You are on page 1of 86

STASIUN 1 (SOL)

Seorang wanita usia 19 tahun, datang ke IGD pukul 19.00 WIB dengan keluhan nyeri kepala yang semakin hebat sejak 2 minggu lalu. Awalnya pasien
mengalami demam dan keluar cairan pada telinga kanannya, dan juga benjolan pada belakang telinga kanannya pecah. Dua hari kemudian ia mengeluh nyeri
kepala terasa tumpul pada bagian kanan. Nyeri ini semakin lama semakin berat, dan kadang-kadang pasien muntah. Dan tiga hari yang lalu pasien juga
mengeluhkan pandangannya menjadi ganda.

Dari riwayat penyakit dahulu diketahui ia menderita infeksi telinga sejak kecil, namun tidak diobati. Tidak ada anggota keluarga yang sakit seperti ini.

Tugas Kandidat :

1. Melakukan pemeriksaan klinis tanda peninggian tekanan intracranial


2. Menyebutkan diagnosis dan diagnosis banding
3. Menyebutkan pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis
4. Menyebutkan pengobatan yang tepat pada pasien ini

TEMPLATE OSCE STATION

1. Nomor station
2. Judul stasion SOL (Neuroonkologi)
3. Waktu yang dibutuhkan Menit
4. Tujuan station Menilai kemampuan anamnesis, pemeriksaan fisik, menegakkan diagnosisdan diagnosis banding
serta mampu menunjukkan sikap/prilaku profesional

5. Kompetensi
(tebalkan beberapa atau semua kompetensi yang 1. Kemampuan anamnesis
dinilai) 2. Kemampuan pemeriksaan fisik
3. Melakukan tes/prosedur klinik atau interpretasi data untuk menunjang diagnosis
banding atau diagnosis
4. Penegakan diagnosis/diagnosis banding
5. Tatalaksana
a. Farmakoterapi
b. Non farmaklterapi
6. Komunikasi dan edukasi pasien
7. Perilaku profesional

6. Kategori 1. Stroke
2. Epilepsi
(tebalkan kategori yang dinilai)
3. Vertigo/Neurootologi
4. Tidur
5. Movement Disorder
6. Neurobehaviour
7. Neuroepidemiologi
8. Neurifiologi dan saraf tepi
9. Neurogeriatri
10. Neuroimaging
11. Neuroinfeksi
12. Neuriintensif
13. Neurointervensi
14. Neuroonkologi
15. Neuropediatri
16. Neurorestorasi
17. Neurotraumatologi
18. Nyeri kepala
19. Nyeri
8. Instruksi untuk kandidat Skenario
Bagian ini mencantumkan skenario klinik station serta tugas yang Seorang wanita usia 19 tahun, datang ke IGD pukul 19.00 WIB dengan keluhan nyeri kepala yang
harus dilakukan kandidat secara jelas. Skenario klinik
semakin hebat sejak 2 minggu lalu. Awalnya pasien mengalami demam dan keluar cairan pada
menggambarkan kasus yang dihadapi dengan mencantumkan umur
pasien, lokasi kejadian, permasalahan yang dihadapi serta tugas telinga kanannya, dan juga benjolan pada belakang telinga kanannya pecah. Dua hari kemudian ia
yang harus dilakukan secara jelas. Jika ada tugas yang tidak perlu mengeluh nyeri kepala terasa tumpul pada bagian kanan. Nyeri ini semakin lama semakin berat,
dilakukan maka harus dicantumkan juga dan kadang-kadang pasien muntah. Dan tiga hari yang lalu pasien juga mengeluhkan
pandangannya menjadi ganda. Dari riwayat penyakit dahulu diketahui ia menderita infeksi telinga
sejak kecil, namun tidak diobati. Tidak ada anggota keluarga yang sakit seperti ini.

Tugas :

1. Melakukan pemeriksaan klinis tanda peninggian tekakan intracranial.


2. Menyebutkan diagnosis dan diagnosis banding
3. Menyebutkan pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis
4. Menyebutkan pengobatan yang tepat pada pasien ini

9. Instruksi untuk penguji Seorang wanita usia 19 tahun, datang ke IGD pukul 19.00 WIB dengan keluhan nyeri kepala yang
semakin hebat sejak 2 minggu lalu. Awalnya pasien mengalami demam dan keluar cairan pada
Bagian ini mencantumkan kembali skenario klinik serta tugas yang telinga kanannya, dan juga benjolan pada belakang telinga kanannya pecah. Dua hari kemudian ia
harus dilakukan kandidat. Selanjutnya tugas untuk penguji
mengeluh nyeri kepala terasa tumpul pada bagian kanan. Nyeri ini semakin lama semakin berat,
dituliskan dengan jelas, termasuk hal-hal yang harus maupun tidak
boleh dilakukan penguji. Selain itu terdapat pedoman penilaian dan kadang-kadang pasien muntah. Dan tiga hari yang lalu pasien juga mengeluhkan
untuk station tersebut sehingga membantu penguji memahami pandangannya menjadi ganda.
tujuan station serta memiliki penilaian yang sama. Jika ada
pertanyaan yang perlu diujikan maka dicantumkan beserta jawaban Dari riwayat penyakit dahulu diketahui ia menderita infeksi telinga sejak kecil, namun tidak
dan modalitas nilainya. Informasi tambahan terkait hasil
pemeriksaan fisik pasien dicantumkan beserta kapan informasi
diobati. Tidak ada anggota keluarga yang sakit seperti ini.
tersebut diberikan kepada kandidat.
Tugas Kandidat :

1. Melakukan pemeriksaan klinis tanda peninggian tekakan intracranial.


2. Menyebutkan diagnosis dan diagnosis banding
3. Menyebutkan pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis
4. Menyebutkan pengobatan yang tepat pada pasien ini

Instruksi :
 Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta berdasarkan lembar penilaian
 Penguji tidak diperbolehkan melakukan interupsi ataupun bertanya kepada peserta selain
yang ditentukan
 Penguji memberikan informasi terhadap data yang dibutuhkan setelah peserta melakukan
pemeriksaan fisik sesuai dengan apa yang diperiksa oleh peserta :
TD : 150/90 mmHg, Nadi : 56 x/mnt
Paresis VI bilateral
 Penguji menyiapkan peralatan untuk peserta ujian berikutnya
10 Instruksi untuk pasien simulasi Nama : nama SP sendiri
Bagian ini mencantumkan instruksi untuk pasien standar termasuk Rentang usia : ...45..... tahun
bagaimana dia berperan sesuai skenario klinik yang diharapkan
Jenis kelamin : laki-laki
pembuat soal. Hal-hal yang perlu dicantumkan diantaranya:
1. Identitas pasien sesuai kasus (jika tidak spesifik, lebih baik Pekerjaan : sesuai SP sendiri
dibuat sesuai dengan identitas pasien) Status pernikahan : sesuai SP sendiri
2. Riwayat penyakit sekarang (keluhan utama, perjalanan Pendidikan terakhir :
penyakit, hal yang menambah atau mengurangi keluhan,
riwayat pengobatan)
3. Riwayat penyakit dahulu Riwayat penyakit sekarang (History of present illness) :
4. Riwayat penyakit keluarga (jika berhubungan dengan kasus)  Keluhan utama : nyeri kepala yang semakin hebat sejak 2 minggu lalu.
5. Riwayat kebiasaan sosial (jika berhubungan dengan kasus)  Lokasi : sebelah kanan kepala
6. Harapan terhadap penyakit (jika berhubungan dengan kasus)
 Sejak kapan :.....lebih kurang 6 bulan yang lalu...
7. Peran yang harus dilakukan, termasuk bagaimana posisi saat  Perjalanan penyakit : .. Awalnya pasien mengalami demam dan keluar cairan pada
masuk/duduk, raut muka/ekspresi serta peran yang harus
dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak telinga kanannya, dan juga benjolan pada belakang telinga kanannya pecah. Dua hari
membingungkan kandidat kemudian ia mengeluh nyeri kepala terasa tumpul pada bagian kanan. Nyeri ini semakin
lama semakin berat, dan kadang-kadang pasien muntah. Dan tiga hari yang lalu pasien
juga mengeluhkan pandangannya menjadi ganda.
 Keluhan lain terkait keluhan utama : pandangan ganda
 Hal-hal yang memperburuk keluhan :
 Hal-hal yang mengurangi keluhan :
 Riwayat pengobatan sekarang :
Riwayat penyakit dahulu (Past Medical History) :
 Penyakit kronis :.OMSK
 Riwayat pengobatan penyakit terdahulu : -
Riwayat penyakit keluarga (Family history):
 ...........................................
Riwayat kebiasaan sosial (Social history) :
 Olah raga :
 Merokok :-.
 Diet : N
 Hubungan suami-istri : baik
 Hubungan dengan tetangga dan teman : N
Peran yang harus dilakukan: termasuk bagaimana posisi saat masuk/duduk, raut muka/ekspresi
serta peran yang harus dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak membingungkan
kandidat.
Pasien dg keluhan sakit kepala, terutama sebelah kanan dan pandangan jadi ganda bila melihat ke
samping kiri atau kanan.
11 Peralatan yang dibutuhkan
Cantumkan semua peralatan yang dibutuhkan termasuk bagaimana
tata ruang yang sesuai dengan station dengan mencantumkan jumlah
peralatan yang dibutuhkan untuk semua kandidat
12 Penulis
13 Referensi
Instruksi Penilaian Stasiun 1
Kompetensi 0 1 2 3
Tidak memeriksa Memeriksa salah satu dari Memeriksa 2 dari: Memeriksa 3 dari:
1. Pemeriksaan
1.Melakukan pemeriksaan tanda 1.Melakukan pemeriksaan tanda 1.Melakukan pemeriksaan tanda 1.Melakukan pemeriksaan tanda
Klinis Peninggian
peninggian tekanan intracranial peninggian tekanan intracranial peninggian tekanan intracranial peninggian tekanan intracranial
TIK
(hipertensi dan bradikardi) (hipertensi dan bradikardi) (hipertensi dan bradikardi) (hipertensi dan bradikardi)
2. Melakukan pemeriksaan 2. Melakukan pemeriksaan 2. Melakukan pemeriksaan 2. Melakukan pemeriksaan
nn.cranialis (paresis VI bilateral) nn.cranialis (paresis VI bilateral) nn.cranialis (paresis VI bilateral) nn.cranialis (paresis VI bilateral)
- 3. Pemeriksaan motorik (tidak - 3. Pemeriksaan motorik (tidak 3. Pemeriksaan motorik (tidak ada 3. Pemeriksaan motorik (tidak ada
ada kelemahan) ada kelemahan) kelemahan) kelemahan)
Kandidat tidak membuat Kandidat membuat 1 dari : Kandidat membuat 2 dari : Kandidat membuat:
2. Menentukan
diagnosis/DD Diagnosis kerja : SOL Diagnosis kerja : SOL -Diagnosis kerja : SOL
diagnosis dan
-Diagnosis topic : Hemisfer kanan -Diagnosis topic : Hemisfer kanan -Diagnosis topic : Hemisfer kanan
diagnosis banding
-Diagnosis etiologi : Abses Serebri -Diagnosis etiologi : Abses Serebri -Diagnosis etiologi : Abses Serebri
DD : Tumor serebri DD : Tumor serebri DD : Tumor serebri
Kandidat tidak menyampaiakan Kandidat menyampaikan 1 Kandidat menyampaikan 2 Kandidat menyampaikan semua
3. Rencana
pemeriksaan penunjang pemeriksaan ; pemeriksaan dari : pemeriksaan berikut:
Pemeriksaan
 X Foto schedel  X Foto schedel  X Foto schedel
Penunjang
 Brain CT Scan  Brain CT Scan  Brain CT Scan
 X Foto Mastoid  X Foto Mastoid  X Foto Mastoid
.
Kandidat tidak meminta informed Meminta informed consent saat Meminta informed consent, dan Meminta informed consent, dan
4. Perilaku
consent pada saat melakukan melakukan pemeriksaan salah satu di bawah ini: melakuan di bawah ini secara
profesional
pemeriksaan  melakukan setiap tindakan lengkap:
dengan berhati-hati dan teliti  melakukan setiap tindakan dengan
sehingga tidak membahayakan berhati-hati dan teliti sehingga
pasien tidak membahayakan pasien
 memperhatikan kenyamanan  memperhatikan kenyamanan
pasien pasien
 melakukan tindakan sesuai  melakukan tindakan sesuai
prioritas prioritas
 menunjukan rasa hormat kepada  menunjukan rasa hormat kepada
pasien pasien
 menunjukkan keterbatasan  menunjukkan keterbatasan bila
diperlukan
LEMBAR PENILAIAN STASIUN 1

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan Fisik

Diagnosis dan Diagnosis


banding
Rencana Pemeriksaan

Prilaku Profesional

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan Fisik

Diagnosis dan Diagnosis


banding
Rencana Pemeriksaan

Prilaku Profesional
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
STASIUN 2.
Skenario

Seorang laki-laki berusia 63 tahun diantar keluarga ke IGD dengan keluhan utama lemah lengan dan tungkai kiri sejak 3 jam yang lalu. Diketahui TD
170/100mmHg

Tugas :

1. Lakukanlah anamnesa yang lengkap


2. Lakukanlah pemeriksaan saraf kranialis yang diperlukan untuk diagnosis
3. Menyebutkan Diagnosis klinis dan etiologi serta Diferential Diagnosis
4. Menyebutkan pemeriksaan penunjang lanjutan yang diperlukan untuk diagnosis
5. Edukasi kepada pasien sebagai pencegahan sekunder

TEMPLATE OSCE STATION

1. Nomor station 2
2. Judul stasion sTROKE
3. Waktu yang dibutuhkan Menit
4. Tujuan station Menilai kemampuan anamnesis, pemeriksaan fisik, menegakkan diagnosisdan diagnosis banding
meramalkan prognosis serta mampu menunjukkan sikap/prilaku profesional

5. Kompetensi
(tebalkan beberapa atau semua kompetensi yang 1. Kemampuan anamnesis
dinilai) 2. Kemampuan pemeriksaan saraf kranialis
3. Melakukan tes/prosedur klinik atau interpretasi data untuk menunjang diagnosis
banding atau diagnosis
4. Penegakan diagnosis/diagnosis banding
5. Tatalaksana
a. Farmakoterapi
b. B. Non farmaklterapi
6. Meramalkan prognosis
7. Komunikasi dan edukasi pasien
8. Perilaku profesional

6. Kategori 1. Stroke
2. Epilepsi
(tebalkan kategori yang dinilai)
3. Vertigo/Neurootologi
4. Tidur
5. Movement Disorder
6. Neurobehaviour
7. Neuroepidemiologi
8. Neurifiologi dan saraf tepi
9. Neurogeriatri
10. Neuroimaging
11. Neuroinfeksi
12. Neuriintensif
13. Neurointervensi
14. Neuroonkologi
15. Neuropediatri
16. Neurorestorasi
17. Neurotraumatologi
18. Nyeri kepala
19. Nyeri
8. Instruksi untuk kandidat Skenario
Bagian ini mencantumkan skenario klinik station serta tugas yang Seorang laki-laki berusia 63 tahun diantar keluarga ke IGD dengan keluhan utama lemah lengan
harus dilakukan kandidat secara jelas. Skenario klinik
menggambarkan kasus yang dihadapi dengan mencantumkan umur
dan tungkai kirisejak 3 jam yang lalu. Diketahui TD 170/100mmHg
pasien, lokasi kejadian, permasalahan yang dihadapi serta tugas
yang harus dilakukan secara jelas. Jika ada tugas yang tidak perlu Tugas :
dilakukan maka harus dicantumkan juga
1. Lakukanlah anamnesa yang lengkap
2. Lakukanlah pemeriksaan saraf kranialis yang diperlukan untuk diagnosis
3. Menyebutkan Diagnosis klinis dan etiologi serta Diferential Diagnosis
4. Menyebutkan pemeriksaan penunjang lanjutan yang diperlukan untuk diagnosis
5. Edukasi kepada pasien sebagai pencegahan sekunder

