You are on page 1of 19

BAB I

LAPORAN PENDAHULUAN

I. ANAK SEHAT (TUMBANG)


A. Pengertian
Pertumbuhan merupakan peningkatan jumlah dan ukuran
sedangkan perkembangan menitikberatkan pada perubahan yang terjadi
secara bertahap dan tingkat yang paling rendah dan kompleks melalui
proses maturasi dan pembelajaran (Whalex dan Wone.2000)
Tumbuh kembang adalah suatu kesatuan proses dimana seseorang
anak tidak hanya tumbuh menjadi besar tapi berkembang menjadi lebih
terampil yang mencakup dua peristiwa yang sifatnya berbeda tetapi saling
berkaitan dan sulit dipisahkan.
1. Pertumbuhan (growth) berkaitan dengan masalah perubahan dalam
jumlah, besar, ukuran/dimensi, tingkat sel organ maupun individu
yang bisa diukur berat, panjang, umur tulangdan keseimbangan
elektrolit.
2. Perkembangan (development) adalah bertambahnya kemampuan
dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola
yang teratur dan dapat diramalkan sebagai hasil antara lain proses
pematangan termasuk perkembangan emosi, intelektual, dan
tingkah laku sebagai hasil dengan lingkungan. Untuk terciptanya
tumbuh kembang yang optimal tergantung pada potensi biologis,
psikososial, dan perilaku yang merupakan proses yang unik dan
hasil akhir berbeda-beda yang memberi cirri tersendiri pada setiap
anak.

