You are on page 1of 13

ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS PADA KELUARGA

TN. “W” DI DESA KUMAPO

KEC. ONEMBUTE, KAB. KONAWE

TANGGAL 03 MARET 2018

A. Kepedundukan
1. Nama Kepala Keluarga (KK) : TN. “W”
Nomor Rumah : 135
Umur :28
Pendidikan Terakhir : SMA
Pekerjaan Pokok : SWASTA
Perkawinan Ke : I (Satu)
Agama : Islam
Suku / Bangsa : Tolaki/Indonesia
Alamat : Desa Kumapo, Kec. Onembute, Kab. Konawe
2. Data Anggota Keluarga
Status
Pendidikan Kebiasaan
No. Nama L/P dalam Umur Pekerjaan
Terakhir merokok
Keluarga
1. WAHYU L KK 26 SMA SWASTA YA
2. SULASTRI P ISTERI 23 SMP IRT TIDAK

3. Genogram

40 45 44 38

30 26 23

2
Ket :

: Laki-laki
: Perempuan
+ : Meninggal
X : Keluarga binaan
: Garis Pernikahan
: Garis Keturunan

B. Status Kesehatan
1. Kesakitan 1 bulan terakhir
Keluhan/
No. Nama Umur Pengobatan Kartu BPJS
Penyakit
- - - - -

2. Kematian
Keluhan/
No. Nama Umur Pengobatan Kartu BPJS
Penyakit
- - - - -

C. Upaya pelayanan kesehatan


1. Kesehatan Ibu dan Anak
a. Kehamilan
GP Umur Tempat
No. Nama ANC TT Fe KMS P4K
A Kehamilan Periksa
- - - - - - - - -
Masalah Kehamilan (Deteksi Dini Ibu Hamil dan Resiko Tinggi)
No Masalah / Faktor Resiko Nama Bumil
KuisionerSkirining Puji Rochyati (KSPR)
1 Terlalu muda hamil pertama (<16 tahun)
2 Terlalu tua hamil pertama >35 tahun /lambat hamil
3 Terlalu lama hamil lagi (> dari 10 tahun)
4 Terlalu cepat hamil lagi (< dari 2 tahun)
5 Terlalu banyak anak (4 atau lebih)
6 Umur ibu >35 tahun
7 Terlalu pendek (< dari 145 cm)
8 Pernah abortus
9 Pernah melahirkan dengan :
10 Pernah operai Caesar
11 Penyakit pada ibu hamil
12 Bengkak pada muka tungkai dan tekan darah tinggi
13 Hamil kembar dua atau lebih
14 Hidramnion
15 Bayi mati dalam kandungan
16 Kehamilan lebih bulan/seronitus
17 Letak sungsang
18 Letak lintang
19 Pendarahan pada kehamilan ini
20 Pre Eklamsia Berat/Kejang

b. Persalinan (umur bayi maksimal 11 bulan 29 hari)


Abortus
Persalinan
Umur
Nama Tgl Jenis Penolong Tempat Nama
No UK JK kakanya
Ibu Bersalin Persalinan persalinan bersalin bayi
(Bin)
1. Ny. 03/03/18 40 Normal Bidan RS - - -
“S”
c. Nifas dan Menyusui
Tempat
No. Nama Ibu Frekuensi Lamanya Masalah Pengetahuan
periksa

Ket : pengetahuan tentang ASI ekslusiif, gizi pada ibu menyusui dan perawatan payudara masa nifas

d. Bayi dan Balita


Riwayat
kelahiran
BB BB Perkembangan Kunjungan Imunisasi
No. Nama Umur (spontan/ KMS Ket
lahir sekarang motorik kasar posyandu terakhir
vakum/SC
)

e. Pra Sekolah
Kebiasaan Riwayat kesehatan 3 bulan
No Nama Umur BB(Kg) TB(cm) Pola makan
jajan terakhir
f. Usia Sekolah
TT atau Riwayat kesehatan 3 bulan
No Nama Umur Putus Sekolah
DT terakhir

g. Remaja
Pengetahuan
Peran serta
Jenis tentang
No Nama Umur Menarche Dismenorhea Narkoba di
kelamin kesehatan
masyarakat
reproduksi

Ket : pengetahuan tentang kesehatan reproduksi meliputi : usia reproduksi, fungsi reproduksi,
narkoba/NAPZA, infeksi menular seksual, alat kontrasepsi, pengertian sex.