9. Instruksi untuk penguji Skenario klinik:


Seorang laki-laki berusia 63 tahun diantar keluarga ke IGD dengan keluhan utama lemah lengan
Bagian ini mencantumkan kembali skenario klinik serta tugas yang dan tungkai kiri sejak 3 jam yang lalu. Diketahui TD 170/100mmHg
harus dilakukan kandidat. Selanjutnya tugas untuk penguji
dituliskan dengan jelas, termasuk hal-hal yang harus maupun tidak
boleh dilakukan penguji. Selain itu terdapat pedoman penilaian
Tugas :
untuk station tersebut sehingga membantu penguji memahami
tujuan station serta memiliki penilaian yang sama. Jika ada 1. Lakukanlah anamnesa yang lengkap
pertanyaan yang perlu diujikan maka dicantumkan beserta jawaban 2. Lakukanlah pemeriksaan saraf kranialis yang diperlukan untuk diagnosis
dan modalitas nilainya. Informasi tambahan terkait hasil 3. Menyebutkan Diagnosis klinis dan etiologi serta Diferential Diagnosis
pemeriksaan fisik pasien dicantumkan beserta kapan informasi
tersebut diberikan kepada kandidat. 4. Menyebutkan pemeriksaan penunjang lanjutan yang diperlukan untuk diagnosis
5. Edukasi kepada pasien sebagai pencegahan sekunder
Instruksi :
 Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta berdasarkan lembar penilaian
 Penguji tidak diperbolehkan melakukan interupsi ataupun bertanya kepada peserta selain
yang ditentukan
 Penguji memberikan informasi terhadap data yang dibutuhkan setelah peserta melakukan
pemeriksaan fisik sesuai dengan apa yang diperiksa oleh peserta :
 Penguji menyiapkan peralatan untuk peserta ujian berikutnya
10 Instruksi untuk pasien simulasi Nama : nama SP sendiri
Bagian ini mencantumkan instruksi untuk pasien standar termasuk Rentang usia : ...45..... tahun
bagaimana dia berperan sesuai skenario klinik yang diharapkan
Jenis kelamin : laki-laki dengan ...................................
pembuat soal. Hal-hal yang perlu dicantumkan diantaranya:
8. Identitas pasien sesuai kasus (jika tidak spesifik, lebih baik Pekerjaan : sesuai SP sendiri
dibuat sesuai dengan identitas pasien) Status pernikahan : sesuai SP sendiri
9. Riwayat penyakit sekarang (keluhan utama, perjalanan Pendidikan terakhir : S1
penyakit, hal yang menambah atau mengurangi keluhan,
Riwayat penyakit sekarang (History of present illness) :
riwayat pengobatan)
10. Riwayat penyakit dahulu  Keluhan utama : lemah lengan dan tungkai kiri.sejak 3 jam yang lalu
11. Riwayat penyakit keluarga (jika berhubungan dengan kasus)  Lokasi :lemah tubuh sisi kiri
12. Riwayat kebiasaan sosial (jika berhubungan dengan kasus)  Sejak kapan :3 jam yang lalu
13. Harapan terhadap penyakit (jika berhubungan dengan kasus)
 Perjalanan penyakit : . Lemah sisi kiri, tiba tiba ketika pasien sedang duduk menonton
14. Peran yang harus dilakukan, termasuk bagaimana posisi saat Televisi
masuk/duduk, raut muka/ekspresi serta peran yang harus
dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak  Keluhan lain terkait keluhan utama : mulut mencong dan bicara pelo/cadel
membingungkan kandidat  Hal-hal yang memperburuk keluhan :
 Hal-hal yang mengurangi keluhan :
 Riwayat pengobatan sekarang :-
 Riwayat penyakit dahulu (Past Medical History) :Hipertensi (+)
 Penyakit kronis :
 Riwayat pengobatan penyakit terdahulu : tidak teratur.
Riwayat penyakit keluarga (Family history):
 Hipertensi (+)
 Ayah pasien menderita Stroke (+)
Riwayat kebiasaan sosial (Social history) :
 Olah raga : tidak teratur
 Merokok : (+)
 Diet .: rendah sayur dan buah
 Hubungan suami-istri : baik
 Hubungan dengan tetangga dan teman : baik
 Peran yang harus dilakukan: termasuk bagaimana posisi saat masuk/duduk, raut
muka/ekspresi serta peran yang harus dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak
membingungkan kandidat.
 Pasien dengan kelemahan sisi kiri (posisi berbaring dg kaki kiri exorotasi) dan wajah
mencong ke kanan dan bicara pelo

11 Peralatan yang dibutuhkan


Cantumkan semua peralatan yang dibutuhkan termasuk bagaimana Reflek Hammer
tata ruang yang sesuai dengan station dengan mencantumkan jumlah
peralatan yang dibutuhkan untuk semua kandidat
12 Penulis
13 Referensi
Instruksi Penilaian STASIUN 2
Kompetensi 0 1 2 3
Kandidat tidak menanyakan atau Kandidat menanyakan 2 dari: Kandidat menanyakan 3 dari: Kandidat menanyakan minimal 4
1. Anamnesis
hanya menanyakan 1 dari:  Memberi salam,  Memberi salam, dari::
 Memberi salam, memperkenalkan diri dan memperkenalkan diri dan  Memberi salam, memperkenalkan
memperkenalkan diri dan inform consent inform consent diri dan inform consent
inform consent  Menanyakan onset , dan saat  Menanyakan onset , dan saat  Menanyakan onset , dan saat apa
 Menanyakan onset , dan saat apa onset terjadi apa onset terjadi onset terjadi
apa onset terjadi  Menanyakan gejala yang  Menanyakan gejala yang  Menanyakan gejala yang
 Menanyakan gejala yang menyertai (mulut mencong, menyertai (mulut mencong, menyertai (mulut mencong,
menyertai (mulut mencong, bicara cadel) bicara cadel) bicara cadel)
bicara cadel)  Menanyakan tanda peninggian  Menanyakan tanda  Menanyakan tanda peninggian
 Menanyakan tanda peninggian tekanan intracranial (sakit peninggian tekanan tekanan intracranial (sakit kepala,
tekanan intracranial (sakit kepala, muntah) intracranial (sakit kepala, muntah)
kepala, muntah)  Menanya riwayat fc resiko (Ht, muntah)  Menanya riwayat fc resiko (Ht,
 Menanya riwayat fc resiko (Ht, DM dll)  Menanya riwayat fc resiko DM dll)
DM dll)  Menanyakan riwayat Stroke (Ht, DM dll)  Menanyakan riwayat Stroke dan
 Menanyakan riwayat Stroke dan fc resiko dalam keluarga  Menanyakan riwayat Stroke fc resiko dalam keluarga
dan fc resiko dalam keluarga dan fc resiko dalam keluarga
Tidak memeriksa Nervi Kranialis Memeriksa salah satu dari Memeriksa sebagian dari tanda: Memeriksa hampir semua item dari:
2. Pemeriksaan
N VII : memperlihatkan gigi,- N VII : memperlihatkan gigi,- N VII : memperlihatkan gigi,-
Nervi
menutup mata, mengerutkan dahi menutup mata, mengerutkan dahi menutup mata, mengerutkan dahi atau
Cranialis
atau mengangkat alis atau mengangkat alis mengangkat alis

N XII : mengeluarkan lidah dan N XII : mengeluarkan lidah dan N XII : mengeluarkan lidah dan
melaporkan ada tidaknya atropi melaporkan ada tidaknya atropi melaporkan ada tidaknya atropi atau
atau fasikulasi. atau fasikulasi. fasikulasi.

Kandidat tidak membuat Kandidat membuat 1 dari : Kandidat membuat 2 dari : Kandidat membuat :
3. Menentukan
diagnosis/DD Diagnosis klinis : Hemiparesis kiri Diagnosis klinis : Hemiparesis -Diagnosis klinis : Hemiparesis kiri
diagnosis dan
+Paresis N VII dan XII sin sentral. kiri +Paresis N VII dan XII sin +Paresis N VII dan XII sin sentral.
diagnosis
-Diagnosis topic : Subcortek serebri sentral. -Diagnosis topic : Subcortek serebri
banding
henisfer dextra -Diagnosis topic : Subcortek henisfer dextra
Diagnosis etiologi : Tromboemboli serebri henisfer dextra Diagnosis etiologi : Tromboemboli
serebri Diagnosis etiologi : serebri
DD : Trombosis serebri Tromboemboli serebri DD : Trombosis serebri
DD : Trombosis serebri

Kandidat tdk mempunyai : Kandidat mampu melakukan 1 dari Kandidat mampu melakukan 2 Kandidat mampu melakukan semua::
4. Komunikasi
dari:
dan Edukasi -kemampuan berkomunikasi dengan
-kemampuan berkomunikasi kemampuan berkomunikasi dengan -kemampuan berkomunikasi
pasien
dengan baik, meliputi menggali baik, meliputi menggali dengan baik, meliputi menggali baik, meliputi menggali perspektif
perspektif pasien dengan perspektif pasien dengan perspektif pasien dengan pasien dengan bahasa yang bisa
bahasa yang bisa dimengerti, bahasa yang bisa dimengerti, bahasa yang bisa dimengerti,
dimengerti,
- memberikan kesempatan bertanya - memberikan kesempatan bertanya - memberikan kesempatan bertanya
kepada pasien, menanggapi kepada pasien, menanggapi - memberikan kesempatan kepada pasien, menanggapi
pertanyaan/pernyataan pasien baik pertanyaan/pernyataan pasien baik bertanya kepada pasien, pertanyaan/pernyataan pasien baik
verbal maupun non verbal, verbal maupun non verbal, menanggapi verbal maupun non verbal,
pertanyaan/pernyataan pasien
-melakukan diskusi, negosiasi dan -melakukan diskusi, negosiasi dan baik verbal maupun non verbal, -melakukan diskusi, negosiasi dan
membina hubungan baik dengan membina hubungan baik dengan membina hubungan baik dengan
pasien dan atau memberikan pasien dan atau memberikan -melakukan diskusi, negosiasi dan pasien dan atau memberikan
penyuluhan yang isinya sesuai penyuluhan yang isinya sesuai membina hubungan baik dengan penyuluhan yang isinya sesuai dengan
dengan masalah pasien dengan dengan masalah pasien dengan pasien dan atau memberikan masalah pasien dengan cara yang
cara yang tepat. cara yang tepat. penyuluhan yang isinya sesuai tepat.
dengan masalah pasien dengan
cara yang tepat.
LEMBAR PENILAIAN STASIUN 2

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Anamnesis

Pemeriksaan Nervi
Kranialis
Diagnosis dan Diagnosis
banding
Komunikasi dan
Edukasi Pasien

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Anamnesis

Pemeriksaan Nervi
Kranialis
Diagnosis dan Diagnosis
banding
Komunikasi dan
Edukasi Pasien
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
STASIUN 3

Skenario
Seorang wanita usia 79 tahun, ibu rumah tangga, berobat ke poliklinik dengan keluhan sering pelupa sejak 3 bulan terakhir. Tidak ada keluhan mengenai
aktivitas harian dan gangguan perilaku. Dari riwayat penyakit dahulu diketahui ia menderita hipertensi dan diabetes sejak 4 tahun lalu, namun tidak berobat
teratur.
Tugas :
1. Lakukanlah anamnesa yang lengkap untuk mendiagnosis penyakit.
2. Menyebutkan pemeriksaan penyaring untuk diagnosis dan interpretasinya
3. Menyebutkan diagnosis pada pasien
4. Menyebutkan pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk diagnosis dan interpretasinya

TEMPLATE OSCE STATION 3

1. Nomor station 3
2. Judul stasion Neurobehaviour
3. Waktu yang dibutuhkan Menit
4. Tujuan station Menilai kemampuan anamnesis, pemeriksaan penyaring untuk diagnosis, menegakkan
diagnosisdan diagnosis banding serta menyebutkan pemeriksaan penunjang yang diperlukan
untuk diagnosis dan interpretasinya
5. Kompetensi
(tebalkan beberapa atau semua kompetensi yang 1. Kemampuan anamnesis
dinilai) 2. Kemampuan pemeriksaan penyaring untuk diagnosis
3. Melakukan tes/prosedur klinik atau interpretasi data untuk menunjang
diagnosis banding atau diagnosis
4. Penegakan diagnosis/diagnosis banding
5. Tatalaksana
a. Farmakoterapi
c. b. Non farmaklterapi
6. Meramalkan prognosis
7. Komunikasi dan edukasi pasien
8. Perilaku profesional

6. Kategori 1. Stroke
2. Epilepsi
(tebalkan kategori yang dinilai)
3. Vertigo/Neurootologi
4. Tidur
5. Movement Disorder
6. Neurobehaviour
7. Neuroepidemiologi
8. Neurifiologi dan saraf tepi
9. Neurogeriatri
10. Neuroimaging
11. Neuroinfeksi
12. Neuriintensif
13. Neurointervensi
14. Neuroonkologi
15. Neuropediatri
16. Neurorestorasi
17. Neurotraumatologi
18. Nyeri kepala
19. Nyeri
8. Instruksi untuk kandidat Skenario
Bagian ini mencantumkan skenario klinik station serta tugas yang Seorang laki-laki berusia 63 tahun diantar keluarga ke IGD dengan keluhan utama lemah lengan
harus dilakukan kandidat secara jelas. Skenario klinik
dan tungkai kirisejak 3 jam yang lalu. Diketahui TD 170/100mmHg
menggambarkan kasus yang dihadapi dengan mencantumkan umur
pasien, lokasi kejadian, permasalahan yang dihadapi serta tugas Tugas :
yang harus dilakukan secara jelas. Jika ada tugas yang tidak perlu 1. Lakukanlah anamnesa yang lengkap
dilakukan maka harus dicantumkan juga 2. Lakukanlah pemeriksaan saraf kranialis yang diperlukan untuk diagnosis
3. Menyebutkan Diagnosis klinis dan etiologi serta Diferential Diagnosis
4. Menyebutkan pemeriksaan penunjang lanjutan yang diperlukan untuk diagnosis
5. Edukasi kepada pasien sebagai pencegahan sekunder

9. Instruksi untuk penguji Skenario klinik:


Seorang laki-laki berusia 63 tahun diantar keluarga ke IGD dengan keluhan utama lemah lengan
Bagian ini mencantumkan kembali skenario klinik serta tugas yang dan tungkai kiri sejak 3 jam yang lalu. Diketahui TD 170/100mmHg
harus dilakukan kandidat. Selanjutnya tugas untuk penguji
Tugas :
dituliskan dengan jelas, termasuk hal-hal yang harus maupun tidak
boleh dilakukan penguji. Selain itu terdapat pedoman penilaian b. Lakukanlah anamnesa yang lengkap
untuk station tersebut sehingga membantu penguji memahami c. Lakukanlah pemeriksaan saraf kranialis yang diperlukan untuk diagnosis
tujuan station serta memiliki penilaian yang sama. Jika ada d. Menyebutkan Diagnosis klinis dan etiologi serta Diferential Diagnosis
pertanyaan yang perlu diujikan maka dicantumkan beserta jawaban
e. Menyebutkan pemeriksaan penunjang lanjutan yang diperlukan untuk
dan modalitas nilainya. Informasi tambahan terkait hasil
pemeriksaan fisik pasien dicantumkan beserta kapan informasi diagnosis
tersebut diberikan kepada kandidat. f. Edukasi kepada pasien sebagai pencegahan sekunder
Instruksi :
 Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta berdasarkan lembar penilaian
 Penguji tidak diperbolehkan melakukan interupsi ataupun bertanya kepada peserta selain
yang ditentukan
 Penguji memberikan informasi terhadap data yang dibutuhkan setelah peserta melakukan
pemeriksaan fisik sesuai dengan apa yang diperiksa oleh peserta :
 Penguji menyiapkan peralatan untuk peserta ujian berikutnya
10 Instruksi untuk pasien simulasi Nama : nama SP sendiri
Bagian ini mencantumkan instruksi untuk pasien standar termasuk Rentang usia : 79 tahun
bagaimana dia berperan sesuai skenario klinik yang diharapkan
Jenis kelamin : perempuan
pembuat soal. Hal-hal yang perlu dicantumkan diantaranya:
15. Identitas pasien sesuai kasus (jika tidak spesifik, lebih baik Pekerjaan : sesuai SP sendiri
dibuat sesuai dengan identitas pasien) Status pernikahan : sesuai SP sendiri
16. Riwayat penyakit sekarang (keluhan utama, perjalanan Pendidikan terakhir : S1
penyakit, hal yang menambah atau mengurangi keluhan,
Riwayat penyakit sekarang (History of present illness) :
riwayat pengobatan)
17. Riwayat penyakit dahulu  Keluhan utama: mudah lupa, sejak 3 bulan yang lalu
18. Riwayat penyakit keluarga (jika berhubungan dengan kasus)  Lokasi :
19. Riwayat kebiasaan sosial (jika berhubungan dengan kasus)  Sejak kapan :3 bulan yang lalu
20. Harapan terhadap penyakit (jika berhubungan dengan kasus)
 Perjalanan penyakit : Mudah lupa sejak 3 bulan yang lalu, seperti lupa janji, lupa
21. Peran yang harus dilakukan, termasuk bagaimana posisi saat meletakkan kaca mata, Hp, kunci dll.
masuk/duduk, raut muka/ekspresi serta peran yang harus
dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak  Keluhan lain terkait keluhan utama :
membingungkan kandidat  Hal-hal yang memperburuk keluhan :
 Hal-hal yang mengurangi keluhan :
 Riwayat pengobatan sekarang :-
 Riwayat penyakit dahulu (Past Medical History) :Hipertensi (+)
 Penyakit kronis :
 Riwayat pengobatan penyakit terdahulu : tidak teratur.
 Riwayat penyakit keluarga (Family history):
 Hipertensi (+)
 Ayah pasien menderita Stroke (+)
 Riwayat kebiasaan sosial (Social history) :
 Olah raga : tidak teratur
 Merokok : (-)
 Diet .: rendah sayur dan buah
 Hubungan suami-istri : baik
 Hubungan dengan tetangga dan teman : baik