Dalam Tumbang anak perlu dilakukan berbagai macam imunisasi,


dimana imunisasi merupakan usaha memberikan kekebalan pada bayi dan
anak dengan memasukkan vaksin ke dalam tubuh agar tubuh membuat zat
anti untuk mencegah terhadap penyakit tertentu. Sedangkan yang
dimaksud vaksin adalah bahan yang di pakai untuk merangsang
pembentukan zat anti yang dimasukkan ke dalam tubuh melalui suntikan
seperti vaksin BCG, DPT, Campak, dan melalui mulut seperti vaksin
Polio. Tujuan diberikan imunisasi adalah diharapkan anak menjadi kebal
terhadap penyakit sehingga dapat menurunkan angka morbiditas dan
mortalitas serta dapat mengurangi kecacatan akibat penyakit tertentu.
Diantara sekian banyaknya imunisasi yang diperlukan anak, satu
diantaranya adalah imunisasi BCG.
Imunisasi BCG (Bacillus Calmette Guerin)
Merupakan imunisasi yang digunakan untuk mencegah
terjadinya penyakit TBC yang berat sebab terjadinya penyakit TBC
yang primer atau yang ringan dapat terjadi walaupun sudah dilakukan
imunisasi BCG, pencegahan imunisasi BCG untuk TBC yang berat
seperti TBC pada selaput otak, TBC milier (pada seluruh lapangan
paru), atau TBC tulang. Imunisasi BCG ini merupakan vaksin yang
mengandung kuman TBC yang telah dilemahkan. Frekuensi pemberian
imunisasi BCG adalah 1 kali dan waktu pemberian imunisasi BCG
pada umur 0 – 11 bulan, akan tetapi pada umumnya diberikan pada
bayi umur 2 – 3 bulan, kemudian cara pemberian imunisasi BCG
melalui intradermal. Efek samping pada BCG dapat terjadi ulkus pada
daerah suntikan dan dapat terjadi limfadenitis regional dan reaksi
panas.
B. Faktor-faktor yang mempengaruhi tumbang anak
1. Faktor keturunan (Herediter)
Merupakan modal dasar dalam mencapai hasil akhir proses
tumbang anak melalui instruksi genetic dapat ditentukan kualitas dan
kuantitas pertumbuhan, gangguan pertumbuhan selain disebabkan
oleh kelainan kromosom (contoh; syndrome down, syndrome turner)
juga diakibatkan oleh factor lingkungan yang kurang memadai.
a. Seks : kecukupan dan perkembangan pada anak laki-laki berbeda
dengan perempuan
b. Ras : ras/suku bangsa dapat mempengaruhi tumbang anak,
beberapa suku bangsa memiliki karakteristik.
2. Faktor Lingkungan
a. Lingkungan Internal
1) Intelegensi
Pada umunya intelegensi tinggi, perkembangan lebih baik
dibandingkan jika intelegensi rendah.
2) Hormon
Ada 3 jenis hormone yang mempengaruhi anak yaitu
somatotropik untuk pertumbuhan tinggi badan terutama pada
masa kanak-kanak, hormone tiroid menstimulasi
pertumbuhan sel interstitial testis, memproduksi testosterone
dan ovarium memproduksi estrogen yang mempengaruhi
perkembangan dan reproduksi.
3) Emosi
Hubungan yang hangat dengan orangtua, saudara teman
sebaya serta guru berpengaruh terhadap perkembangan
emosi, sosial, intelektual anak, cara anak berinteraksi dengan
keluarga akan mempengaruhi interaksi anak diluar rumah.
b. Lingkungan Eksternal
1) Kebudayaan
Budaya keluarga /masyarakat mempengaruhi bagaiman anak
mempersepsikan dan memahami kesehatan berprilaku hidup
sehat.
2) Status sosial ekonomi keluarga
Anak yang berada dan dibesarkan dalam lingkungan
keluarga yang sosial ekonomi yang rendah serta banyak
punya keterbataan untuk memenuhi kebutuhan primernya.
3) Nutrisi
Untuk tumbang anak secara optimal memerlukan nutrisi
adekuat yang didapat dari makanan bergizi
4) Iklim/cuaca
Iklim tertentu dapat mempengaruhi status kesehatan anak
5) Olahraga/latihan fisik
Olahraga berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan
psikososial anak.
6) Posisi anak dalam keluarga
Posisi anak sebagai anak tunggal, sulung, anak tengah, anak
bungsu akan mempengaruhi pola anak setelah diasuh dan
dididik dalam keluarga.
C. Periode Perkembangan
Menurut Donna L. Wong (2000) perkembangan anak secara umum terdiri
dari :
1. Periode prenatal
Terjadi pertumbuhan yang cepat dan sangat penting karena terjadi
pembentukan organ dan system organ anak. Selain itu hubungan antara
kondisi itu memberi dampak pada pertumbuhannya.
2. Periode bayi
Periode ini terdiri dari neonatus (0-28 hari) dan bayi (28-12 bulan).
Pada periode ini pertumbuhan dan perkembangan yang cepat terutama
pada aspek kognitif, motorik dan social.
3. Periode kanak-kanak awal
Terdiri atas anak usia 1-3 tahun yang disebut toddler dan pra sekolah
3-6 tahun. Toddler menunjukkan perkembangan motorik yang lebih
lanjut pada usia pra sekolah. Perkembangan fisik lebih lambat dan
relative menetap.
4. Periode kanak-kanak pertengahan
Periode ini dimulai pada usia 6-11 tahun dan pertumbuhan anak laki-
laki sedikit lebih meningkat daripada perempuan dan perkembangan
motorik lebih sempurna.
5. Periode kanak-kanak akhir
Merupakan fase transisi yaitu anak mulai masuk usia remaja pada usia
11-18 tahun. Perkembangannya yang mencolok pada periode ini
adalah kematangan identitas seksual dengan perkembangannya organ
reproduksi.

