You are on page 1of 12

Asuhan keperawatan pada perkembangan psikososial remaja (12-18 tahun)

pembentukan identitas diri dan bingung peran

Disusun oleh kelompok 5 :

 Basori putra
 Erin saputra
 Handani
 Khairunnisyah
 Nurfauszirah
 Sito febiyati

Semester 3 keperawatan

Sekolah tinggi ilmu kesehatan

STIKES MATARAM
Asuhan keperawatan pada perkembangan psikososial remaja (12-18 tahun)

pembentukan identitas diri dan bingung peran

1. Pengkajian
Perkembangan psikososial remaja adalah kemampuan remaja untuk mencapai identitas
dirinya yang meliputi peran, tujuan pribadi, dan keunikan atau ciri khas diri. Kemampuan ini
tercapai melalui serangkaian tugas perkembangan yang harus diselesaikan remaja. jika tidak
dapat mencapai kemampuan tersebut, remaja akan mengalami kebingungan peran yang
berdampak pada rapuhnya kepribadian sehingga terjadi gangguan konsep diri.

Tugas perkembangan Perilaku remaja

Pekembangan yang normal : • Menilai diri secara objektif


Pembentukan identitas diri • Merencanakan masa depannya
• Dapat mengambil keputusan
• Menyukai dirinya
• Berinteraksi dengan lingkungannya
• Bertanggung jawab
• Mulai memperlihatkan kemandirian
dalam keluarga
• Menyelesaikan masalah dengan
meminta bantuan orang lain

Penyimpangan perkembangan : bingung • Tidak menemukan ciri khas (kekuatan


peran dan kelemahan) dirinya
• Merasa bingung, bimbang
• Tidak mempunyai rencana untuk masa
depan
• Tidak mamuberintraksi dengan
linkungannya
• Memiliki rilaku antisosial
• Tidak menyukai dirinya
• Sulit mengambil keutusan
• Tidak memunyai minat
• Tidak mandiri

2. Diagnosa keperawatan

potensial (normal): potensi pembentukan idenitas diri


resiko (penyimpangan) : resiko bingung peran

3. Tindakan keperawatan
A. Tindakan keperawatan untuk perkembangan psikososial remaja bertujuan :
1. Remaja mampu menyebutkan karakteristik perkembangan psikososial yang normal
dan menyimpang
2. Remaja mampu menjelaskan cara mencapai perkembangan psikososial yang normal
3. Remaja mampu melakukan tindakan untuk mencapai perkembangan psikososial yang
normal
Tugas perkembangan Tindakan keperawatan
Perkembangan yang normal : 1. Diskusikan ciri perkembangan psikososial remaja yang normal dan
pembentukan identitas diri menyimpang
2. Diskusikan cara untuk mencapai perkembangan psikososial yang
normal
 Ajarkan remaja untuk berinteraksi dengan orang lain
yang membuatnya nyaman mencurahkan perasaan,
kekhawatiran dan perhatian
 Anjurkan remaja untuk mengikuti organisasi yang
bertujuan positif ( olahraga, seni, beladiri)
 Anjurkan remaja untuk mengikuti kegiatan rumah sesuai
perannya
3. Bombing dan motivasi remaja dalam membuat rencana kegiatan
dan melaksanakan rencana yang telah dibuatnya

Penyimpangan 1. Diskusikan aspek postif / kelebihan yang dimiliki remaja


perkembangan : 2. Bantu mengidentifikasi berbagai peran yang dapat ditampilkan
Bingung peran remaja dalam kehidupannya
3. Diskusikan penampilan peran yang terbaik untuk remaja
4. Bantu remaja mengidentifikasi perannya di keluarga

B. Tindakan keperawatan untuk keluarga bertujuan


1. Keluarga mampu memahami perilaku yang menggambarkan perkembangan remaja
yang normal dan menyimpang
2. Keluarga mampu memahami cara menstimuli perkembangan remaja
3. Keluarga mampu mendemonstrasikan tindakan untuk menstimulasi perkembangan
remaja
4. Keluarga mampuu merencanakan tindakan untuk mengembangkan kemampuan
psikososial remaja
Tindakan keperawatan untuk keluarga adalah sebagai berikut :