h. Wanita Menopause dan Pre-menopause dan Andropause


Menopause Pre-Menopause Andropause
Keluhan Pandangan Keluhan
No Nama Umur Kebiasaan Penurunan
gejala terhadap sakit 3 bulan
makan daya seksual
fisik sex terakhir
i. Lansia
Hubingan Tempat Kesehat
Pemenuhan Tempat
Pola Pantang dengan yang KMS Kegiatan an 3
No Nama Umur Kondisi kebutuhan pemerik
makan makanan anggota membah Lansia lansia bulan
sehari-hari saan
keluarga ayakan terakhir

2. Keluarga Berencana
Riwayat
Lama Tempat Alasan Keluhan Dukung Pemeriksa Pengetahu Pengetahu
Jenis kesehatan
No Nama Umur penggun pelayanan tdak setelah an an Pap an tentang an tentang
alkon 3 bulan
aan kesehatan KB ikut KB keluarga smear KB Pap smear
yang lalu

3. Industri Rumah Tangga


a. Apakah anggota keluarga mempunyai bidang usaha di bidang makanan/minuman ?
 Ya, sebutkan............................................................
 Tidak
b. Apakah usaha tersebut pernah diperiksa petugas kesehatan/puskessmas ?
 Ya, berapa kali dalam sebulan...............................
 Tidak

D. Perilaku Terhadap Kesehatan


1. Pemeriksaan Fisik dan Personal Hygiene :
a. Tanda-tanda vital
1) TD : 120/70 mmHg
2) Suhu : 37 °C
3) Pernafasan : 20x/menit
4) Nadi : 80x/menit
b. Rambut
1) Kebersihan : Bersih
2) Kebiasaan mencuci rambut : 3x sehari
3) Bahan pencuci rambut : Shampo
4) Anggota keluarga yang bermasalah : Tidak ada
c. Mulut dan Gigi
1) Kebersihan : Baik
2) Frekuensi : 2x sehari
3) Tempat mandi : Kamar mandi
d. Kulit
1) Kebersihan : Bersih
2) Kebiasaan mencuci tangan sebelum makan : Ya
3) Kebiasaan mencuci kaki sebelum tidur : Ya
2. Kebiasaan Mandi dan Gosok Gigi
Berapa kali anggota keluarga mandi dalam sehari ? 3x
Dimana anggota keluarga mandi ? Kamar mandi
Apakah waktu mandi menggunakan sabun ? Ya
Apakah anggota keluarga menggosok gigi ? Ya
- Jika menggosok gigi, berapa kali dalam sehari ? 2x
- Berapa jumlah sikat gigi yang ada ? 2
3. Kebiasaan Buang Air Besar (BAB)
Dimana anggota keluarga Memenuhi syarat(jika jarak Tidak memenuhi syarat
BAB ? (Pilih : leher angsa, sumber air bersih dengan (jika jarak sumber air bersih
camplung, kolam ikan, tempat pembuangan kotoran dengan tempat pembuangan
sungai, sembarang tempat) ≥10 meter kotoran <10 meter
Leher angsa Memenuhi syarat

4. Kebiasaan mengambil air minum


Dimana anggota keluarga mengambil air Air gunung
minum ? (sungai gali, PDAM, air gunug)
Apakah air dimasak sebelum diminum ? Ya

5. Kebiasaan ganti pakaian


Berapa kali mengganti pakaian dalam 1 hari ? 2x
6. Kebiasaan pantang makan bagi ibu hamil/bersalin
Apa ada pantangan makan/minum bagi ibu Tidak ada
hamil atau melahirkan ?
Apakah ada pantangan makan/minum bagi bayi? Tidak ada

7. Keluarga sadar gizi (Kadarzi)


No INDIKATOR KADARZI YA TIDAK
1 Keluarga makan beraneka ragam makanan Ya
2 Keluarga (bumil/balita) memantau kesehatan dan Ya
pertumbuhan dengan cara menimbang berat badan
3 Keluarga gunakan garam yodium dalam makanan sehari-hari Ya
4 Ibu member ASI sampai berumur 6 bulan Ya
5 Keluarga biasa makan pagi Ya

