You are on page 1of 21

ANALISA IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN

HARAPAN MASYARAKAT DAN RENCANA


KEGIATAN UKM
UPT PUSKESMAS IBRAHIM ADJIE
DI PUSKESMAS GUMURUH
TAHUN 2018

UPT PUSKESMAS IBRAHIM ADJIE


TAHUN 2018
Jalan Ibrahim adjie No.88 Telp (022) 7208355 Bandung 40272
PEMERINTAH KOTA BANDUNG
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS IBRAHIM ADJIE
Jalan Ibrahim adjie No.88 Telp (022) 7208355 Bandung 40272

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Salah satu bentuk pelayanan publik yang dilaksanakan oleh


pemerintah adalah pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat.
Reformasi dibidang kesehatan dilaksanakan untuk meningkatkan
pelayanan kesehatan dan menjadikannya lebih efisien, efektif serta dapat
dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat

Pemerintah telah berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat


akan pelayanan kesehatan dengan mendirikan Rumah Sakit dan Pusat
Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS)

Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) sebagai salah satu


sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada
masyarakat memiliki peran yang sangat strategis dalam mempercepat
peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu Puskesmas
dituntut untuk memberikan pelayanan yang bermutu yang memuaskan
bagi pasiennya sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dapat
menjangkau seluruh lapisan masyarakatnya (Azwar, 1994).

Untuk memgetahui tingkat pengetahuan serta harapan


masyarakat, maka dilakukan SMD/pengumpulan kuisioner identifikasi
kebutuhan dan harapan masyarakat

B. TUJUAN SMD

1. Tujuan Umum

Untuk mengentahui identifikasi kebutuhan dan harapan


masyarakat di Puskesmas Gumuruh

2. Tujuan Khusus

2.1 Mengidentifikasi kebutuhan masyarakat di Puskesmas


Gumuruh

2.2 Mengidentifikasi Harapan masyarkat di Puskesmas


Gumuruh

C. MANFAAT SMD

Sebagai bahan tolak ukur Puskesmas dalam memberikan


pelayanan terhadap masyarakat
BAB II

PEMBAHASAN

A. MUTU PELAYANAN

Konsumen pelayanan kesehatan tidak dapat dinilai secara teknis


medis, oleh karena itu mereka menilai dari sisi non teknis. Ada dua
penilaian tentang pelayanan kesehatannya yaitu kenyamanan dan nilai
pelayanan yang diterima. Konsumen pelayanana dengan harapan
terhadap pelayanan yang diberikan sehingga membentuk kepuasan
mutu pelayanan. Hasil yang dapat terjadi (Donabedian, 1988):

1. Jika harapan itu terlampaui, pelayanan tersebut dirasakan sebagai


kualitas pelayanan yang luar biasa.

2. Jika harapan sama dengan pelayanan yang dirasakan, maka


kualitas memuaskan

3. Jika harapan tidak sesuai atau tidak terpenuhi maka kualitas


pelayanan tersebut dianggap tidak dapat diterima atau
mengecewakan pasien.

B. TEMPAT DAN WAKTU SMD


SMD kebutuhan dan harapan masyarakat dilakukan di Wilayah
Puskesmas Gumuruh pada bulan Januari 2018.

C. TEKNIK PENGOLAHAN DAN ANALISA DATA


1. Pengolahan Data
Bentuk pengolahan data pada penelitian ini dengan tahapan:
1.1 Editing yaitu memeriksa data yang terkumpul tentang
kelengkapan isian, sehingga bilaternyata ada yang belum
lengkap bisa diulang ke sumber yang bersangkutan.
1.2 Coding yaitu pemberian kode kuesioner pada masing-masing
jawaban menurut macamnya untuk memudahkan dalam tahap
pengolahan data yaitu dengan memberikan kode angka
1.3 Transfering memasukan data yang telah diedit dan dikoding
menggunakan fasilitas komputerdengan program kode angka di
olah dengan SPSS
1.4 Tabulating Mengelompokan data ke dalam tabel yang dibuat
sesuai dengan maksud dan tujuan survey
1.5 Processing Dalam kegiatan ini jawaban dari responden yang
telah diterjemahkan menjadi bentuk angka, selanjutnya diproses
agar mudah dianalisis.
1.6 Cleaning Kegiatan ini merupakan kegiatan pembersihan data
dengan cara pemeriksaan kembali data yang sudah dientry,
apakah ada kesalahan atau tidak. Pemeriksaan ini meliputi
pemeriksaan ulang terhadap data, pengkodean, scoring.

