You are on page 1of 5

ANALISIS MIKRO

ANALISIS VEGETASI ANALISIS AKSESBILITAS

ANALISIS ANALISIS

ANALISIS
Kurang Beragamnya Jenis Vegetasi Yang Akses Pejalan Kaki: Kurangnya Trotoar Ke Stasiun Yang
Terdapat Disite, Hanya Terdapat Vegetasi Dikararenakan Banyaknya Pedagang Kaki Lima Yang
Pengarah, Seperti Hanya Ada Jenis Pohon Palem. Liar. Didalam Site Tidak Ada Sirkulasi Untuk Pejalan
Selain Itu Juga Kurang Tertata. Kaki

Akses Kendaraan: Sering Terjadi Kemacetan menuju


Site Di Jam Sibuk, Misalnya Jam 7-8 Pagi, 12 Siang, Dan
Jam 4-6 Sore.

Aksesbilitas Bus Damri Untuk Masuk Dan Keluar Site


Kurang Memadai Dari Segi Lebar Jalannya, Karena
Melewati Gang Sempit

Aksesbilitas Masuk Dan Keluar Kendaraan Pribadi Tidak


Tertata, Terdapat Dua Interence Masuk Melalui Jalur
Damri Dan Jalur Masuk Utama,

TANGGAPAN

TANGGAPAN
Akses lama digunakan untuk
` memecah kemacetan di jalan
Dilengkapi Dengan Vegetasi Peneduh utama entrance
Seperti Pohon Mangga, Pohon Tanjung,
Bougenvile. Selain Berfungsi Sebagai Memperlebar
akses jalan
Peneduh Tetapi Juga Sebagai Alat Filter
Sinar Matahari Agar Tidak Langsung
Mengenai Bangunan.

Memperjelas
perbedaan material
antara jalur kendaraan
dan manusia entrance
ke site
VIEW MATAHARI

ANALISIS ANALISIS MATAHARI PAGI

Perumahan Warga MATAHARI SIANG


Dan Bamboo Kuning
MATAHARI SORE

Perumahan Liar

TANGGAPAN

Ramayana ARAH BANGUNAN


MENGHADAP BARAT,
NAMUN MEMFILTER
TANGGAPAN CAHAYA MATAHARI
SORE DENGAN
VEGETASI
MERAPIKAN
PERMUKIMAN LIAR
AGAR BERDAMPAK
PADA PELEBARAN
JALAN UNTUK
SIRKULASI EKSIT

Merapikan Permukiman
Liar Agar Sesuai Dengan
Standar Jarak Bangunan
Dengan Rel Kereta

SISTEM FILTER CAHAYA MATAHARI OLEH VEGETASI


SISTEM ZONASI DALAM SITE

Zona Penumpang
zona kawasan
khusus (Emplasemen
Zona Parkir

Zona Perkantoran

Zona perkantoran mrupakan zona kawasan yang diisi oleh


ruang-ruang komersil, pada salah satu bagian zona terdapat
ruang perkantoran yang peletakkannya diatur agar tidak
terganggu oleh aktivitas perdagangan.

zona kawasan khusus (Emplasemen) zona pemisah antara zona


kawasan penumpang dengan kawasan khusus bagi kepentingan
perkeretaapian seperti, bengkel, langsir, dan turntable.

zona kawasan penumpang (Peron) merupakan zona inti dari


stasiun, dimana ruang-ruang dibangun guna mendukung
aktivitas penumpang kereta api
ANALISIS MAKRO

KRITERIA TAPAK SUMBER DAYA LAHAN

Berikut adlah kriteria pembangunan interchange:


Lahan dikawasan stasiun identic dekat dengan kawasan
komersil seperti mall, jasa dll sebagai wadah untuk
. a. Berada Di Pusat Kota Serta Dapat Diakses Dari
usahawan komersil untuk mengembangkan ekonomi
Segala Arah
pada kawasan tsbdan fasilitas umum lainnya. Untuk
b. Bangunan Dibangun Dalam Site Yang Dapat
mempermudah pengguna atau masyarakat dalam
Menampung Berbagai Fasilitas, Sehingga
mengakses.
Memudahkan Penataan.
c. Terletak Pada Kawasan Urban Yang Dapat Chandra Pusat
Mendukung Aktifitas Pada Interchange Station.
Pusat Perbelanjaan
d. Memiliki Hubungan Fungsi Bangunan Dengan
Dengan Waktu Ke
Yang Lain.
Pusat Perbelanjaan
Ramayana Tanjung
Wilayah Administratif Karang Dengan
Jarak Tempuh
Sekitar 1 Menit,

Utara: perkampungan Tempuh Sekitar 5


warga Menit,
Ramayana Tanjung Karang

Ke Pusat Perbelanjaan
Ramayana Tanjung
Timur: perkampungan
Karang Dengan Waktu
warga
Tempuh Sekitar 1
Menit,

Barat : Bambu Kuning


Selatan: Ramayana

Pasar Tengah
Stasiun Kereta Api Tanjung
Karang Ke Pusat
TANGGAPAN Perbelanjaan
Pasar Tengah
Adanya Penghubung Antara Stasiun Dengan Marcopolo Toko
Karang Dengan
Mall Ramayana
Waktu Tempuh
Sekitar 4 Menit,

JALUR PEDESTRIAN

Ke Pusat
Perbelanjaan
Markopolo
Tanjung Karang
Dengan Waktu
Tempuh Sekitar 6
Menit,
TANGGAPAN
Kedudukan Yang Dituju Dalam Kebijaksanaan Tingkat
Nasional Dan Regional
Perbaikan pedestrian yang digunakan sebagai
lapak pedagang kaki lima liardiantara beberapa Keanekaragaman Suku Bangsa (Multi Ethnic)
objek diatas karena waktu tempuhnya hanya
beberapa menit
IKLIM

Suhu Dan Iklim Suhu Udara Rata-Rata 26,7ºc - 30ºc.


Curah Hujan Yang Tinggi Terjadi Pada Bulan
` November, Desember, Januari, Februari, Maret, Dan
April Dengan Rata-Rata Curah Hujan Diatas 200
Mm/Bulan.

Kelembaban udara relatif tahunan adalah 71,07%


dengan rata-rata kelembaban bulanan tertinggi
` terjadi pada bulan Januari (80,9%)

TOPOGRAFI
Jalur Pedestrian Untuk
Pejalan Kaki Bentuk topografi wilayah stasiun relatif datar,dengan
hanya memiliki kemiringan sekitar 10%.

Penggunaan angkutan umum seperti


mikrolet diantara beberapa bangunan diatas

SUMBER DAYA AIR


ANALISIS

Kebutuhan Air Selain Bersumber Pada PDAM Juga


Beberapa Mata Air Dan Sungai Yang Mengalir.

PDAM GROUND TANK POMPA

DISTRIBUSI TENDON AIR

Distribusi Air Bersih Pada Bangunan Stasiun Menggunakan


Sistem Down Feed Dengan Menempatkan Tandon Air Pada
Atap Atau Menara Yang Sengaja Dibuat Khusus Atau Pada
Tempat Yang Memiliki Kontur Tinggi

POTENSI DAERAH

Lokasi Geografis Yang Sangat Strategis

Dukungan Wilayah Sekitarnya (Hinterland) Yang Menunjang


Pertumbuhan Dan Perkembangan Kota Bandar Lampung.