 Peran yang harus dilakukan: termasuk bagaimana posisi saat masuk/duduk, raut
muka/ekspresi serta peran yang harus dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak
membingungkan kandidat
11 Peralatan yang dibutuhkan
Cantumkan semua peralatan yang dibutuhkan termasuk bagaimana Reflek Hammer
tata ruang yang sesuai dengan station dengan mencantumkan jumlah
peralatan yang dibutuhkan untuk semua kandidat
12 Penulis
13 Referensi
INSTRUMEN PENILAIAN STASIUN 3
Kompetensi 0 1 2 3
Kandidat tidak menanyakan atau Kandidat menanyakan 2 dari: Kandidat menanyakan 3 dari: Kandidat menanyakan minimal 4
1. Anamnesis
hanya menanyakan 1 dari:  Memberi salam,  Memberi salam, dari::
 Memberi salam, memperkenalkan diri dan memperkenalkan diri dan  Memberi salam, memperkenalkan
memperkenalkan diri dan inform consent inform consent diri dan inform consent
inform consent  Menanyakan perjalanan  Menanyakan perjalanan  Menanyakan perjalanan penyakit
 Menanyakan perjalanan penyakit (kronik progresif) penyakit (kronik progresif) (kronik progresif)
penyakit (kronik progresif)  Menanya riwayat fc resiko (Ht,  Menanya riwayat fc resiko  Menanya riwayat fc resiko (Ht,
 Menanya riwayat fc resiko (Ht, DM dll) (Ht, DM dll) DM dll)
DM dll)  Menanyakan riwayat demensia  Menanyakan riwayat  Menanyakan riwayat demensia
 Menanyakan riwayat demensia dan fc resiko dalam keluarga demensia dan fc resiko dalam dan fc resiko dalam keluarga
dan fc resiko dalam keluarga  Lupa dengan hal2 yang keluarga  Lupa dengan hal2 yang
 Lupa dengan hal2 yang baru(recent memory)  Lupa dengan hal2 yang baru(recent memory)
baru(recent memory)  Ssusah mengenal orang yang baru(recent memory)  Ssusah mengenal orang yang sdh
 Ssusah mengenal orang yang sdh dikenal, tapi setelah  Ssusah mengenal orang yang dikenal, tapi setelah disebutkan
sdh dikenal, tapi setelah disebutkan ciri2nya akhirnya sdh dikenal, tapi setelah ciri2nya akhirnya bisa dikenal
disebutkan ciri2nya akhirnya bisa dikenal disebutkan ciri2nya akhirnya  ADL normal, IADL mulai
bisa dikenal  ADL normal, IADL mulai bisa dikenal terganggu
 ADL normal, IADL mulai terganggu  ADL normal, IADL mulai
terganggu terganggu
2. Menyebutkan Tidak bisa menyebutkan. Menyebutkan hanya ½ item dari: . Menyebutkan hanya sekitar 2/3 Menyebutkan hampir semua item
pemeriksaan  MMSE item dari: dari:
penyaring  Reflek Regresi:  MMSE  MMSE
untuk -. Glabell  Reflek Regresi:  Reflek Regresi:
-. Palmomental -. Glabell -. Glabell
diagnosis
-. Snout Reflek -. Palmomental -. Palmomental
pasien ini -. Succing Reflek -. Snout Reflek -. Snout Reflek
-. Palmomental Reflek -. Succing Reflek -. Succing Reflek
-. Kaki Tonik Reflek -. Palmomental Reflek -. Palmomental Reflek
-. Kaki Tonik Reflek -. Kaki Tonik Reflek

Kandidat tidak membuat Kandidat membuat 1 dari : Kandidat membuat 2 dari : Kandidat membuat :
3. Menentukan
diagnosis/DD Diagnosis klinis Mild Cognitif Diagnosis klinis Mild Cognitif -Diagnosis klinis Mild Cognitif
diagnosis dan
Impairment Impairment Impairment
diagnosis
-Diagnosis topic : Hipokampus -Diagnosis topic : Hipokampus -Diagnosis topic : Hipokampus
banding
Diagnosis etiologi : Atropi serebri Diagnosis etiologi : Atropi serebri Diagnosis etiologi : Atropi serebri
DD : Depresi DD : Depresi DD : Depresi

Kandidat tdk mempunyai : Kandidathanya mampu Kandidat hanya mampu Kandidat mampu menyebutkan :
4. Menyebutkan
menyebutkan 1 dari menyebutkan 2 dari:
pemeriksaan 
Kandidat tidak mampu  EEG EEG
penunjang
menyebutkan  EEG
 Brain CT Scan  Brain CT Scan
 Brain CT Scan  MRI  MRI

 MRI
LEMBAR PENILAIAN STASIUN 3

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Anamnesis

Pemeriksaan Penyaring

Diagnosis dan Diagnosis


banding
Pemeriksaan Penunjang

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Anamnesis

Pemeriksaan Penyaring

Diagnosis dan Diagnosis


banding
Pemeriksaan Penunjang
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
STASIUN 4
Skenario
Seorang wanita usia 32 tahun, karyawati, datang berobat ke poliklinik saraf RS. DR. M. Djamil dengan keluhan nyeri kepala sebelah kiri sejak 2 hari yang lalu.
Keluhan ini sudah sering dialami oleh pasien, dalam sebulan ada dua kali serangan. Ia biasanya minum obat penghilang nyeri kepala yang dijual bebas, namun
saat ini keluhan tidak berkurang.
Tugas :
1. Lakukanlah anamnesa yang mendukung diagnosis
2. Menyebutkan diagnosis penyakit pasien ini
3. Menyebutkan kriteria diagnosis penyakit ini
4. Menyebutkan terapi yang tepat pada pasien ini

TEMPLATE OSCE STATION 4

1. Nomor station 4
2. Judul stasion Nyeri Kepalar
3. Waktu yang dibutuhkan Menit
4. Tujuan station Menilai kemampuan anamnesis, menegakkan diagnosis dan criteria diagnosis serta menyebutkan
terapi yang tepat.
5. Kompetensi
(tebalkan beberapa atau semua kompetensi yang 1. Kemampuan anamnesis
dinilai) 2. Kemampuan pemeriksaan penyaring untuk diagnosis
3. Melakukan tes/prosedur klinik atau interpretasi data untuk menunjang diagnosis
banding atau diagnosis
4. Penegakan diagnosis/criteria diagnosis
5. Tatalaksana
a. Farmakoterapi
d. b Non farmaklterapi
6. Meramalkan prognosis
7. Komunikasi dan edukasi pasien
8. Perilaku profesional

6. Kategori 1. Stroke
2. Epilepsi
(tebalkan kategori yang dinilai)
3. Vertigo/Neurootologi
4. Tidur
5. Movement Disorder
6. Neurobehaviour
7. Neuroepidemiologi
8. Neurifiologi dan saraf tepi
9. Neurogeriatri
10. Neuroimaging
11. Neuroinfeksi
12. Neuriintensif
13. Neurointervensi
14. Neuroonkologi
15. Neuropediatri
16. Neurorestorasi
17. Neurotraumatologi
18. Nyeri kepala
19. Nyeri
8. Instruksi untuk kandidat Skenario Klinik
Bagian ini mencantumkan skenario klinik station serta tugas yang Seorang wanita usia 32 tahun, karyawati, datang berobat ke poliklinik saraf RS. DR. M. Djamil
harus dilakukan kandidat secara jelas. Skenario klinik
dengan keluhan nyeri kepala sebelah kiri sejak 2 hari yang lalu. Keluhan ini sudah sering dialami
menggambarkan kasus yang dihadapi dengan mencantumkan umur
pasien, lokasi kejadian, permasalahan yang dihadapi serta tugas oleh pasien, dalam sebulan ada dua kali serangan. Ia biasanya minum obat penghilang nyeri
yang harus dilakukan secara jelas. Jika ada tugas yang tidak perlu kepala yang dijual bebas, namun saat ini keluhan tidak berkurang.
dilakukan maka harus dicantumkan juga Tugas :
1. Lakukanlah anamnesa yang mendukung diagnosis
2. Menyebutkan diagnosis penyakit pasien ini
3. Menyebutkan kriteria diagnosis penyakit ini
4. Menyebutkan terapi yang tepat pada pasien ini

9. Instruksi untuk penguji Skenario Klinik


Seorang wanita usia 32 tahun, karyawati, datang berobat ke poliklinik saraf RS. DR. M. Djamil
Bagian ini mencantumkan kembali skenario klinik serta tugas yang dengan keluhan nyeri kepala sebelah kiri sejak 2 hari yang lalu. Keluhan ini sudah sering dialami
harus dilakukan kandidat. Selanjutnya tugas untuk penguji
oleh pasien, dalam sebulan ada dua kali serangan. Ia biasanya minum obat penghilang nyeri
dituliskan dengan jelas, termasuk hal-hal yang harus maupun tidak
boleh dilakukan penguji. Selain itu terdapat pedoman penilaian kepala yang dijual bebas, namun saat ini keluhan tidak berkurang.
untuk station tersebut sehingga membantu penguji memahami Tugas :
tujuan station serta memiliki penilaian yang sama. Jika ada 5. Lakukanlah anamnesa yang mendukung diagnosis
pertanyaan yang perlu diujikan maka dicantumkan beserta jawaban
6. Menyebutkan diagnosis penyakit pasien ini
dan modalitas nilainya. Informasi tambahan terkait hasil
pemeriksaan fisik pasien dicantumkan beserta kapan informasi 7. Menyebutkan kriteria diagnosis penyakit ini
tersebut diberikan kepada kandidat. 8. Menyebutkan terapi yang tepat pada pasien ini
Instruksi :
 Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta berdasarkan lembar penilaian
 Penguji tidak diperbolehkan melakukan interupsi ataupun bertanya kepada peserta selain
yang ditentukan
 Penguji mengingatkan peserta jika waktu yang tersisa ........... menit
 Penguji memberikan informasi terhadap data yang dibutuhkan setelah peserta melakukan
pemeriksaan fisik sesuai dengan apa yang diperiksa oleh peserta : ..........................................
Penguji menyiapkan peralatan untuk peserta ujian berikutnya

10 Instruksi untuk pasien simulasi Nama : nama SP sendiri


Bagian ini mencantumkan instruksi untuk pasien standar termasuk Rentang usia : 32 tahun
bagaimana dia berperan sesuai skenario klinik yang diharapkan
Jenis kelamin : perempuan
pembuat soal. Hal-hal yang perlu dicantumkan diantaranya:
22. Identitas pasien sesuai kasus (jika tidak spesifik, lebih baik Pekerjaan : sesuai SP sendiri
dibuat sesuai dengan identitas pasien) Status pernikahan : sesuai SP sendiri
23. Riwayat penyakit sekarang (keluhan utama, perjalanan Pendidikan terakhir : S1
penyakit, hal yang menambah atau mengurangi keluhan,
Riwayat penyakit sekarang (History of present illness) :
riwayat pengobatan)
24. Riwayat penyakit dahulu  Keluhan utama: nyeri kepala sebelah kiri sejak 2 hari yang lalu.
25. Riwayat penyakit keluarga (jika berhubungan dengan kasus)  Lokasi :berpindah pindah
26. Riwayat kebiasaan sosial (jika berhubungan dengan kasus)  Sejak kapan :1 tahun yang lalu
27. Harapan terhadap penyakit (jika berhubungan dengan kasus)
 Perjalanan penyakit : Sakit kepala berdenyut, berpindah pindah, disertai gejala
28. Peran yang harus dilakukan, termasuk bagaimana posisi saat prodromal(gangguan penglihatan, silau, fonofobia)
masuk/duduk, raut muka/ekspresi serta peran yang harus
dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak  Keluhan lain terkait keluhan utama : mual dan kadang kadang muntah.
membingungkan kandidat  Hal-hal yang memperburuk keluhan :lelah fisik dan mental
 Hal-hal yang mengurangi keluhan :
 Riwayat pengobatan sekarang :-
 Riwayat penyakit dahulu (Past Medical History) : keluhan yang sama sejak 1 tahun yll
 Penyakit kronis :
 Riwayat pengobatan penyakit terdahulu : tidak teratur.
Riwayat penyakit keluarga (Family history):
Riwayat kebiasaan sosial (Social history) :
 Olah raga : tidak teratur
 Merokok : (-)
 Diet .: rendah sayur dan buah
 Hubungan suami-istri : belum berkeluarga
 Hubungan dengan tetangga dan teman : baik

Peran yang harus dilakukan: termasuk bagaimana posisi saat masuk/duduk, raut muka/ekspresi
serta peran yang harus dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak membingungkan
kandidat.
11 Peralatan yang dibutuhkan
Cantumkan semua peralatan yang dibutuhkan termasuk bagaimana Reflek Hammer
tata ruang yang sesuai dengan station dengan mencantumkan jumlah
peralatan yang dibutuhkan untuk semua kandidat
12 Penulis
13 Referensi
INSTRUMEN PENILAIAN STASIUN 4

Kompetensi 0 1 2 3
Kandidat tidak menanyakan Kandidat menanyakan 2 dari: Kandidat menanyakan 3 dari: Kandidat menanyakan minimal
1. Anamnesis
atau hanya menanyakan 1  Memberi salam,  Memberi salam, 4 dari::
dari: memperkenalkan diri dan memperkenalkan diri  Memberi salam,
 Sifat nyeri inform consent dan inform consent memperkenalkan diri dan
kepala(berdenyut, mual  Sifat nyeri  Sifat nyeri inform consent
dan muntah) kepala(berdenyut, mual dan kepala(berdenyut, mual  Sifat nyeri
 gejala muntah) dan muntah) kepala(berdenyut, mual dan
prodromal(gangguan  gejala prodromal(gangguan  gejala muntah)
penglihatan, silau, penglihatan, silau, prodromal(gangguan  gejala prodromal(gangguan
fonofobia) fonofobia) penglihatan, silau, penglihatan, silau,
 lamanya sakit kepala  lamanya sakit kepala fonofobia) fonofobia)
 pemicu sakit kepala dan  pemicu sakit kepala dan  lamanya sakit kepala  lamanya sakit kepala
frekwensi sakit kepala  frekwensi sakit kepala  pemicu sakit kepala dan  pemicu sakit kepala dan
 frekwensi sakit kepala  frekwensi sakit kepala
Kandidat tidak bias Kandidat hanya menyebutkan Kandidat menyebutkan :
2. Menyebutkan
menyebutkan : Diagnosis : Migren dengan aura
diagnosis
Diagnosis : Migren

Kandidat tidak bias Kandidat menyebutkan 1 - 2 Kandidat menyebutkan 3 Kandidat menyebutkan minimal
3. Menyebutkan
menyebutkan dari: : dari: : 4 dari: :
Kriteria Diagnosis
1. Nyeri kepala 1. Nyeri kepala 1. Nyeri kepala
unilateral, berdenyut unilateral, berdenyut unilateral, berdenyut
2. Sekurang-kurangnya 2. Sekurang-kurangnya 2. Sekurang-kurangnya
dua kali serangan dua kali serangan dua kali serangan
3. Terdapat aura kurang 3. Terdapat aura 3. Terdapat aura kurang
dari 60 menit kurang dari 60 menit dari 60 menit
4. Nyeri kepala 4-72 jam, 4. Nyeri kepala 4-72 4. Nyeri kepala 4-72 jam,
terdapat periode bebas jam, terdapat terdapat periode bebas
nyeri periode bebas nyeri nyeri
5. Disertai mual muntah, 5. Disertai mual 5. Disertai mual muntah,
fotofobia atau muntah, fotofobia fotofobia atau
fonofobia atau fonofobia fonofobia
Kandidat tidak bias Kandidat hanya dapat Kandidat hanya dapat Kandidat dapat menyebutkan :
4. Menyebutkan
menyebutkan menyebutkan 1 dari : : menyebutkan 2 dari : 1. Caffein
terapi
1. Caffein 1. Caffein 2. Ergot
2. Ergot 2. Ergot 3. Triptan
3. Triptan 3. Triptan
LEMBAR PENILAIAN STASIUN 4

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Anamnesis

Diagnosis

Kriteria Diagnosis

Terapai

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Anamnesis

Kriteria Diagnosis

Terapai
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
STASIUN 5
Skenario
Seorang pria usia 27 tahun, dengan keluhan wajah mencong sejak 1 hari lalu. Awalnya ia menyadari wajahnya mencong saat bercermin setelah mandi pagi,
dimana tampak sudut mulut kiri jatuh. Keluhan ini baru pertama kali dialaminya, dan menyebabkan ia kesulitan untuk berbicara dan makan, dimana makanan
keluar dari sudut mulut kiri saat ia makan. Selain itu ia juga mengeluhkan kelopak mata kiri tidak bisa menutup, lidah terasa tebal dan pengecapan rasa manis
berkurang, serta pendengaran telinga kiri lebih keras dibanding kanan. Tidak ada keluhan kelemahan anggota gerak.
Tugas Kandidat :
1. Melakukan pemeriksaan saraf fasialis pada pasien.
2. Melakukan tes Pendengaran pada pasien.
3. Menyebutkan diagnosis pada pasien.
4. Menyebutkan terapi.