E. Lingkungan
1. Perumahan (Lingkungan Fisik)
a. Sarana sanitasi
No Indikator Skor
1) Pembuangan kotoran (Feses)
0 = tidak ada
1 = ada tapi tidak memenuhi syarat 2
2 = ada dan memenuhi semua syarat : ada sarana, mudah disiram,
bersih, menggunakan leher angsa atau bentuk cemplung dengan
tutup, sehingga kecoa dan lalat tidak masuk
2) Penyediaan air bersih
0 = tidak ada
1 = ada tapitidak memenuhi syarat 2
2 = ada dan memennuhi semua syarat : ada sumber air yang
terlindung dari pencemaran, bersih, cukup untuk memenuhi
kebutuhan minum, masak, mandi, cuci
3) Pembuangan sampah
0 = tidak ada
1 = ada tapi tidak memenuhi syarat
2 = ada dan memenuhi semua syarat : ada tempat lubang sampah 2
yang cukup menampung sampah rumah tangga keluarga yang
bersangkutan, dibakar, ditimbun secara teratur sehingga tidak
menjadi sarang nyamuk dan lalat
4) Pembuangan air limbah
0 = tidak ada
1 = ada tapi tidak memenuhi syarat 2
2 = ada dan memenuhi semua syarat : ada tempat menampung air
limbah dan tertutup sehingga tidak ada genangan air limbah di
halaman
5) Jendela
0 = tidak ada
1 = ada tapi tidak memenuhi syarat
2 = ada dan memenuhi semua syarat : ada jendela clinking tamu, 2
jendela dapat dibuka dan ditutup, luasnya 1/10 (10%) luas lantai
bangunan
6) Lubang/cerobong asap dapur
0 = tidak ada
1 = ada tapi tidak memenuhi syarat 2
2 = ada dan memenuhi semua syarat : ada konstruksi untuk
pengeluaran asap dapur, asap dapur dapat keluar dari ruang dapur bila
sedang dipakai memasak dan tidak mengganggu penglihatan
7) Raung tidur
0 = tidak ada
1 = ada tapi tidak memenuhi syarat 2
2 = ada dan memenuhi semua syarat : ada ruang tidur, terang pada
siang hari, tidak lembab pada lantai maupun dindingnya.
b. Kualitas Lingkungan
Indikator Skor
8) Bebas jentik
0 = masih ditemukan jentik 2
2 = tidak ditemukan jentik nyamuk pada tempat penampungan air
baik di dalam rumah (gentong, bak mandi, dll) maupun di luar rumah
9) Bebas tikus 2
0 = masih di temukan jejak tikus
2 = tidak di tmukan tikus dan jejaknya baik di dalam maupun di luar
10) Bebas lalat 2
0 = Masih ditemukan banyak lalat
2 = keadaan pekarangan bersih dan baik dari sampah maupun kotoran
11) Pekarangan bersih 2
0 = Masih ada kotoran
2 = Keadaan pekarangan bersih baik dari sampah maupun kotoran
12) Pekarangan dimanfaatkan
0 = Tidak ada tanaman 0
2 = pekarangan dimanfaatkan untuk tumbuhan pelindung, toga, sayuran
dan sejenisnya
13) Kandang terpisah dan bersih 2
0 = Kandang menyatuh dengan rumah
2 = Bangunan kandang hewan ternak tersendiri, tidak menjadi satu
Jumlah skor (layak sehat > 18) 24
2. Sosial Ekonomi
Indikator Subtotal Faktor Total
Rata-rata pengeluaran Rp. _._ 30 hari Rp. 1. 000.000
Rata-rata pengeluaran Rp. _._ 1 bulan Rp. 1.000.000
Total Rp._._
Jumlah jiwa dalam keluarga (b) 2 Orang
Rata-rata pengeluaran per jiwa perbulan (a/b) Rp. 500.000

3. Sosial Budaya
Sebutkan kegiatan organisasi sosial yang diikuti :

Majelis Ta’lim

F. Pendidikan Kesehatan
Cukup (bila
Baik (bila mampu Kurang (bila
mampu
No Pendidikan Kesehatan mmenyebutkan dan tidak mampu
menyebutkan
menjelaskan) menyebutkan)
saja)
1 HIV/AIDS Kurang
2 Pap’s smear Cukup
3 ASI Ekslusif Kurang
4 Pemanfaatan posyandu Baik
5 ANC Kurang
6 Pentingnya imunisasi Baik
7 Penggunaan KB Kurang
Isi ASKEB sam dengan isi data pengkajian
Selanjutnya ditambahkan data tentang :

G. ANALISA DATA
Masalah kebidanan/kesehatan yang ada pada keluarga Tn. “W” yang mempengaruhi
terjdinya partus macet pada Ny.”S”.
Penyebab persalinan lama di antaranya adalah kelainan letak janin, kelainan panggul,
keluaran HIS dan mengejan, terjadi ketidak seimbangan sevalovelifik, atau pimpinan
persalinan yang salah.
Partus lama jika tidak segera di akhiri akan segera menimbulkan kelelahan ada ibu
karena mengejan terus menerus, bisa menimbulkan gawat janin dan kematian.
Dukungan dari keluarga sangat di butuhkan ibu.

