102 mmhg , s 37 c ,n 90 x/menit 26x / menit hb 14,8
c. Riwayat Penyakit Dahulu.
Menurut keterangan keluarga klien pernah di lakukan rawat inap di rs sedadi dua
mingu yang lalu dengan keluhan yang sama pusing
d. Riwayat Penyakit Keluarga.
Keluarga klien ada yang memiliki riwayat penyakit hipertensi, dm dll

e. Riwayat Alergi.
Klien tidak punya riwayat alergi.

f. Genogram :

Keterangan:

: Perempuan

: Laki- laki

: Dalam satu rumah

: Pasien

3. Pola Fungsional. (MENURUT VIRGINIAN HENDERSEN)


a Bernafas
Sebelum sakit : Klien bernafas normal. 24x/menit
Ketika sakit : Klien bernafas normal 24x /menit
b Makan dan Minum
Sebelum sakit : Klien makan sehari tiga kali.
Ketika sakit : Nafsu makan klien menurun karena pada saat makan, klien merasa mual
dan ingin muntah. Namun masih ada keinginan untuk minum.
c Eliminasi
Sebelum sakit : Klien BAB dan BAK normal dan wajar, tidak pernah muntah, dan
berkeringat ketika melakukan aktivitas.
Ketika sakit : Klien lebih sering BAB namun jarang BAK. Terpasang DC Keluar
keringat dingin dari seluruh tubuh klien. Klien .
d Mobilisasi
Sebelum sakit : Klien dapat berdiri dan berjalan sendiri tanpa menggunakan alat bantu
apapun.
Ketika sakit : Klien merasa lemas dan lemah sehingga tidak kuat menopang tubuhnya
sendiri.
e Istirahat dan Tidur
Sebelum sakit : Klien tidur dan istirahat dengan tenang dan nyenyak.
Ketika sakit : Klien susah tidur karena merasakan sakit kepala dan perutnya kembung.
f Berpakaian
Sebelum sakit : Klien memilih dan memakai pakaian yang disukainya sendiri.
Ketika sakit : Klien tidak bisa memakai pakaian sendiri karena tubuhnya terlalu lemas.
g Suhu Tubuh

Sebelum sakit : Suhu tubuh klien normal 37


Ketika sakit : Suhu tubuh klien tinggi mencapai 37
h Kebersihan Tubuh
Sebelum sakit : Klien membersihkan dirinya sendiri (mandi), dan membersihkan
lingkungan di sekitarnya.
Ketika sakit : Selama klien sakit, klien tidak bisa mandi sendiri. Klien tidak mandi,
hanya dilap saja badannya.
i Menghindari Bahaya
Sebelum sakit : Klien dapat menjaga dirinya sendiri dari bahaya yang mungkin
menghampirinya.
Ketika sakit : Selama klien sakit, klien tidak berdaya karena terlalu lemas. Oleh karena
itu, klien dirawat dan dijaga oleh keluarganya.
j Berkomunikasi
Sebelum sakit : Klien dapat berkomunikasi dengan baik.
Ketika sakit : Kemampuan berkomunikasi klien masih baik. Namun ketika suhu tubuh
klien tinggi, klien sering mengigau dan berbicara tidak jelas.
k Bekerja
Sebelum sakit : Klien berangkat bekerja setiap hari senin sampai sabtu di kantor.
Berangkat jam 7 pagi dan pulang jam 5 sore.
Ketika sakit : Pekerjaan klien terhanti karena kondisi klien yang tidak memungkinkan.
Pekerjaan klien hanya tiduran dan duduk saja.
l Bermain
Sebelum sakit : Biasanya klien bermain dan berlibur bersama dengan keluarganya dihari
libur kerjanya.
Ketika sakit : Kemampuan bermain klien berkurang. Klien paling hanya bermain HP
saja di atas tempat tidur.
m Spiritual
Sebelum sakit : Klien beribadah secara rutin setiap hari.
Ketika sakit : Klien beribadah dan berdo’a di atas tempat tidur sambil tiduran atau
sambil duduk.
n Belajar
Sebelum sakit : Klien sering belajar sesuatu yang baru dengan bermain dengan keluarga
Ketika sakit : Klien belajar sesuatu yang baru dengan bertanya kepada perawat yang
merawatnya ataupun deengan keluarga yang menjaganya.

