You are on page 1of 4

A.

Analisa data

No Data Etiologi Masalah


1 Ds : -klien mengatakan Umur Nyeri akut
pusing di sertai nyeri

Do : ttv Kerusakan vaskular


-Td : 150/90
-N : 84
-S : 36 Perubahan struktur
-RR : 24

Penyumbatan pembuluh darah

Vasokontraksi

Gangguan sirkulasi

Otak

Resistensi pembuluh darah otak

nyeri
2 Ds : Umur
-klien tidak tahu tentang
penyakitnya
Do : Kerusakan vaskular
- Do : ttv
-Td : 150/90
-N : 84 Perubahan status kesehatan
-S : 36
-RR : 24
Paparan informasi kurang

Kurangnya pengetahuan
3 Ds : Umur Gangguan pola tidur
- Klien
mengatakan
ketika tidur mlm Kerusakan vaskular
hari suka
terbangun dan
susah tidur Perubahan struktur
Do :
Td : 150/90
-N : 84 Penyumbatan pembuluh darah
-S : 36
-RR : 24
Vasokontraksi

Gangguan sirkulasi

Otak

Resistensi pembuluh darah otak

Gangguan pola tidur

B. Diagnosa keperawatan
1. Nyeri berhubungan dengan peningkatan tekanan vaskular selebral
2. Kurangnya pengetahuan berhubungan dengan ketidak adanya informasi
3. Gangguan pola tidur berhubungan dengan nyeri kepala

C. Rencana keperawatan

No Diagnosa Tujuan Intervensi Rasional


1 Nyeri berhubungan Tupan : -pertahankan tirah -untuk membuat klien
dengan peningkatan Klien mengatakan baring nyaman
tekanan vaskular sakit kepala hilang -beri tindakan -mengurangi rasa nyeri
selebral Tupen : nonfarmakologi
Setelah dilakukan seperti kompres
tindakan dingin pada dahi,
keperawatan -kolaborasikan -supaya pemberian obat
selama 2x24 jam pemberian obat benar
sakit kepala hilang nonfarmakologi
dengan kriteria dengan dokter
hasil :
- Pasien
tampak
nyaman
- Ttv normal
2 Kurangnya Tupan : -berikan penyuluhan -agar klien tahu tentang
pengetahuan Kurang tentang penyakit penyakitnya
berhubungan dengan pengetahuan yang di derita klien
ketidak adanya teratasi -berikan suport -agar klien tetap semangat
informasi Tupen : setelah mental kepada klien
dilakukan tindakan
keperawatan
selama 2x24 jam,
kurang
pengetahuan klien
teratasi
3 Gangguan pola tidur Tupan : gangguan -ciptakan suasana -agar klien nyaman
berhubungan dengan pola tidur teratasi lingkungan yang
nyeri kepala Tupen : nyaman dan tenang
Setelah dilakukan -lengkapi jadwal -Agar pola tidur klien
tindakan keperatan tidur klien terpenuhi
selama 2x2 jam -Putarkan musik -musik yang lembut dapat
gangguan pola tidur yang lembut membantu klien tidur
teratasi dengan
kriteria hasil :
-dapat istrahat
dengan cukup
-Mampu
menciptakan pola
tidur yang adekuat

D. Implementasi

No Diagnosa Implementasi ttd


1 Nyeri berhubungan -Mempertahankan tirah baring
dengan peningkatan -Memberi tindakan nonfarmakologi
tekanan vaskular seperti kompres dingin pada dahi,
selebral -Mengkolaborasikan pemberian obat
nonfarmakologi dengan dokter
2 Kurangnya -Memberikan penyuluhan tentang penyakit
pengetahuan yang di derita klien
berhubungan dengan -Memberikan suport mental kepada klien
ketidak adanya
informasi

3 Gangguan pola tidur -Menciptakan suasana lingkungan yang


berhubungan dengan nyaman dan tenang
nyeri kepala -Melengkapi jadwal tidur klien
-Memutarkan musik yang lembut

E. Catatan perkembangan

No Tanggal Dx Perkembangan pasien pelaksanaan


1 7/05/2018 1 S : nyeri hilang Monitoring nyeri
O : TD : 140/90,
A : masalh teratasi sebagian
P : lanjutkan intervensi komprs dahi, dan
lakukan rendam air hangat untuk
menurunkan tekanan darah
I : mengobservasi nyeri
E : gangguan rasa nyeri teratasi
R : jika sakit kepala datang lagi lakukan
kompren kembali
2 08/05/2018 S : klien tahu teatang penyakit yang di Monitoring terus
alaminya
O : TD : 140/90
A : masalh teratasi sebagian
P : hentikan intervensi
I : observasi terus tentang penyakit klien
E : kurang pengetahuan teratasi
R : berikan informasi terus kepada klien
3 17/05/2018 S : klien dapat tidur dengan nyaman Monitoring terus klien
O Td : 140/90
A : maslah teratasi sebagian
P : lanjutkan intervensi terapi musik
I : tanyakan tentang ke gelisahan tingkat
stres klien
E : pola tidur klien teratasi
R : observasi terus tentang pola tidur klien