D. Perkembangan Anak Balita


Periode penting dalam tumbang anak adalah masa balita.
Perkembangan kemampuan berbahasa, kreativitas, dan keadaan social
emosional dan intelegensi berjalan sangat cepat dan merupakan landasan
perkembangan berikutnya. Perkem–bangan moral serta dasar-dasar
kepribadian juga dibentuk pada masa-masa ini sehingga setiap
kelainan/penyimpangan seksual apapun. Apabila tidak terdeteksi dan tidak
ditangani dengan baik maka akan mengurangi kualitas perkembangan.
Kratenburg, dkk (1981) melalui DDST (Denver Development
Screening Test) mengemukakan 4 parameter perkembangan yang dipakai
dalam menilai perkembanagn anak balita yaitu :
1. Personal sosial (kepribadian/tingkah laku sosial)
Aspek yang berhubungan dengan kemampuan mandiri, bersosialisasi
dan berinteraksi dengan lingkungan.
2. Fine motor adaptif (gerakan motorik halus)
Aspek yang b/d kemampuan anak untuk melakukan gerakan yang
melibatkan bagian tubuh dan dilakukan otot-otot kecil memerlukan
koordinasi yang cermat missal: ketrampilan menggambar.
3. Language (bahasa)
Kemampuan untuk memberi respon terhadap suara, mengikuti perintah
berbicara spontan.
4. Gross motor (motorik kasar)
Aspek yang berhubungan dengan pergerakan dan sikap tubuh.
Beberapa “Milestone” pokok yang harus diketahui dalam mengikuti
taraf perkembangan secara awal. Milestone adalah tingkat
perkembangan yang harus dicapai anak umur tertentu misalnya:
a. 4-6 minggu :tersenyum spontan, dapat mengeluarkan suara 1-2
minggu kemuadian.
b. 10-16 minggu : menegakkan kepala, tengkurap sendiri, menoleh
ke arah suara.
c. 20 minggu : meraih benda yang didekatkan kepadanya.
d. 26 minggu : dapat memindahkan benda dari satu tangan ke tangan
yang lain.
e. 9-10 bulan : menunjuk dengan jari telunjuk, memegang benda
dengan jari telunjuk dan ibu jari.
f. 13 bulan : berjalan tanpa bantuan, mengucapkan kata-kata tunggal.

II. KEMUNGKINAN DATA FOKUS HASIL WAWANCARA


Tanggal 03 Juni 2018, Jam 10:05 Wita
Ibu mengatakan anaknya tidak ada keluhan apa-apa dan ibu mengatakan
ingin mengetahui pertumbuhan dan perkembangan saat ini

III. DATA FOKUS HASIL PEMERIKSAAN FISIK


Tanggal 03 Juni 2018, Jam 10:05 Wita
1. KU : Baik BB 9200 gram
2. Kesadaran : Composmentis
3. Suhu : 36,7°C
4. Nadi : 102 X/m
5. Respirasi : 40 X/m
6. Tahap Tumbuh kembang :
Duduk : ± 8 bln
Merangkak : ± 8 bln
Makan biskuit sendiri : ± 8 bln
Berdiri dengan berpegangan : ± 9 bln
7. Tingkat Perkembangan :
- Personal sosial : Dada dengan tangan, tepuk tangan
- Motorik halus : Menaruh kubus dalam cangkir, membentuk 2
kubus, memegang icik-icik
- Motorik kasar : Duduk, merangkak, berdiri berpegangan
- Bahasa : Mengoceh, menirukan kata-kata, menoleh kearah suara

IV. HASIL PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK


-

V. DIAGNOSA KEPERAWATAN
DX : Bayi usia 9 bulan dengan tumbuh kembang normal.

VI. PERENCANAAN TUJUAN DAN KRITERIA TUJUAN


DX : Bayi usia 9 bulan dengan tumbuh kembang normal
Setelah dilakukan asuhan Keperawatan selama ± 15 menit ibu dapat
memahami tumbuh kembang anak.
Kriteria hasil:
- KU baik, Kesadaran composmentis
- Berat badan 7,2 – 11 kg
- Panjang badan 68,0 – 76,0 cm