D. ANALISA DATA
Teknik analisa yang digunakan dalam SMD ini dengan
menggunakan uji univariat deskriptif yaitu disajikan dengan
mendeskripsikan semua variebel sebagaibahan informasi dengan
menggunakan tabel distribusi frekuensi untuk mengetahui gambaran
harapan pasien
E. HASIL SMD

Rekapitulasi pemahaman dan harapan masyarakat di Puskesmas


Gumuruh Tahun 2017

Tabel 2.1
Data Responden

Jenis Kelamin Jumlah %


Responden

Perempuan 208 80

Laki-Laki 52 20

Usia Jumlah %
Responden

<16 tahun - -

17-25 tahun 5 1,9

26-35 tahun 34 13,1

36-45 tahun 70 26,9

46-55 tahun 83 31,9

56-65 tahun 59 2,7

>66 tahun 8 3,1

Pendidikan Jumlah %
Responden

Tidak Sekolah 1 0,4

SD 26 10,0

SMP 60 23,1

SMA 139 53,5

Diploma 15 5,8

S1 17 6,5

S2 1 0,4

S3 1 0,4
Pekerjaan Jumlah Reponden %

Tidak Bekerja 14 5,4

IRT 44 16,9

Pegawai 12 4,6
Negeri/TNI/Porli

Buruh 47 18,1

Pegawai Swasta 78 30,0

Wiraswasta 56 21,5

Lainya 9 3,5
HASIL PRIORITAS MASALAH IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN HARAPAN MASYARAKAT (Musyawarah Masyarakat Kelurahan Maleer)

No HASIL IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN KEBUTUHAN MASYARAKAT U S G Jumlah Prioritas

Skala Skala (1- Skala


(1-10) 10) (1-10)

1 Sebanyak 78,8 % Masyarakat tidak mengetahui tentang kesehatan jiwa 9 10 9 28 5

2 Sebanyak 73,8 % Masyarakat tidak mengetahui tentang Stimulasi deteksi dini 8 10 10 28 4


intervensi tumbuh kembang

3 Sebanyak 69,6 % Masyarakat mengharapkan pemeriksaan kesehatan lansia di 8 8 7 23 8


posyandu

4 Sebanyak 68,1 % Masyarakat mengharapkan pemeriksaan jentik nyamuk 10 10 10 30 1

5 Sebanyak 59,2 % Masyarakat mengharapkan Perkesmas 8 8 8 24 7

6 Pencapaian Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) anak usia 6 – 24 Bulan 5 8 8 21 9


Keluarga Miskin sebanyak 2,56 % dari target 100%

7 Pencapaian Cakupan Penemuan Pasien baru TB BTA (+) sebanyak 35,29 % dari 9 10 10 29 3
target 100%

8 Pencapaian Pelayanan Kesehatan Orang dengan Resiko terinfeksi HIV masih 0% 10 10 10 30 2


dari target 100%

9 Pencapian Pelaayanan Kesehatan Penderita Hipertensi sebanyak 20,89 % dari 8 9 9 26 6


target 100%

10 Pencapaian Pelayanan Kesehatan Pada Usia Produktif masih 0% dari target 100%, 8 8 7 23 10
HASIL ANALISA IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN HARAPAN MASYARAKAT

NO MASALAH AKAR MASALAH PRIORITAS PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN


MASALAH MASALAH

1 Sebanyak 68,1 % -Masyarakat tidak respon -Masyarakat tidak -Kurangnya kepedulian -Penyuluhan mengenai DBD
Masyarakat -Kurangnya phbs respon masyarakat dan PHBS di posyandu.
mengharapkan -Periksa jentik tidak penting -Kurangnya phbs -Mengaktifkan kembali -Refreshing kader jumantik
-Prosedur penemuan dbd Periksa jentik tidak gerakan jumantik
pemeriksaan jentik
yang lama penting
nyamuk
-Proses pelaporan
dbd yang lama
2 Pencapaian -Masyarakat yang menutup -Masyarakat yang -Rendahnya pengetahuan -Sosialisasi hiv ke
Pelayanan Kesehatan diri menutup diri masyarakat tentang masyarakat di posyandu
Orang dengan Resiko -Identitas dirahasiakan -Sarana prasarana penyakit hiv (ditentukan puskesmas)
terinfeksi HIV masih Kader takut terinfeksi yang belum -Penggadaan sarana dan -Pengajuan sarana dan
-Sarana prasarana yang prasana prasarana
0% dari target 100%
belum
3 Pencapaian Cakupan - masyarakat malu berobat -tidak ada -Rendahnya pengetahuan -Penyuluhan tbc diposyandu
Penemuan Pasien - tidak ada kunjungan kunjungan rumah masyarakat tentang -Kunjungan rumah
baru TB BTA (+) rumah -masyarakat malu penyakit tb -Pengajuan sarana dan
- lab terbatas berobat -Kunjungan rumah prasarana
sebanyak 35,29 %
- takut tertular dari -lab terbatas -Penggadaan sarana dan
dari target 100% masyarakat
prasarana
- padat penduduk

4 Sebanyak 73,8 % -Masyrakat tidak tahu -Masyrakat tidak -Rendahnya pengetahuan -Penyuluhan sdidtk di
Masyarakat tidak tentang sdidtk tahu tentang sdidtk masyarakat posyandu
mengetahui tentang -Alat kurang -Kader lupa materi -Penyuluhan sdidtk -Sarpras dr pkm (blud)
Stimulasi deteksi -Kader lupa materi -Alat kurang -Pengadaan sarana dan -Pelatihan sdidtk kepada
dini intervensi -Petugas tidak aktif -Petugas tidak aktif prasarana kader
-Petugas tidak datang ke -Petugas tidak -Pelatihan sdidtk -Kembali menyusun jadwal
tumbuh kembang
paud datang ke paud -Jadwal ke paud dan posyandu dan paud
posyandu -Pengajuan sarana dan
prasarana
5 Sebanyak 78,8 % -Masyarakat yang menutup -Masyarakat yang -Rendahnya pengetahuan -Penyuluhan kesehatan jiwa
Masyarakat tidak diri menutup diri masyarakat di posyandu
mengetahui tentang -Kader malu-malu -Keterampilan -Pelatihan petugas -Pelatihan petugas
kesehatan jiwa -Masih rendah keterampilan petuggas
petugas
6 Pencapian -Kurangnya kesadaran -Kurangnya -Rendahnya pengetahuan -Penyuluhan tentang
Pelaayanan -pengethuan masyarakat kesadaran masyrakat hipertensi di posyandu
Kesehatan Penderita yang kurang -Kurangnya
Hipertensi sebanyak pengetahuan
20,89 % dari target masyarakat
100%

7 Sebanyak 59,2 % -Kesadaran masyarakat -Kurangnya -Rendahnya pengetahuan -Sosialisasi perkesmas di


Masyarakat kesadaran masyrakat posyandu
mengharapkan pengetahuan
Perkesmas masyarakat

8 Sebanyak 69,6 % -Kesadaran masyarakat -Kesadaran -Penyuluhan tng -Penyuluhan tentang


Masyarakat -Sarana tidak lengkap masyarakat pemeriksaan lansia pemeriksaan lansia di
mengharapkan -Sarana tidak -Penggadaan lab lansia posyandu
pemeriksaan lengkap -Pengajuan lab lansia
kesehatan lansia di
posyandu

9 Pencapaian -Kurangnya kesadaran -Kurangnya -Rendahnya pengetahuan -Penyuluhan mengenai mp


Pemberian Makanan masyarakat kesadaran masyarakat asi di posyandu
Pendamping ASI (MP- masyarakat
ASI) anak usia 6 – 24
Bulan Keluarga
Miskin sebanyak 2,56
% dari target 100%

10 Pencapaian -Kurangnya kesadaran -Kurangnya -Rendahnya pengetahuan -Penyuluhan tentang usia


Pelayanan Kesehatan masyarakat kesadaran masyarakat produktif di posyandu
Pada Usia Produktif -Petugas belum sosialisasi masyarakat
masih 0% dari target -
100%,

