You are on page 1of 14

PROSES PEMEKARAN DESA PERSIAPAN TAMBAH JAYA

KECAMATAN RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU TAHUN 2014-2015

RUSMANDANI
email: rusmandani90@yahoo.com
Pembimbing: Drs. Raja Muhammad Amin,M.Si
Jurusan Iimu Pemerintahan
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Riau
Kampus Bina Widya Jl. H.R. Soebrantas Km. 12,5 Simp. Baru Pekanbaru 28293-
Telp/Fax. 0761-63277

ABSTRACT

The division moratorium village is the first step of the government to make the arrangement
number of villages.village expansion proposal has been accepted by BPMPD, but the petition
was in the process of considering the central goverment has not issued a decision lifting of
moratorium. Therefore, the research wanted to see the expansion process village jaya
preparation add Rokan Hulu in 2014-2015. The research objective: fist, to find out how the
expansion process village tambah jaya preparation Rambah Hilir subdistrict Rokan Hulu in
2014-2015.second, to find out how a limiting factor not yet achieved the division village
tambah jaya proparation in 2014-2015. Data collectected by way of interviews with
informants and direct observation. While the analysis of data using qualitative methods to
analyze data and use logic argument is based on data obtained in the field by connecting
facts, data and information. The survey results that the village expansion preparation
Tambah Jaya has become a redistricting process to be completed. In the village chief
Rambah, head Rambah Downstream, and BPMPD thera is no problem in completing the
requirements division of the village. Then, when seen from the village of inhibing
proliferation village that has not been revoked, that village Tambah Jaya preparation add’ve
done the preparation of the village expansion in accordance with Law No. 6 of 2014. From
the recent indications irregularities in the number of residents and their parties who want
interest of blooms unknown village, thus becoming the village redistrcting process
preparation Tambah Jaya Rambah Hilir subdistrict Rokan Hulu in 2014-2015.

Keywords: Autonomy village, village Expansion

Jom FISIP Volume 4 No. 1 Februari 2017 Page 1


PENDAHULUAN Dalam Peraturan Pemerintah Nomor
Pemekaran wilayah merupakan salah 43 tahun 2014 disebut bahwa „‟usul
satu bentuk dari kebijakan desentralisasi prakarsa pembentukan Desa diajukan
dan otonomi daerah. Kebijakan ini kepada Menteri‟ dan perubahan Peraturan
merupakan suatu langkah strategis yang Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 dan
ditempuh oleh pemerintah untuk disebut usulan prakarsa pembentukan Desa
meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas- diajukan kepada menteri yang
tugas pemerintah baik dalam rangka menyelenggarakan urusan pemerintahan di
pelayanan pemberdayaan dan bidang pemerintahan dalam negeri.
pembangunan demi terwujudnya suatu Rambah Hilir adalah Kecamatan di
tatanan kehidupan masyarakat yang maju, Kabupaten Rokan Hulu, Kota Kecamatan
mandiri, sejahtera, adil dan makmur. ini adalah Muara Rumbai. Muara Rumbai
Dengan kata lain, hakekat pemekaran merupakan kota jalan penghubung antara
daerah otonom lebih ditekankan pada Kabupaten Rokan Hulu dengan Kota Duri.
aspek mendekatkan pelayanan Kecamatan Rambah Hilir terdiri dari 13
pemerintahan dalam rangka meningkatkan Desa, Yaitu Desa Rambah Hilir, Desa
kesejahteraan masyarakat. Muara Musu, Rambah Hilir Tengah, Desa
Pemekaran Desa pada dasarnya Serombou Indah, Desa Rambah Hilir
dimaksudkan untuk meningkatkan Timur, Desa Rambah Muda, Desa Pasir
pelayanan publik guna mempercepat Jaya, Desa Lubuk Kerapat, Desa Sejati,
terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Desa Sungai Sitolang, Desa Rambah, Desa
Untuk itu maka pembentukan desa harus Sungai Dua Indah dan Desa Pasir Utama.
mempertimbangkan berbagai faktor seperti Desa Persipan Tambah Jaya berada di
syarat administratif, syarat teknis, dan Kecamatan Rambah Hilir, dengan jumlah
syarat kewilayahan, dan lain sebagainya penduduk sebanyak 4.256 jiwa atau 800
serta pertimbangan dan syarat lain yang kepala keluarga, dengan luas wilayah 14
memungkinkan daerah itu dapat daerah KM. Kondisi sosial ekonomi masyarakat
menyelenggarakan dan mewujudkan di Desa Persiapan Tambah jaya yang
tujuan dibentuknya daerah dan terdiri dari beberapa suku, diantaranya
diberikannya pemekaran wilayah. suku Melayu, suku Jawa, dan Kristen.
Menurut Undang-Undang Nomor 6 Bahasa sehari-hari yang digunakan
Tahun 2014 tentang Desa, pasal 1 ayat (1) umumnya bahasa indonesia tetapi bisa
menyatakan bahwa “ desa adalah desa dan juga menurut suku masing-masing. Sektor
desa adat atau yang disebut dengan nama perkebunan di Desa Persiapan Tambah
lain, selanjutnya disebut desa, adalah Jaya yang terbesar dan menjadi mata
kesatuan masyarat hukum yang memiliki pencarian penduduk, sektor ternak yang
batas wilayah yang berwenang untuk paling besar yaitu ayam ras pedaging.
mengatur dan mengurus urusan Berdasarkan potensi sumber daya
pemerintahan, kepentingan masyarakat alam dan kondisi geografis daerah, maka
setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, sebagian besar mata pencarian
hak asal usul, dan/atau hak tradisional penduduknya adalah sebagai petani,
yang diakui dan dihormati dalam sistem perkebunan, peternakan, perdagangan,
pemerintahan Negara Kesatuan Republik Jasa, Karyawan Swasta, mata pencarian
Indonesia. penduduk secara umum dapat dilihat pada
Pembentukan Desa ditetapkan dengan tabel 1.1.
Peraturan Daerah Kabupaten/Kota dengan
mempertimbangkan prakarsa masyarakat
Desa, asal usul, adat istiadat, kondisi sosial
budaya masyarakat desa, serta kemampuan
dan potensi desa.