TEMPLATE OSCE STATION 5

1. Nomor station 5
2. Judul stasion Neurifiologi dan saraf tepi
3. Waktu yang dibutuhkan Menit
4. Tujuan station Menilai kemampuan pemeriksaan nervus fasialis, melakukan test pendengaran, menegakkan
diagnosis dan memberikan terapi.
5. Kompetensi
(tebalkan beberapa atau semua kompetensi yang 1. Kemampuan anamnesis
dinilai) 2. Kemampuan pemeriksaan nervus fasialis
3. Melakukan tes pendengaran
4. Penegakan diagnosis/diagnosis banding
5. Tatalaksana
a. Farmakoterapi
e. b. Non farmaklterapi
6. Meramalkan prognosis
7. Komunikasi dan edukasi pasien
8. Perilaku profesional

6. Kategori 1. Stroke
2. Epilepsi
(tebalkan kategori yang dinilai)
3. Vertigo/Neurootologi
4. Tidur
5. Movement Disorder
6. Neurobehaviour
7. Neuroepidemiologi
8. Neurifiologi dan saraf tepi
9. Neurogeriatri
10. Neuroimaging
11. Neuroinfeksi
12. Neuriintensif
13. Neurointervensi
14. Neuroonkologi
15. Neuropediatri
16. Neurorestorasi
17. Neurotraumatologi
18. Nyeri kepala
19. Nyeri
8. Instruksi untuk kandidat Skenario
Bagian ini mencantumkan skenario klinik station serta tugas yang Seorang pria usia 27 tahun, dengan keluhan wajah mencong sejak 1 hari lalu. Awalnya ia
harus dilakukan kandidat secara jelas. Skenario klinik
menyadari wajahnya mencong saat bercermin setelah mandi pagi, dimana tampak sudut mulut
menggambarkan kasus yang dihadapi dengan mencantumkan umur
pasien, lokasi kejadian, permasalahan yang dihadapi serta tugas kiri jatuh. Keluhan ini baru pertama kali dialaminya, dan menyebabkan ia kesulitan untuk
yang harus dilakukan secara jelas. Jika ada tugas yang tidak perlu berbicara dan makan, dimana makanan keluar dari sudut mulut kiri saat ia makan. Selain itu ia
dilakukan maka harus dicantumkan juga juga mengeluhkan kelopak mata kiri tidak bisa menutup, lidah terasa tebal dan pengecapan rasa
manis berkurang, serta pendengaran telinga kiri lebih keras dibanding kanan. Tidak ada keluhan
kelemahan anggota gerak.
Tugas Kandidat :
1. Melakukan pemeriksaan saraf fasialis pada pasien.
2. Melakukan tes Pendengaran pada pasien.
3. Menyebutkan diagnosis pada pasien.
4. Menyebutkan terapi.

9. Instruksi untuk penguji Skenario klinik:


Seorang pria usia 27 tahun, dengan keluhan wajah mencong sejak 1 hari lalu. Awalnya ia
Bagian ini mencantumkan kembali skenario klinik serta tugas yang menyadari wajahnya mencong saat bercermin setelah mandi pagi, dimana tampak sudut mulut
harus dilakukan kandidat. Selanjutnya tugas untuk penguji
kiri jatuh. Keluhan ini baru pertama kali dialaminya, dan menyebabkan ia kesulitan untuk
dituliskan dengan jelas, termasuk hal-hal yang harus maupun tidak
boleh dilakukan penguji. Selain itu terdapat pedoman penilaian berbicara dan makan, dimana makanan keluar dari sudut mulut kiri saat ia makan. Selain itu ia
untuk station tersebut sehingga membantu penguji memahami juga mengeluhkan kelopak mata kiri tidak bisa menutup, lidah terasa tebal dan pengecapan rasa
tujuan station serta memiliki penilaian yang sama. Jika ada manis berkurang, serta pendengaran telinga kiri lebih keras dibanding kanan. Tidak ada keluhan
pertanyaan yang perlu diujikan maka dicantumkan beserta jawaban
kelemahan anggota gerak.
dan modalitas nilainya. Informasi tambahan terkait hasil
pemeriksaan fisik pasien dicantumkan beserta kapan informasi Tugas Kandidat :
tersebut diberikan kepada kandidat. 1. Melakukan pemeriksaan saraf fasialis pada pasien.
2. Melakukan tes Pendengaran pada pasien.
3. Menyebutkan diagnosis pada pasien.
4. Menyebutkan terapi.
Instruksi :
 Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta berdasarkan lembar penilaian
 Penguji tidak diperbolehkan melakukan interupsi ataupun bertanya kepada peserta selain
yang ditentukan
 Penguji memberikan informasi terhadap data yang dibutuhkan setelah peserta melakukan
pemeriksaan fisik sesuai dengan apa yang diperiksa oleh peserta :
 Penguji menyiapkan peralatan untuk peserta ujian berikutnya
10 Instruksi untuk pasien simulasi Nama : nama SP sendiri
Bagian ini mencantumkan instruksi untuk pasien standar termasuk Rentang usia : 27 tahun
bagaimana dia berperan sesuai skenario klinik yang diharapkan
Jenis kelamin : laki-laki/perempuan, dengan
pembuat soal. Hal-hal yang perlu dicantumkan diantaranya:
29. Identitas pasien sesuai kasus (jika tidak spesifik, lebih baik Pekerjaan : sesuai SP sendiri
dibuat sesuai dengan identitas pasien) Status pernikahan : sesuai SP sendiri
30. Riwayat penyakit sekarang (keluhan utama, perjalanan Pendidikan terakhir :
penyakit, hal yang menambah atau mengurangi keluhan,
Riwayat penyakit sekarang (History of present illness) :
riwayat pengobatan)
31. Riwayat penyakit dahulu  Keluhan utama : wajah mencong sejak 1 hari yang lalu, disertai dengan mengeluhkan
32. Riwayat penyakit keluarga (jika berhubungan dengan kasus) kelopak mata kiri tidak bisa menutup, lidah terasa tebal dan pengecapan rasa manis
33. Riwayat kebiasaan sosial (jika berhubungan dengan kasus) berkurang, serta pendengaran telinga kiri lebih keras dibanding kanan.
34. Harapan terhadap penyakit (jika berhubungan dengan kasus)
 Lokasi : wajah sebelah kiri
35. Peran yang harus dilakukan, termasuk bagaimana posisi saat  Sejak kapan :1 hari yang lalu
masuk/duduk, raut muka/ekspresi serta peran yang harus
dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak  Perjalanan penyakit : . Awalnya ia menyadari wajahnya mencong saat bercermin setelah
membingungkan kandidat mandi pagi, dimana tampak sudut mulut kiri jatuh. Keluhan ini baru pertama kali
dialaminya, dan menyebabkan ia kesulitan untuk berbicara dan makan, dimana makanan
keluar dari sudut mulut kiri saat ia makan.
 Keluhan lain terkait keluhan utama : kelopak mata kiri tidak bisa menutup, lidah terasa
tebal dan pengecapan rasa manis berkurang, serta pendengaran telinga kiri lebih keras
dibanding kanan.
 Hal-hal yang memperburuk keluhan :
 Hal-hal yang mengurangi keluhan :
 Riwayat pengobatan sekarang :
 Riwayat penyakit dahulu (Past Medical History) : batuk pilek dalam seminggu terakhir,
dan tidak diobati.
 Penyakit kronis : diabetes sejak 4 tahun lalu,
 Riwayat pengobatan penyakit terdahulu : .........................
Riwayat penyakit keluarga (Family history):
 ...........................................
Riwayat kebiasaan sosial (Social history) :
 Olah raga : (+).................................................................
 Merokok .: (-)....................................................................
 Diet .: ............................................................................
 Hubungan suami-istri .............................................
 Hubungan dengan tetangga dan teman : baik.............

Peran yang harus dilakukan: termasuk bagaimana posisi saat masuk/duduk, raut muka/ekspresi
serta peran yang harus dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak membingungkan
kandidat.
11 Peralatan yang dibutuhkan
Cantumkan semua peralatan yang dibutuhkan termasuk bagaimana Reflek Hammer
tata ruang yang sesuai dengan station dengan mencantumkan jumlah
peralatan yang dibutuhkan untuk semua kandidat
12 Penulis
13 Referensi
INSTRUMEN PENILAIAN STASIUN 5
Kompetensi 0 1 2 3
Kandidat tidak Kandidat menanyakan ≤ 3 dari: Kandidat menanyakan 4 dari: Kandidat memeriksa 5 - 6 dari::
1. Pemeriksaan
menanyakan atau hanya  Sudut nasolabialis  Sudut nasolabialis  sudut nasolabialis
nervus fasialis
menanyakan 1 dari:  celah mulut  celah mulut  celah mulut
(memperlihatkan gigi) (memperlihatkan gigi) (memperlihatkan gigi)
 menggembungkan pipi  menggembungkan pipi  menggembungkan pipi
 menutup mata  menutup mata  menutup mata
 mengangkat alis  mengangkat alis  mengangkat alis
 mengerutkan dahi  mengerutkan dahi  mengerutkan dahi
Kandidat tidak Kandidat hanya melakukan 1 Kandidat hanya melakukan 2 Kandidat melakukan ketga test
 Melakukan tes melakukan pemeriksaan dari: dari : : berikut::
Pendengaran
 Test Rinne  Test Rinne  Test Rinne
 Test Weber  Test Weber  Test Weber
 Test Swabach  Test Swabach  Test Swabach

Kandidat tidak bisa Kandidat menyebutkan 1 dari: : Kandidat menyebutkan 2 dari: Kandidat menyebutkan semua: :
 Menyebutkan menyebutkan  Diagnosis klinis : Bells  Diagnosis klinis :  Diagnosis klinis : Bells
Diagnosis
Palsy Bells Palsy Palsy
 Diagnosis topic :  Diagnosis topic :  Diagnosis topic :
Cabang N Stapedius Cabang N Stapedius Cabang N Stapedius
 Diagnosis Etiologi:  Diagnosis Etiologi:  Diagnosis Etiologi:
Idiopatik Idiopatik Idiopatik

Kandidat tidak bias Kandidat hanya dapat Kandidat hanya dapat Kandidat dapat menyebutkan
 Menyebutkan menyebutkan menyebutkan 1 dari : : menyebutkan 2 dari : minimal 3 dari :
terapi
 Steroid  Steroid  Steroid
 Acyclovir  Acyclovir  Acyclovir
 Neurotropik  Neurotropik  Neurotropik
 Fisioterapi  Fisioterapi  Fisioterapi
LEMBAR PENILAIAN STASIUN 5

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan nervus
fasialis
Test Pendengarans

Diagnosis

Terapai

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan nervus
fasialis
Test Pendengarans

Diagnosis

Terapai
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
STASIUN 6

Skenario
Seorang laki-laki usia 32 tahun dengan keluhan lumpuh kedua tungkai sejak 4 jam yang lalu. Awalnya ia memanjat pohon, kemudian terjatuh dengan panggul
membentur tanah. Setelah itu pasien merasakan kesemutan pada kedua tungkai, dan beberapa saat kemudian kedua tungkainya tidak bisa digerakkan. Selain itu
ia juga mengeluhkan hilangnya rasa raba mulai dari ulu hati ke bawah. Buang air kecil keluar sendiri tanpa bisa ditahan
Tugas :
1. Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien (tonus otot, sensibilitas dan refleks fisiologis) serta interpretasinya
2. Menyebutkan diagnosis klinis, topik dan etiologi pada pasien ini
3. Menyebutkan pemeriksaan penunjang yang diperlukan

TEMPLATE OSCE STATION 6

1. Nomor station 6
2. Judul stasion Neuritraumatologi
3. Waktu yang dibutuhkan Menit
4. Tujuan station Menilai kemampuan pemeriksaanfisik, enegakkan diagnosis dan menganjurkan pemeriksaan
penunjang.
5. Kompetensi
(tebalkan beberapa atau semua kompetensi yang 1. Kemampuan anamnesis
dinilai) 2. Kemampuan pemeriksaan fisik
3. Melakukan tes/prosedur klinik atau interpretasi data untuk menunjang diagnosis
banding atau diagnosis
4. Penegakan diagnosis/diagnosis banding
5. Tatalaksana
a. Farmakoterapi
f. b. Non farmaklterapi
6. Meramalkan prognosis
7. Komunikasi dan edukasi pasien
8. Perilaku professional

6. Kategori 1. Stroke
2. Epilepsi
(tebalkan kategori yang dinilai)
3. Vertigo/Neurootologi
4. Tidur
5. Movement Disorder
6. Neurobehaviour
7. Neuroepidemiologi
8. Neurifiologi dan saraf tepi
9. Neurogeriatri
10. Neuroimaging
11. Neuroinfeksi
12. Neuriintensif
13. Neurointervensi
14. Neuroonkologi
15. Neuropediatri
16. Neurorestorasi
17. Neurotraumatologi
18. Nyeri kepala
19. Nyeri
8. Instruksi untuk kandidat Skenario
Bagian ini mencantumkan skenario klinik station serta tugas yang Seorang laki-laki usia 32 tahun dengan keluhan lumpuh kedua tungkai sejak 4 jam yang lalu. Awalnya ia memanjat
harus dilakukan kandidat secara jelas. Skenario klinik pohon, kemudian terjatuh dengan panggul membentur tanah. Setelah itu pasien merasakan kesemutan pada kedua tungkai,
menggambarkan kasus yang dihadapi dengan mencantumkan umur dan beberapa saat kemudian kedua tungkainya tidak bisa digerakkan. Selain itu ia juga mengeluhkan hilangnya rasa raba
pasien, lokasi kejadian, permasalahan yang dihadapi serta tugas mulai dari ulu hati ke bawah. Buang air kecil keluar sendiri tanpa bisa ditahan
yang harus dilakukan secara jelas. Jika ada tugas yang tidak perlu Tugas :
dilakukan maka harus dicantumkan juga 1. Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien (tonus otot, sensibilitas dan refleks fisiologis) serta
interpretasinya
2. Menyebutkan diagnosis klinis, topik dan etiologi pada pasien ini
3. Menyebutkan pemeriksaan penunjang yang diperlukan

9. Instruksi untuk penguji Skenario klinik:


Seorang laki-laki usia 32 tahun dengan keluhan lumpuh kedua tungkai sejak 4 jam yang lalu. Awalnya ia memanjat
Bagian ini mencantumkan kembali skenario klinik serta tugas yang pohon, kemudian terjatuh dengan panggul membentur tanah. Setelah itu pasien merasakan kesemutan pada kedua tungkai,
harus dilakukan kandidat. Selanjutnya tugas untuk penguji dan beberapa saat kemudian kedua tungkainya tidak bisa digerakkan. Selain itu ia juga mengeluhkan hilangnya rasa raba
dituliskan dengan jelas, termasuk hal-hal yang harus maupun tidak mulai dari ulu hati ke bawah. Buang air kecil keluar sendiri tanpa bisa ditahan
boleh dilakukan penguji. Selain itu terdapat pedoman penilaian Tugas :
untuk station tersebut sehingga membantu penguji memahami 1. Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien (tonus otot, sensibilitas dan refleks fisiologis) serta
tujuan station serta memiliki penilaian yang sama. Jika ada interpretasinya
pertanyaan yang perlu diujikan maka dicantumkan beserta jawaban 2. Menyebutkan diagnosis klinis, topik dan etiologi pada pasien ini
dan modalitas nilainya. Informasi tambahan terkait hasil 3. Menyebutkan pemeriksaan penunjang yang diperlukan
pemeriksaan fisik pasien dicantumkan beserta kapan informasi Instruksi :
tersebut diberikan kepada kandidat.  Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta berdasarkan lembar penilaian
 Penguji tidak diperbolehkan melakukan interupsi ataupun bertanya kepada peserta selain
yang ditentukan
 Penguji memberikan informasi terhadap data yang dibutuhkan setelah peserta melakukan
pemeriksaan fisik sesuai dengan apa yang diperiksa oleh peserta :
 Penguji menyiapkan peralatan untuk peserta ujian berikutnya
10 Instruksi untuk pasien simulasi Nama : nama SP sendiri
Bagian ini mencantumkan instruksi untuk pasien standar termasuk Rentang usia : 32 tahun
bagaimana dia berperan sesuai skenario klinik yang diharapkan
Jenis kelamin : laki-laki
pembuat soal. Hal-hal yang perlu dicantumkan diantaranya:
36. Identitas pasien sesuai kasus (jika tidak spesifik, lebih baik Pekerjaan : sesuai SP sendiri
dibuat sesuai dengan identitas pasien) Status pernikahan : sesuai SP sendiri
37. Riwayat penyakit sekarang (keluhan utama, perjalanan Pendidikan terakhir :
penyakit, hal yang menambah atau mengurangi keluhan,
Riwayat penyakit sekarang (History of present illness) :
riwayat pengobatan)
38. Riwayat penyakit dahulu Keluhan utama : Lumpuh kedua tungkai sejak 4 jam yang lalu, hilangnya rasa raba mulai dari
39. Riwayat penyakit keluarga (jika berhubungan dengan kasus) ulu hati ke bawah. Buang air kecil keluar sendiri tanpa bisa ditahan.
40. Riwayat kebiasaan sosial (jika berhubungan dengan kasus)  Lokasi :Kedua tungkai
41. Harapan terhadap penyakit (jika berhubungan dengan kasus)
 Sejak kapan :4 jam yang lalu
42. Peran yang harus dilakukan, termasuk bagaimana posisi saat  Perjalanan penyakit : Awalnya ia memanjat pohon, kemudian terjatuh dengan panggul
masuk/duduk, raut muka/ekspresi serta peran yang harus
dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak membentur tanah. Setelah itu pasien merasakan kesemutan pada kedua tungkai, dan
membingungkan kandidat beberapa saat kemudian kedua tungkainya tidak bisa digerakkan
 Keluhan lain terkait keluhan utama : Hilangnya rasa raba dan BAK tidak bisa ditahan
 Hal-hal yang memperburuk keluhan :
 Hal-hal yang mengurangi keluhan :
 Riwayat pengobatan sekarang :
 Riwayat penyakit dahulu (Past Medical History) :
 Penyakit kronis :
 Riwayat pengobatan penyakit terdahulu : .........................
Riwayat penyakit keluarga (Family history):
 ...........................................
Riwayat kebiasaan sosial (Social history) :
 Olah raga ....................................................................
 Merokok ..:(-)...................................................................
 Diet .............................................................................
 Hubungan suami-istri .............................................
 Hubungan dengan tetangga dan teman :baik.................