H. RUMUSAN MASALAH
Dari data-data tersebut di atas dan hasil analisa, maka banyak permasalahan yang
timbul dalam keluarga Tn. “W” yang disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang :
1. Komplikasi yang sering terjadi pasca persalinan
2. Adanya panggul sempit atau disporporsi sefalopelvik
3. His yang tidak efisien

I. PRIORITAS MASALAH
Misalnya yang menjadi masalah dalam komunitas yaitu pelayanan kesehatan pada ibu
bersalin.
Penyebab Masalah KIA
Komplikasi Adanya His yang
Bobot yangs sering panggul tidak efisien
No Kriteria
(%) terjadi pasca sempit
persalinan
S SXB S SXB S SXB
1 Besar Penyebab Masalah 25 4 1 4 1 3 0,75
2 Seberapa penting 25 3 0,75 3 0,75 3 0,75
penyebab masalah harus
di selesaikan
3 Resiko dalam penyebab 25 3 0,75 3 0,75 3 0,75
masalah jika tidak segera
ditangani
4 Tingkat kesulitan dalam 25 4 1 3 0,75 3 0,75
mengatasi masalah
Jumlah S X B 3,5 3,25 3

Dari penentuan masalah dengan metode MCUA melalui brainstorming mahasiswa


mendapatkan prioritas penyebab masalah komunitas adalah ibu hamil belum
memeriksakan kehamilannya sebesar 3,5, didapatkan prioritas penyebab masalah dari
jumlah skor dikalikan dengan bobot.
Ket :
4 = Kegawatan masalah
3 = Gawat
2 = Cukup gawat
1 = Tidak gawat

 Cara 2 :
No Kriteria Nilai Bobot
1 Sifat masalah 3 1
Skala 2
Ancaman kesehatan 1
Tidak/Kurang sehat
Kritis
2 Kemungkinan masalah dapat Diubah 2 2
Skala 1
Dengan mudah 0
Hanya sebagian
Tidak dapat
3 Potensi masalah untuk diubah 3 1
Skala 2
Tinggi 1
Cukup
Rendah
4 Menonjolnya masalah 2 1
Skala 1
Masalah berat harus ditangani 0
Masalah tidak perlu ditangani
Masalah tidak dirasakan (tidak disadari)

No Kriteria Perhitungan Skor Pembenaran


Bayi yang tidak mendapat
imunisasi lengkap
1 Sifat masalah 2/3 x 1 2/3
memungkinkan ancaman
kesehatan
Kemungkinan Masalah dengan mudah dapat
2 masalah dapat 2/2 x 2 2 diubah karena sarana dan
diubah prasarana kesehatan cukup
Serangan terhadap penyakit
Potensi masalah
3 3/3 x 1 1 tertentu dapat dicegah bila
untuk diubah
anak imunisasi
Keluarga tidak menyadari
Menonjolnya
4 0/2 x 1 0 bahwa imunisasi penting
masalah
untuk daya tahan tubuh anak.
Total Skor 3 2/3
J. PLAN OF ACTION (POA)
Rencana penyelesaian masalah kebidanan komunitas adalah sebagai berikut :
Masalah Tujuan Pelaksanaan Evaluasi
No. Rencana Kegiatan
Kebidanan Kegiatan Kegiatan Kegiatan
1 Dampak Mengetahui apa Tgl : 03-03-2018 Tempat : Rumah Tgl :03-03-2018
persalinan yang di maksud 1. Bimbingan sakit Jam : 10.30
lama pada ibu dengan partus Tgl :03-03-2018 1. Perlunya
bersalin. lama, penyebab Jam : 10.00 tindakan
dan gejalanya. 1. Melakukan segera.
bimbingan
yang tidak
membahaya
kan ibu dan
janin.