4. Pemeriksaan Fisik.
tanggal : 26-03-2018.
a Keluhan Utama : Lemah
b Kesadaran : Composmetis
c TTV :
N : 20 kali/menit
Td :120/80 mmHg
RR : 24 x/menit
Suhu : 36 C
BB : 84 kg
T B : 165 cm.
d Kepala : Mesochepal. rambut tampak kotor, rambut berwarna putih
e Mata : Konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik
f Hidung : Tidak ada polip, tidak ada napas cuping hidung
g Telinga : Telinga tidak kotor, tidak ada serumen
pendengaran baik.
h Mulut : Bibir kering, lidah bersih,tidak ada peradangan tonsil
i Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid, tidak ada
nyeri tekan.
j Dada : Simetris, sterin fremitus kanan : kiri, konfigurasi
Normal, bunyi tidak ada gallop.
Abdomen : Tidak ada luka di abdomen, Tidak ada nyeri tekan di bagian
3 dan 4, tidak ada pembesaran hepar.
k Ekstremitas catas : Terpasang infus RL 10 tetes/menit di tangan kiri
l Kulit : Sawo matang, kulit bersih, kuku pendek,
m Genetalia : tidak terpasang DC, tidak ada luka.
Pemeriksaan Hasil Nilai normal Satuan
HEMATOLOGI
Golongan darah A
rhesus Positif
DARAH LENGKAP
Hb 14,8 12-16 g/dl
Leukosit 5500 4000-10000 juta/ul
Trombosit 216.000 150.000-450.000 juta/ul
Ht 46 37-43 %
Eritrosit 4,6 4,5-6,5 juta/ul
LED 0 <15 mm
Basofil% 0 0-1 %
Eosinofil% 0 0-5 %
Neutrofil batang% 64 0-2 %
Neutrofil segmen% 30 50-70 %
Limfosit% 6 20-40 %
Monosit% 2-10 %
KIMIA KLINIK
gds 62 <180 mg/dl
Ureum 42 15-50 mg/dl

Therapy
 Furomesid 1x 40 mg
 Caltopril 3 x 12,5 mg

 Diit : Diit rendah garam

i
A. Analisa Masalah

No Data Problem Etiologi

1. DS : - Pasien mengatakan pusing Pelebaran pembuluh Gangguan rasa

darah akibat dari nyaman sakit


DO : - Keadaan umum lemah
peningkatan TD kepala
- TD : 180/110 mmHg, S : 36,8°C, N :

84 x/menit, Rr : 24 x/menit

- Pasien tampak gelisah

- GCS E ; 4 M : 6 V : 3

2. DS : pasien mengatakan tangan dan kaki Kelemahan fisik Gangguan

kanan susah di gerakan pemenuhan

ADL
DO : - Kebutuhan ADL pasien dibantu

perawat dan keluarga

- Keadaan umum lemah

- Hb : 11,1

A. PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN


1. Gangguan rasa nyaman sakit kepala b/d Pelebaran pembuluh darah akibat dari
peningkatan TD.
2. Gangguan pemenuhan ADL b/d kelemahan fisik
No Perencanaan
No
DX Tujuan Intervensi Rasional

1 2 3 4 5
1 DX Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1. Monitor TTV 1. Untuk memantau
1 1×24 jam dengan criteria: kondisi pasien

1. klien mengatakan sakit kepala yang dirasakan 2. Untuk mengurangi


klien berkurang. 2. Berikan tindakan saraf saraf yang
2. Klen dapat kembali beraktifitas dengan normal nonfarmakologis untuk tegang menjai rilek
dantidur dengan nyenyak menghilangkan sakit kepala, mis.
Kompres dingin pada dahi pijat dan nyeri kepala
punggung badan leher, redupkan berkurang
lampu kamar, teknik relaksasi,
dan aktivitas di waktu senggang
3. Supaya keluaga tau
penyebab dan

