You are on page 1of 2

Obat Penurun Demam (Antipiretik)

Hal yang harus diperhatikan


1. Obat penurun demam hanya mengurangi gejala penyakit, tidak mengobati penyakit.
2. Segera bawa ke dokter atau unit pelayanan kesehatan bila:
a. Demam berlanjut lebih dari dua hari
b. Disertai gejala lain menggigil, bintik-bintik merah pada kulit, kejang, pingsan, nyeri hebat,
dan diare
c. Setelah melahirkan atau keguguran
d. Obat demam digunakan bila demam tidak dapat diatasi

Demam dan penyebab demam


Demam adalah gejala penyakit dimana suhu tubuh lebih tinggi dari 37 derajat Celsius. Kenaikan
suhu 38 derajat Celsius pada anak di bawah 5 tahun dapat menimbulkan febrile-konvulsi.
Penyebab demam:
1. Interaksi kuman, parasit atau mikroorganisme lain
2. Non-infeksi, tirotoksitosis, dehidrasi, alergi, stress, trauma, kanker, dan lain-lain

Terapi alternative
1. Banyak minum atau minum air ditambah madu
2. Minum the manis hangat atau ditambah jahe agar berkeringaat dan menurunkan panas
3. Satu sendok the selasi dan gula secukupnya diseduh dengan air panas
4. Sepotong cincau dan gula secukupnya diseduh dengan air hangat
5. Kompres es, alcohol dilipatan dan permukan tubuh yang panas
6. Kompres minyak kayu putih atau balsam atau botol air panas pada permukaan tubuh yang
dingin

Terapi obat
1. Parasetamol
Hal yang harus diperhatikan
a. Dosis harus tepat, tidak berlebihan karena dapat menimbulkan gangguan fungsi hati dan ginjal.
b. Hindari penggunaan campuran obat demam karena dapat menimbulkan overdosis
c. Hindari penggunaan bersama dengan alcohol karena meningkatkan resiko gangguan hati.
d. Minta petunjuk dokter untuk penderita penyakit ginjal

Kegunaan obat
a. Mengurangi rasa sakit, misalnya sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid.
b. Menurunkan demam, misalnya demam setelah imunisasi

Tidak boleh digunakan pada:


a. Penderita gangguan fungsi hati
b. Alergi terhadap obat ini
c. Pecandu berat alcohol

Aturan pemakaian
a. Dewasa : 325 mg atau 500-600 mg setiap 4 sampai 6 jam
b. Anak : 0-1 tahun : 60-120 mg setiap 4 jam atau 6 jam, 1-5 tahun : 120-150 mg setiap 4 jam
atau 6 jam, 6-12 tahun : 250-500 mg setiap 4 jam atau 6 jam
2. Asetosal (Aspirin)

Hal yang harus diperhatikan


a. Aturanpemakaian harus tepat, diminum setelah makan atau bersama makanan untuk mencegah
nyeri dan perdarahan lambung.
b. Hati-hati atau minta nasihat dokter bagi penderita gangguan ginjal atau hati, kehamilan, ibu
menyusui, dan dehidrasi.
c. Jangan diminum bersama dengan alcohol kerena dapat meningkatkan risiko perdarahan
lambung.
d. Hati-hati atau minta nasihat dokter bagi penderita yang menggunakan obat hipoglisemik,
metotreksat, urikosurik, heparin, kumarin, antikoagulan, kortikosteroid, fluprofen, penisilin, dan
vitamin C.

Kegunaan obat
a. Mengurangi rasa sakit, misalnya sakit kepala, nyeri otot, nyeri tulang, nyeri haid.
b. Menurunkan demam.
c. Anti radang, misalnya radang sendi dan tulang.

Tidak boleh digunakan pada


a. Penderita alergi termasuk asma.
b. Tukak lambung (maag) dan sering pendarahan di bawah kulit.
c. Penderita hemophilia dan trombositopenia

Efek yang tidak diinginkan


a. Nyeri lambung, mual, muntah
b. Pemakaian dalam waktu lama dapat menimbulkan tukak dan pendarahan lambung

Aturan pemakaian
a. Dewasa : 500-650 mg setaiap 4 jam (maksimal 4 hari)
b. Anak : 2-3 tahun : 80-160 mg setiap 4 jam, 4-5 tahun : 160-240 mg setiap 4 jam, 6-8 tahun :
250-240 mg setiap 4 jam, 9-10 tahun : 320-400 mg setiap 4 jam, > 11 tahun : 400-480 mg setiap
4 jam

Sumber : Kembali Sehat dengan Obat Oleh Sriana Aziz, Sudibyo Supardi, Max Joseph Herman,
Pustaka Populer Obor, Jakarta 2004

Sumber: http://id.shvoong.com/medicine-and-health/2138866-obat-penurun-demam-
antipiretik/#ixzz2NHNDCGtg