VII. PERENCANAAN TINDAKAN


1. Beritahu hasil pemeriksaan anak kepada ibunya
Rasional : Ibu menjadi tahu keadaan anaknya dan tidak perlu kuatir
2. Observasi tumbuh kembang anak
Rasional : Untuk mengetahui tumbuh kembang anaknya sesuai dengan
umurnya
3. Anjurkan ibu agar tetap memberikan stimulasi kepada anak untuk tumbuh
kembang anaknya
Rasional : Pertumbuhan dan perkembangan anak normal sesuai dengan
usianya
PENGKAJIAN DATA PADA ANAK
Nama Mahasiswa : Slamet Riyanto
No. Rekam Medik : 001182
Ruangan : Anak
Tanggal masuk : Tanggal 03 Juni 2018, Jam 09:45 Wita
Tanggal pengkajian : Tanggal 03 Juni 2018, Jam 10:05 Wita
I. PENGKAJIAN DATA
A. BIODATA
1. Identitas Klien
a. Nama : An. B
b. Tempat tanggal lahir/usia : 9 Bulan
c. Jenis kelamin : Laki-laki
d. Agama : Islam
e. Pendidikan :-
f. Alamat : Watubangga
2. Identitas Orang Tua
a. Ayah
Nama : Tn. A
Usia : 28 Tahun
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Swasta
Agama : Islam
Alamat : Watubangga
b. Ibu
Nama : Ny. D
Usia : 27 Tahun
Pendidikan : SMA
Pekerjaan :IRT
Agama : Islam
Alamat : Watubangga
3. Identitas Saudara Kandung
No Nama Usia Hubungan Status Kesehatan
1 An. S 5 Tahun Kakak Sehat

B. KELUHAN UTAMA
Ibu mengatakan anaknya tidak ada keluhan apa-apa dan ibu mengatakan
ingin mengetahui pertumbuhan anaknya saat ini.
C. RIWAYAT KESEHATAN
1. Riwayat Kesehatan Sekarang
Ibu mengatakan anaknya tidak dalam keadaan sakit apapun.
2. Riwayat Kesehatan Lalu
a. Pre Natal Care
1) Ibu mulai melakukan pemeriksaan kehamilan pada TM I
2) Ibu mengatakan mual saat awal kehamilan
3) Ibu tidak pernah dirawat selama hamil
4) Ibu tidak pernah terkena sinar X maupun melakukan
meditasi selama kehamilan
5) Pola makan Ibu baik selama hamil, kenaikan BB 1 kg setiap
bulan
6) Imunisasi TT3 dan TT4 pada TM II.
7) Golongan darah Ibu A dan Ayah AB
b. Natal
1) Ibu melahirkan di Puskesmas
2) Umur kehamilan 9 bulan, jenis persalinan normal (Spontan)
3) Penolong Bidan
4) Persalinan normal tanpa obat/penghilang rasa nyeri\
5) Tidak ada pembiusan saat persalinan
6) Tidak ada komplikasi
c. Post Natal Care
1) Keadaan bayi baik, bayi menangis, gerakan aktif,
BB = 3100gr
PB = 49cm
A/S = 8/10
2) Keadaan setelah 28 hari
Bayi kuat minum ASI
BB = 3900 gr
3) Anak tidak menderita penyakit
4) Ibu dan bayi pulang ke rumah, KU baik.
3. Riwayat Kesehatan Keluarga
a. Ibu mengatakan dalam keluarganya tidak ada riwayat penyakit
menurun, menular, dan menahun seperti: DM, TBC, Jantung,
Asma, dll.
b. Genogram

KETERANGAN
= LAKI_LAKI

= PEREMPUAN

= KLIEN

= TINGGAL SATU RUMAH


D. RIWAYAT IMUNISASI
No Jenis Imunisasi Waktu Pemberian Reaksi Setelah Pemberian
1 BCG 1 bulan Demam
2 DPT (I,II,III) 2, 3, 4 bulan Tidak Ada
3 Polio (I,II,III) 2, 3, 4 bulan Tidak Ada
4 Campak 9 bulan Tidak Ada
5 Hepatitis 6 bulan Tidak Ada
6 Lain-Lain - -