Jom FISIP Volume 4 No. 1 Februari 2017 Page 2


Tabel 1.1 presiden baru. Sementara di Kabupaten
Mata Pencarian Masyarakat Rokan Hulu pemekaran dan pembentukan
Desa Persiapan Tambah Jaya Desa Persiapan dilakukan menjelang
No Mata Pencarian Jumlah Persen Pemilu DPR, DPD, DPRD Provinsi dan
1 Pertanian 225 28,125 DPRD Kabupaten/Kota. Sehingga Bupati
% melakukan penundaan sementara
2 Karyawan Swasta 30 3,75 % (moratorium) terhadap pemekaraan desa
dan kelurahan di wilayah. Tetapi DPRD
3 Peternakan 20 2,5 % sudah menyelesaikan Rancangan Peraturan
4 Pedagang 183 22,87 % Daerah ( Ranperda) sehingga tinggal
5 Jasa 189 23,62 % menunggu Pelaksanaan Pemilihan
6 Buruh 120 15 % Presiden dengan dikeluarkan Surat Edaran
Jumlah 767 100 % Mendagri tidak boleh melakukan
Sumber: Olahan Data Penulis tahun 2016 pemekaran sampai berakhir Pemilihan
Pembentukan rancangan Desa Presiden. Sehingga pada pertengahan
Persiapan Tambah Jaya Kecamatan Tahun 2014, sedangkan moratorium
Rambah Hilir diharapkan akan pemekaran Desa belum dicabut tetapi
memberikan kemudahan kepada diberi kesempatan kepada desa untuk
masyarakat desa untuk mempercepat mengajukan pembentukan desa baru,
proses pemerataan pembangunan, sehingga pemerintah menerima
pelayanan publik, baik berupa perizinan permohonan pemekaran desa baru serta
dan lain sebagainya. mengajukan berkas persyaratan pemekaran
ke pemerintah Kabupaten Rokan Hulu
Dengan pemekaraan desa akan untuk melanjutkan pemekaran Desa baru1.
menjadi salah satu dukungan bagi Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu
perkembangan pembangunan di melakukan penundaan pemekaraan dan
Kabupaten Rokan Hulu. Selain itu melakukan pemekaran ulang pada tahun
masyarakat Desa Persiapan Tambah jaya 2014 dengan berpedoman pada Undang-
merasa bahwa kurang meratan Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang
pembanguna karena Desa Persiapan Desa dengan syarat pembentukan desa
Tambah jaya memiliki jumlah penduduk terutama jumlah penduduk paling sedikit
yang besar serta wilayah yang luas. 4000 Jiwa atau 800 Kepala Keluarga.
Banyaknya jumlah penduduk
memungkinkan akan mengganggu atau Sehingga keluarlah Aturan
mengurangi efektivitas penyelenggaraan Pemekaran dari PP Nomor 43 Tentang
pemerintah dan pembangunan, sehingga Desa berupa :
wilayah atau daerah tersebut sangat sulit 1. Rencana pemekaran Desa dibahas oleh
untuk dikembangkan terlebih lagi Badan Permusyawaratan Desa induk
masyarakat Desa Persiapan Tambah Jaya dalam musyawarah Desa untuk
sebagian bekarja di bidang pertanian dan mendapatkan kesepakatan.
perkebunan. 2. Hasil kesepakatan musyawarah Desa
menjadi bahan pertimbangan dan
Surat Edaran Mendagri Nomor masukan bagi bupati/walikota dalam
140/418/PMD tanggal 13 januari 2012 melakukan pemekaran Desa.
tidak boleh lagi ada pemekaran
desa/kelurahan. Langkah menghentikan
pemekaran desa dan kelurahan ini diambil 1
http://www.riautelevisi.com/berita-ketua-dprd-
untuk penataan jumlah desa dan kelurahan pertengahan-2014-pemekaran-desa-
dalam mendukung pelaksanaan Pemilu sudah-diperbolehkan.html
2014, hingga terpilih presiden dan wakil

Jom FISIP Volume 4 No. 1 Februari 2017 Page 3


3. Hasil kesepakatan musyawarah Desa untuk masa jabatan paling lama 1
disampaikan secara tertulis kepada (satu) tahun dan dapat diperpanjang
bupati/walikota. paling banyak 2 (dua) kali dalam masa
4. Bupati/walikota setelah menerima hasil jabatan yang sama.
kesepakatan musyawarah Desa 14. Penjabat kepala Desa persiapan
membentuk tim pembentukan Desa bertanggung jawab kepada
persiapan. bupati/walikota melalui kepala Desa
5. Tim pembentukan Desa persiapan induknya.
paling sedikit terdiri atas: 15. Penjabat kepala Desa mempunyai
a. unsur pemerintah daerah tugas melaksanakan pembentukan
kabupaten/kota yang membidangi Desa persiapan meliputi:
Pemerintahan Desa, pemberdayaan a. penetapan batas wilayah Desa
masyarakat, perencanaan sesuai dengan kaidah kartografis;
pembangunan daerah, dan peraturan b. pengelolaan anggaran operasional
perundang-undangan; Desa persiapan yang bersumber
b. camat atau sebutan lain; dan dari APB Desa induk;
c. unsur akademisi di bidang c. pembentukan struktur organisasi;
pemerintahan, perencanaan d. pengangkatan perangkat Desa;
pengembangan wilayah, e. penyiapan fasilitas dasar bagi
pembangunan, dan sosial penduduk Desa;
kemasyarakatan. f. pembangunan sarana dan
6. Tim pembentukan Desa persiapan prasarana Pemerintahan Desa;
mempunyai tugas melakukan verifikasi g. pendataan bidang kependudukan,
persyaratan pembentukan Desa potensi ekonomi, inventarisasi
persiapan sesuai dengan ketentuan pertanahan serta pengembangan
peraturan perundang-undangan. sarana ekonomi, pendidikan, dan
7. Hasil tim pembentukan Desa persiapan kesehatan; dan
dituangkan ke dalam bentuk h. pembukaan akses perhubungan
rekomendasi yang menyatakan layak- antar-Desa.
tidaknya dibentuk Desa persiapan. 16. Dalam melaksanakan tugasnya
8. Dalam hal rekomendasi Desa persiapan Penjabat kepala Desa
dinyatakan layak, bupati/walikota mengikutsertakan partisipasi
menetapkan peraturan bupati/walikota masyarakat Desa.
tentang pembentukan Desa persiapan. 17. Penjabat kepala Desa persiapan
9. Bupati/walikota menyampaikan melaporkan perkembangan
peraturan bupati/walikota kepada pelaksanaan Desa persiapan kepada:
gubernur. a. kepala Desa induk; dan
10. Berdasarkan peraturan bupati/walikota b. bupati/walikota melalui camat atau
gubernur menerbitkan surat yang sebutan lain.
memuat kode register Desa persiapan. 18. Laporan disampaikan secara berkala
11. Kode register Desa persiapan setiap 6 (enam) bulan sekali.
merupakan bagian dari kode Desa 19. Laporan menjadi bahan pertimbangan
induknya. dan masukan bagi bupati/walikota.
12. Surat gubernur dijadikan sebagai dasar 20. Laporan disampaikan oleh
bagi bupati/walikota untuk bupati/walikota kepada tim untuk
mengangkat penjabat kepala Desa dikaji dan diverifikasi.
persiapan. 21. Apabila hasil kajian dan verifikasi
13. Penjabat kepala Desa persiapan dinyatakan Desa persiapan tersebut
berasal dari unsur pegawai negeri sipil layak menjadi Desa, bupati/walikota
pemerintah daerah kabupaten/kota menyusun rancangan peraturan daerah

