You are on page 1of 6

1.

Huruf Ijaiyah
No Huruf Arab Huruf Latin Nama Huruf

1 ‫ا‬ a,i,u alif


2 ‫ب‬ b ba’
3 ‫ت‬ t ta’
4 ‫ث‬ ts tsa’
5 ‫ج‬ j jim
6 ‫ح‬ h Ha’
7 ‫خ‬ kh kha’
8 ‫د‬ d dal
9 ‫ذ‬ dz dzal
10 ‫ر‬ r ra’
11 ‫ز‬ z Zai
12 ‫س‬ s sin
13 ‫ش‬ sy syin
14 ‫ص‬ sh shad
15 ‫ض‬ dh dhad’
16 ‫ط‬ th tha’
17 ‫ظ‬ dzh dza’
18 ‫ع‬ ‘a,’i,’u ‘ain
19 ‫غ‬ gh ghain
20 ‫ف‬ f fa’
21 ‫ق‬ q qaf
22 ‫ك‬ k kaf
23 ‫ل‬ l lam
24 ‫م‬ m min
25 ‫ن‬ n nun
26 ‫و‬ w wau
27 ‫ه‬ h ha’
28 ‫ء‬ ‘ hamzah
29 ‫ي‬ y ya’

2. Makhorijul Huruf
A. Al-Jauf (‫)الجوف‬,
Artinya rongga mulut dan rongga tenggorokan. Yaitu tempat keluarnya huruf hijaiyah
yang terletak pada rongga mulut dan rongga tenggorokan. Bunyi huruf yang keluar dari
rongga mulut dan rongga tenggorokan ada tiga macam, yaitu ; alif ( ‫) ا‬, wawu mati ( ‫) و‬
dan ya’ mati ( ‫ ) ي‬dengan penjelasan sebagai berikut :

 Alif dan sebelumnya ada huruf yang difathah Contoh : ‫َم َاَل غ ََوى‬
 Wawu mati dan sebelumnya ada huruf yang didhommah Contoh :‫قُولُوا‬
 Ya’ mati dan sebelumnya ada huruf yang dikasrah Contoh : َ‫امدِين‬ ِ ‫َح‬
B. Al-Halqu (‫)الحلق‬
Artinya tenggorokan / kerongkongan. Yaitu tempat keluar bunyi huruf hijaiyah yang terletak
pada kerongkongan / tenggorokan. Dan berdasarkan perbedaan teknis pelafalannya, huruf-huruf
halqiyah (huruf-huruf yang keluar dari tenggorokan) dibagi menjadi tiga bagian yaitu ;

 Aqshal halqiy (pangkal tenggorokan), yaitu huruf hamzah ( ‫) ء‬dan ha’ ( ‫) ه‬


 Wasthul halqiy (pertengahan tenggorokan), yaitu huruf ha’ ( ‫ ) ح‬dan ’ain ( ‫) ع‬
 Adnal halqiy (ujung tenggorokan), yaitu huruf ghoin ( ‫ ) غ‬dan kho’ ( ‫) خ‬

C. Al-Lisan (‫)اللسان‬
Artinya lidah. Bunyi huruf hijaiyah dengan tempat keluarnya dari lidah ada 18 huruf, yaitu :
Berdasarkan delapan belas huruf itu dapat dikelompokkan menjadi 10 makhraj, yaitu sebagai
berikut:

 Pangkal lidah dan langit-langit mulut bagian belakang, yaitu huruf Qof (‫)ق‬. Maksudnya
bunyi huruf qof ini keluar dari pangkal lidah dekat dengan kerongkongan yang
dihimpitkan ke langit-langit mulut bagian belakang.Pangkal lidah bagian tengah dan
langit-langit mulut bagian tengah, yaitu huruf Kaf (‫)ك‬. Maksudnya bunyi huruf kaf ini
keluar dari pangkal lidah di depan makhraj huruf qof, yang dihimpitkan ke langit-langit
bagian mulut bagian tengah.“Dua huruf tersebut ( ‫ ) ق‬dan ( ‫) ك‬, lazimnya disebut huruf
LAHAWIYAH ( ‫) لهويّة‬, artinya huruf-huruf sebangsa anak mulut atau sebangsa telak
lidah.”
 Tengah-tengah lidah, yaitu huruf Jim ( ‫) ج‬, Syin ( ‫ ) ش‬dan Ya’ ( ‫) ي‬. Maksudnya bunyi
huruf-huruf tersebut keluar dari tengah-tengah lidah tepat, serta menepati langit-langit
mulut yang tepat di atasnya.“Tiga huruf ini lazimnya disebut huruf SYAJARIYAH (
‫) شجريّة‬, artinya huruf-huruf sebangsa tengah lidah.”
 Pangkal tepi lidah, yaitu huruf Dlod ( ‫) ض‬.Maksudnya bunyi huruf Dlod ( ‫ ) ض‬keluar
dari tepi lidah (boleh tepi lidah kanan atau kiri) hingga sambung dengan makhrojnya
huruf lam, serta menepati gigi geraham.“Huruf Dlod ( ‫ ) ض‬ini lazimnya disebut huruf
JAMBIYAH (‫)حنبيّة‬, artinya huruf sebangsa tepi lidah.”
 Ujung tepi lidah, yaitu huruf Lam (‫)ل‬.Maksudnya bunyi huruf Lam (‫ )ل‬keluar dari tepi
lidah (sebelah kiri/kanan) hingga penghabisan ujung lidah, serta menepati dengan langit-
langit mulut atas.Ujung lidah, yaitu huruf Nun (‫)ن‬.Maksudnya bunyi huruf Nun (‫)ن‬
keluar dari ujung lidah (setelah makhrojnya Lam (‫)ل‬, lebih masuk sedikit ke dasar lidah
dari pada Lam (‫))ل‬, serta menepati dengan langit-langit mulut atas.Ujung lidah tepat,
yaitu huruf Ro’ (‫)ر‬.Maksudnya bunyi huruf Ro’ (‫ )ر‬keluar dari ujung lidah tepat (setelah
makhrojnya Nun dan lebih masuk ke dasar lidah dari pada Nun), serta menepati dengan
langit-langit mulut atas.“Tiga huruf tersebut di atas (Lam, Nun dan Ro’), lazimnya
disebut huruf DZALQIYAH (‫)ذلقية‬, artinya huruf-huruf sebangsa ujung lidah.”
 Kulit gusi atas, yaitu Dal (‫)د‬, Ta’ (‫ )ت‬dan Tho’ (‫)ط‬.Maksudnya bunyi huruf-huruf tersebut
keluar dari ujung lidah, serta menepat i dengan pangkal dua gigi seri yang atas.“Tiga
huruf tersebut lazimnya disebut NATH’IYAH (‫)نطغية‬, artinya huruf-huruf sebangsa kulit
gusi atas.“
 Runcing lidah, yaitu huruf Shod (‫)ص‬, Sin (‫ )س‬dan Za’ (‫)ز‬.Maksudnya bunyi huruf-huruf
tersebut keluar dari ujung lidah, serta menepati ujung dua gigi seri yang bawah.“Tiga
huruf tersebut lazimnya disebut huruf ASALIYAH (‫)أسلية‬, artinya huruf-huruf sebangsa
runcing lidah.”
 Gusi, yaitu huruf Dho’ (‫)ظ‬, Tsa’ (‫ )ث‬dan Dzal (‫)ذ‬.Maksudnya huruf-huruf tersebut keluar
dari ujung lidah, serta menepati dengan ujung dua gigi seri yang atas.“Tiga huruf ini
lazimnya disebut huruf LITSAWIYAH (‫)لثوية‬, artinya huruf sebangsa gusi.”

D. Al-Syafatain
Artinya dua bibir. Yaitu tempat keluarnya huruf hijaiyah yang terletak pada kedua bibir. Yang
termasuk huruf-huruf syafatain ialah wawu (‫)و‬, fa’ (‫)ف‬, mim (‫ )م‬dan ba’ (‫ )ب‬dengan perincian
sebagai berikut :
 Fa’ (‫ )ف‬keluar dari dalamnya bibir yang bawah, serta menepati dengan ujung dua gigi
seri yang atas.
 Wawu, Ba, Mim (‫ م‬, ‫ ب‬, ‫ )و‬keluar dari antara dua bibir (antara bibir atas dan bawah).
Hanya saja untuk Wawu bibir membuka, sedangkan untuk Ba dan Mim bibir
membungkam.
 “Empat huruf tersebut di atas lazimnya disebut huruf SYAFAWIYAH, artinya huruf-
huruf sebangsa bibir.”