1. Jelaskan ciri perkembangan remaja yang normal dan menyimpang


2. Jelaskan cara yang dapat dilakukan keluarga untuk memfasilitasi perkembangan yang
normal
a. Fasilitasi remaja untuk berinteraksi dengan kelompok sebaya
b. Anjurkan remaja untuk bergaul dengan orang lain yang membuatnya nyaman
mencurahkan perasaan, perhatian dan kekhawatiran.
c. Anjurkan remaja untuk mengikuti organisasi yang positif ( pramuka, keagamaan,
olahraga, beladiri)
d. Berperan sebagai teman curhat bagi remaja
e. Berperan sebagai contoh bagi remaja dalam melakukan interaksi sosial yang baik
f. Beri lingkungan yang nyaman bagi remaja untuk melakukan aktifitas Bersama
kelompoknya
3. Diskusikan dan demonstrasikan tindakan untuk membantu remaja memeroleh identitas
diri
4. Diskusikan rencana tindakan yang akan dilakukan keluarga untuk memfasilitasi remaja
memeroleh identitas diri
Sp 1- REMAJA : MEMBINA HUBUNGAN SALING PERCAYA DENGAN REMAJA,
MENJELASKAN CIRI PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL REMAJA YANG NORMAL DAN
MENYIMPANG, MENDEMONTRASIKAN DAN MELATIH CARA MENCAPAI
PERKEMBANGAN REMAJA YANG NORMAL DAN MENYUSUN RENCANA TINDAKAN
UNTUK MENCAPAI PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL REMAJA YANG NORMAL.

A. Orientasi :
 Perawat : Selamat siang/sore/pagi Pak ibu. saya perawat sito febiyati dari puskesmas
tanjung karang. Bisa dipanggil sito Nama bapak ibu siapa?
 Ibu : saya khairunnisyah dan ini suami saya basori putra.
 perawat :Bisa dipanggil siapa ?
 ibu : panggil saja bu nisa dan pak baori
 perawat : bagaimana perasaan bapak ibu hari ini?
 ibu : baik baik saja
 perawat : Saya ingin bertemu dengan adik dani untuk mendiskusikan perkembangan dani
yang sudah remaja.
 bapak : baiklah tunggu dulu biar dani saya panggilkan.
 Perawat : saya perawat sito febiyati dari puskesmas tanjung karang, bisa dipanggil sito.
nama adik siapa? Suka dipanggil siapa ?
 Dani : saya handani bisa dipanggil dani
 Perawat : baiklah pak basori dan bu nisa, saya ingin minta waktunya dani sebentar.
 Ibu : kami akan ke belakang sebentar, nanti kami kesini lagi
 Perawat :terima kasih. bagaimana perasaanya hari ini dani ?
 Dani : baik baik saja.
 Perawat : Begini dani, kita akan berbincang bincang sebentar tentang perkembangan
remaja ?
 Dani : baik
 Perawat : dimana kita berbincang – bincang ?
 Dani : disini saja
 perawat : diruangan ini selama 20 menit?
 Dani : ya
B. Kerja
 perawat : Saya bawakan leaflet tentang perkembangan remaja. silahkan dani
membacanya.
 dani : ( menerima selebaran )
 Perawat : Disitu tertulis ciri perkembangan remaja yang normal dan menyimpang. apakah
menurut dani , perilaku dani sudah sesuai dengan yang tertulis disitu?
 Dani : ( bingung)
 Perawat : Baiklah, saya jelaskan sedikit. Tugas utama remaja adalah mencapai identitas
atau mengenal jati diri seperti kelebihan, kekurangan, tujuan hidup, peran dikeluarga,
sekolah, kelompok dan lingkungan terdekat. Mari kita diskusikan satu persatu.
 Dani : baiklah
 Perawat : yang pertama, dani rasakan punya kelebihan di bagian mana? Ekskul ?
olimpiade?
 Dani : saya merasa punya bakat untuk jadi penulis, saya juga orang yang rajin
 Perawat : wah wah bagus tuh, lanjutkan ya. Kalau kekurangan yang dani rasakan sendiri
apa misalnya ?
 Dani : saya agak canggung dalam memulai percakapan dengan orang lain
 Perawat : kalau begitu belajar lebih akrab lagi ya dani. selain itu bagaimana dengan
tujuan hidup? Kehidupan sekolah atau lingkungan masyarakat?
 Dani : sampai sekarang keinginan saya masih satu yaitu membalas orang tua saya,
membahagiakannya. Kalo keseharian disekolah baik baik saja, tapi kalau di masyarakat
saya kurang akrab.
 Perawat : baiklah saya paham. Jadi begini dani, menurut saya tugas dani sebagai seorang
remaja masih kurang.
 dani : lalu apa yang terjadi jika saya, tugas sebagai seorang remaja masih kurang ?
 Perawat : jadi begini dik dani, jika remaja tidak dapat mencapai tugas tersebut, remaja
akan mengalami kebingungan dan sulit mengenal kelebihan dan kekurangan diri. Nah
coba ditelaah lagi ya.
 Dani : (berpikir)
 Perawat : Apakah sudah dapat dipahami dani?
 Dani : saya paham
 Perawat : baiklah, dengan kekurangan dan kelebihan itu, bagaimana pendapat dani
tentang diri dani sendiri.
 Dani : saya fikir saya masih belum bisa memanfaatkan bakat saya karena hal kecil itu,
 Perawat : Menurut dani, apa yang sudah dani lakukan selama ini untuk keluarga ?
 Dani : saya belum benar benar memberikan hal yang membanggakan
 Perawat : sekarang dani sudah mengenal kelebihan dan kekurangan sendiri. Apa cita cita
dani ?
 Dani : saya ingin menjadi pemain bola professional.
 Perawat : apa upaya yang dani lakukan untuk mencapainya? Apa alternatif kedua jika cita
cita itu tidak tercapai ?
 Dani : saya akan giat dalam latihan, tentunya kerja keras pula. Jika ini tidak lancar
mungkin saya akan coba dengan jadi penulis novel.
 Perawat : wah bagus sekali. Kalau begitu mari baca kembali leaflet ini mengenai cara
agar dani berkembang sebagai remaja yang sehat. Caranya yaitu dani harus bergaul
dengan teman sebaya dani atau orang lain yang mempunyai kegiatan positif, mengikuti
kegiatan di sekolah atau diluar sekolah, seperti seni atau kegiatan olahraga, dan punya
teman yang bisa diajak curhat,
 Dani : sepertinya saya bisa melakukan itu.
 Perawat : baguslah. Bagaimana kalau dilakukan latihan kegiatan yang dapat dnai lakukan
di rumah seperti merapikan tempat tidur atau kegiatan lain dirumah?
 Dani : ya bisa bisa
 Perawat : Bagus sekali! Bagaimana kalau kegiatan ini kita masukkan dalam rencana
kegiatan dani setiap hari?
 Dani : siappp!
C. Terminasi