Jom FISIP Volume 4 No. 1 Februari 2017 Page 4


kabupaten/kota tentang pembentukan Tambah Jaya dalam pembangunan desa
Desa persiapan menjadi Desa. belum bisa dilakukan oleh kepala desa
22. Rancangan peraturan daerah persiapan tambah jaya karna status desa
kabupaten/kota dibahas bersama masih desa persiapan sehingga dari segi
dengan dewan perwakilan rakyat pembangunan desa tetap tanggung jawab
daerah kabupaten/kota. Desa Rambah (Desa induk).
23. Apabila rancangan peraturan daerah Dengan peraturan Bupati Rokan Hulu
kabupaten/kota disetujui bersama oleh Nomor 18 Tahun 2014 Bagian Kedua
bupati/walikota dan dewan perwakilan Pemerintah Desa Pasal 10 “ untuk
rakyat daerah kabupaten/kota, memimpin jalanya pemerintahan di Desa
bupati/walikota menyampaikan Persiapan Tambah Jaya, Desa persiapan
rancangan peraturan daerah Surau Tinggi dan Desa Persiapan Muara
kabupaten/kota kepada gubernur Rumbai Kecamatan Rambah Hilir, Bupati
untuk dievaluasi. mengangkat Pejabat Kepala Desa dari
Pegawai Negeri Sipil Berdasarkan Usulan
Pembentukan Desa dari UU Nomor 6 Camat sesuai peraturan perundang-
Tahun 2014 pasal 8 ayat (1) sebagaimana undangan”. Bupati Rokan Hulu
dimaksud pada pasal 7 ayat (4) huruf a menetapkan Keputusan Bupati Rokan
merupakan tindakan mengadakan Desa Hulu Nomor 141/BPMPD.Pemdes/239/
baru di luar Desa yang ada. Pembentukan 2014 tentang pengangkatan Pejabat
Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Sementara Kepala Desa Persiapan Tambah
ditetapkan dengan Peraturan Daerah Jaya Kecamatan Rambah Hilir, maka
Kabupaten/Kota dengan ditetapkan bapak Armensyah Damanik
mempertimbangkan prakarsa masyarakat sebagai pejabat sementara Kepala Desa
Desa, asal usul, adat istiadat, kondisi sosial persiapan Tambah Jaya Kecamatan
budaya masyarakat Desa, serta Rambah Hilir.
kemampuan dan potensi Desa. PP Nomor 43 Tahun 2014 pasal 12
Sehingga saat ini Desa Persiapan ayat (7) menyebutkan Pejabat kepala Desa
Tambah Jaya berstatus Desa Persiapan Persiapan mempunyai tugas melaksanakan
dengan demikian Dalam PP Nomor 43 pembentukan Desa persiapan meliputi:
Tahun 2014 pasal 11 menyebutkan Desa penetapan batas wilayah Desa sesuai
persiapan dapat ditingkatkan statusnya dengan kaidah kartografis, pengelolaan
menjadi Desa dalam jangka waktu paling anggaran operasional Desa persiapan yang
lama 3 (tiga) tahun sejak ditetapkan bersumber dari APB Desa induk,
sebagai Desa persiapan. Dalam Peraturan pembentukan struktur organisasi,
Daerah Kabupaten Lebak Nomor 1 Tahun pengangkatan perangkat Desa, penyiapan
2015 Tentang Desa pasal 11 Desa fasilitas dasar bagi penduduk Desa,
persiapan dapat ditingkatkan statusnya pembangunan sarana dan prasarana
menjadi Desa dalam jangka waktu 1 (satu) Pemerintahan Desa, pendataan bidang
sampai dengan 3 (tiga) tahun sejak kependudukan, potensi ekonomi,
ditetapkan sebagai Desa persiapan. inventarisasi pertanahan serta
Dengan Peraturan Bupati Rokan Hulu pengembangan sarana ekonomi,
Nomor 18 Tahun 2014 Bab VI Pasal 13 pendidikan, dan kesehatan; dan
ayat (1) “ Pembiayaan yang diperlukan pembukaan akses perhubungan antar-Desa.
sebagai akibat dibentuknya Desa Persiapan PP Nomor 43 Tahun 2014 ayat (1)
Tambah Jaya dan Desa Persiapan Surau Pejabat Kepala Desa Persiapan
Tinggi sebagaimana dimaksudkan dalam sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
pasal 2 dibebankan pada Anggaran melaporkan perkembangan pelaksanaan
Pendapatan dan Belanja Desa Rambah”. Desa Persiapan sebagaimana dimaksud
Sehingga Dengan demikan Desa Persiapan dalam Pasal 12 ayat (7) kepada : Kepala