HASIL PRIORITAS MASALAH IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN HARAPAN MASYARAKAT (Musyawarah Masyarakat Kelurahan Gumuruh)
No HASIL IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN KEBUTUHAN MASYARAKAT U S G Jumlah Prioritas

Skala Skala Skala


(1-10) (1-10) (1-10)

1 Sebanyak 78,8 % Masyarakat tidak mengetahui tentang kesehatan jiwa 5 5 5 125 2

2 Sebanyak 73,8 % Masyarakat tidak mengetahui tentang Stimulasi deteksi dini 5 5 4 100 7
intervensi tumbuh kembang

3 Sebanyak 69,6 % Masyarakat mengharapkan pemeriksaan kesehatan lansia di 3 3 3 23 10


posyandu

4 Sebanyak 68,1 % Masyarakat mengharapkan pemeriksaan jentik nyamuk 5 5 5 125 4

5 Sebanyak 59,2 % Masyarakat mengharapkan Perkesmas 5 5 5 125 6

6 Pencapaian Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) anak usia 6 – 24 Bulan 5 5 5 125 5
Keluarga Miskin sebanyak 2,56 % dari target 100%

7 Pencapaian Cakupan Penemuan Pasien baru TB BTA (+) sebanyak 35,29 % dari 5 5 5 125 1
target 100%

8 Pencapaian Pelayanan Kesehatan Orang dengan Resiko terinfeksi HIV masih 0% 5 5 3 75 8


dari target 100%

9 Pencapian Pelaayanan Kesehatan Penderita Hipertensi sebanyak 20,89 % dari 5 5 5 125 3


target 100%

10 Pencapaian Pelayanan Kesehatan Pada Usia Produktif masih 0% dari target 100%, 5 5 3 75 9

HASIL ANALISA IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN HARAPAN MASYARAKAT