Peran yang harus dilakukan: Pasien standar dg kelumpuhan kedua kaki (0/0/0), Rf fisiologis
meningkat dan adanya hipoestesi/hipoestesi mulai dari ulu hati (dermatom ThoracalVI) ke
bawah..
11 Peralatan yang dibutuhkan
Cantumkan semua peralatan yang dibutuhkan termasuk bagaimana Reflek Hammer
tata ruang yang sesuai dengan station dengan mencantumkan jumlah
peralatan yang dibutuhkan untuk semua kandidat
12 Penulis
13 Referensi
INSTRUMEN PENILAIAN STASIUN 6
Kompetensi 0 1 2 3
Kandidat tidak Kandidat memeriksa hanya 1 Kandidat memeriksa 2 dari: Kandidat memeriksa lengkap:
1. Pemeriksaan fisik
meelakukan pemeriksaan. dari:  memeriksa tonus otot  Memeriksa tonus otot kaki
 memeriksa tonus otot kaki kaki kiri kanan dan kiri kanan dan bandingkan
kiri kanan dan bandingkan bandingkan dengan dengan tangan/lengan
dengan tangan/lengan tangan/lengan  Memeriksa reflek KPR dan
 Memeriksa reflek KPR dan  Memeriksa reflek KPR APR kiri kanan dan
APR kiri kanan dan dan APR kiri kanan dan bandingkan dg Bicep/Tricep
bandingkan dg Bicep/Tricep bandingkan dg  Memeriksa sensorik, mulai
 Memeriksa sensorik, mulai Bicep/Tricep dari kira2 dermatom Th I
dari kira2 dermatom Th I  Memeriksa sensorik, kebawah, dengan perintah
kebawah, dengan perintah mulai dari kira2 yang jelas kepada pasien.
yang jelas kepada pasien dermatom Th I kebawah,
dengan perintah yang
jelas kepada pasien
Kandidat tidak Kandidat hanya melakukan 1 Kandidat hanya Kandidat menegakkan :
 Menyebutkan melakukan pemeriksaan dari: menegakkanlakukan 2 dari : :  Diagnosis klinis :
Diagnosis
 Diagnosis klinis :  Diagnosis klinis : paraplegi UMN
paraplegi UMN paraplegi UMN  Diagnosis topic :
 Diagnosis topic :  Diagnosis topic : Segmen medulla
Segmen medulla Segmen medulla spinalis Thoracal VI
spinalis Thoracal VI spinalis Thoracal VI  Diagnosis Etiologi :
 Diagnosis Etiologi :  Diagnosis Etiologi : Lesi Transversal MS
Lesi Transversal MS Lesi Transversal MS pasca trauma
pasca trauma pasca trauma

Kandidat tidak bisa Kandidat hanya dapat Kandidat hanya dapat Kandidat dapat menyebutkan
 Menyebutkan menyebutkan menyebutkan 1 dari : menyebutkan 2 dari : semua dari :
pemeriksaan
 X Foto CV Thoracal  X Foto CV Thoracal  X Foto CV Thoracal
penunjang
 CT Scan Thoracal  CT Scan Thoracal  CT Scan Thoracal
 MRI  MRI  MRI
LEMBAR PENILAIAN STASIUN 6

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan fisik

Diagnosis

Pemeriksaan penunjang

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan fisik

Diagnosis

Pemeriksaan
Penunjang
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
STASIUN 7
Skenario
Seorang pria usia 23 tahun, mengeluh lemah keempat anggota gerak sejak 1 hari yang lalu. Awalnya ia mengeluhkan kelemahan pada kedua tungkai dimulai dari
ujung jari, menaik sampai ke paha secara serentak. Beberapa menit kemudian kelemahan mulai dirasakan pada lengan dengan pola yang sama, sampai akhirnya
keempat anggota geraknya lemah. Ia masih bisa mengangkat lengan dan tungkai, namun tidak bertahan lama. Tidak ada keluhan sensibilitas dan buang air kecil.
Dari riwayat penyakit dahulu diketahui ia menderita batuk pilek 2 minggu yang lalu. Riwayat kelemahan dengan pola yang sama tidak ada.
Tugas Kandidat:
1. Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien (kekuatan otot dan reflek Hoffman Tromner) serta interpretasinya
2. Menyebutkan diagnosis pasien dan diagnosa banding
3. Menyebutkan pemeriksaan penunjang yang diperlukan dan interpretasinya
4. Menyebutkan terapi.

TEMPLATE OSCE STATION 7

1. Nomor station 7
2. Judul stasion Neurifisiologi dan saraf tepi
3. Waktu yang dibutuhkan Menit
4. Tujuan station Menilai kemampuan pemeriksaan nervus fasialis, melakukan test pendengaran, menegakkan
diagnosis dan memberikan terapi.
5. Kompetensi
(tebalkan beberapa atau semua kompetensi yang 1. Kemampuan anamnesis
dinilai) 2. Pemeriksaan Fisik
3. Melakukan tes/prosedur klinik atau interpretasi data untuk menunjang diagnosis
banding atau diagnosis
4. Penegakan diagnosis/diagnosis banding
5. Tatalaksana
a. Farmakoterapi
g. b. Non farmaklterapi
6. Meramalkan prognosis
7. Komunikasi dan edukasi pasien
8. Perilaku profesional

6. Kategori 1. Stroke
2. Epilepsi
(tebalkan kategori yang dinilai)
3. Vertigo/Neurootologi
4. Tidur
5. Movement Disorder
6. Neurobehaviour
7. Neuroepidemiologi
8. Neurifiologi dan saraf tepi
9. Neurogeriatri
10. Neuroimaging
11. Neuroinfeksi
12. Neuriintensif
13. Neurointervensi
14. Neuroonkologi
15. Neuropediatri
16. Neurorestorasi
17. Neurotraumatologi
18. Nyeri kepala
19. Nyeri
8. Instruksi untuk kandidat Skenario
Bagian ini mencantumkan skenario klinik station serta tugas yang Seorang pria usia 23 tahun, mengeluh lemah keempat anggota gerak sejak 1 hari yang lalu.
harus dilakukan kandidat secara jelas. Skenario klinik
Awalnya ia mengeluhkan kelemahan pada kedua tungkai dimulai dari ujung jari, menaik sampai
menggambarkan kasus yang dihadapi dengan mencantumkan umur
pasien, lokasi kejadian, permasalahan yang dihadapi serta tugas ke paha secara serentak. Beberapa menit kemudian kelemahan mulai dirasakan pada lengan
yang harus dilakukan secara jelas. Jika ada tugas yang tidak perlu dengan pola yang sama, sampai akhirnya keempat anggota geraknya lemah. Ia masih bisa
dilakukan maka harus dicantumkan juga mengangkat lengan dan tungkai, namun tidak bertahan lama. Tidak ada keluhan sensibilitas dan
buang air kecil.
Dari riwayat penyakit dahulu diketahui ia menderita batuk pilek 2 minggu yang lalu. Riwayat
kelemahan dengan pola yang sama tidak ada.
Tugas Kandidat:
1. Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien (kekuatan otot dan reflek Hoffman Tromner)
serta interpretasinya
2. Menyebutkan diagnosis pasien dan diagnosa banding
3. Menyebutkan pemeriksaan penunjang yang diperlukan dan interpretasinya
4. Menyebutkan terapi.
9. Instruksi untuk penguji Skenario klinik:
Seorang pria usia 23 tahun, mengeluh lemah keempat anggota gerak sejak 1 hari yang lalu.
Bagian ini mencantumkan kembali skenario klinik serta tugas yang Awalnya ia mengeluhkan kelemahan pada kedua tungkai dimulai dari ujung jari, menaik sampai
harus dilakukan kandidat. Selanjutnya tugas untuk penguji
ke paha secara serentak. Beberapa menit kemudian kelemahan mulai dirasakan pada lengan
dituliskan dengan jelas, termasuk hal-hal yang harus maupun tidak
boleh dilakukan penguji. Selain itu terdapat pedoman penilaian dengan pola yang sama, sampai akhirnya keempat anggota geraknya lemah. Ia masih bisa
untuk station tersebut sehingga membantu penguji memahami mengangkat lengan dan tungkai, namun tidak bertahan lama. Tidak ada keluhan sensibilitas dan
tujuan station serta memiliki penilaian yang sama. Jika ada buang air kecil.
pertanyaan yang perlu diujikan maka dicantumkan beserta jawaban
Dari riwayat penyakit dahulu diketahui ia menderita batuk pilek 2 minggu yang lalu. Riwayat
dan modalitas nilainya. Informasi tambahan terkait hasil
pemeriksaan fisik pasien dicantumkan beserta kapan informasi kelemahan dengan pola yang sama tidak ada.
tersebut diberikan kepada kandidat. Tugas Kandidat:
1. Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien (kekuatan otot dan reflek Hoffman Tromner)
serta interpretasinya
2. Menyebutkan diagnosis pasien dan diagnosa banding
3. Menyebutkan pemeriksaan penunjang yang diperlukan dan interpretasinya
4. Menyebutkan terapi.
Instruksi :
 Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta berdasarkan lembar penilaian
 Penguji tidak diperbolehkan melakukan interupsi ataupun bertanya kepada peserta selain
yang ditentukan
 Penguji memberikan informasi terhadap data yang dibutuhkan setelah peserta melakukan
pemeriksaan fisik sesuai dengan apa yang diperiksa oleh peserta :
 Penguji menyiapkan peralatan untuk peserta ujian berikutnya
10 Instruksi untuk pasien simulasi Nama : nama SP sendiri
Bagian ini mencantumkan instruksi untuk pasien standar termasuk Rentang usia : 23 tahun
bagaimana dia berperan sesuai skenario klinik yang diharapkan
Jenis kelamin : laki-laki
pembuat soal. Hal-hal yang perlu dicantumkan diantaranya:
43. Identitas pasien sesuai kasus (jika tidak spesifik, lebih baik Pekerjaan : sesuai SP sendiri
dibuat sesuai dengan identitas pasien) Status pernikahan : sesuai SP sendiri
44. Riwayat penyakit sekarang (keluhan utama, perjalanan Pendidikan terakhir :
penyakit, hal yang menambah atau mengurangi keluhan,
Riwayat penyakit sekarang (History of present illness) :
riwayat pengobatan)
45. Riwayat penyakit dahulu  Keluhan utama : lemah keempat anggota gerak sejak 1 hari yang lalu
46. Riwayat penyakit keluarga (jika berhubungan dengan kasus)  Lokasi : Anggota gerak
47. Riwayat kebiasaan sosial (jika berhubungan dengan kasus)  Sejak kapan :1 hari yang lalu
48. Harapan terhadap penyakit (jika berhubungan dengan kasus)  Perjalanan penyakit : Awalnya ia mengeluhkan kelemahan pada kedua tungkai dimulai
49. Peran yang harus dilakukan, termasuk bagaimana posisi saat dari ujung jari, menaik sampai ke paha secara serentak. Beberapa menit kemudian
masuk/duduk, raut muka/ekspresi serta peran yang harus
dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak
kelemahan mulai dirasakan pada lengan dengan pola yang sama, sampai akhirnya
membingungkan kandidat keempat anggota geraknya lemah
 Keluhan lain terkait keluhan utama :
 Hal-hal yang memperburuk keluhan :
 Hal-hal yang mengurangi keluhan :
 Riwayat pengobatan sekarang :
 Riwayat penyakit dahulu (Past Medical History) : menderita batuk pilek 2 minggu yang
lalu.
 Penyakit kronis :
 Riwayat pengobatan penyakit terdahulu : .........................
Riwayat penyakit keluarga (Family history):
 ...........................................
Riwayat kebiasaan sosial (Social history) :
 Olah raga ....................................................................
 Merokok .....................................................................
 Diet .............................................................................
 Hubungan suami-istri .............................................
 Hubungan dengan tetangga dan teman ........
Peran yang harus dilakukan: termasuk bagaimana posisi saat masuk/duduk, raut muka/ekspresi
serta peran yang harus dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak membingungkan
kandidat.
11 Peralatan yang dibutuhkan
Cantumkan semua peralatan yang dibutuhkan termasuk bagaimana Reflek Hammer
tata ruang yang sesuai dengan station dengan mencantumkan jumlah
peralatan yang dibutuhkan untuk semua kandidat
12 Penulis
13 Referensi
INSTRUMEN PENILAIAN STASIUN 7
Kompetensi 0 1 2 3
Kandidat tidak Kandidat melakukan Kandidat melakukan pemeriksaan Kandidat memeriksa dengan betul:
1. Pemeriksaan
menanyakan atau pemeriksaan dengan banyak dengan sedikit perbaikan.  Kekuatan otot
Fisik
hanya menanyakan 1 perbaikan:  Kekuatan otot  Reflek Hofmann Tromer
dari:  Kekuatan otot  Reflek Hofmann Tromer
 Reflek Hofmann Tromer
Kandidat tidak Kandidat hanya melakukan 1 Kandidat hanya melakukan 2 dari Kandidat menegakkan diagnosis :
 Menyebutkan melakukan dari: ::  Diagnosis Klinis :
Diagnosis pemeriksaan  Diagnosis Klinis :  Diagnosis Klinis : Sindroma Guillan Barre
Sindroma Guillan Sindroma Guillan Barre  Diagnosis topic : Radiks
Barre  Diagnosis topic : Radiks anterior dan posterior
 Diagnosis topic : anterior dan posterior  Diagnosis Etiologi :
Radiks anterior dan  Diagnosis Etiologi : Autoimmun
posterior Autoimmun  DD:Polineuritis/Polineurop
 Diagnosis Etiologi :  DD:Polineuritis/Polineur ati
Autoimmun opati
 DD:Polineuritis/Poline
uropati
Kandidat tidak bisa Kandidat menyebutkan 1 dari: : Kandidat menyebutkan 2 dari: Kandidat menyebutkan semua: :
 Pemeriksaan menyebutkan  LP  LP  LP
Penunjang
 EMG  EMG  EMG
 KHS  KHS  KHS
Kandidat tidak bisa Kandidat hanya dapat Kandidat hanya dapat Kandidat dapat menyebutkan
 Menyebutkan menyebutkan menyebutkan 1 dari : : menyebutkan 2 dari : minimal 3 dari :
terapi
 Steroid  Steroid  Steroid
 Neurotropik  Neurotropik  Neurotropik
 Fisioterapi  Fisioterapi  Fisioterapi
LEMBAR PENILAIAN STASIUN 7

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan fisik

Diagnosis

Pemeriksaan Penunjang

Terapi

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan fisik

Diagnosis

Pemeriksaan
Penunjang
Terapi
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
STASIUN 8
Skenario
Seorang wanita usia 35 tahun, datang ke IGD dengan kejang berulang sejak 1 jam yang lalu. Kejang awalnya pada tangan kanan menjalar ke seluruh lengan
kanan, diikuti kejang pada tungkai kanan dan kepala melirik ke kanan, akhirnya terjadi kejang kelojotan seluruh tubuh. Kejang berlangsung selama 3 menit, dan
saat kejang pasien tidak sadar. Kejang berikutnya terjadi 15 menit kemudian, dan semakin lama semakin sering. Kejang disertai nafas ngorok dan ngompol.
Dari riwayat penyakit dahulu diketahui ia menderita kejang sejak 3 tahun lalu, tidak rutin berobat
Tugas Kandidat :
1. Menyebutkan istilah : (a) kejang yang bersifat menjalar, dan (b) kepala yang melirik ke satu sisi
2. Menyebutkan diagnosis kejang pada pasien
3. Memberikan pengobatan

TEMPLATE OSCE STATION 8

1. Nomor station 8
2. Judul stasion Epilepsi
3. Waktu yang dibutuhkan Menit
4. Tujuan station Mengetahui istilah dari bentuk serangan, menegakkan diagnosis dan memberikan terapi.
5. Kompetensi
(tebalkan beberapa atau semua kompetensi yang 1. Kemampuan anamnesis
dinilai) 2. Pemeriksaan Fisik
3. Melakukan tes/prosedur klinik atau interpretasi data untuk menunjang diagnosis banding
atau diagnosis
4. Penegakan diagnosis/diagnosis banding
5. Tatalaksana
a. Farmakoterapi
h. b. Non farmaklterapi
6. Meramalkan prognosis
7. Komunikasi dan edukasi pasien
8. Perilaku profesional

6. Kategori 1. Stroke
(tebalkan kategori yang dinilai) 2. Epilepsi
3. Vertigo/Neurootologi
4. Tidur
5. Movement Disorder
6. Neurobehaviour
7. Neuroepidemiologi
8. Neurifiologi dan saraf tepi
9. Neurogeriatri
10. Neuroimaging
11. Neuroinfeksi
12. Neuriintensif
13. Neurointervensi
14. Neuroonkologi
15. Neuropediatri
16. Neurorestorasi
17. Neurotraumatologi
18. Nyeri kepala
19. Nyeri
8. Instruksi untuk kandidat Seorang wanita usia 35 tahun, datang ke IGD dengan kejang berulang sejak 1 jam yang lalu.
Bagian ini mencantumkan skenario klinik station serta tugas yang Kejang awalnya pada tangan kanan menjalar ke seluruh lengan kanan, diikuti kejang pada tungkai
harus dilakukan kandidat secara jelas. Skenario klinik
kanan dan kepala melirik ke kanan, akhirnya terjadi kejang kelojotan seluruh tubuh. Kejang
menggambarkan kasus yang dihadapi dengan mencantumkan umur
pasien, lokasi kejadian, permasalahan yang dihadapi serta tugas berlangsung selama 3 menit, dan saat kejang pasien tidak sadar. Kejang berikutnya terjadi 15
yang harus dilakukan secara jelas. Jika ada tugas yang tidak perlu menit kemudian, dan semakin lama semakin sering. Kejang disertai nafas ngorok dan ngompol.
dilakukan maka harus dicantumkan juga Dari riwayat penyakit dahulu diketahui ia menderita kejang sejak 3 tahun lalu, tidak rutin berobat.
Ia juga dikenal menderita tumor otak, dan tidak mau dioperasi.