Jom FISIP Volume 4 No. 1 Februari 2017 Page 5


Desa induk dan Bupati/Walikota melalui Hulu mengenai pemekaran Desa Persiapan
camat atau sebutan lain. Laporan Tambah Jaya menjadi dua desa belum juga
sebagaimana dimaksud pada ayat (3) disetujukan atau dimekarkan, dikarenakan
disampaikan oleh Bupati/Walikota kepada Moratorium pemekaran desa belum
tim untuk dikaji dan diverifikasi. Apabila dicabut oleh Menteri Dalam Negeri.
hasil kajian dan verifikasi sebagaimana Permasalahan penelitian ini adalah
dimaksud ayat (4) dinyatakan Desa rencana pemekaran Desa Persiapan
Persiapan tersebut layak menjadi Desa, Tambah Jaya dimulai setelah disetujui oleh
Bupati/Walikota menyusun rancangan Bupati Rokan Hulu tetapi Moratorium
peraturan daerah kabupaten/ kota tentang Pemekaran Desa belum dicabut oleh
pembentukan Desa persiapan menjadi MENDAGRI. Kemudian melalui
Desa. Peraturan Bupati Rokan Hulu Nomor 18
Dari kondisi yang ada di lapangan Tentang Pemekaran Desa Persiapan
serta fenomena yang penulis temui maka Tambah Jaya. Oleh sebab itu, penulis
gejala-gejala yang timbul antara lain: tertarik melakukan penelitian dengan judul
1. Pemekaran Desa dimulai pada tahun Proses Pemekaran Desa Persiapan Tambah
2008 sehingga pada tahun 2014 Jaya Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten
dilakukan pengesahan pemekaran Rokan Hulu Tahun 2014-2015.
dengan dikeluarkan Peraturan Bupati
Rokan Hulu Nomor 18 Tahun 2014 RUMUSAN MASALAH
2. Pemekaran desa muncul dikarenakan
kurang meratanya pembangunan Berdasarkan latar belakang yang telah
desa, jarak wilayah yang jauh diuraikan diatas maka rumusan masalah
sehingga kurang efektifnya dalam penelitian ini adalah sebagai
pelayanan publik. berikut:
3. Timbulnya Monoturium Pemekaran 1. Bagaimana Proses Pemekaran Desa
Desa sampai tahun 2014 dan belum Persiapan Tambah Jaya Kecamatan
dicabut oleh mendagri Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu
Permasalahan penelitian ini adalah Tahun 2014-2015?
setelah dikeluarkan peraturan Bupati
Rokan Hulu Nomor 18 Tahun 2014 2. Apa Faktor Penghambat Belum
sehingga Desa dimekarkan menjadi Desa Tercapainya Pemekaran Desa
Persiapan Tambah Jaya tetapi Karna Persiapan Tambah Jaya Kecamatan
adanya moratorium Nomor 140/418/PMD Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu
13 januari Tahun 2014 menyebabkan Desa Tahun 2014-2015?
Persiapan Tambah Jaya Melakukan
Pemekaran Ulang, Sedangkan moratorium
pemekaran sampai Tahun 2014 belum TUJUAN PENELITIAN
dicabut tetapi daerah boleh melakukan Adapun tujuan dalam penelitian ini
pembentukan desa sesuai dengan Undang- adalah
Undang No 6 Tahun 2014 dan PP No 43 a. Untuk mengetahui Proses Pemekaran
Tahun 2014. Desa Persiapan Tambah Jaya
Permasalan lain yang ditemukan Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten
dilapangan adalah jumlah penduduk di Rokan Hulu Tahun 2014-2015.
Desa Persiapan Tambah Jaya tidak
mencapai 4000 Jiwa penduduk, dan tidak b. Untuk mengetahui Faktor Penghambat
memenuhi 800 KK untuk persyaratan Belum Tercapainya Pemekaran Desa
menjadi suatu desa di Kecamatan Rambah Persiapan Tambah Jaya Kecamatan
Hilir, sedangkan rencana yang telah Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu
diajukan kepemerintah Kabupaten Rokan Tahun 2014-2015.

Jom FISIP Volume 4 No. 1 Februari 2017 Page 6


KEGUNAAN PENELITIAN Otonomi desa merupakan hak,
wewenang dan kewajiban untuk mengatur
Adapun kegunaan penelitian ini adalah dan mengurus sendiri urusan pemerintah
a. Bagi Pemerintah Kabupaten dan dan kepentingan masyarakat berdasarkan
Pemerintah Desa diharapkan dapat hak asal-usul dan nilai-nilai sosial budaya
memberikan gambaran pada Pemerintah yang ada pada masyarakat untuk tumbuh
Kabupaten dan Pemerintah Desa dan berkembang mengikuti
terhadap pembentukan Desa Persiapan perkembangan desa tersebut. Urusan
Tambah Jaya Kecamatan Rambah Hilir pemerintah berdasarkan asal-usul desa,
tersebut menjadi Desa Baru. urusan yang menjadi wewenang
pemerintah Kabupaten atau Kota
b. Bagi penulis diharapkan dapat diserahkan pengaturanya kepada Desa.
memberikan pengetahuan dan Desa yang otonom akan
pemahaman tentang analisis memberikan ruang gerak yang luas pada
pembentukan Desa Persiapan Tambah perencanaan pembangunan yang
Jaya menjadi Desa Baru. merupakan kebutuhan nyata masyarakat
dan tidak banyak terbebani olah program-
KERANGKA TEORITIK program kerja dari berbagai instansi dan
pemerintah.
Otonomi Desa Untuk memperkuat pelaksanaan
Otonomi berasal dari bahasa Yunani otonomi desa, diharapkan Pemerintah
yakni autos dan nomos, outos berarti Kabupaten secara intensif dan terpadu
“sendiri” dan nomos berarti “ perintah” mengupayakan kebijakan sebagai berikut.
sehingga otonomi bermakna “memerintah Pertama,memberi akses dan
sendiri”. Sedangkan desa adalah kesatuan kesempatan kepada desa untuk menggali
masyarakat hukum yang memiliki potensi sumber daya alam yang ada dalam
kewenangan mengaturan dan mengurus wilayahnya untuk dimanfaatkan sebagai
kepentingan masyarakat setempat sumber pendapatan desa tanpa
berdasarkan asal-usul dan adat istiadat mengabaikan fungsi kelestarian,
setempat yang dilakui dalam sistem konservasi dan pembangunan yang
pemerintah nasional dan berada didaerah berkelanjutan.
kabupaten (HAW Widjaja 2002:22). Kedua, memprogramkan
Otonomi desa merupakan otonomi pemberian bantuan kepada desa sesuai
asli, bulat dan utuh serta bukan merupakan dengan ketentuan yang telah ditetapkan
pemberian dari pemerintah. Sebaiknya oleh Peraturan Perundang-undangan yang
pemerintahan berkewajiban menghormati berlaku.
otonomi asli yang dimiliki oleh desa Ketiga, memfasilitasi upaya
tersebut. Sebagai kesatuan masyarakat peningkatan kapasitas pemerintahan,
hukum yang mempunyai susunan asli lembaga-lembaga kemasyarakatan serta
berdasarkan hak istimewa, desa dapat komponen-komponen masyarakat lainnya
melakukan perbuatan hukum baik hukum di desa melalui pembinaan dan
publik maupun hukum perdata, memiliki pengawasan, pemberian pedoman,
kekayaan, harta benda serta dapat dituntut bimbingan, pelatihan, arahan dan
dan menenuntut di muka supervisi.
pengadilan.(Widjaja 2003:165). otonomi
Desa dianggap sebagai kewenangan yang
telah ada, tumbuh mengakar dalam adat
istiadat desa bukan juga berarti pemberian
atau desentralisasi.