NO MASALAH AKAR MASALAH PRIORITAS PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN
MASALAH MASALAH

1 Pencapaian Cakupan -Masyarakat yang tidak - pasien - kurangnya penegtahuan - penyuluhuan mengenai TB
Penemuan Pasien baruterbuka disembunyikan dari masyarakat di posyandu
TB BTA (+) sebanyak -pasien disembunyikan dari keluarga ` - pendekataan keluarga
35,29 % dari target keluarga
100%
- padat penduduk
2 Sebanyak 78,8 % -kurangnya pengetahuan - kurangnya - rendahnya pengetahuan - penyuluhan mengenai
Masyarakat tidak masyarakat pengetahuan masyarakat kesehatan jiwa di posyandu
mengetahui tentang -kader tidak melapor karena - kurangnya koordinasi - koordinasi dengan lintas
masyarakat
kesehatan jiwa tidak tau -kader tidak melapor dengan lintas sektor sector
-keluarga yang tertutup
karena tidak tau
3 Pencapian Pelaayanan -petugas turun ke lapangan - -petugas turun ke - kurangnya kesadaran -petugas harus lebih
Kesehatan Penderita -Kurangnya pengtahuan lapangan petugas koeperatif
Hipertensi sebanyak -rendahnya pengetahuan - penyuluhan mengenau
masyarakat -Kurangnya
20,89 % dari target masyarakat mengenai hipertensi di masyarakat
-kirang kesadaran pengtahuan
100% hipertensi
masyarakat tentang masyarakat
kesehatan
4 Sebanyak 68,1 % -kurangnya pengetahuan -kurangnya -rendahnya pengetahuan - penyuluhan DBD di
Masyarakat masyarakat megenai DBD pengetahuan masyarakat mengenai DBD posyandu
mengharapkan -kurangnya kesadaran
masyarakat megenai
pemeriksaan jentik masyarakat mengenai PHBS
DBD
nyamuk
5 Pencapaian Pemberian -kurangnya pengetahuan ibu -kurangnya -Rendahnya pengetahuan - penyuluhan mengenai MP-
Makanan Pendamping pengetahuan ibu ibu mengenai MP-ASI ASI di posyandu
ASI (MP-ASI) anak usia mengenai MP-ASI
6 – 24 Bulan Keluarga
Miskin sebanyak 2,56
% dari target 100%
6 Sebanyak 59,2 % -kurangnya pengetahuan - kurangnya - rendahnya pengetahuan - penyuluhan perkesmas
Masyarakat masyarakat tentang pengetahuan masyarakat mengenai kepada masyarakat di
mengharapkan perkesmas masyarakat tentang perkesmas posyandu
Perkesmas -kader tidak mengetahui
perkesmas
tentang perkesmas
7 Sebanyak 73,8 % -kurangnya pengetahuan - kurangnya -kurangnya informasi -penyuluhan mengenai
Masyarakat tidak masyarakat mengenai sdidtk pengetahuan mengenai sdidtk sdidtk
mengetahui tentang - petugas yang tidak aktif - kurangnya infromasi -petugas melaksanakan sidtk
masyarakat mengenai
Stimulasi deteksi dini saat di posyandu kader mengenai sdidtk di posyandu dan paud
sdidtk
intervensi tumbuh
-kurangnya pengetahuan -petugas kurang aktif -refreshing kader sdidtk
- petugas yang tidak
kembang kader mengenai SDIDTK
aktif saat di
posyandu
-kurangnya
pengetahuan kader
mengenai SDIDTK
8 Pencapaian Pelayanan -kurangnya pengetahuan kurangnya -kurangnya informasi -penyuluhan mengenai hiv
Kesehatan Orang masyarakat mengenai hiv pengetahuan mengenai hiv kepada masyarakat
dengan Resiko -kurangnya pengetahuan -kader yang lupa lagi -refreshing kader mengenai
masyarakat mengenai
terinfeksi HIV masih 0% kader masyrakat mengenai hiv materinya hiv
dari target 100% -kurangnya -sarana dan prasana belum -penggandaan sarana dan
hiv
-belum tersedianya sarana pengetahuan kader tersedia prasarana
dan prasarana masyrakat mengenai
hiv
-belum tersedianya
sarana dan prasarana
9 Pencapaian Pelayanan -kurangnya kesadaran -kurangnya -kurangnya informasi -penyuluhan mengenai
Kesehatan Pada Usia diri masyarakta kesadaran diri kesehatan pada usia
-sarana dan prasana yang
Produktif masih 0% -kuranya sarana dan
masyarakt produktif
tidak memadai
dari target 100%, prasana -kuranya sarana dan -penggandan sarana dan
prasana prasarana
10 Sebanyak 69,6 % -kurangnya kesadaran -kurangnya Kurangnya infromarsi -penyuluhan mengenai
Masyarakat masyarakat lansia kesadaran mengenai adanya adanya pemeriksaan
mengharapkan memeriksaan kesehatannya masyarakat lansia pemeriksaan kesehatan kesehatan lansia
pemeriksaan kesehatan
memeriksaan
lansia di posyandu
kesehatannya
HASIL ANALISA IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN HARAPAN MASYARAKAT (Kelurahan Binong)

No HASIL IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN KEBUTUHAN MASYARAKAT U S G Jumlah Prioritas

Skala (1-10) Skala (1-10) Skala (1-10)

1 Sebanyak 78,8 % Masyarakat tidak mengetahui tentang kesehatan jiwa 8 10 10 28 7

2 Sebanyak 73,8 % Masyarakat tidak mengetahui tentang Stimulasi deteksi 9 10 10 29 6


dini intervensi tumbuh kembang

3 Sebanyak 69,6 % Masyarakat mengharapkan pemeriksaan kesehatan 10 10 10 30 4


lansia di posyandu

4 Sebanyak 68,1 % Masyarakat mengharapkan pemeriksaan jentik nyamuk 10 10 10 30 2

5 Sebanyak 59,2 % Masyarakat mengharapkan Perkesmas 10 10 8 28 8

6 Pencapaian Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) anak usia 6 – 10 10 9 29 5


24 Bulan Keluarga Miskin sebanyak 2,56 % dari target 100%

7 Pencapaian Cakupan Penemuan Pasien baru TB BTA (+) sebanyak 35,29 % 10 10 10 30 1


dari target 100%

8 Pencapaian Pelayanan Kesehatan Orang dengan Resiko terinfeksi HIV 8 10 9 27 9


masih 0% dari target 100%

9 Pencapian Pelaayanan Kesehatan Penderita Hipertensi sebanyak 20,89 % 10 10 10 30 3


dari target 100%

10 Pencapaian Pelayanan Kesehatan Pada Usia Produktif masih 0% dari target 8 8 8 24 10


100%,

HASIL ANALISA IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN HARAPAN MASYARAKAT