E. RIWAYAT TUMBUH KEMBANG


1. Pertumbuhan Fisik
a. Berat badan dan Tinggi badan
Umur Berat Badan Tinggi Badan
1 Bulan 3900 gr 49 cm
2 Bulan 4500 gr 50 cm
3 Bulan 5100 gr 50 cm
4 Bulan 5800 gr 51 cm
5 Bulan 6400 gr 51 cm
6 Bulan 7000 gr 52 cm
7 Bulan 7600 gr 52 cm
8 Bulan 8200 gr 53 cm
9 Bulan 9200 gr 53 cm

b. Waktu tumbuh gigi


Gigi mulai tumbuh saat umur ±8 Bulan.
2. Perkembangan Tiap Tahap
Usia anak saat :
a. Berguling = ± 6 Bulan
b. Duduk = ± 8 Bulan
c. Merangkak = ± 8 Bulan
d. Berdiri =-
e. Berjalan =-
f. Senyum = ± 1 Bulan
g. Bicara = ± 9 Bulan
h. Berpakaian =-
F. RIWAYAT NUTRISI
1. Pemberian ASI
a. Pertama kali disusui sejak lahir
b. Waktu dan cara pemberian
Diberikan setiap 2 jam dengan cara memasukkan semua areola
mammae kedalam mulut bayi. Diberikan bergantian antara
payudara kiri dan kanan setiap 10 menit.
c. Diberikan sampai bayi kenyang
d. ASI ekslusif diberikan sampai usia 6 Bulan. Dan setelah 7
Bulan diberikan MP-ASI.
2. Pemberian Susu Formula
a. ASI sudah mulai berkurang
b. Jumlah pemberian setiap hari ± 500 ml
c. Cara pemberian dengan dot
3. Pemberian Makanan Tambahan
a. Pertama kali diberikan umur 7 Bulan
b. Jenis
1) Bubur sum-sum kacang hijau
2) Pisang
4. Pola perubahan nutrisi tiap tahapan usia
0- 6 Bulan = ASI
6-9 Bulan = ASI + MP-ASI
G. RIWAYAT PSIKOSOSIAL
1. Tampak ada ruang bermain dalam rumah. Anak masih tidur
bersama orang tuanya.
2. Kehidupan perkawinan kedua orang tua tampak harmonis.
3. Hubungan dengan keluarga baik
4. Yang mengasuh orang tua.
5. Ibu dan Ayah selalu menerapkan disiplin
6. Latihan toilet diajarkan sejak dini.
7. Pola bermain disiplin, berhenti bermain jika waktu tidur.
H. RIWAYAT SPIRITUAL
1. Anak diajarkan tentang agama sejak dini.
2. Keluarga taat beragama kepada Allah SWT.
I. REAKSI HOSPITALISASI
1. Ibu mengatakan ingin mengetahui pertumbuhan anaknya saat ini.
2. Dokter menceritakan kondisi anak kepada orang tuanya.
3. Orang tua senang anaknya sehat.
J. AKTIVITAS SEHARI-HARI
1. Nutrisi
a. Selera makan baik.
b. Menu makan ASI + MP-ASI
c. Frekuensi makan
Kadang-kadang ASI, Susu formula 2xsehari, MP-ASI 3xsehari.
2. Cairan
a. Anak selalu minum ASI + Susu formula
b. Kadang-kadang ASI, Susu formula 2xsehari
3. Eliminasi (BAB & BAK)
a. Terkadang memakai pampers
b. Frekuensi tidak teratur
c. BAB Konsistensi lunak
4. Istirahat dan Tidur
a. Anak lebih suka main, rewel jika mau tidur.
b. Jam tidur tidak teratur
Tidur siang ± 2 Jam
Tidur malam ±10 Jam
c. Upaya yang dilakukan dengan disusui atau dinyanyikan
5. Olah Raga
Anak belum bisa melakukan aktivitas olah raga
6. Personal Hygiene
a. Mandi masih dimandikan sama Ibu
Mandi 2x sehari, Gosok gigi 2x sehari
Cuci rambut 2x seminggu
b. Gunting kuku dibantu Ibu