Jom FISIP Volume 4 No. 1 Februari 2017 Page 7


PEMEKARAN DESA dirinya sendiri, terutama berkaitan dengan
Pemekaran menurut Bahasa adalah pengelolaan sumber-sember pendapatan
memisahkan diri, mengembangkan atau asli daerah, sumber daya alam dalam
mengembangkan diri menjadi lebih dari rangka meningkatkan kesejahteran
satu, dalam konteks pemekaran wilayah masyarakat setempat yang lebih baik.
merupakan pembentukan wilayah baru Pemekaran wilayah pada prinsipnya
yang berasal dari satu wilayah induk dari bertujuan untuk meningkatkan
wilayah tersebut. kesejahteraan masyarakat, dengan
Pemekaran dilakukan bertujuan untuk meningkatkan serta mempercepat
segera mewujudkan pemerataan pelayanan, kehidupan demokrasi,
pembangunan sehingga dapat dinikmati perekonomian daerah, pengelolaan potensi
seluruh lapisan masyarakat. Sebab daerah, keamanan dan ketertiban, dan
penumpukan pembangunan pada satu hubungan yang serasi antar daerah. Pada
kawasan jelas tidak adil. Maka untuk hakekat tujuan pemekaran wilayah sebagai
segera upaya peningkatan sumberdaya secara
mewujudkan keadilan itu satu-satunya berkelanjutan serta meningkatkan
jalan adalah dengan pemekaran wilayah. keserasian perkembangan wilayah.3
Sedangkan tujuan khusus pemekaran
wilayah antara lain : Pertama, untuk segera METODE PENELITIAN
memeratakan pembangunan secara adil
dan bijaksana. Kedua, agar masyarakat di Sesuai dengan judul penelitian ini “
wilayah-wilayah yang jauh dari pusat Proses Pemekaran Desa Persiapan Tambah
ibukota kabupaten yang selama ini belum Jaya Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten
merasakan nikmatnya potensi kekayaan Rokan Hulu” maka penelitian ini
alam, bisa segera merasakan. Ketiga, untuk dilakukan di Desa Persiapan Tanbah Jaya
mempercepat partisipasi dan kemandirian Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten
masyarakat melaui azas pemberdayaan. Rokan Hulu. Alasan melakukan penelitian
Keempat, agar jarak jangkau rentang di desa tersebut dikarenakan belum
kendali pemerintahan menjadi pendek. dicabutnya Moratorium Pemekaran Desa
Kelima, agar masyarakat yang tinggal di oleh Menteri Dalam Negeri.
daerah-daerah yang baru dimekarkan
memiliki keberanian untuk Informan yang dilibatkan
mengembangkan diri berdasarkan merupakan orang yang dapat memberikan
kemampuan sendiri disegala bidang2. informasi tentang situasi dan kondisi latar
Menurut Kaloh (2007:57) yang penelitian. Adapun rincian informan yang
mengatakan bahwa dalam konteks digunakan dalam penelitian ini adalah
pemekaran daerah atau wilayah tersebut sebagai berikut:
yang lebih dikenal dengan pembentukan
daerah otonom baru, bahwa daerah otonom
tersebut diharapkan mampu memanfaatkan
peluang yang lebih besar dalam mengurus

2 3
Edy Sutiyawan, “Dampak Pemekaran Di Oksep Adhayanto, Handrisal, Irman “ Kajian
Kelurahan Maridan Kecamatan Sepaku Strategis Pemekaran Kecamatan Di
Kabupaten Penajam Paser Daerah Perbatasan ( Studi Pemekaran
Utara.ejournal Ilmu Pemerintahan Kecamatan Selat Gelam Kabupaten
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Karimun Provinsi Kepulauan Riau)‟‟
Universitas Prosiding Seminar Nasional
Mulawarman(UNMUL)”(Kalimantan INDOCOMPAC, Fakultas Ilmu Sosial
Timur: 2013) dan Ilmu Politik Universitas Maritim
Raja Ali Haji, Universitas Bakrie,
(Jakarta, 2016)

Jom FISIP Volume 4 No. 1 Februari 2017 Page 8


Tabel 1.2 Daftar Informan
No Informan Keterangan
1 Lukman Syah Badoe S.Sos Camat Rambah Hilir
2 Herman Hadi Kepala Desa Rambah
3 Dasril Sekretaris Desa Rambah
4 Burhan BPD Desa Rambah
5 Armensyah Damanik PJ Kepala Desa Tambah Jaya
6 M. Yusuf, Sudirman, Charles Napitupulu, Tokoh Masyarakat
7 Alde Antoni Y, Iskandar, Abdul Majid, Masyarakat
Zukifli, Khomarudin
8 Arie Kabid BPMPD
Jumlah 14 Orang
Sumber: Data Olahan Penelitian 2016 ditemukan dilapangan melalui hasil
wawancara yang kemudian ditarik suatu
Dalam penelitian ini data data yang kesimpulan. Data yang diperoleh akan
diperoleh berdasarkan sumbernya dapat dianalisis dalam bentuk kata-kata lisan
digolongkan berdasarkan sumbernya dapat maupun tulisan. Teknik ini bertujuan
digolongkan menjadi dua bagian yaitu data untuk memperoleh gambaran yang umum
primer dan data sekunder. dan menyeluruh dari obyek penelitian.
Data primer merupakan data yang Serta hasil-hasil penelitian baik dari hasil
diperoleh dari informan dengan cara studi lapang maupun studi literatur untuk
wawancara maupun pengamatan secara kemudian memperjelas gambaran hasil
langsung, sedangkan data sekunder penelitian.
merupakan data yang bersumber dari
dokumen-dokumen arsip tertentu yang PEMBAHASAN
berhubungan dengan penelitian. Untuk A. Proses Pemekaran Desa Persiapan
memperoleh data yang akurat, relevan, dan Tambah Jaya
dapat dipertanggungjawabkan maka
penulis menggunakan beberapa teknik 1. Latar Belakang Pemekaran Desa
dalam pengumpulan data karena masing- Persiapan Tambah Jaya
masing mempunyai kelebihan dan
kekurangan. Pada dasarnya pemekaran wilayah
dilakukan merupakan untuk
Adapun beberapa teknik pengumpulan mengoptimalkan pelayanan pemerintah
data dalam penelitian ini, yaitu: kepada masyarakat karena rentang kendali
semakin dekat dan akan lebih efektif dan
a. Wawancara efisien serta akuntabilitas pemerintah
b. Observasi kepada masyarakat. Prakarsa pembentukan
c. Dokumentasi Desa Persiapan Tambah Jaya sudah lama
diajukan sejak tahun 2008 lalu. Saat itu,
Di dalam penelitian ini, data yang
masyarakat mulai merasakan sulitnya
telah dikumpulkan akan dianalisa secara
berurusan ke kantor Desa Rambah
kualitatif yakni metode analisa deskriptif
dikarenakan aksesnya terlalu jauh. Pada
kualitatif yaitu analisa data yang
Tanggal 29 Juni tahun 2008 bertempatan
memberikan gambaran yang jelas
di Desa Persiapan Tambah Jaya, para
terperinci berdasarkan kenyataan yang
tokoh-tokoh masyarakat yang tergabung