NO MASALAH AKAR MASALAH PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN


MASALAH

1 Pencapaian Cakupan -Masyarakat malu/ -Masyarakat yang masih -Kuragnya informasi -Penyuluhan kepada
Penemuan Pasien baru tertutup malu/tertutup mengenai penyakit TB masyarakat (posyandu, pkk,
TB BTA (+) sebanyak -Minum obat tidak rutin -Kader tb yang baru -Kurangnya personal pengajian)
35,29 % dari target -Kader TB yang baru di dibentuk hygiene -Pelatihan kader TB
100% bentuk -Lingkungan padat -Kurangnya informasi
-Lingkungan padat penduduk kader mengenai TB
penduduk
2 Sebanyak 68,1 % -Rendahnya pengetahuan -Rendahnya pengetahuan -Kurangnya informasi -Penyuuhan PHBS di
Masyarakat masyarakat mengenai masyarakat mengenai PHBS mengenai PHBS masyarakat (posyandu)
mengharapkan PHBS -Kurangnya kunjungan dari -Kurangnya informasi -Refreshing kader jumantik
pemeriksaan jentik -Kurangnya kunjungan petugas kader -Kunjungan rumah apabila
nyamuk dari petugas -Rendahnya pengetahuan -Petugas yang kurang ada penderita DBD
-Rendahnya pengetahuan kader responsif
kader
3 Pencapian Pelayanan -Masyarakat yang tidak -Pola hidup tidak sehat -Kurangnya kepedulian -Penyuluhan bahaya
Kesehatan Penderita menjaga Pola hidup tidak -Jarang memeriksakan terhadap kesehatan diri hipertensi
Hipertensi sebanyak sehat kesehatan sendiri -Petugas bekerja sama dengan
20,89 % dari target --Jarang memeriksakan -Malas memeriksakan kader untuk kunjungan
100% kesehatan kesehatan rumah penderita hipertensi

4 Sebanyak 69,6 % -Masyarakat takut akan -Masyarakat takut akan -Masyarakat takut -Kurangnya informasi
Masyarakat hasil penyakitnya hasil penyakitnya kepikiran mengenai masyarakat mengenai
mengharapkan -Masyarakat malas -Masyarakat malas penyakitnya kesehatan lansia
pemeriksaan kesehatan memeriksakan memeriksakan kesehatannya -Masyarakat malas -Pengganddan sarana dan
lansia di posyandu kesehatannya di posbindu di posbindu memeriksakan prasarana mengenai
-Masih banyak -Masih banyak masyarakat kesehatannya di posbindu pemeriksaan kesehatan lansia
masyarakat yang tidak yang tidak tahu mengenai karena pemeriksaannya -Koordinasi dengan kader
tahu mengenai kesehatan kesehatan lansia di posbindu hanya tensi saja menegnai jadwal posbindu
lansia di posbindu -Masih banyak masyarakat
yang tidak tahu mengenai
kesehatan lansia di
posbindu

5 Pencapaian Pemberian -Malas membuat, suka - Malas membuat, suka yang -Karena bekerja, sibuk -Pelatihan mengolah MP-ASI
Makanan Pendamping yang instan instan -Anak cepat bosan dengan -Pembagian brosur pengolaaa
ASI (MP-ASI) anak usia -Tidak telaten makanan MP-ASI di posyandu
6 – 24 Bulan Keluarga - Tidak telaten
-Jarang sosialisasi dari -Kurangnya sosialisasi
Miskin sebanyak 2,56 petugas mengenai MP-ASI - Jarang sosialisasi dari
% dari target 100% -Tidak bisa memasak
petugas mengenai MP-ASI

