You are on page 1of 2

Logo banjar SOP PEMBERIAN INFORMASI PENGGUNAAN

OBAT
No. Dokumen : SOP
No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : 11 Oktober 2017
Halaman :1/2
PUSKESMAS
TELAGA BAUNTUNG
PEMERINTAHAN
H.Gusti Abdul Basit
KABUPATEN
NIP. 19630809 198703 1 007
BANJAR

1. Pengertian Pemberian informasi penggunaan obat adalah proses kegiatan yang meliputi
aspek teknis dan non teknis yang harus dikerjakan agar pasien memahami dengan
baik cara penggunaan obat yang diterima.

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah petugas agar pasien mendapat obat sesuai
dengan resep dokter dan mendapat informasi bagaimana menggunakannya.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas
4. Referensi PERMENKES No 30 Tahun 2014 ttg Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas
5. Prosedur 1. Petugas farmasi memanggil nama pasien
2. Petugas farmasi memastikan alamat pasien yang lengkap
3. Petugas farmasi memeriksa ulang identitas dan alamat pasien
4. Petugas farmasi memastikan bahwa yang menerima obat adalah pasien atau
keluarga pasien
5. Petugas farmasi meminta nomor telepon dan alamat pasien yang bisa dihubungi
( pada peresepan obat narkotika).
6. Petugas farmasi menyerahkan obat yang disertai pemberian informasi obat,
meliputi:
a) Jumlah, jenis dan kegunaan masing-masing obat
b) Waktu penggunaan obat
c) Lama penggunaan obat
d) Cara penggunaan obat
e) Peringatan atau efek samping obat
f) Bagaimana cara mengatasi jika terjadi masalah efek samping obat
g) Tata cara penyimpanan obat
h) Pentingnya kepatuhan penggunaan obat
7. Petugas farmasi menyampaikan makanan dan minuman yang harus dihidari.
8. Petugas farmasi meminta pasien / keluarga pasien mengulang cara penggunaan
obat yang telah disampaikan
9. Petugas farmasi memastikan pasien memahami informasi obat yang
disampaikan petugas farmasi.
10. Petugas menyediakan informasi aktif (brosur, leaflet)

6. Diagram Alir -
7. Unit Terkait  Ruang Farmasi