Jom FISIP Volume 4 No. 1 Februari 2017 Page 9


dalam Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, b. Proposal Pengusulan Pembentukan
Tokoh Pemuda dan serta melakukan Desa Persiapan Tambah Jaya
Musyawarah pembentukan Panitia Setelah mendapatkan hasil dari
Pemekaran Desa Persiapan Tambah Jaya. musyawarah yang dilakukan masyarakat
Selain tuntutan masyarakat aksesnya Desa Persiapan Tambah jaya dan badan
yang jauh dan kurang meratanya musyawarah Desa serta panitia pemekaran
pembangunan desa karna posisi Desa Desa pada tanggal 29 juni 2008, maka
Persiapan ini jauh dari desa induk, juga dibuatlah proposal pemekaran Desa yang
dilihat dari faktor dan kondisi luas wilayah diajukan kepada Kepala Desa induk,
Desa Rambah sebagai Desa induk yang Camat Rambah Hilir dan BPMPD, pada
luas yakni 44,54 KM yang memiliki 11 proses pemekaran desa sudah sampai
Dusun. Artinya, dari kondisi yang ada kepada DPRD Kabupaten Rokan Hulu dan
diterangkan diatas telah bisa dilaksanakan , akan di RANPERDA tetapi sebelum
dilihat dari faktor geografis dan selesai DPRD membahas keluarlah Surat
demografinya sangat mendukung Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor
administrasi persyaratan pembentukan 140/418/PMD tanggal 13 januari 2012
Desa Persiapan Tambah Jaya yang telah tidak boleh lagi ada pemekaran
memenuhi syarat. Desa/Kelurahan. Sehingga terhentilah
Pemekaran Desa tetapi desa tetap bisa
2. Pembentukan Desa Persiapan melakukan Pembentukan Desa Baru
Tambah Jaya sebelum moratorium Pemekaran Desa
a. Usulan Pemekaran Desa dicabut yang mengacu pada Peraturan
Persiapan Tambah Jaya Pemerintah Nomor 43 Tentang Desa yang
Usulan pemekaran Desa persiapan status Desa menjadi Desa Persiapan
Tambah Jaya Kecamatan Rambah Hilir selama 3 Tahun.
mengaju pada aturan yang ada, yakni Berdasarkan riset penulis yang
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 dilakukan dengan wawancara kepada
Tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Badan Pemberdayaan Masyarakat dan
Nomor 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pemerintah Desa bahwa pemekaran Desa
Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 saat ini menunggu Menteri Dalam Negeri
Tahun 2014 Tentang Desa. Usulan untuk mencabut Moratorium agar Desa
Pemekaran Desa Persiapan Tambah Jaya yang melakukan pemekaran bisa menjadi
sudah dimulai sejak Tahun 2008, sehingga Desa Defenitif karena Desa-Desa yang
Bupati Rokan Hulu mengeluarkan ingin dimekarkan sudah melengkapi
Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2014 syarat.
Tentang Pembentukan Desa Tambah Jaya, Dalam Undang-Undang Nomor 6
Desa Persiapan Surau Tinggi dan Desa tahun 2014 tentang desa telah ditetapkan
Persiapan Muara Rumbai di Kecamatan pembentukan desa sebagaimana
Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. dimaksudkan pada ayat (1) harus
Dari penulis temukan dilapangan memenuhi syarat : batas usia paling sedikit
keinginan pembentukan Desa Persiapan 5 (lima) tahun terhitung sejak
Benar-benar diharapkan masyarakat dan pembentukan dan untuk wilayah sumatra
adanya kejanggalan pada jumlah penduduk sedikit jumlah penduduk minimal 4.000
yang tidak mencukupi 800 KK atau 4000 jiwa, memiliki peta wilayah serta
jiwa tetapi tetap bisa memasuk dalam ditetapkan tapal batasnya. Setelah
pembentukan desa baru pada Peraturan persyaratan lengkap, Desa Persiapan
Bupati No 18 Tahun 2014 Tentang dalam PP Nomor 43 tahun 2014 pasal 11
Pembentukan Desa Persiapan Tambah menyebutkan desa persiapan dapat
Jaya. ditingkatkan statusnya menjadi desa dalam
jangka waktu paling lama 3 (tiga) tahun

Jom FISIP Volume 4 No. 1 Februari 2017 Page 10


sebagai Desa Persiapan. Dengan adanya Pembentukan desa baru yang
peraturan Bupati Rokan Hulu Nomor 18 diusulkan oleh masyarakat di desa
Tahun 2014. Persiapan Tambah Jaya Kecamatan Rokan
Untuk mengetahui kelayakan proses Hulu, mengikuti aturan yang sudah ada,
pembentukan Desa Persiapan Tambah Jaya dalam hal ini adalah Undang-Undang
Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Nomor 6 Tahun 2014 dan Peraturan
Rokan Hulu sudah melengkapi syarat Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014
tetapi masih menunggu pencabutan Tentang Desa yang melengkapi
Monotorium Pemekaran Desa. Dalam Persyaratan Pembentukan desa tersebut
wawancara dengan menjadi indikator dalam upaya pemekaran
Dalam Undang-Undang Nomor 6 Desa Persiapan Tambah Jaya Kecamatan
Tahun 2014 pasal 8 ayat (3) menyebutkan: Rambah Hilir oleh masyarakat menjadi
a. Batas Usia Desa induk paling dua desa. Untuk mengetahui upaya
sedikit 5 (lima) tahun terhutung pemekaran Desa yang dilakukan oleh
sejak pembentukan; masyarat di Desa Persiapan Tambah Jaya
b. Jumlah penduduk, yaitu: Kecamatan Rambah Hilir pada Tahun
1. Wilayah Jawa paling sedikit 2014.
6.000 (enam ribu) jiwa atau
1.200 (seribu dua ratus) Kepala Berdasarkan wawancara bersama PJ
Keluarga; Kepala Desa Persiapan Tambah Jaya
2. Wilayah bali paling sedikit periode 2014-2015 Bapak Armensyah
5.000 (lima ribu) jiwa atau 1.000 Damanik mengatakan:
(seribu) Kepala Keluarga; “ proses Pemekaran diawali rapat
3. Wilayah Sumatera paling sedikit pemekaran desa untuk menentukan siapa
4.000 (empat ribu) jiwa atau 800 panitia pemekaran desa, pembuatan
(delapan ratus) Kepala proposal pemekaran desa dan
Keluarga; perlengkapan persyaratan jumlah
penduduk, tambal batas tanah dan peta
Upaya pembentukan desa pasal 8 desa. Setelah keluarnya Undang-Undang
ayat (5) menyebutkan pembentukan desa No 6 Tahun 2014 Desa persiapan Tambah
dilakukan melalui Desa persiapan, desa Jaya tidak melakukan proposal ulang lagi
ini merupakan bagian dari wilayah desa tetapi melakukan Updating Data Jumlah
induk dan dapat ditingkatkan statusnya Penduduk Desa Persiapan Tambah
menjadi Desa dalam Jangka waktu 1 Jaya”(12 Oktober 2016)
(satu) sampai 3 (tiga) tahun. Sedangkan Berdasarkan hasil wawancara diatas
peningkatan status Desa dilaksanakan dapat diketahui bahwa Desa Persiapan
berdasarkan hasil evaluasi. Upaya Tambah Jaya sudah memenuhi persyaratan
pembentukan desa oleh masyarakat ini pemekaran Desa pada Proposal Tahun
juga untuk pemerataan pembangunan 2008 yang sesuai dengan Peraturan
serta pelayanan dan serta dilihat dari Menteri Dalam Negeri Nomor 28 Tahun
Desa Rambah telah memiliki sebanyak 2006 pada Syarat-syarat Pembentukan
13 dusun, pembentukan desa ini sendiri Desa pasal 3 ayat (1) menyebutkan
diprakarsai oleh masyarakat pada dusun pembentukan desa harus memenuhi syarat:
Simpang D1, Simpang D2, dan Simpang jumlah penduduk pada angka (2) wilayah
D3 yang memiliki wilayah cukup luas Sumatra dan Sulawesi paling sedikit 1500
dan relatif jumlah penduduk atau jumlah jiwa atau 300 KK. Sehingga mereka tetap
Kepala Keluarga(KK) yang relatif melakukan perlengkapan yang sesuai
banyak. dengan Undang-Undang No 6 Tahun
2014.