- Tidak bisa memasak

6 Sebanyak 73,8 % -Rendahnya pengetahuan -Rendahnya pengetahuan -Kurangnya infromasi -penyuluhan mengenai
Masyarakat tidak masyarakat mengenai masyarakat mengenai mengenai sdidtk SDIDTK di posyandu, tk, paud
mengetahui tentang SDIDTK SDIDTK -Kurangnya refreshing -refreshing kader
Stimulasi deteksi dini -Kurangnya Refreshing -Kurangnya Refreshing kader kader -pengadaan sarana prasarana
intervensi tumbuh kader -Kurangnya sarana dan -Belum tersedianya sarana
kembang -Kurangnya sarana dan prasarana dan prasarana
prasarana -Belum adanya konsultasi -Belum tersedianya ruang
-Belum adanya konsultasi SDIDTK konsultasi SDIDTK
SDIDTK
7 Sebanyak 78,8 % -Rendahnya pemahaman -Rendahnya pemahaman -Kurangnya informasi -Penyuluhan mengenai
Masyarakat tidak masyarakat mengenai masyarakat mengenai mengenai kesehatan jiwa kesehatan jiwa di masyarakat
mengetahui tentang penanganan penderita penanganan penderita -Masyarakat yang malu -Kunjungan rumah yang
kesehatan jiwa kesehatan jiwa kesehatan jiwa dicurigai adaya masyarakat
-Masyarakat tertutup -Masyarakat tertutup dengan gangguan jiwa melalui
koordinasi dengan kader
8 Sebanyak 59,2 % -Kurangnya kunjungan -Kurangnya kunjungan -Petugas yang kurang -Adanya Kunjungan petugas
Masyarakat rumah ke pasien rumah ke pasien responsive kunjngan kesehatan ke pasien degan
mengharapkan -Masyarakat belum tau -Masyarakat belum tau rumah bekerjasama dengan kader
Perkesmas prosedur pelaporan prosedur pelaporan -Rendahnya pengetahuan -Memberikan informasi
-Keluarga yang malu -Keluarga yang malu untuk masyarakat mengenai kepada masyarakat mengenai
untuk melapor ke kader melapor ke kader dan perkesmas perkesmas
dan menolak untuk menolak untuk dikunjungi
dikunjungi
9 Pencapaian Pelayanan -Masyarakat malu, -Masyarakat malu, -Kurangnya informasi -Penyuluhan mengenai HIV di
Kesehatan Orang masyarakat tertutup dan masyarakat tertutup dan masyarakat mengenai HIV masyarakat
dengan Resiko tidak tahu tidak tahu
terinfeksi HIV masih 0% -Masyarakat takut tertular -Masyarakat takut tertular
dari target 100% -Kurangnya informasi -Kurangnya informasi
mengenai HIV oleh mengenai HIV oleh petugas
petugas
10 Pencapaian Pelayanan -Rendahnya pengetahuan - Rendahnya pengetahuan - kurangnya informasi -Penyuluhan mengenai
Kesehatan Pada Usia masyarakat mengenai masyarakat mengenai masyarakat mengenai pemeriksaan kesehatan usia
Produktif masih 0% kesehatan usia produktif kesehatan usia produktif kesehatan pada usia produktif
dari target 100%, -Sarana dan prasarana -Sarana dan prasarana yang produktif
yang kurang kurang
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan Hasil Survey Identifikasi Kebutuhan Harapan Masyarakat, dapat


disimpulkan bahwa :

1. Sebanyak 68,1 % Masyarakat mengharapkan pemeriksaan jentik nyamuk

2. Pencapaian Pelayanan Kesehatan Orang dengan Resiko terinfeksi HIV masih 0%


dari target 100%

3. Pencapaian Cakupan Penemuan Pasien baru TB BTA (+) sebanyak 35,29 % dari
target 100%

4. Sebanyak 73,8 % Masyarakat tidak mengetahui tentang Stimulasi deteksi dini


intervensi tumbuh kembang

5. Sebanyak 78,8 % Masyarakat tidak mengetahui tentang kesehatan jiwa

6. Pencapian Pelaayanan Kesehatan Penderita Hipertensi sebanyak 20,89 % dari


target 100%

7. Sebanyak 78,8 % Masyarakat tidak mengetahui tentang kesehatan jiwa

8. Sebanyak 69,6 % Masyarakat mengharapkan pemeriksaan kesehatan lansia di


posyandu

9. Pencapaian Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) anak usia 6 – 24


Bulan Keluarga Miskin sebanyak 2,56 % dari target 100%

10. Pencapaian Pelayanan Kesehatan Pada Usia Produktif masih 0% dari target
100%,