 Perawat : Bagaimana perasaan dani setelah kita berbincang bincang?


 dani : baikanlah sedikit.
 Perawat : apakah dani masih ingat ciri ciri remaja yang suda kita bicarakan tadi ?
 Dani : mencapai identitas atau mengenal jati diri seperti kelebihan, kekurangan, tujuan
hidup, peran dikeluarga, sekolah, kelompok dan lingkungan terdekat
 Perawat : Wah bagus sekali. Kalau cara cara untuk mencapainya apa saja?
 dani : yang pertama harus bergaul denga teman sebaya dani atau orang lain yang
mempunyai kegiatan positif, yang kedua mengikuti kegiatan di sekolah atau diluar
sekolah, seperti seni atau kegiatan olahraga, dan punya teman yang bisa diajak curhat,
 Perawat : bagus sekali. Gini dik dani, Saya akan tinggalkan leaflet ini, silahkan dani
membacanya. Cobalah lakukan untuk mencapainya.
 Dani : akan saya usahakan.
 Perawat :. Baiklah, bapak ibu saya pamit dulu. Sampai jumpa.
 Keluarga : sampai jumpa
SP 1 –KELUARGA: MEMBINA HUBUNGAN SALING PERCAYA DENGAN KEUARGA,
MENJELASKAN CIRI PERKEMBANGAN PSIKOSOSIA REMAJA YANG NORMAL DAN
MENYIMPANG, MENDEONTRASIKAN DAN MELATIH CARA MENCAPAI
PERKEMBANGAN REMAJA YANG NORMAL, DAN MENYUSUN RENCANA
TINDAKAN UNTUK MENCAPAI PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL REMAJA YANG
NORMAL