Jom FISIP Volume 4 No. 1 Februari 2017 Page 11


Dari penulisan temukan dilapangan keinginan atau aspirasi masyarakat yang
jumlah penduduk pada proposal pada menginkan adanya pemekaran. Guna
tahun 2008 berjumlah 1.390 jiwa dan mempermudah dan mempercepat proses
jumlah penduduk melalui updating data pelayanan, serta percepatan pembangunan
pada tahun 2014 berjumlah 4.256 jiwa. dengan memperhatikan perkembangan
Dalam wawancara dengan Camat kemampuan ekonomi, sosial budaya,
Rambah Hilir dan Kepala Desa Rambah jumlah penduduk, luas wilayah desa dan
mengatakan pertimbangan lainnya, maka perlu adanya
“bahwa jumlah penduduk Desa pemekaran desa.
Persiapan Tambah Jaya riil tidak Mengenai partisipasi dan antusias
mencukupi tetapi mendekati”(12 Oktober masyarakat tentang pemekaran desa sangat
2016) berharap karena jarak antara desa
pemekaran dengan desa induk 6 KM
Diketahui melalui Data di Kantor sehingga dengan adanya pemekaran akan
Desa Rambah bahwa jumlah penduduk di sangat membantu pelayana.
Desa Persiapan Tambah Jaya dari 3 dusun
sebanyak 3.466 . sementara itu desa yang B. Faktor Penghambat Belum
wajib melakukan pemekaran jumlah Tercapainya Pemekaran Desa
penduduk harus 800 KK atau 4000 Jiwa. Pembentukan daerah pada dasarnya
Tetapi dalam hal ini tidak menjadi dimaksudkan untuk meningkatkan
penghambat Desa Persiapan Tambah Jaya pelayanan publik guna mempercepat
Melakukan Proses Pemekaran. Sehingga terwujudnya kesejahteraan masyarakat
permasalahan yang terduga adalah adanya disamping sebagai sarana pendidikan local
kepentingan-kepentingan lain dalam atau dengan kata lain sebagai
pemekaran desa tersebut oleh pihak-pihak pemberdayaan daerah, termasuk
tertentu, oleh karna itu perlu dibicarakan kesejahteraan. Namun disisi lain harus
lebih mendalam kepada Pemerintah diantisipasi pula bahwa pembentukan
Daerah. suatu daerah baru ternyata memunculkan
persoalan-persoalan baru terutama yang
Dalam wawancara dengan Kepala menyangkut dimensi sosial masyarat
Desa Rambah Bapak Herman Hadi tertentu.
mengatakan: Pembentukan suatu daerah juga harus
“sangat mendukung Pemekaran Desa memperhatikan berbagai aspek pendukung
Persiapan Tambah Jaya karna akan seperti sember daya alam atau sumber
memberikan dukungan dan partisipasi ekonomi suatu daerah dan tidak dimiliki
masyarakat terhadap pelayanan akan menghambat tujuan utama
publik”(12 Oktober 2016). pembentukan pemekaran yaitu
Jika dilihat dari luas wilayah saja meningkatkan kesejahteraan dan
desa Rambah seharusnya sudah bisa pelayanan yang lebih baik bagi masyarat.
melakukan pemekaran desa. Dalam hal ini
masyarakat bisa mempelajari bahwa perlu 1. Moratorium Pemekaran Desa
adanya pelayanan publik dalam percepatan Moratorium pemekaran Desa
pelayanan kepada masyarakat dan merupakan langkah awal dari pemerintah
pemerataan pembangunan. Terlepas dari untuk melakukan penataan jumlah desa.
keinginan masyarakat dalam pemekaran usulan pemekaran desa telah diterima oleh
suatu wilayah, dukungan pemerintah pun BPMPD, namun permohonan itu tidak bisa
memiliki peran yang sangat penting pula di proses mengingat pemerintah pusat
dalam dilakukannya pemekaran. Tanpa belum mengeluarkan surat pencabutan
adanya dukungan dari pemerintah keputusan moratorium. Moratorium untuk
setempat,tentu akan menghambat melakukan pemekaran Desa dan