E. Al-Khaisyum
Artinya pangkal hidung. Yaitu tempat keluarnya huruf hijaiyah yang terletak pada janur hidung.
Dan jika kita menutup hidung ketika membunyikan huruf tersebut, maka tidak dapat terdengar.
Adapun huruf-hurufnya yaitu huruf-huruf ghunnah mim dan nun dengan ketentuan sebagai
berikut:

 ّ
Nun bertasydid (‫)ن‬
 Mim bertasydid (‫) ّم‬
 Nun sukun yang dibaca idghom bigunnah, iqlab dan ikhfa’ haqiqiy
 Mim sukun yang bertemu dengan mim (‫ )م‬atau ba (‫()ب‬Belajar Tajwid)

‫ب ٱل َٰعَلَ ِمين‬
ِ ّ ‫ٱل َحمدُ ِ هَلِلِ َر‬
3. Hukum Nun Mati dan Tanwin
“ Tanwin adalah nun mati yang ada pada akhir kalimat isim didalam melafadhkannya atau
menyuarakannya tapi bukan didalam tulisannya.”

1. Idhar ( ٌ‫) إظ َهار‬


Idhar artinya jelas atau terang. Apabila ada nun mati/tanwin (/ ‫ ) ٌ ٍ ً ن‬bertemu dengan salah satu
huruf halqi hukum bacaannya disebut idhar.
Huruf-huruf halqi itu ada enam yaitu: ‫غ ھ‬ ‫احخع‬
Contoh bacaan idhar:
No Huruf Nun mati (‫)ن‬ Tanwin (ً ٍ )
1
‫ا‬ َ‫َمن أ َمن‬ ‫سول ا َ ِمين‬
ُ ‫َر‬
2
‫ح‬ َ‫امك‬
ِ ‫عَن ح ََر‬ ‫نَار حَامٍ يَة‬
3

‫خ‬ َ ‫َمن َخش‬


‫ِي‬ ‫ذَ َّر ٍة َخ ٍبير‬
4

‫ع‬ ‫ِمن ِعل ٍم‬ ‫علٍيم‬


َ ‫سمٍ يع‬
َ
5

‫غ‬ ‫ِمن ِغ ٍل‬ َ ‫اَجر‬


‫غي ُر‬
6

‫ھ‬ ‫ِمن َھا ٍد‬ ‫ُج ُرفٍ َھ ٍار‬

َ ‫) اِد‬
2. Idgham ( ‫غام‬
Idgham artinya memasukkan atau melebur. Apabila nun mati atau tanwin bertemu salah satu
huruf dari huruf ‫ ي ن م و ل ر‬maka wajib dibaca idgham, cara membacanya seolah
mentasydidkan nun mati/tanwin (‫ ن‬/ ً ٍ ) ke dalam huruf hidup sesudahnya. Sehingga bunyi nun
mati atau tawin tidak terdengar sama sekali.
Idgham terbagi menjadi dua macam, yaitu: idgham bighunnah dan idgham bila ghunnah.

َ ‫) اِد‬
a. Idgham bighunnah ( ‫غام ِبغُنَّ ٍة‬
Idgham bighunnah artinya memasukkan atau melebur dengan dengung (ghunnah) yaitu bila nun
mati atau tanwin bertemu salah satu huruf idgham bighunnah yang empat yaitu:
Hukum bacaannya wajib dibaca berdengung (bighunnah) dengan meleburkan suara nun
mati/tanwin ke dalam huruf yang ada di depannya.
Contoh bacaan idgham bighunnah:
no Huruf Nun mati (‫)ن‬ Tanwin ( ً ٍ ٌ )

1 ‫ي‬ ‫َمن يَقُو ُل‬ ‫يَو َمئِ ٍذ يَصد ُُر‬

2 ‫ن‬ ‫ِمن ِنع َم ِة‬ ‫ِحك َم ٍة نَافِعَ ٍة‬

3 ‫م‬ ‫س ٍد‬
َ ‫ِمن َم‬ ‫ع َبدت ُم‬
َ ‫عَا ِبد َما‬

4 ‫و‬ ‫اء ِھم‬


ِ ‫ِمن َو َر‬ ‫َخير َواَب َقى‬
Ketentuan bacaan idgham bighunnah tidak berlaku lagi jika nun mati berada dalam satu kata.
Hukum bacannya wajib dibaca idhar atau bunyi nun mati/tanwin dibaca jelas.
Contoh : ‫قِن َوان ـ ِصن َوان ـ دُنيَا ـ بُنيَان‬

َ ‫)اِد‬
ُ َ‫غام بِال‬
b. Idgham bilaghunnah ( ‫غنَّ ٍة‬
Idgham bilaghunnah artinya memasukkan atau melebur tanpa berdengung. Apabila nun mati atau
tnwin bertemu dengan salah atu huruf idgham bilaghunnah yaitu ‫ل ـ ر‬
Hukum bacaannya tidak boleh berdengung tetapi wajib melebur nun mati/tanwin ke dalam huruf
sesudahnya.
Contoh bacaan idgham bilaghunnah:
Nun mati (‫)ن‬ Tanwin ( ً ٍ )

