You are on page 1of 4

Bagi para wisatawan yang berkunjung ke

Pulau Bali, Selain terkenal dengan wisata


baharinya yang sangat luar biasa, Bali juga
dikenal menjadi salah satu daerah destinasi
surga kuliner yang menyediakan berbagai
jenis makanan sangat lezat dan unik yang
mampu menggugah selera orang lokal
maupun touris mancanegara. Nuansa alam
yang sejuk, tenang, dan alami membuat eksplorasi kuliner kalian semakin tidak terlupakan. Kita
kali ini akan membahas wisata kuliner di daerah Ubud yaitu makanan Khas Ubud di rumah
makan Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku, yang terletak hanya 40 kilometer dari Bandara
Ngurah Rai, Denpasar.

Jalan-jalan ke Ubud tentu tidak lengkap


rasanya kalau belum mencicipi Nasi
Ayam Kedewatan. Banyak warung-
warung yang menjual nasi ayam di jalan
Kedewatan, Ubud. Namun menurut
informasi orang lokal warung Nasi Ayam
Kedewatan yang paling ramai dikunjungi para Wisatawan adalah Nasi Ayam Kedewatan Ibu
Mangku. Nama warung nasi yang sangat populer tersebut diambil dari nama jalan sesuai
dengan lokasi warung tersebut yaitu Kedewatan, Ubud.

Berbicara mengenai Nasi Ayam Kedewatan atau yang dikenal juga dengan Nasi Ayam Ibu
Mangku di Bali, siapa yang tidak tahu? Mulai
dari pekerja pariwisata, tenaga pengajar,
hingga petugas medis dan keamanan pun
kebanyakan pernah menikmati Nasi Ayam
Kedewatan. Hal ini dikarenakan Nasi Ayam
Kedewatan telah tersebar dibeberapa
penjuru Bali, dimulai dari Kedewatan, Ubud
sebagai daerah asal hingga ke Denpasar,
Sempidi, dan Seminyak, Kuta. Berawal dari
berjualan nasi keliling di tahun 1970an, Ibu Sang Ayu Mangku sang pemilik akhirnya menetap
di sebuah warung yang sekaligus menjadi rumahnya hingga saat ini yang terletak tepat di Jalan
Raya Kedewatan No.18, Ubud, Gianyar, Bali

Warung Nasi kedewatan ini sudah berdiri sejak 50 tahun yang lalu yang di kelola dan
dikembangkan oleh Ayu Ketut Metri waktu
berumur 25 tahun, yang saat ini cabangnya
sudah ada di mana-mana. Tempat makan
tersebut begitu kental dengan nuansa
arsitektur khas Bali. Kita disana dapat
memesan meja biasa dengan kursi ataupun
lesehan. Menu andalan yang ditawarkan
adalah Nasi Ayam Khas Kedewatan yang
sedikit dimodifikasi dari masakan khas Bali sehingga menghasilkan cita rasa yang unik dan
lezat.

Awal mulanya Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku ini di jual dengan lauk telur pindang yang
direbus dengan ramuan serai dan kunyit. Setelah 10 tahun menjual nasi dengan telur pindang,
lalu ibu Metri kemudian meningkat menjual nasi ayam. Nasi kedewatan berbeda dengan ayam
betutu, ayam kare dan ayam goreng. Bumbunya menggunakan base genep, yang terdiri dari
lengkuas, kunyit, jahe, merica, ketumbar, cengkeh, kapulaga, mesui, jangu, bawang kesuna
atau bawang putih, serai. Semua bumbu tidak digiling atau ditumbuk, tapi dirajang halus diatas
talenan, kemudian seluruh bumbu dimasukkan dalam rongga dada ayam yang dipotong tanpa
membelahnya. Begitu pesanan datang, ada tambahan kerupuk kulit ayam dan kacang tanah
goreng yang memang membuat tekstur makanan jadi beragam. Sambalnya yang pedas
mengguggah selera pecinta pedas, namun bagi yang tidak suka pedas bisa pesan sesuai selera
Anda.

Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku yang sudah dimodifikasi sampai saat ini adalah sejenis nasi
campur berisi daging ayam serta disajikan bersama telur rebus, lawar, sate lilit, jeroan kering
ayam, kerupuk kulit ayam, kacang tanah goreng dan sambal matah. Cita rasa andalan dari Nasi
Ayam Kedewatan adalah dari rasa pedasnya. Lawar adalah campuran dari sayuran lokal,
parutan kelapa, dan daging ayam. Ayam yang digunakan adalah ayam betina yang belum
bertelur. Sate lilit adalah gilingan ikan laut yang dijadikan sate kemudian di bakar. Selain sensasi
pedas dari cabai rawit, rasa gurih, enak, dan nikmat dari daging ayam yang diolah sedemikaian
rupa pun dapat kalian rasakan jika makan di tempat makan yang satu ini. Sensasi rasa tersebut
diperoleh dari bumbu khas Bali yaitu base genep yang meresap secara sempurna dan dioleh
secara turun temurun.

Warung nasi yang buka mulai pukul 08.00 sampai dengan 18.00 WITA tersebut membandrol
menu andalan Nasi Ayam Kedewatan dengan harga yang bersahabat dengan kantong kita,
yaitu dari Rp 25.000 sampai dengan
35.000. Harga tersebut biasanya sudah
termasuk teh manis atau teh tawar.
Harganya yang terjangkau membuat
warung tak sepi dari pengunjung.
Apakah kalian tergoda dengan sensasi
rasa yang ditawarkan oleh Nasi Ayam
Kedewatan Bu Mangku? Ketika kalian
berkunjung ke Ubud, Bali, saya
rekomendasikan untuk mampir ke rumah makan tersebut sebelum kalian menyesal nantinya.

Di nasi kedewatan Gianyar ini, suasananya khas dengan kebudayaan arsitektur Bali. Bale
bengong yang ada di bagian belakang warung mengesankan suasana di dalam puri-puri di Bali
masa lampau. Semua bangunan bertembok bata dengan ukiran yang mewah. Ketika kalian
disana duduk di meja lesehan, akan semakin mempertegas suasana atau seperti kalian sedang
duduk makan di puri zaman bali aga terdahulu.

Untuk pilihan makan dekat Ubud dengan harga murah, Warung Nasi Ayam Kedewata Ibu
Mangku merupakan pilihan yang paling pas bagi pencinta masakan Indonesia yang cukup
pedas. Adapun menu yang yang biasa disajikan di warung makan ini adalah nasi putih, telur
rebus, sate lilit, sayur kacang panjang dengan kelapa parut bakar atau lawar, potongan ayam
bumbu Bali, jeroan ayam, kacang tanah goreng dan krupuk kulit ayam.

Warung Nasi Ayam Betutu Ibu Mangku Kedewatan

Jl. Raya Kedewatan, Ubud, Gianyar

GPS : -8.483494, 115.246647

Tel (0361) 974795

Cabang Denpasar
Jl. Tukad Badung no.11, Renon, Denpasar

Tel (0361) 7427166

Cabang Seminyak

Jl. Kayu Jati (daerah Oberoi/Laksmana), Seminyak, Kuta

Tel (0361) 7427166