7. Aktivitas/Mobilitas Fisik
Kegiatan sehari-hari merangkak dan bermain
K. PEMERIKSAAN FISIK
1. Keadaan Umum Klien
a. Keadaan composmentis
b. Anak tampak ceria
c. Pakaian bersih
2. Tanda-tanda vital
a. Suhu : 36,7°C
b. Nadi : 102 X/m
c. Respirasi : 40 X/m
3. Antropometri
a. Panjang badan : 53 cm
b. Berat badan : 9200 gram
c. Lingkar lengan atas :
d. Lingkar kepala :
e. Lingkar dada :
f. Lingkar perut :
g. Skin fold :
4. Sistem Pernafasan
a. Hidung : Simetris, tidak ada polip, tidak ada secret.
b. Leher : Tidak ada pembesaran kalenjar
c. Dada
1) Simetris kiri dan kanan
2) Gerakan dada normal
3) Tidak ada pembengkakan, tidak batuk, tidak sesak,
4) Tidak ada suara ronchi, tidak ada suara wheezing
5. Sistem Kardiovaskuler
a. Konjungtiva tidak pucat
b. Arteri carotis teraba
c. Vena jugularis tidak ada pembesaran
d. Jantung normal
6. Sistem Pencernaan
a. Sklera tidak ikterus
b. Bibir lembab
c. Mulut bersih, terdapat 2 gigi yang baru tumbuh, kemampuan
menelan baik, gerakan lidah baik.
d. Abdomen normal
e. Anus normal.
7. Sistem Indra
a. Mata
1) Kelopak mata normal, bulu mata tampak panjang, alis tebal
2) Lapang pandang normal
b. Hidung
1) Penciuman baik, tidak perih dan trauma mimisan (-)
2) Tidak ada secret
c. Telinga
1) Daun telinga bersih
2) Tidak ada serumen
3) Membran timpani terlihat
4) Fungsi pendengaran baik
8. Sistem Syaraf
a. Fungsi cerebral
1) Status mental terlihat baik
2) Kesadaran normal
3) Dada dengan tangan, tepuk tangan
b. Fungsi Motorik
Tonus otot normal
Kekuatan otot normal
c. Reflex
Ekstremitas atas dan bawah normal.
9. Sistem Muskuloskeletal
a. Bentuk kepala normal
b. Vertebrae normal
c. Pelvis normal
d. Lutut normal
e. Kaki baru belajar berdiri
f. Bahu dan tangan tampak kuat
10. Sistem Integumen
a. Bentuk simetris, warna rambut hitam, tidak rontok, tidak ada
ketombe
b. Kulit putih bersih, suhu normal, tidak terdapat luka.
c. Kuku bersih, tampak kemerahan
11. Sistem Endokrin
a. Kalenjar thyroid teraba
b. Urine normal
c. Keringat tidak berlebihan, suhu tubuh normal, leher tidak kaku
12. Sistem Perkemihan
a. Perkemihan dalam keadaan normal
13. Sistem Reproduksi
Laki-Laki
Testis sudah turun dalam serotum, tidak ada benjolan, tidak ada
kelainan.
14. Sistem Imun
a. Tidak ada alergi cuaca, debu, maupun binatang
b. Imunisasi lengkap
c. Terkadang terkena pilek apabila perubahan cuaca.
L. PEMERIKSAAN TINGKAT PERKEMBANGAN
1. Personal sosial : Dada dengan tangan, tepuk tangan
2. Motorik halus : Menaruh kubus dalam cangkir, membentuk 2
kubus, memegang icik-icik
3. Motorik kasar : Duduk, merangkak, berdiri berpegangan
4. Bahasa : Mengoceh, menirukan kata-kata, menoleh kearah suara.
M. TEST DIAGNOSTIK
-
N. TERAPI
II. ANALISA DATA