No Huruf
1

‫ل‬ َ‫ِمن لَدُنك‬ َ‫ُھدًى ِلل ُمتَّ ِقين‬


2

‫ر‬ َ‫ِمن َربِك‬ َ‫َخير َر ِاز ِقين‬

3. Iqlab ( ‫) اقالب‬
Iqlab artinya membalik atau mengganti. Apabila nun mati/tanwin bertemu dengan huruf ‫ب‬, maka
hukum bacaannya disebut iqlab. Cara membacanya adalah bunyi nun mati/ tanwin berubah
menjadi bunyi mim ( ‫ )م‬Huruf iqlab hanya satu yaitu huruf ‫ب‬
Contoh bacaan iqlab:

No Huruf Nun mati (‫) ن‬ Tanwin (ً ٍ ٌ )

1 ‫ب‬ ‫ِمن بَع ِد ِھم‬ ‫س ِميع بَ ِصير‬


َ

4. Ikhfa ( ‫)اِخفَا ٌء‬


Ikhfa artinya menyamarkan/menyembunyikan bunyi nun mati atau tanwin. Maksudnya bunyi
nun mati/ tanwin dibaca samar-samar antara jelas dan dengung, serta cara membacanya ditahan
sejenak. Hukum bacaan disebut ikhfa apabila nun mati/tanwin bertemu dengan salah satu huruf
ikhfa yang jumlahnya ada 15 yaitu:
‫تـثـجـدـذـز–سـشـصـضـطـظـفـقـك‬
Contoh bacaan ikhfa:
No Huruf Nun mati (‫) ن‬ Tanwin (ً ٍ ٌ )
1

‫ت‬ ‫فَ َمن تَبِ َع‬ ‫ت تَج ِرى‬


ٍ ‫جَن‬
2

‫ث‬ ‫فَ َمن ثَقُلَت‬ ‫شهَاب ثَاقِب‬


ِ
3

‫ج‬ ‫اِن جَا َءكُم‬ ٍ ‫َخل‬


‫ق جَ دِي ٍد‬
4

‫د‬ ‫اَندَادًا‬ ‫َدكًّا َدكًّا‬


5

‫ذ‬ ٍ ‫ِمن ذَ َھ‬


‫ب‬ ٍ ‫ارا ذَاتَ لَ َه‬
‫ب‬ ً َ‫ن‬
6

‫ز‬ ‫َواَن َزلنَا‬ ‫ص ِعيدًا َزلَ ًقا‬


َ
7

‫س‬ َ ‫أ َ ِإلن‬
ُ‫سان‬ ‫سل ًما‬
َ ‫سل ًما‬
َ
8

‫ش‬ َ‫ِمن ش َِر َما َخلَق‬ ‫شدِي ٍد‬ ٍ ‫عذَا‬


َ ‫ب‬ َ
9

‫ص‬ ‫صالَتِ ِهم‬


َ ‫عَن‬ ‫ع َمالً صَا ِل ًحا‬
َ
10

‫ض‬ ‫َمنضُو ٍد‬ ‫َاحكَة‬


ِ ‫ُمس ِف َرة ض‬
11

‫ط‬ ٍ ‫ِمن َط ِيبَا‬


‫ت‬ ‫بَلدَة َطيٍبَة‬
12

‫ظ‬ ُ ‫ِمن‬
‫ظ ُهو ِر ِھم‬ ً‫ُح َّرا ًء َظا ِھ َرة‬
13

‫ف‬ ‫أَنفُس ِِهم‬ ‫ُمختَا ٍل فَ ُخو ٍر‬


14

‫ق‬ ‫ِمن قَب ِل‬ ‫ٍرزقًا قَالُوا‬


15

‫ك‬ ‫َمن كَانَ يَر ُجو‬ ‫نَاِصيَ ٍة كَا ِذبَ ٍة‬

B. Hukum bacaan Mim Mati ( ٌ‫) م‬


Hukum mim mati merupakan salah satu dari ilmu tajwid sebagaimana halnya hukum nun mati.
Mim mati atau mim sukun (ٌ‫ )م‬apabila bertemu dengan salah satu huruf hijaiyah maka memiliki
tiga hukum bacaan, yaitu ikhfa syafawi, idghom mimi dan idhar syafawi.