Jom FISIP Volume 4 No. 1 Februari 2017 Page 12


Kelurahan belum dicabut, sehingga Badan Kabupaten serta DPR sudah melekukan
Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah pembahasan sebelum keluarnga
Desa (BPMPD) tidak bisa melakukan monotorium pemekaran desa”(11 Oktober
menindak lanjuti permohonan pemekaran 2016)
sejumlah desa yang telah diterima namun
permohonan itu tidak bisa di proses, Dari hasil wawancara ini diketahui
mengingat pemerintah pusat belum bahwa persyaratan susah dilengkapi oleh
mengeluarkan surat pencabutan keputusan desa Persiapan Tambah Jaya dan juga
Moratorium. sudah melengkapi dari Undang-Undang
Moratorium pemekaran Desa dan No 6 Tahun 2014 serta PP No 43 Tahun
Kelurahan dalam Surat Edaran Menteri 2014.
Dalam Negeri (Mendagri) Nomor
140/418/PMD Tangggal 13 Januari 2012 Pemekaran daerah tidak lain bertujuan
yang berisi larangan untuk melakukan untuk memperpendek rentang kendali
pemekaran Desa dan Kelurahan berlaku pemerintahan, membuka ketimpangan-
sampai selesainya pemilihan Presiden, ketimpangan pembangunan wilayah dan
namun sampai saat ini belum ada surat menciptakan perekonomian wilayah yang
yang mencabut penetapan Moratorium kuat demi tercapainya kesejahteraan
meskipun sudah terjadi pengantian masyarakat, sehingga pemekaran wilayah
Presiden. diharapkan dapat mendekatkan pelayanan
Melalui wawancara dengan Bapak kepada masyarakat,membuka peluang baru
Arie dari BPMPD menyebutkan: bagi terciptanya pemberdayaan masyarakat
“Moratorium Pemekaran Desa dan meningkatkan intensitas pembangunan
yang keluar sekitar Tahun 2012 atau 2013 guna mensejahterakan masyarakat.
melalui surat dari Kemendagri untuk Hambatan-hambatan yang dialami
pemekaran Desa. Undang-Undang No 6 Desa Persiapan Tambah Jaya dalam
Tahun 2014 yang dikeluarnya pada awal pemekaran desa yaitu Motorium
tahun 2014 tidak menyebutkan bahwa pemekaran desa yang belum dicabut serta
penekaran Desa dicabut tetapi dibuka adanya unsur politis dalam proses
untuk daerah boleh melakukan pemekaran pemekaran Desa dikarenakan adanya
Desa tetapi pembentukan desa yang sama-sama punya kepentigan, serta masih
terletak pada bab penataan desa, adanya perbedaan pemahaman antara
membentuk desa baru melalui dulu desa kepentingan bersama dengan kepentingan
persiapan dan untuk evaluasi ada 3 tahun pribadi atau golongan daripada
serta ada kriteria dan syarat yang harus kepentingan bersama.
dipenuhi Desa. (10 Oktober 2016). Kemungkinan adanya pembentukan
Desa baru, pemekaran suatu Desa,
Sedangkan dalam wawancara dengan penghapusan dan atau penggagunga Desa
Camat Rambah Hilir Bapak Lukman Syah memerlukan penelitian yang mendalam.
Badoe S.Sos menyebutkan Salah satu aspek harus dipertimbangkan
adalah aspek hukumnya, artinya
“ yang jelas pihak kecamatan sudah pembentukan, pemekaran penggabungan
mengusulkan pemekaran kepada atau penghapusan suatu Desa harus
pemerintah daerah dan DPR karna untuk mempunyai payung hukum untuk
menjadi desa defenitif harus adanya memperkuat legitimasinya. Pengaturan
PERDA tentang desa yang dikeluarkan mengenai hal tersebut harus mampu
oleh DPR dan semua itu tergantung membuat persyaratan bahwa adanya suatu
dengan pendanaan pemekaran ditanggung daerah otonomi memungkinkan kemajuan
oleh pemerintah daerah, karna suatu daerah. Mengingat salah satu tujuan
persyaratan sudah lengkap dan sampai ke hukum merupakan “sarana pembaharuan

Jom FISIP Volume 4 No. 1 Februari 2017 Page 13


masyarakat” yang didasarkan atas dan PP No 43 Tahun 2014 dan
anggapan bahwa adanya keteraturan atau proses pemekaran desa selesai di
keterlibatan dalam usaha pembangunan pihak Kabupaten .
atau pembaharuan itu, maka hukum suatu 2. Faktor belum tercapainya pemekaran
yang diinginkan atau bahkan dipandang desa dari Monotorium pemekaran
mutlak atau perlu. desa yang belum dicabut oleh
Kemendagri.
KESIMPULAN DAN SARAN
DAFTAR PUSTAKA
A. Kesimpulan
HAW, Widjaja. 2002. Otonomi Daerah
Melalui hasil penelitian diperoleh dan Daerah Otonomi: Jakarta,
kesimpulan bahwa terdapat dalam proses PT. Raja Grafindo Persada
pemekaran Desa Persiapan Tambah Jaya. _______, 2003. Otonomi Desa Merupakan
Di pihak Kepala Desa Rambah Dan Camat Otonomi Yang Asli, Bulat dan
Rambah Hilir mengatakan persyaratan Utuh: Jakarta, PT. Raja Grafindo
sudah memenuhi tetapi jumlah penduduk Persada
sebenarnya dengan persyaratan pemekaran Oksep Adhayanto, Handrisal, Irman “ Kajian
desa tidak sesuai, sementara di pihak Strategis Pemekaran Kecamatan Di
BPMPD mengatakan permasalahan Daerah Perbatasan ( Studi
penghambat pemekaran desa berasar dari Pemekaran Kecamatan Selat Gelam
Monotorium pemekaran desa yang belum Kabupaten Karimun Provinsi
Kepulauan Riau)‟‟ Prosiding
dicabut oleh Kemendagri dikarenakan Seminar Nasional INDOCOMPAC,
pemekaran ditingkat Kabupaten telah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
diselesaikan. Desa Persiapan Tambah Jaya Universitas Maritim Raja Ali Haji,
juga sudah memenuhi persyaratan Universitas Bakrie, (Jakarta, 2016)
pembentukan desa sesuai dengan Undang- Edy Sutiyawan, “Dampak Pemekaran
Undang No 6 Tahun 2016 tentang desa. Di Kelurahan Maridan
Indikasi terakhir adanya kepentingan Kecamatan Sepaku Kabupaten
pihak-pihak lain yang mencari keuntungan Penajam Paser Utara.ejournal
dalam proses pemekaran desa sebelum Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu
keluarnya surat edaran Mendagri Nomor Sosial dan Ilmu Politik.
140/418/PMD tanggal 13 januari 2014 UniversitasMulawarman(UNMU
Tentang Penundaan Sementara L)”(Kalimantan Timur: 2013)
(Moratorium) Pemekaran Desa dan
Kelurahan di Wilayah sampai berakhirnya http://www.riautelevisi.com/berita-ketua-dprd-
pertengahan-2014-pemekaran-desa-
Pemilihan Presiden. Kepentingan pihak- sudah-diperbolehkan.html
pihak lain tidak diketahui, sehingga
menjadi Proses Pemekaran Desa Persiapan
Tambah Jaya Kecamatan Rambah Hilir
Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2014-2015.

B. Saran
Melalui hasil penelitian, peneliti
menyampaikan beberapa saran sebagai
berikut:
1. Proses pemekaran desa dapat
diketahui dengan wawancara
langsung dan berpedoman pada
Undang-Undang No 6 tahun 2014

Jom FISIP Volume 4 No. 1 Februari 2017 Page 14