Tugas Kandidat :
1. Menyebutkan istilah : (a) kejang yang bersifat menjalar, dan (b) kepala yang melirik ke
satu sisi
2. Menyebutkan diagnosis kejang pada pasien
3. Memberikan pengobatan

9. Instruksi untuk penguji Skenario klinik:


Seorang wanita usia 35 tahun, datang ke IGD dengan kejang berulang sejak 1 jam yang lalu.
Bagian ini mencantumkan kembali skenario klinik serta tugas yang Kejang awalnya pada tangan kanan menjalar ke seluruh lengan kanan, diikuti kejang pada tungkai
harus dilakukan kandidat. Selanjutnya tugas untuk penguji
kanan dan kepala melirik ke kanan, akhirnya terjadi kejang kelojotan seluruh tubuh. Kejang
dituliskan dengan jelas, termasuk hal-hal yang harus maupun tidak
boleh dilakukan penguji. Selain itu terdapat pedoman penilaian berlangsung selama 3 menit, dan saat kejang pasien tidak sadar. Kejang berikutnya terjadi 15
untuk station tersebut sehingga membantu penguji memahami menit kemudian, dan semakin lama semakin sering. Kejang disertai nafas ngorok dan ngompol.
tujuan station serta memiliki penilaian yang sama. Jika ada Dari riwayat penyakit dahulu diketahui ia menderita kejang sejak 3 tahun lalu, tidak rutin berobat.
pertanyaan yang perlu diujikan maka dicantumkan beserta jawaban
Ia juga dikenal menderita tumor otak, dan tidak mau dioperasi.
dan modalitas nilainya. Informasi tambahan terkait hasil
pemeriksaan fisik pasien dicantumkan beserta kapan informasi
tersebut diberikan kepada kandidat. Tugas Kandidat :
1. Menyebutkan istilah : (a) kejang yang bersifat menjalar, dan (b) kepala yang melirik ke
satu sisi
2. Menyebutkan diagnosis kejang pada pasien
3. Memberikan pengobatan

Instruksi :
 Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta berdasarkan lembar penilaian
 Penguji tidak diperbolehkan melakukan interupsi ataupun bertanya kepada peserta selain
yang ditentukan
 Penguji memberikan informasi terhadap data yang dibutuhkan setelah peserta melakukan
pemeriksaan fisik sesuai dengan apa yang diperiksa oleh peserta :
 Penguji menyiapkan peralatan untuk peserta ujian berikutnya
10 Instruksi untuk pasien simulasi Nama : nama SP sendiri
Bagian ini mencantumkan instruksi untuk pasien standar termasuk Rentang usia : 35 tahun
bagaimana dia berperan sesuai skenario klinik yang diharapkan
Jenis kelamin : laki-laki/perempuan, dengan
pembuat soal. Hal-hal yang perlu dicantumkan diantaranya:
1. Identitas pasien sesuai kasus (jika tidak spesifik, lebih Pekerjaan : sesuai SP sendiri
baik dibuat sesuai dengan identitas pasien) Status pernikahan : sesuai SP sendiri
2. Riwayat penyakit sekarang (keluhan utama, perjalanan Pendidikan terakhir :
penyakit, hal yang menambah atau mengurangi keluhan,
Riwayat penyakit sekarang (History of present illness) :
riwayat pengobatan)
3. Riwayat penyakit dahulu  Keluhan utama : kejang berulang sejak 1 jam yang lalu,kejang kelonjotan, berlangsung
4. Riwayat penyakit keluarga (jika berhubungan dengan selama 3 menit, dan saat kejang pasien tidak sadar
kasus)  Lokasi : seluruh tubuh
5. Riwayat kebiasaan sosial (jika berhubungan dengan
 Sejak kapan :1 jam yang lalu
kasus)
6. Harapan terhadap penyakit (jika berhubungan dengan Perjalanan penyakit : Awalnya kejang pada tangan kanan menjalar ke seluruh lengan kanan,
kasus) diikuti kejang pada tungkai kanan dan kepala melirik ke kanan, akhirnya terjadi kejang kelojotan
7. Peran yang harus dilakukan, termasuk bagaimana posisi seluruh tubuh. Kejang berlangsung selama 3 menit, dan saat kejang pasien tidak sadar. Kejang
saat masuk/duduk, raut muka/ekspresi serta peran yang
harus dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak
berikutnya terjadi 15 menit kemudian, dan semakin lama semakin sering. Kejang disertai nafas
membingungkan kandidat ngorok dan ngompol.
 Keluhan lain terkait keluhan utama : Penurunan kesadaran
 Hal-hal yang memperburuk keluhan :
 Hal-hal yang mengurangi keluhan :
 Riwayat pengobatan sekarang :
 Riwayat penyakit dahulu (Past Medical History) : Kejang sejak 3 tahun yang lalu karena
Tumor Otak.
 Penyakit kronis :
 Riwayat pengobatan penyakit terdahulu : .........................
Riwayat penyakit keluarga (Family history):
 ...........................................
Riwayat kebiasaan sosial (Social history) :
 Olah raga ....................................................................
 Merokok .....................................................................
 Diet .............................................................................
 Hubungan suami-istri .............................................
 Hubungan dengan tetangga dan teman .................
Peran yang harus dilakukan: termasuk bagaimana posisi saat masuk/duduk, raut muka/ekspresi
serta peran yang harus dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak membingungkan
kandidat.
11 Peralatan yang dibutuhkan
Cantumkan semua peralatan yang dibutuhkan termasuk bagaimana Reflek Hammer
tata ruang yang sesuai dengan station dengan mencantumkan jumlah
peralatan yang dibutuhkan untuk semua kandidat
12 Penulis
13 Referensi

INSTRUMEN PENILAIAN STASIUN 8


Kompetensi 0 1 2 3
Kandidat tidak Kandidat menjawab istilah . Kandidat menjawab istilah Kandidat menjawab istilah dengan
1. Mengetahui
mengetahui istilah dengan banyak perbaikan :: dengan sedikit perbaikan : betul :
istilah dari
bentuk serangan:  Kejang yang bersifat  Kejang yang bersifat  Kejang yang bersifat menjalar :
bentuk
menjalar : jacksonian menjalar : jacksonian march jacksonian march
serangan
march  Kepala yang melirik kesatu  Kepala yang melirik kesatu sisi
 Kepala yang melirik kesatu sisi : Adversif : Adversif
sisi : Adversif
Kandidat tidak bisa Kandidat hanya menegakkan Kandidat hanya menegakkan Kandidat menegakkan diagnosis :
2. Menyebutkan
menegakkan diagnosis diagnosis 1 dari: diagnosis 2 dari :  Diagnosis Klinis : Status
Diagnosis
 Diagnosis Klinis : Status  Diagnosis Klinis : Status Epileptikus
Epileptikus Epileptikus  Diagnosis topic : Batang Otak
 Diagnosis topic : Batang  Diagnosis topic : Batang  Diagnosis Etiologi : Putus obat
Otak Otak
 Diagnosis Etiologi : Putus  Diagnosis Etiologi : Putus
obat obat

Kandidat tidak bisa Kandidat menjawab dg banyak Kandidat menjawab dg sedikit Kandidat menjawab dengan
3. Memberikan
menyebutkan perbaiakan : perbaikan: sempurna:
terapi
Diazepam 10mg IV pelan-pelan Diazepam 10mg IV pelan-pelan Diazepam 10mg IV pelan-pelan (2-
(2-5 menit), bisa diulang sampai (2-5 menit), bisa diulang sampai 5 menit), bisa diulang sampai 3x
3x dengan jarak 10 – 15 menit, 3x dengan jarak 10 – 15 menit, dengan jarak 10 – 15 menit, jika
jika masih kejang berikan jika masih kejang berikan masih kejang berikan Fenitoin drip
Fenitoin drip dengan dosis 15 – Fenitoin drip dengan dosis 15 – dengan dosis 15 – 18 mg/kgBB
18 mg/kgBB diberikan dengan 18 mg/kgBB diberikan dengan diberikan dengan kecepatan
kecepatan 50mg/mnt. kecepatan 50mg/mnt. 50mg/mnt.
LEMBAR PENILAIAN STASIUN 8

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan fisik

Diagnosis

Pemeriksaan Penunjang

Terapi

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan fisik

Diagnosis

Pemeriksaan
Penunjang
Terapi
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
STASIUN 9
Skenario
Seorang wanita yang berusia 48 tahun, obesitas, dengan keluhan merasa pusing berputar sejak 5 jam lalu, terjadi saat pasien bangun tidur, dan ia merasa
sekelilingnya berputar hebat.. Pasien sudah memakan obat anti pusing. Karena pusingnya belum hilang pasien datang ke IGD RS. DR. M. Djamil. Saat ini jalan
masih sempoyongan.

Tugas Kandidat :
1. Melakukan anamnesis yang lengkap untuk menegakkan diagnosis.
2. Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien (keseimbangan dan koordinasi) serta interpretasinya.
3. Menyebutkan diagnosis klinis dan topik kelainan

TEMPLATE OSCE STATION 9

1. Nomor station 9
2. Judul stasion Vertigo/Neurootologi

3. Waktu yang dibutuhkan Menit


4. Tujuan station Menilai kemampuan melakukan anamnesa, pemeriksaan fisik dan menegakkan dignosisi.
5. Kompetensi
(tebalkan beberapa atau semua kompetensi yang 1. Kemampuan anamnesis
dinilai) 2. Pemeriksaan Fisik
3. Melakukan tes/prosedur klinik atau interpretasi data untuk menunjang diagnosis
banding atau diagnosis
4. Penegakan diagnosis/diagnosis banding
5. Tatalaksana
a. Farmakoterapi
i. b. Non farmaklterapi
6. Meramalkan prognosis
7. Komunikasi dan edukasi pasien
8. Perilaku profesional

6. Kategori 1. Stroke
2. Epilepsi
(tebalkan kategori yang dinilai)
3. Vertigo/Neurootologi
4. Tidur
5. Movement Disorder
6. Neurobehaviour
7. Neuroepidemiologi
8. Neurifiologi dan saraf tepi
9. Neurogeriatri
10. Neuroimaging
11. Neuroinfeksi
12. Neuriintensif
13. Neurointervensi
14. Neuroonkologi
15. Neuropediatri
16. Neurorestorasi
17. Neurotraumatologi
18. Nyeri kepala
19. Nyeri
8. Instruksi untuk kandidat Seorang wanita yang berusia 48 tahun, obesitas, dengan keluhan merasa pusing berputar sejak 5
Bagian ini mencantumkan skenario klinik station serta tugas yang jam lalu, terjadi saat pasien bangun tidur, dan ia merasa sekelilingnya berputar hebat.. Pasien
harus dilakukan kandidat secara jelas. Skenario klinik
sudah memakan obat anti pusing. Karena pusingnya belum hilang pasien datang ke IGD RS. DR.
menggambarkan kasus yang dihadapi dengan mencantumkan umur
pasien, lokasi kejadian, permasalahan yang dihadapi serta tugas M. Djamil. Saat ini jalan masih sempoyongan.
yang harus dilakukan secara jelas. Jika ada tugas yang tidak perlu Tugas Kandidat :
dilakukan maka harus dicantumkan juga 1. Melakukan anamnesis yang lengkap untuk menegakkan diagnosis.
2. Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien (keseimbangan dan koordinasi) serta
interpretasinya.
3. Menyebutkan diagnosis klinis dan topik kelainan

9. Instruksi untuk penguji Skenario klinik:


Seorang wanita yang berusia 48 tahun, obesitas, dengan keluhan merasa pusing berputar sejak 5
Bagian ini mencantumkan kembali skenario klinik serta tugas yang jam lalu, terjadi saat pasien bangun tidur, dan ia merasa sekelilingnya berputar hebat.. Pasien
harus dilakukan kandidat. Selanjutnya tugas untuk penguji
sudah memakan obat anti pusing. Karena pusingnya belum hilang pasien datang ke IGD RS. DR.
dituliskan dengan jelas, termasuk hal-hal yang harus maupun tidak
boleh dilakukan penguji. Selain itu terdapat pedoman penilaian M. Djamil. Saat ini jalan masih sempoyongan.
untuk station tersebut sehingga membantu penguji memahami Tugas Kandidat :
tujuan station serta memiliki penilaian yang sama. Jika ada 1. Melakukan anamnesis yang lengkap untuk menegakkan diagnosis.
pertanyaan yang perlu diujikan maka dicantumkan beserta jawaban
2. Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien (keseimbangan dan koordinasi) serta
dan modalitas nilainya. Informasi tambahan terkait hasil
pemeriksaan fisik pasien dicantumkan beserta kapan informasi interpretasinya.
tersebut diberikan kepada kandidat. 3. Menyebutkan diagnosis klinis dan topik kelainan
Instruksi :
 Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta berdasarkan lembar penilaian
 Penguji tidak diperbolehkan melakukan interupsi ataupun bertanya kepada peserta selain
yang ditentukan
 Penguji memberikan informasi terhadap data yang dibutuhkan setelah peserta melakukan
pemeriksaan fisik sesuai dengan apa yang diperiksa oleh peserta :
 Penguji menyiapkan peralatan untuk peserta ujian berikutnya
10 Instruksi untuk pasien simulasi Nama : nama SP sendiri
Bagian ini mencantumkan instruksi untuk pasien standar termasuk
bagaimana dia berperan sesuai skenario klinik yang diharapkan Rentang usia : 48 tahun
pembuat soal. Hal-hal yang perlu dicantumkan diantaranya:
8. Identitas pasien sesuai kasus (jika tidak spesifik, lebih
baik dibuat sesuai dengan identitas pasien) Jenis kelamin : laki-laki/perempuan, dengan
9. Riwayat penyakit sekarang (keluhan utama, perjalanan
penyakit, hal yang menambah atau mengurangi keluhan, Pekerjaan : sesuai SP sendiri
riwayat pengobatan)
10. Riwayat penyakit dahulu Status pernikahan : sesuai SP sendiri
11. Riwayat penyakit keluarga (jika berhubungan dengan
kasus)
12. Riwayat kebiasaan sosial (jika berhubungan dengan Pendidikan terakhir :
kasus)
13. Harapan terhadap penyakit (jika berhubungan dengan Riwayat penyakit sekarang (History of present illness) :
kasus)
14. Peran yang harus dilakukan, termasuk bagaimana posisi  Keluhan utama : pusing berputar sejak 5 jam lalu, terjadi saat pasien bangun tidur, dan
saat masuk/duduk, raut muka/ekspresi serta peran yang ia merasa sekelilingnya berputar hebat
harus dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak
membingungkan kandidat  Lokasi :Seluruh bagian kepala
 Sejak kapan :5 jam yang lalu
 Perjalanan penyakit : pusing berputar sejak 5 jam lalu, terjadi saat pasien bangun tidur,
dan ia merasa sekelilingnya berputar hebat.. Pasien sudah memakan obat anti pusing.
Tapi pusing belum hilang. Saat ini jalan masih sempoyongan.
 Keluhan lain terkait keluhan utama : jalan sempoyongan.
 Hal-hal yang memperburuk keluhan : Obesitas
 Hal-hal yang mengurangi keluhan :
 Riwayat pengobatan sekarang :
 Riwayat penyakit dahulu (Past Medical History) :
 Penyakit kronis :
 Riwayat pengobatan penyakit terdahulu : .........................
Riwayat penyakit keluarga (Family history):

 ...........................................
Riwayat kebiasaan sosial (Social history) :

 Olah raga ..: (-)..............................................................