3. Beri edukasi tentang hipertensi penangan hpertensi

4. Untuk mengurangi
nyeri kepala
4. Kolaborasi dalam pemberian
analgesic
1 2 3 4 5
2. DX Tujan : 1. Lakukan mobilisasi secara bertahap. 5. Meningkatkan secara
1
Tidak terjadi kekakuan otot-otot ekstremitas. bertahap tingkat
aktivitas klien sampai
Tujan : normal.
Dalam 3 hari klien mampu menggerakkan ekstremitas 2. Lakukan ROM pasif. 6. Mencegah adanya
atas dan bawah dengan kriteria : kekakuan dan untuk
 Klien tidak lemas lagi. memperlancar
 Klien dapat mengangkat tangan dan kaki perlahan peredaran darah.
7. Klien merasa lebih
3. Libatkan keluarga dalam setiap nyaman bila dibantu
tindakan oleh keluarga.
I. TINDAKAN KEPERAWATAN
Tanggal dan Diagnosa Nama dan
Implementasi
Waktu Keperawatan Paraf

28-03-2014 , Dx2 ,Dx1 - Mengajarkan dan membantu Melakukan mobilisasi secara bertahap.
- Mengajarkan dan membantu Melakukan ROM pasif
14.30
- Melibatkan keluarga dalam setiap tindakan
Hasil :

Perawat membantu klien dalam mengajarkan dan membimbing klien dalam melakukan
mobilisasi dan klien mau melakukan

- Mengobservasi TTV
Hasil :

Tekanan darah =180/80 mmHg

Nadi = 67 x/menit

Respirasi = 21 x/mnt

Suhu = 36,50 C

08.00 Dx 1 Mengajarkan cara mengurangi nyeri kepala dengan pijat di kepala dan kompres

09.00 Dx2  Melakukan ROM pasif kepada klien dengan mobilisasi secara bertahap
Respon : Klien dapat melakukan ROM pasif

 Melibatkan keluarga dalam setiap tindakan.


Respon : keluarga mengerti dan ikut terlibat dalam membantu mobilisasi klien.

10.00 Dx1  Memberikan terapi analgesic


 PO
Respon : obat diberikan dan tidak ada reaksi alergi.

 Memberikan therapy Furomesid 1x 40 mg PO dan Caltopril 3 x 12,5 mg PO


Respon : obat diberikan dan tidak ada reaksi alergi.

 Pantau dan catat respon terhadapan obat.


Respon : tidak ada reaksi alergi dan klien lebih tenang.

10.30 Dx1 , DX2 Memberikan pendidikan kesehatan pada klien dan keluarga tentang hipertensi

Respon : Klien dan keluarga mengatakan telah mengerti tentang penyakit hipertensi yang
dideritanya meliputi : pengertian, penyebab, diit, program asuhan perawatan diri, dan
komplikasi dari hipertensi.

12.15 Dx2  Memberikan diit rendah garam


Respon : Porsi makan habis 1 porsi
II. EVALUASI
Tanggal Perkembangan
DX Nama
dan
No. dan Paraf
Waktu

1 30 / 03 S : Kien mengatakan pusing berkurang dan tidak mengeluh pusing lagi

2018 O : TD: 140/90 mmHg S :37 c

N : 80x/menit RR: 24 X/menit

A : masalah teratasi

P : Hentikan intervensi

I:–

E : terapi cukup berhasil dan klien pulang

2 30/03 S:

2018 - Klien mengatakan mulai bisa menggerakkan ekstremitas atas maupun


bawah.
O:

- Klien dapat melakukan ROM pasif.


A:
- Masalah teratasi sebagian.
P:

- Lanjutkan intrervensi
I:

- Mengajarkan dan membantu Melakukan mobilisasi secara bertahap.


- Mengajarkan dan membantu Melakukan ROM pasif
- Melibatkan keluarga dalam setiap tindakan
E:

- Klien dapat mengikuti latihan ROM secara pasif dan dapat


menggerakkan tangan dan kakinya secara aktif walaupun sedikit
R:

- Kaji Cara klien dan keluarga melakukan ROM