You are on page 1of 2

Logo banjar SOP TENTANG PETUNJUK PENYIMPANAN

OBAT DI RUMAH
No. No. Dokumen : SOP
Dokumen No. Revisi : 00
Tanggal Terbit : 11 Oktober 2017
Halaman :1/2
PUSKESMAS
TELAGA BAUNTUNG
PEMERINTAHAN
H.Gusti Abdul Basit
KABUPATEN
NIP. 19630809 198703 1 007
BANJAR

1. Pengertian Petunjuk penyimpanan obat di rumah adalah informasi yang diberikan kepada
pasien tentang bagaimana cara menyimpan dan memelihara obat yang diterima.

2. Tujuan 1. Menjamin keamanan obat secara fisik ataupun kimia selama di rumah pasien.
2. Mengurangi penggunaan obat yang salah.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas
4. Referensi Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2014 Tentang
Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas
5. Prosedur 1. Petugas memberikan informasi cara pemakaian obat sesuai dengan SOP
pemberian informasi obat.
2. Petugas memberikan informasi cara penyimpanan obat secara umum, yaitu :
a. Ikuti petunjuk penyimpanan pada label/ kemasan
b. Simpan obat dalam kemasan asli dan dalam wadah tertutup rapat
c. Simpan obat pada suhu kamar dan hindari sinar matahari langsung.
d. Jangan menyimpan obat di tempat panas atau lembab
e. Jangan menyimpan obat bentuk cair dalam lemari pendingin agar tidak beku,
kecuali jika tertulis pada etiket obat
f. Jangan menyimpan obat yang telah kadaluarsa atau rusak
g. Jangan meninggalkan obat di dalam mobil untuk jangka waktu lama
h. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak
3. Pasien yang memperoleh sirup kering, diberikan informasi untuk menyimpan
sirup kering pada suhu kamar dan menghabiskan dalam jangka waktu 7 (tujuh)
hari. Lebih dari 7 hari maka obat tersebut harus dibuang
4. Pasien yang memperoleh tetes mata dan tetes telinga, apabila telah sembuh dari
penyakitnya dan obat yang digunakan masih tersisa, maka obat tersebut supaya
dibuang dengan cara mengeluarkan seluruh isi obat dalam kemasan dan
membuang botol/ wadah obat.

6. Diagram Alir -
7. Unit Terkait  Ruang Farmasi