1. ORIENTASI
 Perawat : assalamualaikum. selamat pagi/ siang/ sore.
 Ibu : waalaikumsalam.selamat pagi/ siang/ sore juga.
 Perawat : saya perawat nurfauzirah dari puskesmas tanjung karang, bisa di panggil irah.
Nama ibu bapak siapa?
 Ibu : saya khairunnisyah dan ini basori putra suami saya. Bisa dipanggil bu nisa dan pak
basori.
 Perawat : Bagaimana perasaan bapak/ibu hari ini?
 Ibu : alhamdulillah baik baik saja.
 Perawat : sukurlah. hari ini saya datang untuk mendiskusikan tentang perkembangan
psikososial remaja dan cara mencapainya agar perkembangan dani lebih optimal.
 bapak : oh iya iya.
 Perawat : Dimana kita akan bicara, pak/bu?
 ibu : disini saja.
 Perawat : Baiklah, kita akan berbicara selama kurang lebih 12 menit ya. Bagaimana?
 Ibu : baiklah

2. KERJA
 Perawat : tadi saya dan dani sudah bicara tentang perkembangan psikososial remaja dan cara
mencapainya agar perkembangan dani lebih optimal. Kita akan diskusikan Bersama
mengenai hal itu. bacalah leaflet ini sebentar (menyodorkan)
 Ibu dan bapak : ok ok
 Perawat : , saya akan jelaskan sedikit. Tugas utama remaja adalah mencapai identitas atau
mengenali jati diri, seperti kelebihan, kekurangan, tujuan hidup, peran di keluarga, sekolah,
kelompok, dan lingkungan terdekat.
 bapak dan ibu : (terus mendengarkan)
 Perawat : Jika remaja tidak dapat mencapai tugas tersebut, remaja akan mengalami
kebingungan dan sulit mengenal kelebihan dan kekurangan diri. Sampai sini Ada yang ingin
bapak/ ibu tanyakan ?
 Bapak dan ibu : tidak ada
 Perawat : kalau tidak ada maka akan saya lanjutkan. saya akan jelaskan cara yang dapat
bapak/ ibu lakukan untuk menfasilitasi perkembangan dani yaitu
a. fasilitasi dani untuk berinteraksi dengan kelompok sebaya,
b. anjurkan dani untuk bergaul dengan orang lain yang buatnya nyaman mencurahkan
perasaan, perhatian, dan kekhawatiran,
c. anjurkan dani untuk mengikuti organisasi yang mempunyai kegiatan positif
(olahraga, seni, bela diri, pramuka, pengajian),
d. berperan sebagai teman curhat bagi dani
e. sebagai contoh peran bagi dani dalam melakukan interaksi sosial yang baik
f. berikan lingkungan yang nyaman bagi dani untuk melakukan aktivitas bersama
kelompoknya.
 bapak : oh begitu ya, cukup banyak
 Perawat : Menurut bapak/ ibu, apa yang sudah dani lakukan selama ini untuk keluarga dan
prestasinya di sekolah?
 ibu : ada beberapa si mba
 Perawat : Cobalah ungkapkan kebanggan bapak atau ibu pada dani secara langsung, karena
itu bisa memotivasi dan membantu dani mengenali diri sendiri.
 Ibu dan bapak : akan kami lakukan setelah ini.
 Perawat : bapak/ ibu dapat meneruskan hal ini dengan menfasilitasi kegiatan lainya supaya
dani lebih merasa percaya diri. Selain itu, bapak/ ibu juga harus berperan sebagai contoh
dalam berinteraksi dan menfasilitasi lingkungan yang nyaman bagi dani untuk dapat
beraktifitas dengan teman-temanya. Apakah menurut bapak/ ibu dani, hal ini dapat di
lakukan?
 Ibu dan bapak : tentunya bisa
 Perawat : Bagaimana pak / buk, ada yang ingin ditanyakan lagi?
 Ibu dan bapak : tidak ada

3. TERMINASI
 Perawat : Nah, pak/ bu, kita sudah selesai mendiskusikan ciri perkembangan psikososial
remaja dan cara untuk mencapainya, baik yang harus dilakukan bapak/ ibu , bapak ibu
dapat meneruskan kegiatan lainya untuk dani.
 ibu : baik iya
 Perawat : bagaimana perasaan ibu dan bapak setelah kita berebincang
 Ibu dan bapak : kami sangat senang
 Perawat : Apakah masi ada hal lain yang ingin bapak/ ibu ketahui?
 ibu : tidak ada
 Perawat : kalau sudah cukup maka Saya pamit dulu, pak/bu, sampai jumpa.