 Merokok .....................................................................
 Diet .............................................................................
 Hubungan suami-istri .............................................
 Hubungan dengan tetangga dan teman
Peran yang harus dilakukan: termasuk bagaimana posisi saat masuk/duduk, raut muka/ekspresi
serta peran yang harus dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak membingungkan kandidat
11 Peralatan yang dibutuhkan
Cantumkan semua peralatan yang dibutuhkan termasuk bagaimana Reflek Hammer
tata ruang yang sesuai dengan station dengan mencantumkan jumlah
peralatan yang dibutuhkan untuk semua kandidat
12 Penulis
13 Referensi
INSTRUMEN PENILAIAN STASIUN 9
Kompetensi 0 1 2 3
Kandidat tidak Kandidat menanyakan 2 dari: Kandidat menanyakan 3 dari:: Kandidat menanyakan semua::
1. Anamnesis
menanyakan atau  Memberi salam,  Memberi salam,  Memberi salam,
hanya menanyakan 1 memperkenalkan diri dan memperkenalkan diri dan memperkenalkan diri dan
dari: inform consent inform consent inform consent
 Menanyakan onset , dan  Menanyakan onset , dan saat  Menanyakan onset , dan saat
saat apa onset terjadi apa onset terjadi apa onset terjadi
 Menanyakan gejala yang  Menanyakan gejala yang  Menanyakan gejala yang
menyertai (mual, muntah, menyertai (mual, muntah, menyertai (mual, muntah,
keringat dingin, letih, rasa keringat dingin, letih, rasa keringat dingin, letih, rasa baal
baal sekitar bibir) baal sekitar bibir) sekitar bibir, telinga
 Menanya riwayat fc resiko  Menanya riwayat fc resiko berdenging)
(Ht, DM, hormonal, (Ht, DM, hormonal,  Menanya riwayat fc resiko (Ht,
dislipidemia) dislipidemia) DM, hormonal, dislipidemia)

Kandidat tidak Memeriksa 1 dari : Memeriksa 2 dari : Memeriksa semua:


2. Pemeriksaan
Keseimbangan
melakukan  Tes romberg  Tes romberg  Tes romberg
pemeriksaan
 Tes tandem gait  Tes tandem gait  Tes tandem gait
 Stepping test  Stepping test  Stepping test
Kandidat tidak Memeriksa 1 dari : Memeriksa2 dari : Memeriksa semua:
3. Pemeriksaan
Koordinasi
melakukan  Finger to finger  Finger to finger test  Finger to finger test
pemeriksaan
test  Tes tumit lutut  Tes tumit lutut
 Tes tumit lutut  Tes pronasi supinasi  Tes pronasi supinasi
 Tes pronasi
supinasi
Kandidat tidak bisa Kandidat menyebutkan 1 dari : Kandidat menyebutkan semua:
4. Menyebutkan
menyebutkan  Diagnosis Klinis :  Diagnosis Klinis : BPPV
Diagnosis
BPPV  Diagnosis Topik :
 Diagnosis Topik : Apparatus vestibularis
Apparatus vestibularis
LEMBAR PENILAIAN STASIUN 9

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Anamnesa

Pemeriksaan
Keseimbangan
Pemeriksaan
Koordinasi
Diagnosis

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Anamnesis

Pemeriksaan
Keseimbangan
Pemeriksaan
Koordinasi
Diagnosis
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
STASIUN 10

Skenario
Seorang laki-laki usia 26 tahun dibawa ke IGD RS. Dr. M. Djamil jam 19.30 WIB dengan penurunan kesadaran. Sebelumnya ia mengalami kecelakaan lalu
lintas, dimana motor yang dikendarainya menabrak sebuah mobil. Ia terjatuh dengan kepala membentur aspal. Ia langsung tidak sadar, dan hidungnya
mengeluarkan cairan, serta bengkak pada matanya. Pada pemeriksaan di IGD, didapatkan TD 160/100 mmHg, nadi 134, nafas 36, dan suhu 38°C. Ditemukan
hematom periorbital kedua mata, dan rhinorea. Tampak anggota gerak dalam keadaan ekstensi. Selanjutnya pasien dirawat di ICU.
Tugas Kandidat:
1. Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien (kesadaran dan refleks pupil) dan interpretasinya.
2. Menyebutkan diagnosis pasien
3. Menyebutkan pemeriksaan penunjang yang penting untuk menegakkan diagnosis
4. Menyebutkan penatalaksanaan awal pada pasien

TEMPLATE OSCE STATION 10

1. Nomor station 10
2. Judul stasion Neurotraumatologi
3. Waktu yang dibutuhkan Menit
4. Tujuan station Menilai kemampuan pemeriksaan fisik, menegakkan diagnosis, menganjurkan pemeriksaan
penunjang dan memberikanpenatalaksanaan awal.
5. Kompetensi
(tebalkan beberapa atau semua kompetensi yang 1. Kemampuan anamnesis
dinilai) 2. Pemeriksaan Fisik
3. Melakukan tes/prosedur klinik atau interpretasi data untuk menunjang
diagnosis banding atau diagnosis
4. Penegakan diagnosis/diagnosis banding
5. Tatalaksana
a. Farmakoterapi
j. b. Non farmaklterapi
6. Meramalkan prognosis
7. Komunikasi dan edukasi pasien
8. Perilaku profesional

6. Kategori 1. Stroke
2. Epilepsi
(tebalkan kategori yang dinilai)
3. Vertigo/Neurootologi
4. Tidur
5. Movement Disorder
6. Neurobehaviour
7. Neuroepidemiologi
8. Neurifiologi dan saraf tepi
9. Neurogeriatri
10. Neuroimaging
11. Neuroinfeksi
12. Neuriintensif
13. Neurointervensi
14. Neuroonkologi
15. Neuropediatri
16. Neurorestorasi
17. Neurotraumatologi
18. Nyeri kepala
19. Nyeri
8. Instruksi untuk kandidat Skenario
Bagian ini mencantumkan skenario klinik station serta tugas yang Seorang laki-laki usia 26 tahun dibawa ke IGD RS. Dr. M. Djamil jam 19.30 WIB dengan
harus dilakukan kandidat secara jelas. Skenario klinik
penurunan kesadaran. Sebelumnya ia mengalami kecelakaan lalu lintas, dimana motor yang
menggambarkan kasus yang dihadapi dengan mencantumkan umur
pasien, lokasi kejadian, permasalahan yang dihadapi serta tugas dikendarainya menabrak sebuah mobil. Ia terjatuh dengan kepala membentur aspal. Ia langsung
yang harus dilakukan secara jelas. Jika ada tugas yang tidak perlu tidak sadar, dan hidungnya mengeluarkan cairan, serta bengkak pada matanya. Pada pemeriksaan
dilakukan maka harus dicantumkan juga di IGD, didapatkan TD 160/100 mmHg, nadi 134, nafas 36, dan suhu 38°C. Ditemukan hematom
periorbital kedua mata, dan rhinorea. Tampak anggota gerak dalam keadaan ekstensi. Selanjutnya
pasien dirawat di ICU.
Tugas Kandidat:
1. Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien (kesadaran dan refleks pupil) dan
interpretasinya.
2. Menyebutkan diagnosis pasien
3. Menyebutkan pemeriksaan penunjang yang penting untuk menegakkan diagnosis
4. Menyebutkan penatalaksanaan awal pada pasien

9. Instruksi untuk penguji Skenario klinik:


Seorang laki-laki usia 26 tahun dibawa ke IGD RS. Dr. M. Djamil jam 19.30 WIB dengan
Bagian ini mencantumkan kembali skenario klinik serta tugas yang penurunan kesadaran. Sebelumnya ia mengalami kecelakaan lalu lintas, dimana motor yang
harus dilakukan kandidat. Selanjutnya tugas untuk penguji
dikendarainya menabrak sebuah mobil. Ia terjatuh dengan kepala membentur aspal. Ia langsung
dituliskan dengan jelas, termasuk hal-hal yang harus maupun tidak
boleh dilakukan penguji. Selain itu terdapat pedoman penilaian tidak sadar, dan hidungnya mengeluarkan cairan, serta bengkak pada matanya. Pada pemeriksaan
untuk station tersebut sehingga membantu penguji memahami di IGD, didapatkan TD 160/100 mmHg, nadi 134, nafas 36, dan suhu 38°C. Ditemukan hematom
tujuan station serta memiliki penilaian yang sama. Jika ada periorbital kedua mata, dan rhinorea. Tampak anggota gerak dalam keadaan ekstensi. Selanjutnya
pertanyaan yang perlu diujikan maka dicantumkan beserta jawaban
pasien dirawat di ICU.
dan modalitas nilainya. Informasi tambahan terkait hasil
pemeriksaan fisik pasien dicantumkan beserta kapan informasi Tugas Kandidat:
tersebut diberikan kepada kandidat. 1. Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien (kesadaran dan refleks pupil) dan
interpretasinya.
2. Menyebutkan diagnosis pasien
3. Menyebutkan pemeriksaan penunjang yang penting untuk menegakkan diagnosis
4. Menyebutkan penatalaksanaan awal pada pasien
Instruksi :
 Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta berdasarkan lembar penilaian
 Penguji tidak diperbolehkan melakukan interupsi ataupun bertanya kepada peserta selain
yang ditentukan
 Penguji memberikan informasi terhadap data yang dibutuhkan setelah peserta melakukan
pemeriksaan fisik sesuai dengan apa yang diperiksa oleh peserta :
 Penguji menyiapkan peralatan untuk peserta ujian berikutnya
10 Instruksi untuk pasien simulasi Nama : nama SP sendiri
Bagian ini mencantumkan instruksi untuk pasien standar termasuk Rentang usia : 26 tahun
bagaimana dia berperan sesuai skenario klinik yang diharapkan
Jenis kelamin : laki-laki/perempuan, dengan
pembuat soal. Hal-hal yang perlu dicantumkan diantaranya:
50. Identitas pasien sesuai kasus (jika tidak spesifik, lebih baik Pekerjaan : sesuai SP sendiri
dibuat sesuai dengan identitas pasien) Status pernikahan : sesuai SP sendiri
51. Riwayat penyakit sekarang (keluhan utama, perjalanan Pendidikan terakhir :
penyakit, hal yang menambah atau mengurangi keluhan,
Riwayat penyakit sekarang (History of present illness) :
riwayat pengobatan)
52. Riwayat penyakit dahulu  Keluhan utama : Penurunan kesadaran
53. Riwayat penyakit keluarga (jika berhubungan dengan kasus)  Lokasi :basis kranii
54. Riwayat kebiasaan sosial (jika berhubungan dengan kasus)  Sejak kapan :…….. yang lalu
55. Harapan terhadap penyakit (jika berhubungan dengan kasus)
 Perjalanan penyakit : . Awalnya pasien mengalami kecelakaan lalu lintas, dimana motor
56. Peran yang harus dilakukan, termasuk bagaimana posisi saat yang dikendarainya menabrak sebuah mobil. Ia terjatuh dengan kepala membentur aspal.
masuk/duduk, raut muka/ekspresi serta peran yang harus Ia langsung tidak sadar, dan hidungnya mengeluarkan cairan, serta bengkak pada
dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak
membingungkan kandidat
matanya. Keluhan lain terkait keluhan utama : hematom periorbital kedua mata, dan
rhinorea
 Hal-hal yang memperburuk keluhan :
 Hal-hal yang mengurangi keluhan :
 Riwayat pengobatan sekarang :
 Riwayat penyakit dahulu (Past Medical History) :
 Penyakit kronis :
 Riwayat pengobatan penyakit terdahulu : .........................
Riwayat penyakit keluarga (Family history):
 ...........................................
Riwayat kebiasaan sosial (Social history) :
 Olah raga ....................................................................
 Merokok .....................................................................
 Diet .............................................................................
 Hubungan suami-istri .............................................
 Hubungan dengan tetangga dan teman
Peran yang harus dilakukan: termasuk bagaimana posisi saat masuk/duduk, raut muka/ekspresi
serta peran yang harus dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak membingungkan kandidat
11 Peralatan yang dibutuhkan
Cantumkan semua peralatan yang dibutuhkan termasuk bagaimana Reflek Hammer
tata ruang yang sesuai dengan station dengan mencantumkan jumlah
peralatan yang dibutuhkan untuk semua kandidat
12 Penulis
13 Referensi
INSTRUMEN PENILAIAN STASIUN 10
Kompetensi 0 1 2 3
Kandidat tidak Kandidat melakukan Kandidat melakukan pemeriksaan Memeriksa semua dg benar:
1. Pemeriksaan
menanyakan atau pemeriksaan dengan banyak dengan sedikit perbaikan.  Melakukan pemeriksaan
Fisik
hanya menanyakan 1 perbaikan:  .Melakukan pemeriksaan kesadaran
dari:  .Melakukan kesadaran  Melakukan pemeriksaan
pemeriksaan kesadaran  Melakukan pemeriksaan refleks pupil
 Melakukan refleks pupil
pemeriksaan refleks
pupil
Kandidat tidak Kandidat hanya melakukan 1 Kandidat hanya melakukan 2 dari Kandidat menegakkan diagnosis:
2. Menyebutkan
menegakkan diagnosis dari:  Diagnosa Klinis : Fraktur  Diagnosa Klinis : Fraktur
Diagnosis
 Diagnosa Klinis : basis Kranii basis Kranii
Fraktur basis Kranii  Diagnosis Topik : Basis  Diagnosis Topik : Basis
 Diagnosis Topik : Kranii Kranii
Basis Kranii  Diagnosis Etiologi :  Diagnosis Etiologi :
 Diagnosis Etiologi : Trauma Trauma
Trauma
Kandidat tidak bisa Kandidat menyebutkan 1 dari: : Kandidat menyampaikan
3. Pemeriksaan
menyebutkan  Ro foto kepala pemeriksaan dari:
Penunjang
 Brain CT Scan  Ro foto kepala
 Brain CT Scan

Kandidat tidak bisa Kandidat hanya dapat Kandidat hanya dapat Kandidat menyebutkan semua :
4. Menyebutkan
menyebutkan menyebutkan 1 dari : : menyebutkan 2 dari :  Pasang Infus
penatalaksana
 Pasang Infus  Pasang Infus  Pasang oksigen
an awal
 Pasang oksigen  Pasang oksigen  Pantau status vital sign
 Pantau status vital sign  Pantau status vital sign
LEMBAR PENILAIAN STASIUN 10

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan fisik

Diagnosis

Pemeriksaan Penunjang

Terapi awal

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan fisik

Diagnosis

Pemeriksaan
Penunjang
Terapi awal
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
STATION 11

Skenario.

Seorang pasien laki laki 68 tahun dating ke Poliklinik Saraf RS DR M Djamil dengan keluhan gemetaran pada tangan kanan disertai kaku, terutama bila berjalan.
Keluhan sudah dirasakan sejak 1 tahun yang lalu, tetapi makin hari makin terasa bertambah. Sejak 3 bulan terakhir langkah jadi kecl dan tulisan juga jadi kecil
sehingga sulit membaca tulisannya,

. Tugas Kandidat:
1. Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien sehubungan dengan penyakit pasien.
2. Menyebutkan diagnosis pasien
3. Menyebutkan patofisiologi penyakit ini
4. Menyebutkan penatalaksanaan pada pasien

TEMPLATE OSCE STATION 11

1. Nomor station 11
2. Judul stasion Neurodegeneratif
3. Waktu yang dibutuhkan Menit
4. Tujuan station Menilai kemampuan pemeriksaan fisik, menegakkan diagnosis, menyebutkan patofisiologi dan
memberikan pengobatan
5. Kompetensi
(tebalkan beberapa atau semua kompetensi yang 5. Kemampuan anamnesis
dinilai) 6. Pemeriksaan Fisik
7. Melakukan tes/prosedur klinik atau interpretasi data untuk menunjang
diagnosis banding atau diagnosis
8. Penegakan diagnosis/diagnosis banding
9. Tatalaksana
a. Farmakoterapi
k. b. Non farmakoterapi
10. Meramalkan prognosis
11. Komunikasi dan edukasi pasien
12. Perilaku profesional

6. Kategori 1. Stroke
2. Epilepsi
(tebalkan kategori yang dinilai)
3. Vertigo/Neurootologi
4. Tidur
5. Movement Disorder
6. Neurobehaviour
7. Neuroepidemiologi
8. Neurifiologi dan saraf tepi
9. Neurogeriatri
10. Neuroimaging
11. Neuroinfeksi
12. Neuriintensif
13. Neurointervensi
14. Neuroonkologi
15. Neuropediatri
16. Neurorestorasi
17. Neurotraumatologi
18. Nyeri kepala
19. Nyeri
8. Instruksi untuk kandidat Skenario
Bagian ini mencantumkan skenario klinik station serta tugas yang Seorang pasien laki laki 68 tahun dating ke Poliklinik Saraf RS DR M Djamil dengan keluhan
harus dilakukan kandidat secara jelas. Skenario klinik
gemetaran pada tangan kanan disertai kaku, terutama bila berjalan. Keluhan sudah dirasakan
menggambarkan kasus yang dihadapi dengan mencantumkan umur
pasien, lokasi kejadian, permasalahan yang dihadapi serta tugas sejak 1 tahun yang lalu, tetapi makin hari makin terasa bertambah. Sejak 3 bulan terakhir langkah
yang harus dilakukan secara jelas. Jika ada tugas yang tidak perlu jadi kecl dan tulisan juga jadi kecil sehingga sulit membaca tulisannya,
dilakukan maka harus dicantumkan juga
. Tugas Kandidat:
1. Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien sehubungan dengan penyakit pasien.
2. Menyebutkan diagnosis pasien
3. Menyebutkan patofisiologi penyakit ini
4. Menyebutkan penatalaksanaan pada pasien