ّ ‫شفَ ِو‬
1. Ikhfa Syafawi (‫ي‬ َ ‫)اِخفَاء‬
Ikhfa Syafawi adalah menyembunyikan atau menyamarkan huruf mim.Hukum bacaan disebut
ikhfa syafawi apabila mim mati atau mim sukun bertemu dengan huruf ba ( ‫)ب‬. Adapun cara
membacanya harus dibunyikan samar-samar di bibir dan didengungkan.
Contoh:
Mim mati bertemu huruf ba’ : َ‫َو َما لَ ُهم ِبذَ ِلك‬
َ ‫تَر ِمي ِهم ِب ِحج‬
Mim mati bertemu huruf ba’ : ‫َار ٍة‬

2. Idghom Mimi ( ‫يمي‬ِ ‫)اِدغَا ٌم ِم‬


Hukum bacaan disebut idgham mimi apabila mim sukun bertemu dengn mim yang sejenis. Cara
membacanya adalah seperti menyuarakan mim rangkap atau ditasydidkan dan wajib dibaca
dengung. Idgham mimi sering pula disebut idgham mitslain atau idgham mutamatsilain (idgham
yang hurufnya serupa atau sejenis)
Contoh:
Mim mati bertemu huruf mim : ِ‫َو َما لَ ُهم ِمنَ للا‬
Mim mati bertemu huruf mim : َ‫اِن كُنت ُم ُمؤ ِمنِين‬

3. Idhar Syafawi (ِ ‫شفَ ِوي‬


َ ‫)اِظهَار‬
Idhar syafawi artinya apabila mim mati bertemu dengan salah satu huruf hijaiyyah selain huruf
mim dan ba’, maka hukum bacaannya disebut idhar syafawi. Cara membacanya bunyi mim
disuarakan dengan terang dan jelas tanpa berdengung di bibir dengan mulut tertutup.
Huruf-huruf idhar syafawi jumlahnya ad 26 huruf, yaitu:
‫اـتـثـجـحـخـدـذـرـزـسـشـص‬
‫ي‬- ‫ـ ض ـ ط ـ ظ ـ ع ـ غ ـ ف ـ ق ـ ك ـ ل ـ ن ـ وـ ھ‬
No huruf kalimat No Huruf Kalimat
1 14

‫ا‬ ‫فَلَ ُهم اَجر‬ ‫ض‬ ‫َوامضُوا‬


2 15

‫ت‬ ‫ت تَج ِرى‬


ٍ ‫جَن‬ ‫ط‬ ‫لَ ُهم َطعَام‬
3 16

‫ث‬ ً ‫َما ًء ثَج‬


‫َّاجا‬ ‫ظ‬ ‫وء‬
ِ ‫س‬َّ ‫َظنَنت ُم َظنَّ ال‬
4 17

‫ج‬ ٍ ‫َخل‬
‫ق َجدِي ٍد‬ ‫ع‬ ‫عذَاب‬
َ ‫َولَ ُهم‬
5 18

‫ح‬ َ‫علَي ِهم حَافِ ِظين‬


َ ‫غ‬ َ ‫َما ُءكُم‬
‫غو ًرا‬
6 19

‫خ‬ ‫ھُم َخي ُر البَ ِريَّ ِة‬ ‫ف‬ ‫لَ ُهم فِيهَا‬
7 20

‫د‬ ‫لَ ُهم دَاراالَ ِخ َر ِة‬ ‫ق‬ ‫َرأَوھُم قَالُوا‬


8 21

‫ذ‬ ‫َر ُّبكُم ذُوا َرح َم ٍة‬ ‫ك‬ ‫اِنَّ ُهم كَانُوا‬
9 22

‫ر‬ َ‫اِيل ِف ِهم ِرحلَة‬ ‫ل‬ َ‫فَ َما لَ ُهم الَ يُؤ ِمنُون‬
10 23

‫ز‬ َ ‫اَم َزيَّنا ال‬


‫س َماء‬ ‫ن‬ ‫اَلَم نَجعَل‬
11 24

‫س‬ َ ‫فَوقَكُم‬
‫سب ًعا‬ ‫و‬ َ‫علَي ِهم َوالَھُم يَح َزنُون‬
َ
12 25

‫ش‬ ‫ھُم ش َُّر البَ ِريَّ ِة‬ ‫ھ‬ ‫اَم ِهل ُهم ُر َويدًا‬
13 26

‫ص‬ َ‫اِن كُنت ُم صَا ِدقِين‬ ‫ي‬ ‫َمالَم يَعلَم‬