You are on page 1of 2

Abstrak

Perusahaan Daerah Air Minum Kota Malang merupakan badan usaha milik
daerah yang bergerak dalam bidang penyediaan air minum bagi masyarakat Kota
Malang. Di Indonesia PDAM memiliki lebih dari 400 PDAM yang tersebar di
setiap provinsi, kabupaten, dan kotamadya. Secara geografis Kota Malang berada
pada posisi 112.06°-112.07° Bujur Timur, 7.06°-8.02° Lintang Selatan. Sampai
saat ini PDAM Kota Malang telah melayani 80% dari jumlah penduduk Kota
Malang yaitu sebesar 851.298 jiwa dengan cakupan pelayanan 80% dari luas
wilayah pelayanan sebesar ±110 Km2. Pada umumnya masalah-masalah yang
dihadapi oleh PDAM yaitu tingkat pelayanan yang rendah, sumber air baku,
tingkat kehilangan air yang cukup besar, dan sebagainya. Sejak tahun 2010
PDAM Kota Malang mulai berkomitmen melaksanakan program penurunan
kehilangan air dimana saat itu angka kehilangan air hampir mencapai 50 % dan
beberapa layanan tekanan air pelanggan mulai kurang. Kehilangan air merupakan
masalah yang cukup serius bagi PDAM. Jika tidak ditangani dengan baik, maka
dapat menyebabkan hal-hal berikut seperti kerugian secara finansial, tekanan
menurun di wilayah pelayanan, kualitas air menurun, jumlah air yang digunakan
masyarakat berkurang, dan tidak bisa melayani permintaan sambungan baru
pelanggan. Strategi awal yang dilakukan oleh jajaran direksi untuk mengatasi
masalah ini adalah dibentuknya struktur kehilangan air masuk ke dalam struktur
organisasi. Setelah organisasi kehilangan air terbentuk maka program selanjutnya
adalah mengimplementasikan teori strategi penurunan kehilangan air seperti 4
elemen strategi penurunan kehilangan air fisik, Infrastruktur DMA dan strategi
penurunan kehilangan air non fisik. Dari implementasi strategi yang telah
ditetapkan, pada tahun 2016 angka kehilangan air turun menjadi 19,56 %. Hal ini
merupakan suatu penurunan angka yang sangat signifikan sehingga dapat menjadi
pembelajaran bagi Perusahaan Daerah Air Minum di wilayah lainnya.

Kata kunci: kehilangan air,


Abstract
PDAM Malang is a regional owned enterprises which engages in the field of
provision of drinking water for Malang Community. In Indonesia PDAM has
more than 400 PDAMs that spread throughout at every province, regency, dan
municipality. Geographically Malang City are in position 112.06°-112.07° east
longitude, 7.06°-8.02° south latitude. Until now PDAM of Malang has served
80% of population of Malang City that is equal to 851.298 people with service
coverage 80% of the service area that is equal to approximately 110 km2. In
general the problems that faced by PDAM are low service levels, source of raw
water, the highly water loss, etc. Since 2010 PDAM of Malang began to commit
for implementing the program of reduction of water loss, at that time 50 percents
dan few of customer's water pressure services are less. Water loss is a quite
serious problem for PDAM. If not handled properly, it can cause the following
things such as financial losses, drop pressure in service areas, decreasing of water
quality, reduced amount of water that used by the community, and can’t serving
new customer connection requests. The initial strategy undertaken by the board of
directors to overcome this problem is the formation of waterloss structure into the
organizational structure. Once the waterloss organization is established, the next
program is to implement the strategy of waterloss reduction such as 4 elements of
the strategy of decreasing physical waterloss, DMA Infrastructure and non-
physical waterloss reduction strategy. From the implementation of the established
strategy, reduction of waterloss fell to 19.56 percents in 2016. This is a very
significant decreasing in numbers that can be a learning for PDAM in other areas.

Keywords: water loss,