9. Instruksi untuk penguji Skenario klinik:


Seorang pasien laki laki 68 tahun dating ke Poliklinik Saraf RS DR M Djamil dengan keluhan
Bagian ini mencantumkan kembali skenario klinik serta tugas yang gemetaran pada tangan kanan disertai kaku, terutama bila berjalan. Keluhan sudah dirasakan
harus dilakukan kandidat. Selanjutnya tugas untuk penguji
sejak 1 tahun yang lalu, tetapi makin hari makin terasa bertambah. Sejak 3 bulan terakhir langkah
dituliskan dengan jelas, termasuk hal-hal yang harus maupun tidak
boleh dilakukan penguji. Selain itu terdapat pedoman penilaian jadi kecl dan tulisan juga jadi kecil sehingga sulit membaca tulisannya,
untuk station tersebut sehingga membantu penguji memahami
tujuan station serta memiliki penilaian yang sama. Jika ada . Tugas Kandidat:
pertanyaan yang perlu diujikan maka dicantumkan beserta jawaban 1. Melakukan pemeriksaan fisik pada pasien sehubungan dengan penyakit pasien.
dan modalitas nilainya. Informasi tambahan terkait hasil
pemeriksaan fisik pasien dicantumkan beserta kapan informasi
2. Menyebutkan diagnosis pasien
tersebut diberikan kepada kandidat. 3. Menyebutkan patofisiologi penyakit ini
4. Menyebutkan penatalaksanaan pada pasien

Instruksi :
 Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta berdasarkan lembar penilaian
 Penguji tidak diperbolehkan melakukan interupsi ataupun bertanya kepada peserta selain
yang ditentukan
 Penguji memberikan informasi terhadap data yang dibutuhkan setelah peserta melakukan
pemeriksaan fisik sesuai dengan apa yang diperiksa oleh peserta :
 Penguji menyiapkan peralatan untuk peserta ujian berikutnya
10 Instruksi untuk pasien simulasi Nama : nama SP sendiri
Bagian ini mencantumkan instruksi untuk pasien standar termasuk Rentang usia :68 tahun
bagaimana dia berperan sesuai skenario klinik yang diharapkan
Jenis kelamin : laki-laki/
pembuat soal. Hal-hal yang perlu dicantumkan diantaranya:
57. Identitas pasien sesuai kasus (jika tidak spesifik, lebih baik Pekerjaan : sesuai SP sendiri
dibuat sesuai dengan identitas pasien) Status pernikahan : sesuai SP sendiri
58. Riwayat penyakit sekarang (keluhan utama, perjalanan Pendidikan terakhir :
penyakit, hal yang menambah atau mengurangi keluhan,
Riwayat penyakit sekarang (History of present illness) :
riwayat pengobatan)
59. Riwayat penyakit dahulu  Keluhan utama : Gemetaran pada tangan kanan dan kaku bila berjalan
60. Riwayat penyakit keluarga (jika berhubungan dengan kasus)  Lokasi : Gemetaran pada tangan, kaku pada kedua kaki, terutama kanan dan
61. Riwayat kebiasaan sosial (jika berhubungan dengan kasus) tulisan jadi kecil.
62. Harapan terhadap penyakit (jika berhubungan dengan kasus)
 Sejak kapan :Lebih kurang 1 tahun yang lalu
63. Peran yang harus dilakukan, termasuk bagaimana posisi saat  Perjalanan penyakit : . Awalnya sedikit gemetar, lalu diikuti rasa kaku bila berjalan
masuk/duduk, raut muka/ekspresi serta peran yang harus
dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak yang makin hari makin kaku, serta sekarang tulisan jadi sulit dibaca karena tulisan jadi
membingungkan kandidat kecil kecil
 Hal-hal yang memperburuk keluhan :Terutama bila ada masalah, atau merasa terdesak
 Hal-hal yang mengurangi keluhan :
 Riwayat pengobatan sekarang :
 Riwayat penyakit dahulu (Past Medical History) :
 Penyakit kronis :
 Riwayat pengobatan penyakit terdahulu : .........................
Riwayat penyakit keluarga (Family history):
20. ...........................................
Riwayat kebiasaan sosial (Social history) :
 Olah raga ....................................................................
 Merokok .....................................................................
 Diet .............................................................................
 Hubungan suami-istri .............................................
 Hubungan dengan tetangga dan teman
Peran yang harus dilakukan: termasuk bagaimana posisi saat masuk/duduk, raut muka/ekspresi
serta peran yang harus dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak membingungkan kandidat
11 Peralatan yang dibutuhkan
Cantumkan semua peralatan yang dibutuhkan termasuk bagaimana Reflek Hammer
tata ruang yang sesuai dengan station dengan mencantumkan jumlah
peralatan yang dibutuhkan untuk semua kandidat
12 Penulis
13 Referensi
INSTRUMEN PENILAIAN STASIUN 11
Kompetensi 0 1 2 3
Kandidat tidak Kandidat melakukan Kandidat melakukan pemeriksaan Memeriksa semua dg benar:
1. Pemeriksaan
melakukan pemeriksaan dengan banyak dengan sedikit perbaikan.  Rigiditas (Cogwhel
Fisik
pemeriksaan fisiki: perbaikan:  Rigiditas (Cogwhel phenomen)
 Rigiditas (Cogwhel phenomen)  Bradikinesia (melangkah
phenomen)  Bradikinesia (melangkah kecil kecil, micrografia)
 Bradikinesia kecil kecil, micrografia)  Gangguan postur
(melangkah kecil kecil,  Gangguan postur  Resting Tremor
micrografia)  Resting Tremor
 Gangguan postur
 Resting Tremor
Kandidat tidak Kandidat hanya melakukan 1 Kandidat hanya melakukan 2 dari Kandidat menegakkan diagnosis:
2. Menyebutkan
menegakkan diagnosis dari:  Diagnosa Klinis :  Diagnosa Klinis :
Diagnosis
 Diagnosa Klinis : Sindroma Parkinson Sindroma Parkinson
Sindroma Parkinson  Diagnosis Topik :  Diagnosis Topik :
 Diagnosis Topik : Substansia nigra Substansia nigra
Substansia nigra  Diagnosis Etiologi : post  Diagnosis Etiologi : post
 Diagnosis Etiologi : ensefalitis, trauma ensefalitis, trauma kepala,
post ensefalitis, trauma kepala, degeneratif degenerative
kepala, degeneratif
Kandidat tidak bisa Kandidat menyebutkan ::
3. Menyebutkan
menyebutkan  Produksi dopamine di
Patofisiologi
substansia nigra berkurang
Penyakit
Kandidat tidak bisa Kandidat hanya dapat Kandidat hanya dapat Kandidat menyebutkan semua :
4. Menyebutkan
menyebutkan menyebutkan 1 dari : : menyebutkan 2 dari :  Dopaminergik : Madopar.
pengobatan
 Dopaminergik :  Dopaminergik : Pardoz, Levazide
farmakologi
Madopar. Pardoz, Madopar. Pardoz,  Dopamin Agonis : Sifrol
Levazide Levazide  Anticholinergic : Thp,
 Dopamin Agonis :  Dopamin Agonis : Sifrol Artane, Arkine
Sifrol  Anticholinergic : Thp,
 Anticholinergic : Thp, Artane, Arkine
Artane, Arkine
LEMBAR PENILAIAN STASIUN 11

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan fisik

Diagnosis

Patofisiologi Penyakit

Terapi farmakologi

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan fisik

Diagnosis

Patofisiologi Penyakit

Terapi farmakologi
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
STASIUN 12

Skenario:

Seorang pasien laki laki 22 tahun, diantar keluarga ke Unit Gawat Darurat RS DR M Djamil dengan keluhan tidak bisa berdiri dan berjalan sejak sore kemaren,
setelah bermain sepakbola.Tiga bulan yang lalu, pasien juga tiba tiba tidak bisa berdiri dan berjalan, namun setelah dirawat dan diberi obat serta cairan infuse,
pasien jadi bisa lagi berjalan seperti biasa. Ini adalah kelumpuhan yang ke lima kalinya dialami oleh pasien

Tugas Kandidat:
1. Melakukan pemeriksaan fisik untuk menentukan kelainan
2. Menyebutkan diagnosis
3. Memberikan pengobatan
4. Menyebutkan factor pencetus

TEMPLATE OSCE STATION 12

1. Nomor station 12
2. Judul stasion Miopati
3. Waktu yang dibutuhkan Menit
4. Tujuan station Menilai kemampuan pemeriksaan fisik, menegakkan diagnosis, menyebutkan patofisiologi dan
memberikan pengobatan
5. Kompetensi
(tebalkan beberapa atau semua kompetensi yang 1. Kemampuan anamnesis
dinilai) 2. Pemeriksaan Fisik
3. Melakukan tes/prosedur klinik atau interpretasi data untuk menunjang diagnosis banding
atau diagnosis
4. Penegakan diagnosis/diagnosis banding
5. Tatalaksana
a. Farmakoterapi
l. b. Non farmakoterapi
6. Meramalkan prognosis
7. Komunikasi dan edukasi pasien
8. Perilaku profesional

6. Kategori 21. Stroke


22. Epilepsi
(tebalkan kategori yang dinilai)
23. Vertigo/Neurootologi
24. Tidur
25. Movement Disorder
26. Neurobehaviour
27. Neuroepidemiologi
28. Neurifiologi dan saraf tepi
29. Neurogeriatri
30. Neuroimaging
31. Neuroinfeksi
32. Neuriintensif
33. Neurointervensi
34. Neuroonkologi
35. Neuropediatri
36. Neurorestorasi
37. Neurotraumatologi
38. Nyeri kepala
39. Nyeri
8. Instruksi untuk kandidat Seorang pasien laki laki 22 tahun, diantar keluarga ke Unit Gawat Darurat RS DR M Djamil
Bagian ini mencantumkan skenario klinik station serta tugas yang dengan keluhan tidak bisa berdiri dan berjalan sejak sore kemaren, setelah bermain
harus dilakukan kandidat secara jelas. Skenario klinik
sepakbola.Tiga bulan yang lalu, pasien juga tiba tiba tidak bisa berdiri dan berjalan, namun
menggambarkan kasus yang dihadapi dengan mencantumkan umur
pasien, lokasi kejadian, permasalahan yang dihadapi serta tugas setelah dirawat dan diberi obat serta cairan infuse, pasien jadi bisa lagi berjalan seperti biasa. Ini
yang harus dilakukan secara jelas. Jika ada tugas yang tidak perlu adalah kelumpuhan yang ke lima kalinya dialami oleh pasien
dilakukan maka harus dicantumkan juga
Tugas Kandidat:
1. Menentukan tipe kelemahan
2. Menyebutkan diagnosis
3. Memberikan pengobatan
4. Menetukan prognosis

9. Instruksi untuk penguji Skenario klinik:


Seorang pasien laki laki 22 tahun, diantar keluarga ke Unit Gawat Darurat RS DR M Djamil
Bagian ini mencantumkan kembali skenario klinik serta tugas yang dengan keluhan tidak bisa berdiri dan berjalan sejak sore kemaren, setelah bermain
harus dilakukan kandidat. Selanjutnya tugas untuk penguji
sepakbola.Tiga bulan yang lalu, pasien juga tiba tiba tidak bisa berdiri dan berjalan, namun
dituliskan dengan jelas, termasuk hal-hal yang harus maupun tidak
boleh dilakukan penguji. Selain itu terdapat pedoman penilaian setelah dirawat dan diberi obat serta cairan infuse, pasien jadi bisa lagi berjalan seperti biasa. Ini
untuk station tersebut sehingga membantu penguji memahami adalah kelumpuhan yang ke lima kalinya dialami oleh pasien
tujuan station serta memiliki penilaian yang sama. Jika ada Tugas Kandidat:
pertanyaan yang perlu diujikan maka dicantumkan beserta jawaban
1. Menentukan tipe kelemahan
dan modalitas nilainya. Informasi tambahan terkait hasil
pemeriksaan fisik pasien dicantumkan beserta kapan informasi 2. Menyebutkan diagnosis
tersebut diberikan kepada kandidat. 3. Memberikan pengobatan
4. Menetukan prognosis

Instruksi :
 Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta berdasarkan lembar penilaian
 Penguji tidak diperbolehkan melakukan interupsi ataupun bertanya kepada peserta selain
yang ditentukan
 Penguji memberikan informasi terhadap data yang dibutuhkan setelah peserta melakukan
pemeriksaan fisik sesuai dengan apa yang diperiksa oleh peserta :
 Penguji menyiapkan peralatan untuk peserta ujian berikutnya
10 Instruksi untuk pasien simulasi Nama : nama SP sendiri
Bagian ini mencantumkan instruksi untuk pasien standar termasuk Rentang usia :22 tahun
bagaimana dia berperan sesuai skenario klinik yang diharapkan
Jenis kelamin : laki-laki/
pembuat soal. Hal-hal yang perlu dicantumkan diantaranya:
64. Identitas pasien sesuai kasus (jika tidak spesifik, lebih baik Pekerjaan : sesuai SP sendiri
dibuat sesuai dengan identitas pasien) Status pernikahan : sesuai SP sendiri
65. Riwayat penyakit sekarang (keluhan utama, perjalanan Pendidikan terakhir :
penyakit, hal yang menambah atau mengurangi keluhan,
Riwayat penyakit sekarang (History of present illness) :
riwayat pengobatan)
66. Riwayat penyakit dahulu  Keluhan utama : Tidak bisa berdiri dan berjalan
67. Riwayat penyakit keluarga (jika berhubungan dengan kasus)  Lokasi : Keempat anggota gerak.
68. Riwayat kebiasaan sosial (jika berhubungan dengan kasus)  Sejak kapan : Setelah main sepak bola
69. Harapan terhadap penyakit (jika berhubungan dengan kasus)
 Perjalanan penyakit : . Tiba tiba, setelah main bola, terasa berat pada tungkai dan lengan
70. Peran yang harus dilakukan, termasuk bagaimana posisi saat dan dalam beberapa jam langsung tidak bisa menggerakkan lengan dan tungkai.
masuk/duduk, raut muka/ekspresi serta peran yang harus
dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak Kejadian seperti ini sering berulang dan sembuh sempurna setelah diberi obat dan di
membingungkan kandidat infuse.
 Hal-hal yang memperburuk keluhan :
 Hal-hal yang mengurangi keluhan :
 Riwayat pengobatan sekarang :
 Riwayat penyakit dahulu (Past Medical History) :
 Penyakit kronis :
 Riwayat pengobatan penyakit terdahulu : .........................
Riwayat penyakit keluarga (Family history):
40. ...........................................
Riwayat kebiasaan sosial (Social history) :
 Olah raga ....................................................................
 Merokok .....................................................................
 Diet .............................................................................
 Hubungan suami-istri .............................................
 Hubungan dengan tetangga dan teman
Peran yang harus dilakukan: termasuk bagaimana posisi saat masuk/duduk, raut muka/ekspresi
serta peran yang harus dilakukan dengan cukup lengkap sehingga tidak membingungkan kandidat
11 Peralatan yang dibutuhkan
Cantumkan semua peralatan yang dibutuhkan termasuk bagaimana Reflek Hammer
tata ruang yang sesuai dengan station dengan mencantumkan jumlah
peralatan yang dibutuhkan untuk semua kandidat
12 Penulis
13 Referensi
INSTRUMEN PENILAIAN STASIUN 11
Kompetensi 0 1 2 3
Kandidat tidak Kandidat melakukan 1 dari Kandidat melakukan 2 – 3 dari Memeriksa semua dg benar:
1. Pemeriksaan
melakukan pemeriksaan pemeriksaan  Kelemahan Flaksid
Fisik
pemeriksaan fisiki:  Kelemahan Flaksid  Kelemahan Flaksid  Sistem reflekfisiologi
 Sistem reflekfisiologi  Sistem reflekfisiologi normal
normal normal  Sistem reflekpatologi (-)
 Sistem reflekpatologi  Sistem reflekpatologi (-)  Gangguan sensorik (-)
(-)  Gangguan sensorik (-)
 Gangguan sensorik (-)

Kandidat tidak Kandidat hanya melakukan 1 Kandidat hanya melakukan 2 dari Kandidat menegakkan diagnosis:
2. Menyebutkan
menegakkan diagnosis dari:  Diagnosa Klinis :  Diagnosa Klinis : Periodik
Diagnosis
 Diagnosa Klinis : Periodik Paralisis Paralisis
Periodik Paralisis  Diagnosis Topik : Otot  Diagnosis Topik : Otot
 Diagnosis Topik : Otot  Diagnosis Etiologi :  Diagnosis Etiologi :
 Diagnosis Etiologi : Gangguan ion Kalium di Gangguan ion Kalium di
Gangguan ion Kalium darah (Hipokalemia darah (Hipokalemia)
di darah (Hipokalemia
Kandidat tidak bisa Kandidat menyebutkan ::
3. Menyebutkan
menyebutkan  Drip KCl {4,5-[K]} x 1/3
pengobatan
BB
Kandidat tidak bisa Kandidat hanya menyebutkan 1 Kandidat hanya menyebutkan 2 Kandidat menyebutkan :
4. Menyebutkan
menyebutkan dari dari  Intake tinggi karbohidrat
factor
 Intake tinggi  Intake tinggi karbohidrat malam hari
pencetus
karbohidrat malam hari malam hari  Banyak berkeringat
 Banyak berkeringat  Banyak berkeringat  Hipertiroid
 Hipertiroid  Hipertiroid
LEMBAR PENILAIAN STASIUN 12

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan fisik

Diagnosis

Terapi farmakologi

Faktor Pencetus

Nomor
Kandidat

Komponen
Penilaian
Pemeriksaan fisik

Diagnosis

Terapi farmakologi

Faktor Pencetus
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat
II. Global rating
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan kandidat!

Nilai Tidak Lulus Borderline Lulus Superior

Nomor
Kandidat