KEMUNGKINAN MASALAH
DATA
ETIOLOGI KEPERAWATAN
DS Tidak ada masalah
- Ibu mengatakan anaknya tidak ada keluhan apa-apa dan ibu
mengatakan ingin mengetahui pertumbuhan dan
perkembangan saat ini

DO
- KU : Baik BB 9200 gram
- Kesadaran : Composmentis
- Suhu : 36,7°C
- Nadi : 102 X/m
- Respirasi : 40 X/m
- Tahap Tumbuh kembang :
Duduk : ± 8 bln
Merangkak : ± 8 bln
Makan biskuit sendiri : ± 8 bln
Berdiri dengan berpegangan : ± 9 bln

Tingkat Perkembangan :
- Personal sosial : Dada dengan tangan, tepuk tangan
- Motorik halus : Menaruh kubus dalam cangkir, membentuk 2
kubus, memegang icik-icik
- Motorik kasar : Duduk, merangkak, berdiri berpegangan
- Bahasa : Mengoceh, menirukan kata-kata, menoleh kearah
suara
III. PERENCANAAN dan IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
N Diagnosa Perencanaan
Implementasi Evaluasi
o Keperawatan Tujuan Intervensi Rasional
1 Bayi usia 9 Setelah dilakukan 1. Beritahu hasil 1. Ibu menjadi tahu 1. Memberitahu hasil 1. DS
Ibu mengatakan sudah mengerti
bulan dengan asuhan Keperawatan pemeriksaan anak keadaan anaknya pemeriksaan anak kepada
tentang penjelasan nakes
tumbuh selama ± 15 menit kepada ibunya dan tidak perlu ibunya
2. DO
kembang ibu dapat 2. Observasi tumbuh kuatir 2. Mengbservasi tumbuh
KU bayi : baik
normal memahami tumbuh kembang anak 2. Untuk mengetahui kembang anak
Kesadaran : composmentis
kembang anak. - Motorik halus tumbuh kembang 3. Menganjurkan ibu agar
Suhu : 36,7°C
- Personal sosial anaknya sesuai tetap memberikan
Nadi : 102 X/m
Kriteria hasil - Motorik kasar dengan umurnya stimulasi kepada anak
Respirasi : 40 X/m
- KU baik. - Bahasa 3. Pertumbuhan dan untuk tumbuh kembang
BB : 9200 gram
- Kesadaran 3. Anjurkan ibu agar perkembangan anak anaknya
- Personal sosial : Dada dengan
composmenti tetap memberikan normal sesuai
tangan, tepuk tangan
- Berat badan 7,2 – stimulasi kepada dengan usianya
- Motorik halus : Menaruh kubus
11 kg anak untuk tumbuh
dalam cangkir, membentuk 2
- Panjang badan kembang anaknya
kubus, memegang icik-icik
68,0 – 76,0 cm - sering
- Motorik kasar : Duduk,
mengajak
merangkak, berdiri berpegangan
bicara anak
- Bahasa : Mengoceh, menirukan
- memberikan
kata-kata, menoleh kearah suara
mainan
- memberikan
3. A
kue/biscuit
Bayi usia 9 bulan dengan tumbuh
supaya bisa
kembang normal
makan sendiri
4. P
Lanjutkan intervensi:
- Anjurkan ibu untuk tetap
memberikan stimulasi kepada
anaknya, antara lain:
1. sering mengajak bicara anak
2. memberikan mainan
3. memberikan kue/biscuit
supaya bisa makan sendiri
- Observasi tumbuh kembang anak